MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)
Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan
Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun (kacamata hitam) bersama rombongan Kalteng Pos Group di sela-sela wisata studi ke Jepang, pekan lalu. (ALBERT M SHOLEH/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan Negeri Sakura. Kerja sama tim jugalah yang membuat perekonomian Jepang yang kini dipimpin Kaisar Akihito tetap bertahan kuat. 

TOPAN NANYAN, Tokyo

RIBUAN penumpang lalu lalang di stasiun kereta Tokyo, Rabu (2/8). Tidak ada suara ramai terdengar dari mulut mereka. Yang terdengar kencang justru derap kaki ribuan manusia keluar masuk kereta.

Yah, orang Jepang ternyata irit bicara saat di jalan dan kereta. Ada tiga aksi orang Tokyo yang bisa terlihat saat dalam kereta; mengotak-atik ponsel, baca buku dan koran serta tertidur.

Justru suara kami (rombongan Kalteng Pos Group) yang terdengar ramai dalam gerbong kereta usai mendarat di Haneda Airport, Tokyo, Rabu (2/8) sekitar pukul 16.30 waktu setempat.

Terdengar gelak tawa kencang Wakil Manajer Iklan Kalteng Pos Siti Fauziah, saat bercanda dengan Manajer Umum Kalteng Pos Relly Ernawati dan Wakil Manajer Keuangan Yushinta Dewi.

“Huss…Jangan ribut. Ini di Jepang, lain di Indonesia,” canda Pemred Kalteng Pos Online Abdillah berkata pada Ifau--panggilan Siti Fauziah.

Terlihat puluhan penumpang Jepang yang sedang berdesakan celingak-celinguk mencari sumber bunyi suara ketawa langka, seperti ingin tahu apa yang terjadi. Bukannya makin diam, Ifau justru kembali menebar pesona ketawanya yang terkenal khas.

“Orang Jepang lebih banyak diam dalam kereta. Jadi harap jangan mengeluarkan volume suara tinggi ya,” celetuk Yoko Kadomari, pemandu wisata rombongan Kalteng Pos Group selama di Jepang.

Tapi, di balik irit bicara, mereka adalah pekerja keras. Idiom banyak kerja sedikit bicara, menjadi milik rakyat yang pemimpin pemerintahannya kini dijabat Perdana Menteri Shinzo Abe.

Selain paling lama kerja, karyawan Jepang paling kuat dalam kerja sama tim. Itulah yang menjadi penyebab Negeri Matahari Terbit memiliki puluhan perusahaan tersohor di dunia. 

Dalam dunia otomotif, merek Toyota, Honda, Suzuki, Yamaha, Nissan atau lainnya, sudah tidak asing di telinga masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Sedang dalam dunia elektronik, merek Hitachi, Sanyo, Sony, Panasonic, Toshiba atau lainnya kerap terdengar dari mulut masyarakat Indonesia termasuk Dayak Kalteng.

Kalau di Pulau Jawa, bila ingin menghidupkan mesin pompa air selalu menyebut kata ‘Sanyo’. Sedang di Kalteng, merek ‘Hitachi’ begitu terkenal saat menghidupkan pompa air.

Pelum Hitachi kau (hidupin mesin Hitachi-nya),” teriak ibu-ibu dengan Bahasa Dayak Ngaju Kalteng ketika menyuruh anak-anaknya menghidupkan mesin pompa air, meskipun mereknya bisa jadi bukan Hitachi.

Hasil kerja jutaan karyawan perusahaan Jepang yang tersohor di dunia, diraih lewat kerja tim yang solid. Seringkali timbul masalah di tempat kerja, karena lemahnya komunikasi antartim, namun ini bukan hal yang jarang terjadi di Jepang.

Mereka memiliki sistem tersendiri bernama Horenso (Hokoku/Melaporkan), (Renraku/Menginformasikan) dan (Soudan/Mendiskusikan). Tiga pilar utama ini membuat kerja tim perusahaan menjadi sangatlah penting dan aktif.

Dengan menerapkan Horenso di lingkungan pekerjaan, dapat meningkatkan kinerja tim yang terlibat dalam setiap aktivitas pekerjaan, sehingga mencapai performa kerja lebih optimal.

“Kerja keras sudah menjadi budaya rakyat Jepang,” sergah Yoko Kadamori menceritakan satu dari berbagai karakter bangsa Jepang menjawab pertanyaan Pemred Kalteng Pos Albert M Sholeh.

Ada anekdot dunia berbunyi ‘Satu profesor Jepang tak mampu mengalahkan satu profesor Amerika Serikat (AS), tapi sepuluh profesor Jepang mampu mengalahkan sepuluh profesor AS’.

Artinya, para pekerja Jepang sangat sulit dikalahkan ketika sudah bekerja secara tim (team work) dibanding negara lain di seluruh muka bumi. Bagaimana dengan kerja sama tim di perusahaan anda? (bersambung/nto) 


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .