MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 09 Agustus 2017 14:02
Lawan “Perampokan” SDA Kalteng
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Selama berpuluh-puluh tahun masyarakat Kalimantan, khususnya orang-orang Dayak terus termarjinalkan oleh kebijakan-kebijakan pemerintah pusat. Porsi pembangunan yang sangat tidak berimbang, membuat Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah mengalami ketertinggalan sangat jauh.

Sementara di lain pihak, selama berpuluh-puluh tahun itu pula, kekayaan alam Bumi Tambun Bungai terus dikeruk. Namun hasilnya sangat kecil yang bisa dinikmati masyarakat di daerah ini.

“Kini saatnya orang-orang Dayak harus bangkit untuk melawan ketidakadilan. Saatnya kekayaan alam Kalteng betul-betul untuk menyejahterakan masyarakat Kalteng,” tegas Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, belum lama ini.

Sebagai kepala daerah, kata Sugianto, dirinya bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng dan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki betul-betul untuk kemajuan daerah. 

“Jangan lagi kekayaan alam kita hanya untuk memperkaya orang atau pengusaha-pengusaha dari luar sana, apalagi pengusaha asing,” ujarnya.

Namun untuk mampu melakukan itu, lanjut Sugianto, dirinya sangat berharap dukungan dari semua pihak, khususnya para tokoh dan masyarakat, organisasi kemasyarakatan adat dan komponen lainnya.

Keberadaan lembaga-lembaga adat seperti Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), DAD dan organisasi kemasyarakatan adat di Kalteng, ujar dia, merupakan modal dasar dan kekuatan untuk mampu membangun Bumi Tambun Bungai demi terwujudnya Kalteng BERKAH.

Untuk itu, semua komponen yang ada itu, kata Sugianto, harus membangun sinergi yang saling mendukung. Sehingga tercipta kekuatan dan kekompakan melawan ketidakadilan terhadap Kalteng khususnya dan Kalimantan secara umum.

“Saya berjanji akan berada di barisan paling depan untuk melawan ketidakadilan terhadap Kalteng. Kita harus bangkit bersama-sama melawan “perampokan” kekayaan alam bumi Kalteng. Kita menyatakan sangat terbuka dengan investasi. Tapi kalau para investor itu ternyata tidak mau membantu membangun daerah, maka kita juga tidak segan untuk “mengusir” mereka,” tandas dia.

Lebih lanjut diakui gubernur, kebijakan-kebijakan pemerintah pusat selama ini banyak yang timpang terhadap Kalimantan, khususnya Kalteng, baik kebijakan anggaran maupun politik. Besarnya hasil kekayaan bumi Kalteng, tidak sebanding dengan yang kembali untuk membangun provinsi terbesar kedua di Indonesia ini.

“Banyak kebijakan-kebijakan yang selama ini membuat masyarakat Dayak dan kearifan lokalnya terus didesak. Akibat kebijakan yang tidak berpihak itu, kekayaan alam kita dieksploitasi hanya oleh segelintir pengusaha dari luar, namun tidak memberikan kontribusi apa-apa. Yang ditinggalkan hanya kerusakan alam kita,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Sugianto, dirinya bertekad untuk menuntut keadilan porsi pembangunan Bumi Tambun Bungai. (nto/c3/bud)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 21:29

Pelajar Tewas Diduga Dianiaya, Tubuh Penuh lebam dan Luka Memar di Leher

PALANGKA RAYA- Berita tewasnya Dwi Anggraini (14), warga Kompleks Bukit Ketimpun, cukup mengejutkan.…

Senin, 23 Oktober 2017 21:11

ASTAGA...! Sempat Terdengar Suara Teriakan, Pelajar SMP Terkapar dan Akhirnya Tewas

PALANGKA RAYA - Warga Kompleks Perumahan Bukit Ketimoun II, Jalan Tjilik Riwut Km 9 dikejutkan oleh…

Jumat, 20 Oktober 2017 14:11

PATUT DICONTOH ! Musim Mas Group Berikan Bonus

MUARA TEWEH- Perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit, Musim Mas Group, memberikan reward atau…

Rabu, 18 Oktober 2017 22:29

Tak Ada Penggusuran, Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA-Meski kepastian pemindahan ibu kota pemerintahan masih wacana. Sampai saat ini belum ada…

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…

Senin, 16 Oktober 2017 23:09

Angin Kencang, Stand Roboh Timpa Pengunjung

MUARA TEWEH – Hujan menguyur kota Muara Teweh disertai angin kencang, membuat tenda stand pameran…

Senin, 16 Oktober 2017 21:01

ASTAGA! Setelah Suara Letupan, Rektorat UPR Nyaris Hangus

PALANGKA RAYA-Akhir pekan di Kota Palangka Raya dihebohkan kebakaran hebat melahap mes dosen muda Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 20:59

GEGER..!! Mayat tanpa Kepala Terdampar di Bibir Pantai

SAMPIT-Warga Desa Pantai Ujung Pandaran mendadak geger. Hal ini dikarenakan dibibir pantai ditemukan…

Minggu, 15 Oktober 2017 15:56

NGERI!!! Semua Kasek Bisa Jadi Tersangka

PALANGKA RAYA-Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Palangka Raya, BS kembali buka suara. Kali ini, ia bersoloroh…

Selasa, 10 Oktober 2017 21:15

Mayat Karyawan Perusahaan Nyangkut di Kayu

MUARA TEWEH –  Warga Muara Pari Kecamatan Lahei, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .