MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 07 Agustus 2017 13:59
Antisipasi Gizi Buruk, Pemkab Finalisasi Progam RADPG
Kepala Bappeda Kapuas, Yan Hendri Ale, saat memimpin pertemuan koordinasi finalisasi dokumen RADPG 2016-2020, bersama para pemangku kepentingan beberapa instansi serta lembaga swadaya masyarakat yang terlibat kampanye gizi nasional, IMAWH dan MCAI di Aula Bappeda Kapuas, pekan lalu. (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS - Permasalahan gizi buruk tentu hal yang sangat dihindari di setiap daerah. Kabupaten Kapuas menjadi kabupaten yang turut memperhatikan hal tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi gizi buruk bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi dengan Interchurch Medical Association (IMA) World Health (WH) didukung Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) untuk finalisasi dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG) 2016-2020.

Itu dilakukan dengan para pemangku kepentingan dari pemerintah, PKBI Kalteng, LDP, dan Lembaga Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LPAM), di kantor Bappeda Kabupaten Kapuas pada Jumat (4/8).

“Selain sebagai bukti keseriusan pemerintah, Dokumen RAD-PG, sangat penting bagi acuan penanganan gizi buruk dan stunting yang terjadi di

Menurut survey kesehatan dasar Tahun 2013 oleh Kemenkes RI, jumlah anak stunting di Kapuas, mencapai 45,2 persen. Sementara untuk keseluruhan Kalimantan Tengah menacapai 39,6 persen dan di tingkat nasional 37 persen. Diketahui juga dari 24,5 juta balita di Indonesia, sedikitnya 9,2 juta yang terdeteksi stunting.

“Stunting pada anak karena beberapa hal. Terbatas dan kurangnya ragam makanan yang diberikan. Ibunya kurang gizi, tidak ASI eksklusif, perilaku buang air besar di ruang terbuka, kurangnya ketersediaan pangan rumah tangga, dan lemahk dukungan kebijakan pemerintah,”  terang Yan. 

Dijelaskan, Pemkab Kapuas sejak awal Tahun 2016 bersama PKBI Kalteng, LPAM dan LDP, didukung IMA World Health yang bekerjasama dengan MCAI, sebenarnya telah menggodok dokumen RADPG. Hanya saja hingga kini, belum juga selesai.

Dia menilai RADPG penting bagi program penanganan gizi buruk yang menyambung dengan rencana di tingkat provinsi dan pusat, termasuk masalah penganggarannya.

Sementara itu, Direktur PKBI Kalteng Mirhan Muhammad, menilai kasus stunting, selain karena kurangnya gizi, kemiskinan, rendahnya kesehatan lingkungan, juga karena belum optimalnya kerjasama lintas sektor dan program. Lemahnya partisipasi masyarakat, dan keterbatasan akses keluarga miskin terhadap pangan dan layanan kesehatan dasar, bagian dari akar masalah yang harus ditangani dalam RAD-PG untuk mengatasi stunting,” ujarnya.  

Menurut dia, pangan dan gizi sangat menentukan kualitas SDM Kapuas di masa mendatang, mempengaruhi kemampuan daya saing masyarakat Kapuas dari tingkat lokal, nasional, hingga global. Sehingga, RADPG diharapkan bisa menyinergikan pembangunan pangan, sektor ekonomi dan gizi dari hulu sampai ke hilir.

“Dari seluruh kabupaten di Kalteng, baru Kabupaten Kapuas yang sudah mulai menginisiasi RADPG. Dan dari seluruh kabupaten di Indonesia, baru 3 kabupaten yang menginisiasi RAD-PG yakni Kabupaten Kapuas (Kalteng), Kabupaten Landak (Kalbar), serta Kabupaten Ogan Komiring Ilir (Sumsel),” katanya. (ono/ila/nto)


BACA JUGA

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…

Rabu, 25 April 2018 06:27

Jaga Kesamaptaan Jasmani

BUNTOK-dimana pun bertugas, prajurit TNI dituntut memiliki kesamaptaan jasmani yang baik. Hal ini untuk…

Rabu, 25 April 2018 06:20

Kodim dan BPTP Percepat Gerakan Tanam Padi

PANGKALAN BUN- Salah satu kunci keberhasilan sistem dalam mencapai tugas pokok adalah sinergitas. Hal…

Rabu, 25 April 2018 06:15

Perkuat Sinergitas untuk Kejayaan Negeri

PALANGKA RAYA- Sinergi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, namun tapi terkadang sulit diterapkan.…

Rabu, 25 April 2018 06:10

BANJIR di Muara Teweh Mengkhawatirkan

MUARA TEWEH- Prajurit TNI dan Polri menunjukan jiwa kepedulian terhadap rakyat saat membantu proses…

Rabu, 25 April 2018 06:03

Fairid-Umi Adakan Pengobatan Gratis

PALANGKA RAYA- Aksi nyata untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya kembali dilakukan Fairid Naparin-Hj…

Rabu, 25 April 2018 05:57

Aries-Fawzi Siap Tangani ODGJ

PALANGKA RAYA-Salah satu program calon wali kota Aries Marcorius Narang dan calon wakil wali kota Habib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .