MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)
Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan
Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun (kacamata hitam) bersama rombongan Kalteng Pos Group di sela-sela wisata studi ke Jepang, pekan lalu. (ALBERT M SHOLEH/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan Negeri Sakura. Kerja sama tim jugalah yang membuat perekonomian Jepang yang kini dipimpin Kaisar Akihito tetap bertahan kuat. 

TOPAN NANYAN, Tokyo

RIBUAN penumpang lalu lalang di stasiun kereta Tokyo, Rabu (2/8). Tidak ada suara ramai terdengar dari mulut mereka. Yang terdengar kencang justru derap kaki ribuan manusia keluar masuk kereta.

Yah, orang Jepang ternyata irit bicara saat di jalan dan kereta. Ada tiga aksi orang Tokyo yang bisa terlihat saat dalam kereta; mengotak-atik ponsel, baca buku dan koran serta tertidur.

Justru suara kami (rombongan Kalteng Pos Group) yang terdengar ramai dalam gerbong kereta usai mendarat di Haneda Airport, Tokyo, Rabu (2/8) sekitar pukul 16.30 waktu setempat.

Terdengar gelak tawa kencang Wakil Manajer Iklan Kalteng Pos Siti Fauziah, saat bercanda dengan Manajer Umum Kalteng Pos Relly Ernawati dan Wakil Manajer Keuangan Yushinta Dewi.

“Huss…Jangan ribut. Ini di Jepang, lain di Indonesia,” canda Pemred Kalteng Pos Online Abdillah berkata pada Ifau--panggilan Siti Fauziah.

Terlihat puluhan penumpang Jepang yang sedang berdesakan celingak-celinguk mencari sumber bunyi suara ketawa langka, seperti ingin tahu apa yang terjadi. Bukannya makin diam, Ifau justru kembali menebar pesona ketawanya yang terkenal khas.

“Orang Jepang lebih banyak diam dalam kereta. Jadi harap jangan mengeluarkan volume suara tinggi ya,” celetuk Yoko Kadomari, pemandu wisata rombongan Kalteng Pos Group selama di Jepang.

Tapi, di balik irit bicara, mereka adalah pekerja keras. Idiom banyak kerja sedikit bicara, menjadi milik rakyat yang pemimpin pemerintahannya kini dijabat Perdana Menteri Shinzo Abe.

Selain paling lama kerja, karyawan Jepang paling kuat dalam kerja sama tim. Itulah yang menjadi penyebab Negeri Matahari Terbit memiliki puluhan perusahaan tersohor di dunia. 

Dalam dunia otomotif, merek Toyota, Honda, Suzuki, Yamaha, Nissan atau lainnya, sudah tidak asing di telinga masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Sedang dalam dunia elektronik, merek Hitachi, Sanyo, Sony, Panasonic, Toshiba atau lainnya kerap terdengar dari mulut masyarakat Indonesia termasuk Dayak Kalteng.

Kalau di Pulau Jawa, bila ingin menghidupkan mesin pompa air selalu menyebut kata ‘Sanyo’. Sedang di Kalteng, merek ‘Hitachi’ begitu terkenal saat menghidupkan pompa air.

Pelum Hitachi kau (hidupin mesin Hitachi-nya),” teriak ibu-ibu dengan Bahasa Dayak Ngaju Kalteng ketika menyuruh anak-anaknya menghidupkan mesin pompa air, meskipun mereknya bisa jadi bukan Hitachi.

Hasil kerja jutaan karyawan perusahaan Jepang yang tersohor di dunia, diraih lewat kerja tim yang solid. Seringkali timbul masalah di tempat kerja, karena lemahnya komunikasi antartim, namun ini bukan hal yang jarang terjadi di Jepang.

Mereka memiliki sistem tersendiri bernama Horenso (Hokoku/Melaporkan), (Renraku/Menginformasikan) dan (Soudan/Mendiskusikan). Tiga pilar utama ini membuat kerja tim perusahaan menjadi sangatlah penting dan aktif.

Dengan menerapkan Horenso di lingkungan pekerjaan, dapat meningkatkan kinerja tim yang terlibat dalam setiap aktivitas pekerjaan, sehingga mencapai performa kerja lebih optimal.

“Kerja keras sudah menjadi budaya rakyat Jepang,” sergah Yoko Kadamori menceritakan satu dari berbagai karakter bangsa Jepang menjawab pertanyaan Pemred Kalteng Pos Albert M Sholeh.

Ada anekdot dunia berbunyi ‘Satu profesor Jepang tak mampu mengalahkan satu profesor Amerika Serikat (AS), tapi sepuluh profesor Jepang mampu mengalahkan sepuluh profesor AS’.

Artinya, para pekerja Jepang sangat sulit dikalahkan ketika sudah bekerja secara tim (team work) dibanding negara lain di seluruh muka bumi. Bagaimana dengan kerja sama tim di perusahaan anda? (bersambung/nto) 


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .