MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 14 Agustus 2017 18:15
BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor
Kelima bakal calon rektor yang diharapkan terpilih secara objektif, terlihat dalam selebaran maupun baliho di sejumlah sudut UPR. (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya (UPR) sudah mendapat sorotan tajam. Pertemuan senat dan panitia dengan hanya seorang bakal calon (balon) rektor malah dicurigai. Padahal, bisa saja pertemuan itu memang tidak dilarang dan tidak melanggar aturan maupun statuta pemilihan rektor.

Tapi, ketika ditanyakan kepada empat balon lainnya, malah mengaku tidak tahu ada pertemuan pada 8 Agustus lalu tersebut. Sontak saja, pertemuan tersebut mengundang kecurigaan. Sekalipun Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR Prof Dr I Nyoman Sudyana MSc menegaskan boleh dan tidak ada aturan melarang pertemuan tersebut.

Hanya saja, Presiden Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) UPR Jimmy Balantikan menegaskan, pihaknya mempertanyakan pertemuan panitia, sejumlah anggota senat dan seorang balon tersebut. Bahkan, Jimmy mengaku BEM mengetahui informasi pertemuan tersebut dan mengetahui siapa saja ikut hadir dalam pertemuan itu.

“Saya sendiri mempertanyakan pertemuan tersebut. Karena berdasarkan statement menteri pada tanggal 26 Oktober 2016, pemilihan rektor tidak usah lagi para anggota senat menggunakan tim sukses. Karena bukan pilkada. Ini sudah menyalahi aturan,” tegas Jimmy kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Meski mengedepankan praduga tak bersalah dan tetap berpikir positif, BEM tetap memiliki asumsi negatif terkait pertemuan dan kaitannya dengan pemilihan rektor. Terlebih, pertemuan dilakukan saat menjelang pemilihan rektor yang akhirnya ditunda.

“Ini sudah di-setting siapa yang akan menang. Ketika pertemuan ini dilaksanakan, pemenangnya bukan lagi pada 14 Agustus tetapi pada 8 Agustus (pertemuan, Red) tadi itu,” tegasnya.

Walaupun begitu, BEM tetap menunggu keputusan Kemenristekdikti terkait kelanjutan nasib pemilihan rektor UPR. Namun pihaknya berkeinginan agar rektor UPR ditunjuk penjabat pelaksana tugas (Plt) saja. “Kami menghendaki di-Plt-kan saja rektornya. Kami sudah tidak mempercayai orang-orang yang ada di senat itu,” tegasnya.

Sebagai upaya membuktikan pertemuan tersebut tidak melanggar aturan dan diketahui empat balon lain, Kalteng Pos menghubungi satu per satu balon Rektor UPR. Hasilnya, satu balon tidak menjawab dan empat lainnya mengaku tidak mengetahui dan tidak diundang, dalam pertemuan panitia bersama sekitar 16 anggota senat tersebut.

“Tidak ada undangan dan tidak ada pemberitahuan. Kegiatan itu (pertemuan pada 8 Agustus lalu) juga tidak ada dalam agenda proses pemilihan rektor yang sudah disepakati senat,” jelas balon rektor nomor urut 5 Prof Dr Sulmin Gumiri MSc kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Sedangkan balon rektor nomor 1 Dr Andrie Elia SE MSi juga menegaskan, ia tidak mengetahui adanya pertemuan tersebut. Tidak juga mendapat undangan atas pertemuan tersebut. “Saya tidak tahu dan tidak diinfromasikan mengenai itu. Saya cuma dapat surat penundaan pemilihan rektor,” ujar Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Balon nomor 4 Dr Ir Panji Surawijaya MSi pun demikian. Ia merasa tidak diundang dan tidak tahu sama sekali. “Kalau memang betul untuk penggalangan (suara, red) balonnya digugurkan saja. Supaya pemilihan rektor tidak cedera dengan hal yang tidak bagus. Biarlah Kemenristekdikti menjatuhkan untuk digugurkan,” jelasnya.

Sementara balon rektor nomor 2 Prof Dr Danes Jaya Negara SE MSi juga mengatakan, tidak mengetahui mengenai pertemuan tersebut. “Tidak tahu saya. Saya tidak mendapat undangan,” ujarnya singkat. (uni/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 09:24

Niat Antar Teman, Murid SD Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini menimpa Dayat. Murid kelas IB SDN 6 Menteng…

Selasa, 21 November 2017 09:17

Tenggelam di Kolam Renang, Gadis 13 Tahun Innalilahi

PALANGKA RAYA-Nasib nahas menimpa Nabila Citra Asmara. Ia tenggelam ketika sedang berenang di Kolam…

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Jumat, 03 November 2017 02:25

Beginilah Pembagian Peran Para Pembakar Gedung SD di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar (SD) di Palangka Raya…

Kamis, 02 November 2017 22:48

Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa

PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .