MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 11 Agustus 2017 10:57
Pembangunan Jembatan Kebutuhan yang Harus Diwujudkan
Bupati Kobar Hj Nurhidayah didampingi Wakil Bupati Ahmadi Riansyah ketika menandatangi prasasti dan MoU antara konsorsium perusahaan dengan Pemkab Kobar. //HUSRIN A LATIF/KALTENG POS

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN–Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Arut Utara (Aruta) terlihat sumringah, seluruh kepala desa (Kades) terlihat bersemangat menyambut kedatangan rombongan bupati dan wakil bupati Hj Nurhidayah dan Ahmadi Riansyah ketika berkunjung ke Desa Penyombaan, Rabu (9/8). Senyum sumringah dan semangat luar biasa tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya hari itu merupakan sejarah baru bagi Kecamatan Aruta. Kecamatan yang boleh dibilang terisolir di antara kecamatan di Kotawaringin Barat (Kobar) tersebut kini sudah terbuka lebar. Hari itu baru saja diresmikan pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sukarami dan Graoundbreaking pembangunan jalan melalui konsorsium perusahaan.

Jalan sepanjang 70 km lebih dari Kelurahan Pangkut hingga Desa Sambi akan dikerjakan oleh grup perusahan besar. Yakni PT Bangun Jaya Alam Permai (BJAP), PT Korintiga Hutani, PT Astra Group dan PT Ensburry. Rabu siang (9/8) seluruh pimpinan dan perwakilan dari keempat perusahaan itu sudah menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Pemkab Kobar.  Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan,  terdapat kesenjangan pembangunan yang terlihat di Kecamatan Aruta. Sehingga di masa pemerintahannya ini,  bupati mengharapkan pembangunan di Kecamatan Aruta bisa terwujud semua. “Inilah gerakan 100 hari kami setelah dilantik, kami (pemkab) ambil langkah cepat. Ini bukan masalah politis, tapi sudah kebutuhan yang harus diwujudkan di Aruta,” ungkap Bupati dalam sambutannya sesaat sebelum penandatangan MoU dengan pimpinan perusahaan.

Oleh sebab itu, Bupati menginginkan kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Aruta untuk berkontribusi terhadap pembangunan. Akhirnya dilakukan pertemuan sebanyak tiga kali hingga akhirnya ada kesepakatan gabungan pihak perusahaan untuk ikut membangun infrasturktur di Aruta. “Panjang jalan konsorsium 70 km, kalau menggunakan anggaran pemda tentu sangat terbatas. Karena untuk membangunnya butuh anggaran sebesar Rp 32 miliar. Makanya kami mengundang semua perusahaan untuk mewujudkan pembangunan yang diinginkan masyarakat Aruta,” ujarnya.

Bupati menyebut, dengan terbuka desa yang terisolir tentu akan membuat roda perekonomian di Kecamatan Aruta lebih membaik dan maju lagi. Bupati juga mengingatkan kepada perangkat desa, agar mengkoordinir masyarakatnya, sehingga apabila ditemukan warga yang sengaja mempersulit perusahaan dalam membantu pembangunan bisa segera memberikan pemahaman. “Semoga tidak ada yang mempersulit, karena ini semua untuk kepentingan masyarakat. Kalau infrastruktur bagus, masyarakat sendiri yang akan menikmatinya,” terang mantan wakil Ketua DPRD Kobar ini. (ala/dar)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 10:25

Gladi Pengamanan, CFD Diliburkan

PALANGKA RAYA-Lokasi Car Free Day (CFD) di bundaran besar Palangka Raya yang biasanya ramai dikunjungi…

Minggu, 21 Januari 2018 10:00

Gunakan ADD dan DD untuk Kemakmuran Masyarakat Desa

KASONGAN – Hingga saat ini penggunaan dana desa terus menjadi perhatian khusus, tidak hanya penerimanya…

Minggu, 21 Januari 2018 09:55

Polisi Siap Amankan Pilkada

NANGA BULIK –Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah…

Minggu, 21 Januari 2018 08:23

PARAH ! Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Malah Pesta Miras dan Ngelem

SAMPIT- Entah apa yang dipikirkan oleh delapan orang pelajar disalah satu sekolah di wilayah Kotawaringin…

Minggu, 21 Januari 2018 08:08

Tidak Main-Main, Bandar Narkoba Terus Diburu

SAMPIT-Rupanya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim tidak main-main dalam melakukan pengungkapan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:10
Pemkab Pulang Pisau

Pemerintah Nepal Berkunjung ke Pulpis

PULANG PISAU - Pemerintah Negara Nepal berkunjung ke Desa Garantung Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:06
Pemkab Gunung Mas

Waspadai Penggunaan Mercury Berlebih

KUALA KURUN - Polsek Tewah terus mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Salah satu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:44
Pemkab Katingan

Masyarakat Diminta Tingkatkan Pengawasan Pada Anak

KASONGAN  –  Selama beberapa hari terakhir ini kondisi debit air di DAS Katingan cenderung…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:01

Terpeleset di Lanting, Nyawa Bocah Perempuan Tak Terselamatkan

TINGGINYA debit air Sungai Kahayan menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia 3 tahun ditelan arus sungai…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:14

Istri Hamil Muda, Suami Pulang Tak Bernyawa

SAMPIT-Yoga Saputra (23) hanya terbujur kaku di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .