MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 07 Agustus 2017 13:59
Antisipasi Gizi Buruk, Pemkab Finalisasi Progam RADPG
Kepala Bappeda Kapuas, Yan Hendri Ale, saat memimpin pertemuan koordinasi finalisasi dokumen RADPG 2016-2020, bersama para pemangku kepentingan beberapa instansi serta lembaga swadaya masyarakat yang terlibat kampanye gizi nasional, IMAWH dan MCAI di Aula Bappeda Kapuas, pekan lalu. (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS - Permasalahan gizi buruk tentu hal yang sangat dihindari di setiap daerah. Kabupaten Kapuas menjadi kabupaten yang turut memperhatikan hal tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi gizi buruk bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi dengan Interchurch Medical Association (IMA) World Health (WH) didukung Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) untuk finalisasi dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG) 2016-2020.

Itu dilakukan dengan para pemangku kepentingan dari pemerintah, PKBI Kalteng, LDP, dan Lembaga Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LPAM), di kantor Bappeda Kabupaten Kapuas pada Jumat (4/8).

“Selain sebagai bukti keseriusan pemerintah, Dokumen RAD-PG, sangat penting bagi acuan penanganan gizi buruk dan stunting yang terjadi di

Menurut survey kesehatan dasar Tahun 2013 oleh Kemenkes RI, jumlah anak stunting di Kapuas, mencapai 45,2 persen. Sementara untuk keseluruhan Kalimantan Tengah menacapai 39,6 persen dan di tingkat nasional 37 persen. Diketahui juga dari 24,5 juta balita di Indonesia, sedikitnya 9,2 juta yang terdeteksi stunting.

“Stunting pada anak karena beberapa hal. Terbatas dan kurangnya ragam makanan yang diberikan. Ibunya kurang gizi, tidak ASI eksklusif, perilaku buang air besar di ruang terbuka, kurangnya ketersediaan pangan rumah tangga, dan lemahk dukungan kebijakan pemerintah,”  terang Yan. 

Dijelaskan, Pemkab Kapuas sejak awal Tahun 2016 bersama PKBI Kalteng, LPAM dan LDP, didukung IMA World Health yang bekerjasama dengan MCAI, sebenarnya telah menggodok dokumen RADPG. Hanya saja hingga kini, belum juga selesai.

Dia menilai RADPG penting bagi program penanganan gizi buruk yang menyambung dengan rencana di tingkat provinsi dan pusat, termasuk masalah penganggarannya.

Sementara itu, Direktur PKBI Kalteng Mirhan Muhammad, menilai kasus stunting, selain karena kurangnya gizi, kemiskinan, rendahnya kesehatan lingkungan, juga karena belum optimalnya kerjasama lintas sektor dan program. Lemahnya partisipasi masyarakat, dan keterbatasan akses keluarga miskin terhadap pangan dan layanan kesehatan dasar, bagian dari akar masalah yang harus ditangani dalam RAD-PG untuk mengatasi stunting,” ujarnya.  

Menurut dia, pangan dan gizi sangat menentukan kualitas SDM Kapuas di masa mendatang, mempengaruhi kemampuan daya saing masyarakat Kapuas dari tingkat lokal, nasional, hingga global. Sehingga, RADPG diharapkan bisa menyinergikan pembangunan pangan, sektor ekonomi dan gizi dari hulu sampai ke hilir.

“Dari seluruh kabupaten di Kalteng, baru Kabupaten Kapuas yang sudah mulai menginisiasi RADPG. Dan dari seluruh kabupaten di Indonesia, baru 3 kabupaten yang menginisiasi RAD-PG yakni Kabupaten Kapuas (Kalteng), Kabupaten Landak (Kalbar), serta Kabupaten Ogan Komiring Ilir (Sumsel),” katanya. (ono/ila/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 05:55

NAH LHO ! Oknum ASN Gumas Kena OTT di Warung, Barbuknya Rp5 Juta

KUALA KURUN-Ada-ada saja ulah oknum pegawai negeri yang satu ini. Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Sabtu, 24 Februari 2018 05:40

Pemilik Lahan Diperiksa, Wakapolda Instruksikan Mapping Lahan

PANGKALAN BUN-Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi perhatian banyak…

Sabtu, 24 Februari 2018 05:34

Terima Kasih Telah Menjadi Mitra, Kami Terbantu dan Puas

SEBANYAK 93 kepala desa (Kades) se-Barito Utara (Batara) menyerbu Gedung Biru Kalteng Pos di Jalan Tjilik…

Sabtu, 24 Februari 2018 05:14
Pemkab Seruyan

Dukung Pemkab Buka Lowongan Tenaga Dokter

KUALA PEMBUANG-Pembukaan lowongan penerimaan tenaga dokter yang direncanakan pihak Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 24 Februari 2018 05:08

Pembangunan Jalan Penghubung Sepanjang 97 Km Dalam Proses Lelang

SAMPIT-Pembuatan jalan penghubung di tiga kecamatan seberang Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 24 Februari 2018 05:01

TNI-Polri Patroli Dialogis, Ini Sasarannya

SAMPIT-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah di kotawaringin, membuat TNI-Polri di…

Sabtu, 24 Februari 2018 04:48

Gerebek Penghuni Barak, Ditemukan 3 Paket Sabu

KASONGAN–Warga Jalan Palangka Raya RT 06 Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir mendadak…

Sabtu, 24 Februari 2018 04:41

Polwan Berparas Cantik Ini Rela Memasangkan Masker ke Pengendara

PANGKALAN BUN-Kunjungan Kerja Wakapolda Kalteng Kombes Pol. Dedi Prasetyo bersama Direskrimsus, Dir…

Jumat, 23 Februari 2018 11:43

Untuk CSR, PT MUTU Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

PALANGKA RAYA- Untuktanggungjawabsosialperusahaanatau Corporate Social Responsibility (CSR) jugasudahdilaksanakanoleh…

Jumat, 23 Februari 2018 11:41

KEREN…! Serapan Tenaga Kerja Lokal PT MUTU Capai 70 Persen

PALANGKA RAYA- Manajemen PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) berkunjung ke Gedung Biru KaltengPos, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .