MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)
Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari
Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun dan rombongan manajemen Kalteng Pos saat mengunjungi koran terbesar di Jepang, Asahi Simbhun, Kamis (6/8) lalu. (ROHAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji Xerox, Ricoh, GS Yuasa, Konica dan masih ada banyak lagi perusahaan raksasa di Jepang. Mesin dengan teknologi mutakhir tersedia. Asahi Simbhun sebagai perusahaan media cetak terbesar di Jepang, memang terkena dampak dari semakin canggih dan mudahnya teknologi mengakses informasi berita. Tapi, bukan budaya mereka menyerah begitu saja. Mereka justru menghadapi gempuran itu. Mampu. Tetap mencetak jutaan koran setiap pagi dan sore.

ALBERT M SHOLEH, Palangka Raya

SIAPAPUN tentu ingin memiliki gadget (gawai) super canggih. Mudahnya mengakses informasi berita dari smartphone di genggaman tangan, bisa membuat siapa saja malas memegang koran. Apalagi membacanya. Tetapi, Jepang tidak mengenal budaya malas.

Berkunjung ke negeri matahari terbit, Jepang, menjadi kesempatan langka bagi direksi dan manajemen Kalteng Pos. Menimba ilmu ke Asahi Simbhun, koran terbesar di sana, pun tidak bisa dilakukan setiap saat. Pengalaman sangat berharga mengetahui cara Asahi Simbhun tetap eksis sampai saat ini.

Terus berkembangnya teknologi informasi memang berpengaruh bagi koran. Asahi Simbhun kini mencetak cuma 6,6 juta eksemplar setiap pagi dan 2,01 juta setiap sore. Jumlah itu turun 30 persen dari sebelumnya.

Namun, tingginya budaya baca dan hidup simpel yang serba cepat di Jepang, justru membuat bisnis koran terus langgeng. “Koran bisa dibaca di mana saja. Simpel. Cepat. Koran bisa dibuka dan dibaca kapan saja tanpa menunggu menyalakan gadget,” ucap Uono, Kepala Percetakan Asahi Printech kepada rombongan Kalteng Pos dipimpin Direktur HM Wahyudie F Dirun, Kamis (3/8) lalu. 

Tentu saja Asahi Simbhun yang sudah berusia 130 tahun itu tidak lantas pasrah begitu saja. Mereka punya cara. Terus membudayakan koran lebih memiliki nilai berita yang tidak bisa didapat khususnya dari informasi di media sosial.

Dua dara manis yang saat itu menerima rombongan Kalteng Pos, Saiki dan Okigawa juga menjelaskan kokohnya perusahaan media massa mereka. Asahi Simbhun memiliki 2.300 reporter yang bertugas tak sekadar meliput dan menulis berita. Dibagi pos masing-masing seperti politik, budaya, olahraga dan hiburan, juga didukung dengan penggunaan tinta ramah lingkungan (ISO 1401) untuk kualitas terbaik sebuah koran.

Banyak cara lainnya digunakan perusahaan media pemilik 7.400 karyawan tersebut. Untuk memancing pembaca koran cetak, Asahi Simbhun menerbitkan dan mengedarkan berita kilas, yang akan dilengkapi pada edisi cetak pagi maupun sore. Mencetak berita kilas berisikan kejadian luar biasa, tujuannya agar tidak ketinggalan dengan televisi dan radio maupun media online yang mereka juga mengelolanya.

Usai tanya jawab dan diskusi dipandu pemandu wisata sekaligus penerjemah, Yoko Kadomari, rombongan Kalteng Pos; Direktur HM Wahyudie F Dirun bersama Pemimpin Redaksi Albert M Sholeh, Manajer Keuangan Ady Cahyo, Manajer Pemasaran M Ismail, Manajer Umum Relly Ernawati, General Manager EO Rohansyah, H Suyanto, Wakil Manajer Keuangan Yushinta Dewi, Wakil Manajer Iklan Siti Fauziah, Direktur Palangka Ekspres Heronika Rahan, General Manager Palangka Ekspres Topan Nanyan dan Pemimpin Redaksi Prokal Abdillah diberi kesempatan keliling melihat proses cetak dengan mesin koran super canggih Asahi Printech di Kota Setagaya.

Sekilas mengetahui proses cetak sampai dua model distribusi via truk dan loper, menjadi oleh-oleh dari Negeri Sakura yang bisa dijadikan penambah motivasi dan semangat bekerja, seperti orang Jepang. (bersambung/nto)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .