MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31
Kondisi Mayat Membusuk Akhirnya Dimakamkan Pihak Rumah Sakit
Pihak RSUD dr Murjani Sampit dibantu petugas pemakaman mengangkat peti jenazah berisi tubuh pria tak dikenal sebelum dikebumikan, Rabu (Rabu 9/8). Inset: tampak ketika jenazah pertama kali ditemukan mengapung di sekitaran Desa Pelangsian. //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Untuk kedua kalinya dalam tiga pekan terakhi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani kembali memakamkan jenazah tanpa diketahui kerabatnya. Setelah Al Arosyid, kali ini giliran jenazah tanpa identintas yang sebelumnya ditemukan mengapung di Sungai Mentaya, sekitar Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Minggu (6/8) lalu. Jenazah pria tersebut terpaksa dimakamkan lantaran kondisinya yang sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Selain itu lantaran belum diketahui sanak familinya. Pemakaman dilakukan di Makam Muslimin Jalan Pangeran Antasari Kecamatan Ketapang Sampit, Rabu (9/8) sekitar pukul 16.30 WIB.  Menurut Kepala Ruang Jenazah RSUD dr Murjani, Castro menerangkan, pemakaman dilakukan secara muslim oleh pihak rumah sakit. Karena jenazah sudah terlalu lama dan penyebab meninggalnya juga karena tewas di dalam air sehingga mudah membusuk.

"Mayat sudah kami makamkan dan apabila ada pihak keluarga yang mengenali dan mencarinya bisa langsung mendatangi lokasi pemakanan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemakaman ini," kata Castro ditemui, Kamis (10/8).

Berkaitan dengan biaya pemakaman, lanjut Castro, ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Kotim. Sedangkan dimakamkan secara islam,karena memang jenazah ini sendiri tidak ada yang mengenal dan tidak mengetahui apa persisnya agamanya. Walaupun demikian pemakaman ini sudah sesuai dengan yang dilakukan selama ini. Pihaknya juga akan memberikan informasi apabila memang nantinya ada yang mengenali dan meminta data diri terhadap jenazah tersebut."Bagi yang ingin mencari informasi bisa datang ke rumah sakit. Nantinya bisa diberikan data terhadap jenazah ini," pungkasnya.

 Informasi lapangan menyebutkan, penemuan mayat ini pertama kali diketahui warga bernama Ahmad. Awalnya Ahmad sedang mencari ikan di pinggir sungai dan tiba-tiba mencium aroma tak sedap seperti bau bangkai yang sudah membusuk. Penasaran dengan aroma menyengak itu, Ahmad pun mencoba melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Betapa kagetnya, pada saat dilakukan penyisiran, ternyata ditemukan sesosok mayat manusia dengan posisi tertelungkup dengan menggunakan kaos berwarna kuning.

Kaget dengan temuan itu, Ahmad pun bergegas memberitahu warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian. “Awalnya mengira bau bangkai hewan, tetapi begitu dicari dan semakin dekat ternyata jenazah manusia. Kami langsung laporkan penemuan ini kepada warga dan diteruskan ke Satuan Polisi Air Polres Kotim,” ujar Ahmad.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi dan melakukan pengecekan, terutama mencari identitas korban. Tetapi belum ada satu pun bukti yang dapat dijadikan petunjuk. Sementara tiga pekan sebelumnya atau Selasa (22/7) lalu, pihak rumah sakit juga terpaksa memakamkan jenazah yang tidak diketahui keberadaan kerabatnya. Meskipun diketahui jika jenazah yang sebelumnya menjalani perawatan itu bernama Al Arosyid. Jenazah Al Arosyid sempat terlantar beberapa hari dan kemudian terpaksa dilakukan pemakaman. Pemakaman ini dilakukan pihak rumah sakit karena sudah tidak ada yang mengambil baik pihak keluarga maupun rekan-rekannya. Dan jasadnya dimakamkan di pemakaman muslim Jalan Nangka Pemakaman ini juga berjalan sesuai dengan keyakinan agama muslim.(son/ang/dar)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 22:48
Pemkab Kapuaskuala

Bupati Bagikan 10 Sepeda Dalam Peringatan Hari Santri

KUALA KAPUAS–Ada yang berbeda saat peringatan Hari Santri Nasional ke- 2 Tahun 2017. Bupati Kapuas…

Senin, 23 Oktober 2017 22:41
Pemkab Mura

Telekomunikasi Desa Sangat Penting

PURUK CAHU-Telekomunikasi di desa terpencil sangat penting. Hal ini seharunya menjadi perhatian serius…

Senin, 23 Oktober 2017 22:36
Pemkab Batara

Barito Utara Peringati Hari Santri

MUARA TEWEH-Kabupaten Barito Utara (Batara) melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional III, di Pondok…

Senin, 23 Oktober 2017 22:33
Pemkab Batara

Dua Hari, PDAM Hentikan Distribusi

MUARA TEWEH-Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara) menghentikan…

Senin, 23 Oktober 2017 22:25
Pemkab Batara

Dana Pembantuan Mengalir ke Batara

MUARA TEWEH-Pekerjaan Pasar Dermaga Muara Teweh terus digenjot. Bahkan, progres bangunan sudah mencapai…

Senin, 23 Oktober 2017 13:20

Jaya Monong  Rayakan HUT Golkar Ke 53

KUALA KURUN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar acara peringatan…

Senin, 23 Oktober 2017 12:13
DPRD Bartim

Sinkronisasi Perlu, Agar Ada Pemilahan Sebelum Direalisasikan

TAMIANG LAYANG- Anggota DPRD Kabupaten Bartim, Mardianto mengingatkan, pemerintah daerah melalui OPD…

Senin, 23 Oktober 2017 12:07
DPRD Kapuas

Jangan Mudah Terpancing Isu

KUALA KAPUAS - Banyaknya isu-isu di media sosial menarik perhatian legislatif Kabupaten Kapuas. Salah…

Senin, 23 Oktober 2017 11:58
DPRD Seruyan

Dinkes Diminta Gencar Lakukan Sosialisasi Germas

KUALA PEMBUANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan diharapkan gencar melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat…

Senin, 23 Oktober 2017 11:54
Pemkab Gunung Mas

Waduh!!! Rumdin Guru Disalahfungsikan

KUALA KURUN - Rumah dinas (rumdin) guru di Kuala Kurun yang disalahfungsikan membuat Kepala Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .