MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 13 Agustus 2017 20:24
Pembangunan Sedikit Terhambat karena Ruang yang Sedikit
Masih banyak lahan pertanian di Kabupaten Sukamara yang berstatus HP sehingga menyulitkan petani untuk memiliki sertifikat tanah, nampak seorang petani sedang membajak sawah di Desa Pulau Nibung, belum lama ini. //DOK/KALTENG POS

PROKAL.CO, SUKAMARA –  Dari luasan wilayah Kabupaten Sukamara yang mencapai 3.827 kolimeter persegi, namun hanya 20 persennya saja yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan atau masuk dalam kawasan Areal Penggunaan Lain (APL). Sementara itu sisanya masuk dalam kawasan Hutan Produksi (HP), Swaka Marga Satwa dan lainnya yang dilarang untuk dimanfaatkan dalam pembangunan.Keterbatasan kawasan APL  tersebut, membuat Pemerintah Kabupaten Sukamara berupaya agar pembangunan tidak terkendala dengan 80 persen lahan yang masuk dalam kawasan yang tidak boleh dilakukan pembangunan.

“Sebenarnya tidak sampai 20 persen yang masuk dalam APL. Jadi untuk pembangunan tentunya agak sedikit terhambat karena ruang yang sedikit ini. Agak sulit untuk kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wakil Bupati Sukamara, Windu Subagio, Jumat (11/8).

Menurutnya, dengan keterbatasan ruang atau lahan berstatus APL itu, membuat investor harus berpikir ulang untuk dapat menanamkan modalnya di Kabupaten Sukamara. Sehingga pembangunan selama ini terkesan lambat hal itu karena terbatasnya pemerintah untuk bergerak dalam melebarkan pembangunan. “Yang masuk kawasan itu memang dilarang untuk dimanfaatkan, sehingga kita mengalami kesulitan untuk meningkatkan pembangun di wilayah kita,” ujarnya.

Namun, lanjut Windu Subagio dengan adanya program-program yang lakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan Kabupaten Sukamara terhadap lahan, terutama lahan pertanian yang diketahui masih berstatus HP dan akan sangat panjang  dalam mengurus status lahan tersebut.Sementara itu, Kepala BPN Sukamara, Riduan mengatakan bahwa pihaknya tidka bisa melanggar aturan dan akan tetap bergerak dalam program sertifikasi tanah pada lahan dengan status APL.

“Nanti akan ada kegiatan yang masuk dalam lahan itu, seperti inventarisasi P4P di dalam kawasan itu dan langkah dari kami bisa mengusulkan perubahan status kawasan. Namun untuk PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistemasit Lengkap atau dulu disebut prona  tetap kita tunduk dan patuh pada koridor,” tegasnya.(enn/hen/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:03

Akan Kampanyekan Kawasan Wisata Lamandau

NANGA BULIK–Bujang Dara Lamandau 2017 memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar dalam kenalkan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:58

Bupati Ikut Bangga dan Terima Kasih atas Jerih Payah Paskibraka Jalankan Tugas

NANGA BULIK -Tugas dan tanggungjawab Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lamandau…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:51

Olahraga Bersama Bisa Mencairkan Perbedaan

PANGKALAN BUN-Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia dimeriahkan secara bersama oleh…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:45

Diminati Pejabat, Total Karya Napi Klas IIB yang Laku Rp30 Juta

PANGKALAN BUN-Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama Ahmadi…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:16
Pemkab Seruyan

Sampah Dibuang Masyarakat Tidak Terjadwal, Petugas Kewalahan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan perlu segera menerbitkan peraturan daerah (Perda)…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:11
Pemkab Seruyan

Doa Bersama Diisi Pembacaan Ayat Suci Alquran, Surat Yasin dan Salat Berjamaah

KUALA PEMBUANG - Doa Bersama Anak Bangsa yang dilaksanakan secara serentak pada 171717 (Tanggal 17 Agustus…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:03
DPRD Kotim

DEADLINE ! Sebelum 1 September Mobil Dinas Harus Dikembalikan

SAMPIT-Awal September mendatang, pemberian tunjangan kepada kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 06:59
DPRD Kotim

Plat Non KH Masih Terlihat, DPRD Minta Polisi Menggelar Razia

SAMPIT-Hingga saat ini keberadaan plat kendaraan Non KH masih terlihat di wilayah Kabupaten Kotim. Padahal…

Sabtu, 19 Agustus 2017 06:54

Doa Bersama agar Bangsa Ini Tetap Aman, Damai dan Terhindar dari Perpecahan

SUKAMARA-Usai upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke-72 RI di Halaman…

Sabtu, 19 Agustus 2017 06:52

Wow...! 60 Ribu ButirZenith Diantar Pakai Pikap, Polisi Amankan Wanita Berkerudung

SAMPIT-Puluhan ribu obat carnophen atau zenith gagal beredar di Kota Sampit. Pasalnya, satuan Reserse…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .