MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 11 Agustus 2017 10:47
Nasib Petani Rotan Tidak Jelas
Bupati Kotim, H Supian Hadi SIKom melihat secara langsung pengeringan rotan yang dilakukan oleh pengepul. //Rusli/Kalteng Pos

PROKAL.CO, SAMPIT- Kian terpuruknya nasib petani rotan akibat dampak larangan ekspor oleh pemerintah, menjadi beban pikiran orang nomor satu di Kotawaringin Timur. Buktinya, bupati Kotim yang dinahkodai H Supian Hadi SIKom terus memperjuangkan nasib petani rotan, dengan mendesak pemerintah membuka kran ekspor rotan. "Larangan ekspor rotan oleh pemerintah berimbas pada petani. Sejauh ini nasib petani rotan tidak jelas, beruntung ada perkebunan sawit menampung mereka bisa bekerja," ungkap Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kotim, Hero Rio Widosono, Kamis (10/8).

Dia memaparkan, selama ini  produksi rotan di Kotim masih berjalan, namun dengan harga tidak representative. Dengan masih produksinya rotan di daerah tersebut, maka alangkah baiknya pemerintah bisa membuka kembali larangan espor."Harga rotan sekarang ini cukup murah di dalam negeri, membuat para petani rotan kini banyak memilih pekerjaan lain. Salah satunya  dengan menjadi buruh perkebunan maupun lainnya," terangnya.

Hero mengatakan, perjuangan Pemkab Kotim agar pemerintah membuka larangan tersebut sudah disampaikannya kebeberapa pihak termasuk bea cukai. "Tadi kami usai rapat di kantor bea cukai. Permasalahan petani sekarang ini sudah saya jelaskan," tukasnya.

Dia membeberkan, penghasil rotan di Kotim cukup besar. Mengingat akan hal itu, maka pihaknya terus memperhatikan nasib petani rotan, dengan cara mendesak pemerintah bisa membuka kembali larangan eskpor rotan. Bila pemerintah bersedia untuk mengevaluasi kembali perdagangan rotan, baik dalam negeri maupun luar negeri, maka kondisi tersebut bisa diatasi, petani tetap bisa bekerja dan bisa menghasilkan, sedangkan pengusaha lokal bisa mendapatkan harga yang layak.  "Saya yakin kalau larangan espor rotan dibuka kembali, maka ekonomi masyarakat akan meningkat. Sebab di Kotim merupakan penghasil rotan yang cukup besar," pungkasnya. (sli/end/dar)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 10:25

Gladi Pengamanan, CFD Diliburkan

PALANGKA RAYA-Lokasi Car Free Day (CFD) di bundaran besar Palangka Raya yang biasanya ramai dikunjungi…

Minggu, 21 Januari 2018 10:03

Diburu 6 Paranormal, Diduga Diserang Ular Phyton Hingga Buaya

PANGKALAN BUN-Hingga saat ini Tim SAR masih belum menemukan titik terang terhadap keberadaan Rusli (60).…

Minggu, 21 Januari 2018 10:00

Gunakan ADD dan DD untuk Kemakmuran Masyarakat Desa

KASONGAN – Hingga saat ini penggunaan dana desa terus menjadi perhatian khusus, tidak hanya penerimanya…

Minggu, 21 Januari 2018 09:55

Polisi Siap Amankan Pilkada

NANGA BULIK –Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah…

Minggu, 21 Januari 2018 08:23

PARAH ! Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Malah Pesta Miras dan Ngelem

SAMPIT- Entah apa yang dipikirkan oleh delapan orang pelajar disalah satu sekolah di wilayah Kotawaringin…

Minggu, 21 Januari 2018 08:08

Tidak Main-Main, Bandar Narkoba Terus Diburu

SAMPIT-Rupanya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim tidak main-main dalam melakukan pengungkapan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:10
Pemkab Pulang Pisau

Pemerintah Nepal Berkunjung ke Pulpis

PULANG PISAU - Pemerintah Negara Nepal berkunjung ke Desa Garantung Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:06
Pemkab Gunung Mas

Waspadai Penggunaan Mercury Berlebih

KUALA KURUN - Polsek Tewah terus mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Salah satu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:44
Pemkab Katingan

Masyarakat Diminta Tingkatkan Pengawasan Pada Anak

KASONGAN  –  Selama beberapa hari terakhir ini kondisi debit air di DAS Katingan cenderung…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:01

Terpeleset di Lanting, Nyawa Bocah Perempuan Tak Terselamatkan

TINGGINYA debit air Sungai Kahayan menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia 3 tahun ditelan arus sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .