MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31
Kondisi Mayat Membusuk Akhirnya Dimakamkan Pihak Rumah Sakit
Pihak RSUD dr Murjani Sampit dibantu petugas pemakaman mengangkat peti jenazah berisi tubuh pria tak dikenal sebelum dikebumikan, Rabu (Rabu 9/8). Inset: tampak ketika jenazah pertama kali ditemukan mengapung di sekitaran Desa Pelangsian. //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Untuk kedua kalinya dalam tiga pekan terakhi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani kembali memakamkan jenazah tanpa diketahui kerabatnya. Setelah Al Arosyid, kali ini giliran jenazah tanpa identintas yang sebelumnya ditemukan mengapung di Sungai Mentaya, sekitar Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Minggu (6/8) lalu. Jenazah pria tersebut terpaksa dimakamkan lantaran kondisinya yang sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Selain itu lantaran belum diketahui sanak familinya. Pemakaman dilakukan di Makam Muslimin Jalan Pangeran Antasari Kecamatan Ketapang Sampit, Rabu (9/8) sekitar pukul 16.30 WIB.  Menurut Kepala Ruang Jenazah RSUD dr Murjani, Castro menerangkan, pemakaman dilakukan secara muslim oleh pihak rumah sakit. Karena jenazah sudah terlalu lama dan penyebab meninggalnya juga karena tewas di dalam air sehingga mudah membusuk.

"Mayat sudah kami makamkan dan apabila ada pihak keluarga yang mengenali dan mencarinya bisa langsung mendatangi lokasi pemakanan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemakaman ini," kata Castro ditemui, Kamis (10/8).

Berkaitan dengan biaya pemakaman, lanjut Castro, ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Kotim. Sedangkan dimakamkan secara islam,karena memang jenazah ini sendiri tidak ada yang mengenal dan tidak mengetahui apa persisnya agamanya. Walaupun demikian pemakaman ini sudah sesuai dengan yang dilakukan selama ini. Pihaknya juga akan memberikan informasi apabila memang nantinya ada yang mengenali dan meminta data diri terhadap jenazah tersebut."Bagi yang ingin mencari informasi bisa datang ke rumah sakit. Nantinya bisa diberikan data terhadap jenazah ini," pungkasnya.

 Informasi lapangan menyebutkan, penemuan mayat ini pertama kali diketahui warga bernama Ahmad. Awalnya Ahmad sedang mencari ikan di pinggir sungai dan tiba-tiba mencium aroma tak sedap seperti bau bangkai yang sudah membusuk. Penasaran dengan aroma menyengak itu, Ahmad pun mencoba melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Betapa kagetnya, pada saat dilakukan penyisiran, ternyata ditemukan sesosok mayat manusia dengan posisi tertelungkup dengan menggunakan kaos berwarna kuning.

Kaget dengan temuan itu, Ahmad pun bergegas memberitahu warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian. “Awalnya mengira bau bangkai hewan, tetapi begitu dicari dan semakin dekat ternyata jenazah manusia. Kami langsung laporkan penemuan ini kepada warga dan diteruskan ke Satuan Polisi Air Polres Kotim,” ujar Ahmad.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi dan melakukan pengecekan, terutama mencari identitas korban. Tetapi belum ada satu pun bukti yang dapat dijadikan petunjuk. Sementara tiga pekan sebelumnya atau Selasa (22/7) lalu, pihak rumah sakit juga terpaksa memakamkan jenazah yang tidak diketahui keberadaan kerabatnya. Meskipun diketahui jika jenazah yang sebelumnya menjalani perawatan itu bernama Al Arosyid. Jenazah Al Arosyid sempat terlantar beberapa hari dan kemudian terpaksa dilakukan pemakaman. Pemakaman ini dilakukan pihak rumah sakit karena sudah tidak ada yang mengambil baik pihak keluarga maupun rekan-rekannya. Dan jasadnya dimakamkan di pemakaman muslim Jalan Nangka Pemakaman ini juga berjalan sesuai dengan keyakinan agama muslim.(son/ang/dar)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 10:25

Gladi Pengamanan, CFD Diliburkan

PALANGKA RAYA-Lokasi Car Free Day (CFD) di bundaran besar Palangka Raya yang biasanya ramai dikunjungi…

Minggu, 21 Januari 2018 10:03

Diburu 6 Paranormal, Diduga Diserang Ular Phyton Hingga Buaya

PANGKALAN BUN-Hingga saat ini Tim SAR masih belum menemukan titik terang terhadap keberadaan Rusli (60).…

Minggu, 21 Januari 2018 10:00

Gunakan ADD dan DD untuk Kemakmuran Masyarakat Desa

KASONGAN – Hingga saat ini penggunaan dana desa terus menjadi perhatian khusus, tidak hanya penerimanya…

Minggu, 21 Januari 2018 09:55

Polisi Siap Amankan Pilkada

NANGA BULIK –Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah…

Minggu, 21 Januari 2018 08:23

PARAH ! Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Malah Pesta Miras dan Ngelem

SAMPIT- Entah apa yang dipikirkan oleh delapan orang pelajar disalah satu sekolah di wilayah Kotawaringin…

Minggu, 21 Januari 2018 08:08

Tidak Main-Main, Bandar Narkoba Terus Diburu

SAMPIT-Rupanya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim tidak main-main dalam melakukan pengungkapan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:10
Pemkab Pulang Pisau

Pemerintah Nepal Berkunjung ke Pulpis

PULANG PISAU - Pemerintah Negara Nepal berkunjung ke Desa Garantung Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:06
Pemkab Gunung Mas

Waspadai Penggunaan Mercury Berlebih

KUALA KURUN - Polsek Tewah terus mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Salah satu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:44
Pemkab Katingan

Masyarakat Diminta Tingkatkan Pengawasan Pada Anak

KASONGAN  –  Selama beberapa hari terakhir ini kondisi debit air di DAS Katingan cenderung…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:01

Terpeleset di Lanting, Nyawa Bocah Perempuan Tak Terselamatkan

TINGGINYA debit air Sungai Kahayan menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia 3 tahun ditelan arus sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .