MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 14 Agustus 2017 18:15
BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor
Kelima bakal calon rektor yang diharapkan terpilih secara objektif, terlihat dalam selebaran maupun baliho di sejumlah sudut UPR. (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya (UPR) sudah mendapat sorotan tajam. Pertemuan senat dan panitia dengan hanya seorang bakal calon (balon) rektor malah dicurigai. Padahal, bisa saja pertemuan itu memang tidak dilarang dan tidak melanggar aturan maupun statuta pemilihan rektor.

Tapi, ketika ditanyakan kepada empat balon lainnya, malah mengaku tidak tahu ada pertemuan pada 8 Agustus lalu tersebut. Sontak saja, pertemuan tersebut mengundang kecurigaan. Sekalipun Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR Prof Dr I Nyoman Sudyana MSc menegaskan boleh dan tidak ada aturan melarang pertemuan tersebut.

Hanya saja, Presiden Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) UPR Jimmy Balantikan menegaskan, pihaknya mempertanyakan pertemuan panitia, sejumlah anggota senat dan seorang balon tersebut. Bahkan, Jimmy mengaku BEM mengetahui informasi pertemuan tersebut dan mengetahui siapa saja ikut hadir dalam pertemuan itu.

“Saya sendiri mempertanyakan pertemuan tersebut. Karena berdasarkan statement menteri pada tanggal 26 Oktober 2016, pemilihan rektor tidak usah lagi para anggota senat menggunakan tim sukses. Karena bukan pilkada. Ini sudah menyalahi aturan,” tegas Jimmy kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Meski mengedepankan praduga tak bersalah dan tetap berpikir positif, BEM tetap memiliki asumsi negatif terkait pertemuan dan kaitannya dengan pemilihan rektor. Terlebih, pertemuan dilakukan saat menjelang pemilihan rektor yang akhirnya ditunda.

“Ini sudah di-setting siapa yang akan menang. Ketika pertemuan ini dilaksanakan, pemenangnya bukan lagi pada 14 Agustus tetapi pada 8 Agustus (pertemuan, Red) tadi itu,” tegasnya.

Walaupun begitu, BEM tetap menunggu keputusan Kemenristekdikti terkait kelanjutan nasib pemilihan rektor UPR. Namun pihaknya berkeinginan agar rektor UPR ditunjuk penjabat pelaksana tugas (Plt) saja. “Kami menghendaki di-Plt-kan saja rektornya. Kami sudah tidak mempercayai orang-orang yang ada di senat itu,” tegasnya.

Sebagai upaya membuktikan pertemuan tersebut tidak melanggar aturan dan diketahui empat balon lain, Kalteng Pos menghubungi satu per satu balon Rektor UPR. Hasilnya, satu balon tidak menjawab dan empat lainnya mengaku tidak mengetahui dan tidak diundang, dalam pertemuan panitia bersama sekitar 16 anggota senat tersebut.

“Tidak ada undangan dan tidak ada pemberitahuan. Kegiatan itu (pertemuan pada 8 Agustus lalu) juga tidak ada dalam agenda proses pemilihan rektor yang sudah disepakati senat,” jelas balon rektor nomor urut 5 Prof Dr Sulmin Gumiri MSc kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Sedangkan balon rektor nomor 1 Dr Andrie Elia SE MSi juga menegaskan, ia tidak mengetahui adanya pertemuan tersebut. Tidak juga mendapat undangan atas pertemuan tersebut. “Saya tidak tahu dan tidak diinfromasikan mengenai itu. Saya cuma dapat surat penundaan pemilihan rektor,” ujar Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Balon nomor 4 Dr Ir Panji Surawijaya MSi pun demikian. Ia merasa tidak diundang dan tidak tahu sama sekali. “Kalau memang betul untuk penggalangan (suara, red) balonnya digugurkan saja. Supaya pemilihan rektor tidak cedera dengan hal yang tidak bagus. Biarlah Kemenristekdikti menjatuhkan untuk digugurkan,” jelasnya.

Sementara balon rektor nomor 2 Prof Dr Danes Jaya Negara SE MSi juga mengatakan, tidak mengetahui mengenai pertemuan tersebut. “Tidak tahu saya. Saya tidak mendapat undangan,” ujarnya singkat. (uni/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 21:31

Golkar Panggil Anggota Dewan Perusak Rujab Bupati Kapuas

PALANGKA RAYA – DPD Partai Golkar Kalteng akhirnya melakukan pemanggilan terhadap Bob Dwi Cipta…

Minggu, 24 September 2017 21:13

Gara-gara Lahan, Dua Kadis Ditangkap Polisi?

PANGKALAN BUN – Menjelang akhir pekan kemarin, muncul kabar di sekitar Kota Pangkalan Bun yang…

Minggu, 24 September 2017 21:00

Ketua DPRD Katingan Sebut APBD Hilang Ulah Oknum di Pemkab dan BTN

KASONGAN – Tak jelasnya uang deposito milik Pemerintah Kabupaten Katingan yang disimpan di Bank…

Minggu, 24 September 2017 09:09

GEGER! Hujan Deras, Rumah dan Bangunan Walet Hancur Disambar Petir

SAMPIT - Warga Jalan Yahya Usman, Desa Cempaka Mulia Barat Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur geger.…

Sabtu, 23 September 2017 20:13

Pemkab Katingan Layangkan Surat Ketiga ke BTN

KASONGAN – Pemkab Katingan juga terus melakukan gerakan. Mereka tidak tinggal diam dan terus menelusuri…

Sabtu, 23 September 2017 19:49

Kasus Pengrusakan Rujab Bupati Hampir P-21

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian terus memproses perkara dugaan penyerangan (pengrusakan) rumah…

Sabtu, 23 September 2017 19:41

Polda Kalteng Kumpulkan Saksi Raibnya APBD Katingan

PALANGKA RAYA – Setelah Pemkab Katingan mengadukan kejanggalan terkait simpanan Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 23 September 2017 19:27

Kerja Bersama untuk Restorasi Gambut

PALANGKA RAYA - Rombongan dua Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia Mr Veegard Kaale dan Kedubes Inggris…

Jumat, 22 September 2017 21:39

Kata Gubernur, Tiga Hal Ini Jadi Masalah Besar Kalteng

PALANGKA RAYA– Pembangunan di Kalteng memang terus meningkat. Namun, hingga saat ini, Bumi Tambun…

Jumat, 22 September 2017 21:36

Ditangkap Polisi, Dua Cewek Kapok “Jual Diri” di Bee Talk

PALANGKA RAYA– Tertangkapnya sindikat muncikari yang menawarkan jasa prostitusi di aplikasi media…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .