MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 10 Agustus 2017 07:28
Korban Asusila Takut Bertemu Orang dan Enggan ke Sekolah
Tim dari Dinas DP3APP-KB Kabupaten Lamandau mengunjungi kediaman Mawar (9) untuk melakukan pendampingan guna memulihkan psikisnya, Rabu (9/8). //MUHAMMAD FITRIADI FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, NANGA BULIK-Trauma berat masih dirasakan seorang anak berusi 9 tahun, sebut saja Mawar pasca menjadi korban pelecehan oleh Toni Julpisa (31), Kamis (16/7) lalu. Murid SD ini tidak hanya takut bertemu orang asing, namun juga malu ke sekolah. Kondisi yang menimpa bocah perempuan itu kemudian menggerakan Dinas DP3APPKB Kabupaten Lamandau dan mengunjungi rumah korban di Kecamatan Sematu Jaya, Rabu (9/8). Kedatangan petugas DP3APPKB ini tidak lain untuk memantau perkembangan kondisi korban.

Perwakilan dari DP3APP-KB Lamandau, Haseni mengatakan, ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya dari pihaknya dan bertujuan untuk memantau perkembangan korban dalam minggu sebelumnya.“Kita lihat perkembangan korban semakin membaik dibanding hari pertama lalu. Meski korban masih trauma yang mendalam atas kejadian menimpanya. Contohnya takut jika melihat banyak orang di sekitarnya,” ungkap Haseni,.

Menurut Haseni, Dinas DP3APPKB berjanji terus mengunjungi rumah korban guna memantau perkembangannya, agar benar-benar sembuh dari trauma mendalam.  Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lamandau, khususnya orangtua yang mempunyai anak di bawah umur untuk selalu menjaga dan mengawasi anak-anaknya. “Karena kejahatan tidak pernah memandang umur dan target utamanya,” pungkas Haseni.

Dalam kunjungan kedua itu, Haseni dan rombongan mencoba membujuk korban dengan membawakan hadiah seperti boneka dan alat sekolah. Alhasil melihat rombongan yang berseragam dinas korban enggan bertemu dan tegur sapa.Masih terlihat raut muka yang begitu sedih. Ibu korban memeluk korban karena tak pernah menyangka kalau anaknya menjadi korban pelecehan seksual. “Iya beginilah kondisi anak saya. Kalau melihat orang banyak apalagi yang bersegaram akan ketakutan dan jika dipaksa pasti dia menangis,” ujar Ibu korban.

Ibu korban menceritakan, anaknya masih takut dan malu ketika melihat banyak orang di sekelilingnya. Bahkan ke kamar tidur pun minta ditemani. Namun kondisinya membaik dibandingkan sebelumnya, sekarang sudah mau berteman dengan sanak saudara dan orang terdekat.“Sempat ingin sekolah lagi, tapi saya waktu diantar hanya sampai pintu gerbang sekolah, malah meminta pulang lagi. Menurutnya malu dan takut ditanya teman-temannya,”jelasnya. (alh/ang/dar)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 22:48
Pemkab Kapuaskuala

Bupati Bagikan 10 Sepeda Dalam Peringatan Hari Santri

KUALA KAPUAS–Ada yang berbeda saat peringatan Hari Santri Nasional ke- 2 Tahun 2017. Bupati Kapuas…

Senin, 23 Oktober 2017 22:41
Pemkab Mura

Telekomunikasi Desa Sangat Penting

PURUK CAHU-Telekomunikasi di desa terpencil sangat penting. Hal ini seharunya menjadi perhatian serius…

Senin, 23 Oktober 2017 22:36
Pemkab Batara

Barito Utara Peringati Hari Santri

MUARA TEWEH-Kabupaten Barito Utara (Batara) melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional III, di Pondok…

Senin, 23 Oktober 2017 22:33
Pemkab Batara

Dua Hari, PDAM Hentikan Distribusi

MUARA TEWEH-Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara) menghentikan…

Senin, 23 Oktober 2017 22:25
Pemkab Batara

Dana Pembantuan Mengalir ke Batara

MUARA TEWEH-Pekerjaan Pasar Dermaga Muara Teweh terus digenjot. Bahkan, progres bangunan sudah mencapai…

Senin, 23 Oktober 2017 13:20

Jaya Monong  Rayakan HUT Golkar Ke 53

KUALA KURUN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar acara peringatan…

Senin, 23 Oktober 2017 12:13
DPRD Bartim

Sinkronisasi Perlu, Agar Ada Pemilahan Sebelum Direalisasikan

TAMIANG LAYANG- Anggota DPRD Kabupaten Bartim, Mardianto mengingatkan, pemerintah daerah melalui OPD…

Senin, 23 Oktober 2017 12:07
DPRD Kapuas

Jangan Mudah Terpancing Isu

KUALA KAPUAS - Banyaknya isu-isu di media sosial menarik perhatian legislatif Kabupaten Kapuas. Salah…

Senin, 23 Oktober 2017 11:58
DPRD Seruyan

Dinkes Diminta Gencar Lakukan Sosialisasi Germas

KUALA PEMBUANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan diharapkan gencar melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat…

Senin, 23 Oktober 2017 11:54
Pemkab Gunung Mas

Waduh!!! Rumdin Guru Disalahfungsikan

KUALA KURUN - Rumah dinas (rumdin) guru di Kuala Kurun yang disalahfungsikan membuat Kepala Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .