MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah
Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai
Tampak kondisi rumah warga di Keluarahan Padang, Kecamatan Sukamara yang rata dengan tanah pascakebakaran. //FOTO : ENNY/KALTENG POS

PROKAL.CO, Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (30/7) itu juga menyisakan kisah pilu bagi para korbannya. Apalagi sebagian korban yang merasa dirugikan sempat akan melakukan upaya hukum kepada pemilik rumah tempat api berasal.

 ENNY CHORNIAWATI, Sukamara

Setidaknya ada 15 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban dalam kebakaran itu. Pasalnya dalam satu rumah bisa dihuni dua sampai tiga KK sekaligus. Sehingga jumlah KK yang menjadi korban lebih banyak dibanding jumlah rumah. Kemarahan sebagian pemilik rumah sempat memuncak saat mengetahui api diduga kuat berasal dari rumah yang ditempati Riah (50). Wanita paruh baya yang menjadi tertuduh tersebut hanya bisa pasrah menghadapi kemarahan warga lain. Apalagi dia juga ikut menjadi korban. Rumah yang ditinggali selama ini juga rata dengan tanah.

Warga bernama Iyan Injui mengatakan, api pertama kali terlihat dari dapur rumah milik Riah. Namun dirinya tidak berani memastikan apa penyebab sehingga terjadi kebakaran. “Untuk kepastaian penyebabnya saya tidak berani, itu polisi yang memastikan, tapi memang waktu saya tiba di lokasi namun api sudah membesar,” ujar Riah, Selasa (8/8).

Para korban yang rumahnya habis terbakar merasa tidak terima dan sepakat untuk menuntut pemilik rumah yang diduga tempat asal api. Namun niat tersebut urung dilakukan lantaran pihak kepolisian mengajak warga untuk berunding dan berdamai.

Kapolres Sukamara AKBP Rade M Sinambela SIK MH melalui Kasatreskrim IPTU Lajun SR Sianturi SIK menerangkan, pihaknya telah memanggil sejumlah saksi mata termasuk para korban untuk dimintai keterangan. Hanya saja hingga kini masih belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan dari kayu tersebut.  “Kami sudah panggil sejumlah saksi dan korban untuk dimintai keterangannya guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kami juga berkonsultasi dengan tim forensik laboratorium dari Surabaya namun hingga saat ini masih menunggu hasilnya,” ungkap kasat.

Lajun mengungkapkan meski para korban telah sepakat untuk berdamai dan tidak saling menuntut, namun proses hukum tetap berjalan. “Proses di kepolisian masih berlanjut dan buktinya masih tahap penyelidikan, sambil menunggu hasil dari labnya,” pungkasnya. (ang/dar)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 20:12

Melihat Mobil Perpustakaan Keliling Pemkab Bartim

Bentuknya cukup kuno, memanjang dengan warna putih polos. Berbagai perlengkapan seperti air conditioner…

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional

Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal

Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun…

Senin, 13 November 2017 07:31
Melihat Lebih Dekat Bangunan Relokasi Nelayan Ujung Pandaran

80 Rumah Siap Huni, Warga Masih Enggan Menempati

Hingga saat ini bangunan rumah yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang…

Sabtu, 11 November 2017 07:47
Ketika Pelanggan Tidak Mau Bayar “Jasa Cinta”

Perempuan Bertato Ditusuk, Barang Berharga Dijarah

Seorang perempuan inisial ST (40) berlumuran darah di sekujur tubuhnya, perempuan bertato yang diduga…

Rabu, 08 November 2017 07:30
Ketika Warga Menagih Kompensasi Lahan Plasma

Portal Jalan Perusahaan, Polres Fasilitasi Mediasi

Persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat masih saja terjadi, seperti di Kabupaten Lamandau.…

Senin, 06 November 2017 10:55
Ketika Transportasi Sungai Mulai Hilang Ditelan Zaman

Drag Alkon dan Getek Menggairahkan Pariwisata Kobar

Seiring dengan perkembangan jaman, moda tansportasi sungai kini mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat…

Sabtu, 04 November 2017 06:56
Ketika Pengguna Obat Terlarang Terjaring dalam Penggerebekan

Parah! Bandar Jualan Zenith Seperti Jual Sembako

Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim), tidak hanya membekuk bandar zenith atau obat…

Jumat, 27 Oktober 2017 09:30
Melihat Perkiraan BMKG Terkait Kondisi Cuaca di Kotim

Ada Titik Panas Terdeteksi, Hujan Es Bisa Terjadi Lagi

Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan sekitarnya mengalami masa peralihan…

Rabu, 25 Oktober 2017 08:32
Cara Polres Kotim Memberantas Peredaran Narkoba

Wajib! Perwira dan Anggota Dites Urine

Tingkat peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) benar-benar  membuat…

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:50
Mengintip “Mobil Goyang” di Kawasan Sport Center

Pasangan Mesum Kepergok, Ceweknya Istri ASN, Cowoknya Sopir Travel

Keberadaan mobil yang terparkir di kawasan Sport Center Pangkalan Bun, tampaknya membuat aparat penegak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .