MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 14 Agustus 2017 18:15
BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor
Kelima bakal calon rektor yang diharapkan terpilih secara objektif, terlihat dalam selebaran maupun baliho di sejumlah sudut UPR. (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya (UPR) sudah mendapat sorotan tajam. Pertemuan senat dan panitia dengan hanya seorang bakal calon (balon) rektor malah dicurigai. Padahal, bisa saja pertemuan itu memang tidak dilarang dan tidak melanggar aturan maupun statuta pemilihan rektor.

Tapi, ketika ditanyakan kepada empat balon lainnya, malah mengaku tidak tahu ada pertemuan pada 8 Agustus lalu tersebut. Sontak saja, pertemuan tersebut mengundang kecurigaan. Sekalipun Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR Prof Dr I Nyoman Sudyana MSc menegaskan boleh dan tidak ada aturan melarang pertemuan tersebut.

Hanya saja, Presiden Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) UPR Jimmy Balantikan menegaskan, pihaknya mempertanyakan pertemuan panitia, sejumlah anggota senat dan seorang balon tersebut. Bahkan, Jimmy mengaku BEM mengetahui informasi pertemuan tersebut dan mengetahui siapa saja ikut hadir dalam pertemuan itu.

“Saya sendiri mempertanyakan pertemuan tersebut. Karena berdasarkan statement menteri pada tanggal 26 Oktober 2016, pemilihan rektor tidak usah lagi para anggota senat menggunakan tim sukses. Karena bukan pilkada. Ini sudah menyalahi aturan,” tegas Jimmy kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Meski mengedepankan praduga tak bersalah dan tetap berpikir positif, BEM tetap memiliki asumsi negatif terkait pertemuan dan kaitannya dengan pemilihan rektor. Terlebih, pertemuan dilakukan saat menjelang pemilihan rektor yang akhirnya ditunda.

“Ini sudah di-setting siapa yang akan menang. Ketika pertemuan ini dilaksanakan, pemenangnya bukan lagi pada 14 Agustus tetapi pada 8 Agustus (pertemuan, Red) tadi itu,” tegasnya.

Walaupun begitu, BEM tetap menunggu keputusan Kemenristekdikti terkait kelanjutan nasib pemilihan rektor UPR. Namun pihaknya berkeinginan agar rektor UPR ditunjuk penjabat pelaksana tugas (Plt) saja. “Kami menghendaki di-Plt-kan saja rektornya. Kami sudah tidak mempercayai orang-orang yang ada di senat itu,” tegasnya.

Sebagai upaya membuktikan pertemuan tersebut tidak melanggar aturan dan diketahui empat balon lain, Kalteng Pos menghubungi satu per satu balon Rektor UPR. Hasilnya, satu balon tidak menjawab dan empat lainnya mengaku tidak mengetahui dan tidak diundang, dalam pertemuan panitia bersama sekitar 16 anggota senat tersebut.

“Tidak ada undangan dan tidak ada pemberitahuan. Kegiatan itu (pertemuan pada 8 Agustus lalu) juga tidak ada dalam agenda proses pemilihan rektor yang sudah disepakati senat,” jelas balon rektor nomor urut 5 Prof Dr Sulmin Gumiri MSc kepada Kalteng Pos, Minggu (13/8).

Sedangkan balon rektor nomor 1 Dr Andrie Elia SE MSi juga menegaskan, ia tidak mengetahui adanya pertemuan tersebut. Tidak juga mendapat undangan atas pertemuan tersebut. “Saya tidak tahu dan tidak diinfromasikan mengenai itu. Saya cuma dapat surat penundaan pemilihan rektor,” ujar Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Balon nomor 4 Dr Ir Panji Surawijaya MSi pun demikian. Ia merasa tidak diundang dan tidak tahu sama sekali. “Kalau memang betul untuk penggalangan (suara, red) balonnya digugurkan saja. Supaya pemilihan rektor tidak cedera dengan hal yang tidak bagus. Biarlah Kemenristekdikti menjatuhkan untuk digugurkan,” jelasnya.

Sementara balon rektor nomor 2 Prof Dr Danes Jaya Negara SE MSi juga mengatakan, tidak mengetahui mengenai pertemuan tersebut. “Tidak tahu saya. Saya tidak mendapat undangan,” ujarnya singkat. (uni/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Selasa, 03 Juli 2018 12:01

Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka

erjalanan hidup mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menarik untuk diikuti. Pernah menghiasai media…

Minggu, 01 Juli 2018 12:42

Dua TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

PALANGKA RAYA - Sesuai rekomendasi Panwaslu, dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palangka…

Sabtu, 30 Juni 2018 20:53

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak

Taman dan pusat kuliner Tunggal Sanggomang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mangkrak. Hingga kini…

Rabu, 13 Juni 2018 23:05

Sudah 17 Ribu Lebih Pemudik Lewat Kumai

Sementara itu, pada H-4, ribuan penumpang membanjiri kawasan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten…

Senin, 11 Juni 2018 19:18

Berani Tempeleng Amien Rais, Sigit Mengaku Hanya Guyon

PALANGKA RAYA–Setelah komentarnya di media sosial facebook, Minggu (10/6) siang mendapat tanggapan…

Senin, 11 Juni 2018 18:37

Ancam Amien Rais, BMPAN Kalteng Laporkan Sigit ke Polisi

PALANGKA RAYA – Puluhan anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN), Senin (11/6) siang…

Minggu, 10 Juni 2018 10:29

Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan

PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun…

Minggu, 03 Juni 2018 00:44

PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan

PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK)…

Minggu, 03 Juni 2018 00:12

Rusuh di PT IMK, Kabag Ops Polres Mura dan Tiga Balita Terluka

PURUK CAHU - Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana…

Sabtu, 02 Juni 2018 23:53

PT IMK Mencekam, Warga Vs Aparat Keamanan Bentrok

PURUK CAHU–Memanasnya suasana di antara warga dan PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .