MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Senin, 14 Agustus 2017 18:24
ASTAGA! Ternyata Citra Dibunuh dengan Sadis Hanya Karena Ini…
Kapolres Palangka Raya AKBP Lilli Warli saat memimpin jumpa pers di halaman Mapolres Palangka Raya, Minggu (13/8) pukul 15.30 WIB. (EMANUEL LIU/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Bagi masyarakat pada umumnya, tetangga adalah segalanya. Bahkan, sebagian masyarakat menganggap tetangga adalah yang utama. Tapi, ternyata ini tidak selamanya terjadi. Bahkan ada yang sebaliknya. Sumber petaka malah berasal dari tetangga.

Peristiwa menggegerkan antara rekan kerja dan tetangga, terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 14, Palangka Raya, tepatnya di kompleks tempat pembuangan sampah. Citrawandi alias Yahin (26) meninggal dunia ditusuk tetangganya sendiri JE (19), Minggu (13/8) pukul 01.00 dini hari.

Informasi dihimpun Kalteng Pos menyebutkan, pertikaian dua rekan kerja itu berawal ketika pelaku dan korban sama-sama sedang menjaga alat berat. Dinginnya angin malam menyebabkan asma Yahin kambuh.

Tak diketahui jelas penyebabnya, JE malah merasa terganggu dan marah-marah kepada rekan kerjanya yang asmanya kambuh tersebut. Yahin balik marah kepada JE. Bahkan, merasa tak ingin mengganggu, Yahin memilih pulang ke rumah.

Namun, tidak berselang lama, JE menyusul ke rumah Yahin dengan membawa sebilah mandau, yang sebelumnya diletakkan di teras rumah.

Saat membuka pintu, petaka terjadi. Yahin memukul dan ditangkis pelaku. Bisa jadi karena merasa terancam, JE kemudian mengambil mandau tersebut dan menusukkan ke perut korban.

Menyusul suaminya keluar rumah, Susi istri korban terkejut melihat korban terbungkuk dengan mandau masih tertancap di perutnya. Histeris dan panik, ia kemudian berupaya meraih mandau tersebut dan melepaskannya.

“Setelah membacok itu, dia (pelaku,red) sempat menyampaikan permohonan maaf kepada suami saya, yang sudah lemah dan tertunduk karena banyak mengeluarkan darah,” ungkap Susi kepada Kalteng Pos di ruang jenazah RSUD dr Doris Sylvanus, Minggu siang (13/8).

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, korban sempat berpesan atau meminta istri tercintanya untuk menjaga dua anaknya yang masih kecil. Mendengar itu, Susi berusaha menghibur dan menguatkan suaminya agar bisa bertahan hingga sampai di rumah sakit.

(Baca juga: Usai Cekcok dengan Tetangga, Usus Citra Wandi Terburai)

Namun, nasib berkata lain. Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, ayah dua anak tersebut sudah tak sadarkan diri dan menghembuskan napas terakhirnya, walaupun sempat mendapatkan pertolongan media di ruangan IGD RSUD dr Doris Sylvanus.

“Kami tidak tahu mas ada masalah apa, sebab suami saya tidak pernah menceritakan kepada saya. Selain mengeluhkan sakit sesak napas dan nyeri pada bagian dada. Saat itu kami akan beristirahat karena hari sudah larut malam. Tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu sambil memanggil ‘om tolong bukakan pintunya om’,” kata Susi menirukan ucapan JE malam itu.

Kemudian lanjut Susi, dengan nada sedikit kesal suaminya kemudian beranjak dan membukakan pintu rumah. “Saat dia pergi membuka pintu, saya juga sempat melarangnya untuk tidak usah membukakannya. Namun hal itu tidak dihiraukan,” keluhnya.

(Baca juga: Usai Hanya Sempat 3 Jam Berkeliaran, Pembunuh Citra Diringkus)

Dengan kepergian suaminya, tentu akan menambah beban baginya dalam membesarkan kedua anaknya. “Selama ini kami hidup pas-pasan dan saya juga membantu dia untuk menopang ekonomi keluarga, walaupun harus dengan memulung,” kisahnya sedih.

Terkait kasus ini, Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan, pelaku diamankan pihaknya, Minggu pukul 03.30 WIB. “Ada beberapa barang bukti yang kita amankan, antara lain sebilah parang atau mandau dengan gagang kayu tanpa sarung, satu lembar baju lengan panjang dan baju ungu dengan motif kotak-kotak,” kata Kapolres sembari menegaskan pelaku dikenakan pasal 340 dengan ancaman 20 tahun penjara atau seumur hidup. (nue/c3/bud)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 21:41

Dana Banpol Belum Cair, Ini Alasan Kesbangpol

PALANGKA RAYA – Belum cairnya dana bantuan partai politik (banpol), ditanggapi Badan Kesatuan…

Minggu, 24 September 2017 21:25

Tiga Kloter Jemaah Haji Tiba Kembali di Kalteng

PALANGKA RAYA–Kepulangan jemaah haji asal Kalteng berjalan lancar. Sampai dengan Sabtu (23/9)…

Minggu, 24 September 2017 21:20

Parpol Mulai Teriak, Dana Banpol Belum Cair

PALANGKA RAYA - Ternyata sejumlah politisi juga bisa cemas terkait ketersediaan dana bantuan untuk Partai…

Sabtu, 23 September 2017 20:13

Warga Panik, Api Berkobar dari Rumah Kosong

PALANGKA RAYA – Kepanikan melanda warga sekitar Jalan Bapuyu, Palangka Raya. Kepulan asap disertai…

Sabtu, 23 September 2017 13:42
DPRD Kalteng

Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Daerah

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah Duwel Rawing mengapresiasi target pemerintah untuk…

Sabtu, 23 September 2017 13:24
DPRD Kota

Jangan Sampai Anak-anak Terlena

PALANGKA RAYA - Masih banyaknya anak-anak di bawah umur yang terlibat kasus hukum atau hal-hal negatif…

Sabtu, 23 September 2017 13:18
DPRD Kota

Terus Tingkatkan Kualitas dan Prestasi

PALANGKA RAYA - Untuk kesekian kalinya Kota Palangka Raya kembali meraih juara umum pada kegiatan Pesta…

Sabtu, 23 September 2017 13:13
Pemko Palangka Raya

Terbatas Anggaran untuk Lakukan Sosialisasi

PALANGKA RAYA - Untuk menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, maka perlu ada…

Jumat, 22 September 2017 11:35
DPRD Kalteng

Pemprov Harus Mengakomodasi Pengalihan Usaha

PALANGKA RAYA - Rencana untuk menutup lokalisasi mulai digaungkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Jumat, 22 September 2017 11:27
DPRD Kota

Apabila Belum Mampu Laksanakan e-Warung, Lebih Baik Ditunda Dulu

PALANGKA RAYA - Pemerintah berencana akan menerapkan program e-Warung (Elektronik Warung), yang menyasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .