MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 07 Agustus 2017 13:59
Antisipasi Gizi Buruk, Pemkab Finalisasi Progam RADPG
Kepala Bappeda Kapuas, Yan Hendri Ale, saat memimpin pertemuan koordinasi finalisasi dokumen RADPG 2016-2020, bersama para pemangku kepentingan beberapa instansi serta lembaga swadaya masyarakat yang terlibat kampanye gizi nasional, IMAWH dan MCAI di Aula Bappeda Kapuas, pekan lalu. (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS - Permasalahan gizi buruk tentu hal yang sangat dihindari di setiap daerah. Kabupaten Kapuas menjadi kabupaten yang turut memperhatikan hal tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi gizi buruk bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi dengan Interchurch Medical Association (IMA) World Health (WH) didukung Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) untuk finalisasi dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG) 2016-2020.

Itu dilakukan dengan para pemangku kepentingan dari pemerintah, PKBI Kalteng, LDP, dan Lembaga Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LPAM), di kantor Bappeda Kabupaten Kapuas pada Jumat (4/8).

“Selain sebagai bukti keseriusan pemerintah, Dokumen RAD-PG, sangat penting bagi acuan penanganan gizi buruk dan stunting yang terjadi di

Menurut survey kesehatan dasar Tahun 2013 oleh Kemenkes RI, jumlah anak stunting di Kapuas, mencapai 45,2 persen. Sementara untuk keseluruhan Kalimantan Tengah menacapai 39,6 persen dan di tingkat nasional 37 persen. Diketahui juga dari 24,5 juta balita di Indonesia, sedikitnya 9,2 juta yang terdeteksi stunting.

“Stunting pada anak karena beberapa hal. Terbatas dan kurangnya ragam makanan yang diberikan. Ibunya kurang gizi, tidak ASI eksklusif, perilaku buang air besar di ruang terbuka, kurangnya ketersediaan pangan rumah tangga, dan lemahk dukungan kebijakan pemerintah,”  terang Yan. 

Dijelaskan, Pemkab Kapuas sejak awal Tahun 2016 bersama PKBI Kalteng, LPAM dan LDP, didukung IMA World Health yang bekerjasama dengan MCAI, sebenarnya telah menggodok dokumen RADPG. Hanya saja hingga kini, belum juga selesai.

Dia menilai RADPG penting bagi program penanganan gizi buruk yang menyambung dengan rencana di tingkat provinsi dan pusat, termasuk masalah penganggarannya.

Sementara itu, Direktur PKBI Kalteng Mirhan Muhammad, menilai kasus stunting, selain karena kurangnya gizi, kemiskinan, rendahnya kesehatan lingkungan, juga karena belum optimalnya kerjasama lintas sektor dan program. Lemahnya partisipasi masyarakat, dan keterbatasan akses keluarga miskin terhadap pangan dan layanan kesehatan dasar, bagian dari akar masalah yang harus ditangani dalam RAD-PG untuk mengatasi stunting,” ujarnya.  

Menurut dia, pangan dan gizi sangat menentukan kualitas SDM Kapuas di masa mendatang, mempengaruhi kemampuan daya saing masyarakat Kapuas dari tingkat lokal, nasional, hingga global. Sehingga, RADPG diharapkan bisa menyinergikan pembangunan pangan, sektor ekonomi dan gizi dari hulu sampai ke hilir.

“Dari seluruh kabupaten di Kalteng, baru Kabupaten Kapuas yang sudah mulai menginisiasi RADPG. Dan dari seluruh kabupaten di Indonesia, baru 3 kabupaten yang menginisiasi RAD-PG yakni Kabupaten Kapuas (Kalteng), Kabupaten Landak (Kalbar), serta Kabupaten Ogan Komiring Ilir (Sumsel),” katanya. (ono/ila/nto)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 12:53
DPRD Pulpis

Masalah Anggaran Desa Jangan Disepelekan

PULANG PISAU - Sejumlah desa di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) belum menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:46
DPRD Seruyan

Dukung Pengembangan Tanaman Jengkol

KUALA PEMBUANG - Pengembangan tanaman jengkol yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Seruyan dinilai dapat…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:38
DPRD Gunung Mas

Dewan Meminta Pengawsan TKA Diperketat

KUALA KURUN - Kehadiran tenaga kerja asing (TKA) pada suatu perusahaan, memang dirasa sangat membantu.…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:29
Pemkab Pulang Pisau

Bupati Apresiasi Pelaksanaan Bersih Desa

PULANG PISAU ­- Di tengah kesibukannya, Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo menyempatkan…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:25
Pemkab Katingan

Tenaga Linmas Minim

KASONGAN- Seluruh warga Kabupaten Katingan diminta mengaktifkan kembali Siskamling. Baik di tingkat…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:16

Semua Camat se Kotim Dikumpulkan, Ada Apa Ya…?

SAMPIT-Tinggal dua hari lagi, pesta demokrasi tingkat desa akan digelar. Agar tidak ada permasalahan…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:46

Pemberian ASI Eksklusif Meningkatkan Generasi Sehat dan Cerdas

SUKAMARA – Meningkatkan pengetahuan dalam pola asuh anak sangat penting. Karena itu, orang tua…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:39

Lamandau Serius Kembangkan Perpustakaan

NANGA BULIK - Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Lamandau melaksanakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:29

Melanggar Aturan, 12 Pelanggar Ditilang

NANGA BULIK – Razia gabungan yang dilaksanakan Dinas Perhubungan, Sat Pol PP dan Satlantas Polres…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:23

Bupati Kobar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Korp Paskhas

PANGKALAN BUN - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara ke-70 Tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .