MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31
Kondisi Mayat Membusuk Akhirnya Dimakamkan Pihak Rumah Sakit
Pihak RSUD dr Murjani Sampit dibantu petugas pemakaman mengangkat peti jenazah berisi tubuh pria tak dikenal sebelum dikebumikan, Rabu (Rabu 9/8). Inset: tampak ketika jenazah pertama kali ditemukan mengapung di sekitaran Desa Pelangsian. //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Untuk kedua kalinya dalam tiga pekan terakhi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani kembali memakamkan jenazah tanpa diketahui kerabatnya. Setelah Al Arosyid, kali ini giliran jenazah tanpa identintas yang sebelumnya ditemukan mengapung di Sungai Mentaya, sekitar Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Minggu (6/8) lalu. Jenazah pria tersebut terpaksa dimakamkan lantaran kondisinya yang sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Selain itu lantaran belum diketahui sanak familinya. Pemakaman dilakukan di Makam Muslimin Jalan Pangeran Antasari Kecamatan Ketapang Sampit, Rabu (9/8) sekitar pukul 16.30 WIB.  Menurut Kepala Ruang Jenazah RSUD dr Murjani, Castro menerangkan, pemakaman dilakukan secara muslim oleh pihak rumah sakit. Karena jenazah sudah terlalu lama dan penyebab meninggalnya juga karena tewas di dalam air sehingga mudah membusuk.

"Mayat sudah kami makamkan dan apabila ada pihak keluarga yang mengenali dan mencarinya bisa langsung mendatangi lokasi pemakanan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemakaman ini," kata Castro ditemui, Kamis (10/8).

Berkaitan dengan biaya pemakaman, lanjut Castro, ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Kotim. Sedangkan dimakamkan secara islam,karena memang jenazah ini sendiri tidak ada yang mengenal dan tidak mengetahui apa persisnya agamanya. Walaupun demikian pemakaman ini sudah sesuai dengan yang dilakukan selama ini. Pihaknya juga akan memberikan informasi apabila memang nantinya ada yang mengenali dan meminta data diri terhadap jenazah tersebut."Bagi yang ingin mencari informasi bisa datang ke rumah sakit. Nantinya bisa diberikan data terhadap jenazah ini," pungkasnya.

 Informasi lapangan menyebutkan, penemuan mayat ini pertama kali diketahui warga bernama Ahmad. Awalnya Ahmad sedang mencari ikan di pinggir sungai dan tiba-tiba mencium aroma tak sedap seperti bau bangkai yang sudah membusuk. Penasaran dengan aroma menyengak itu, Ahmad pun mencoba melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Betapa kagetnya, pada saat dilakukan penyisiran, ternyata ditemukan sesosok mayat manusia dengan posisi tertelungkup dengan menggunakan kaos berwarna kuning.

Kaget dengan temuan itu, Ahmad pun bergegas memberitahu warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian. “Awalnya mengira bau bangkai hewan, tetapi begitu dicari dan semakin dekat ternyata jenazah manusia. Kami langsung laporkan penemuan ini kepada warga dan diteruskan ke Satuan Polisi Air Polres Kotim,” ujar Ahmad.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi dan melakukan pengecekan, terutama mencari identitas korban. Tetapi belum ada satu pun bukti yang dapat dijadikan petunjuk. Sementara tiga pekan sebelumnya atau Selasa (22/7) lalu, pihak rumah sakit juga terpaksa memakamkan jenazah yang tidak diketahui keberadaan kerabatnya. Meskipun diketahui jika jenazah yang sebelumnya menjalani perawatan itu bernama Al Arosyid. Jenazah Al Arosyid sempat terlantar beberapa hari dan kemudian terpaksa dilakukan pemakaman. Pemakaman ini dilakukan pihak rumah sakit karena sudah tidak ada yang mengambil baik pihak keluarga maupun rekan-rekannya. Dan jasadnya dimakamkan di pemakaman muslim Jalan Nangka Pemakaman ini juga berjalan sesuai dengan keyakinan agama muslim.(son/ang/dar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 15:33

Promosikan Potensi, Diskominfo Buat Website Desa

SAMPIT-Website untuk mempromosikan potensi yang dimiliki setiap desa, mulai dibangun Dinas Komunikasi…

Rabu, 23 Agustus 2017 15:29

Bupati Minta Kawasan Tanaman Bawang Diperluas

SAMPIT-Struktur tanah untuk ditanami bawang merah di Kabupaten Kotawaringin Timur rupanya cukup berpontensi.…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:53
DPRD Gunung Mas

Dewan Pertanyakan Legalitas Kayu

KUALA KURUN - Truk dengan nomor polisi (Nopol) K 1846 CS bermuatan kayu berukuran besar terbalik di…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:46
Pemkab Gunung Mas

Arton Ingatkan Pegawai Agar Terus Berkarya

KUALA KURUN - Bupati Gunung Mas (Gumas), Arton S Dohong tidak henti-hentinya mengingatkan pegawai di…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:40
Pemkab Katingan

ASN Tidak Aktif Laksanakan Tugas Dapat Perhatian Serius

KASONGAN- Adanya sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini tidak aktif melaksanakan tugas  mendapatkan…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:30

Tersangka Narkotika Ini Kabur! Dilumpuhkan Polisi

TAMIANG LAYANG-Tersangka narkotika Yunan (34) sempat melawan petugas. Namun saat berusaha kabur, warga…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:23
Pemkab Batara

Ini Sejumlah Penyebab Pejabat Diserahterimakan

MUARA TEWEH-Tiga pejabat eselon III dan IV dilingkungan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi Usaha…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:07
Pemkab Batara

Buper Mendapat Perhatian Bupati

MUARA TEWEH-Kurangnya fasilitas di Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur di Desa Trahean, Kecamatan…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:00
Pemkab Batara

Dedikasikan Diri Majukan Batara

MUARA TEWEH-Sejak awal menjadi Bupati Batara, H Nadalsyah sudah berkomitmen mendedikasikan diri memajukan…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:42

Polwan Cantik Imbau Pelajar Mampu Menjaga Diri

PANGKALAN BUN-Program Polwan Goes To School Polres Kotawaringin Barat (Kobar) terus digenjarkan, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .