MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 06 Agustus 2017 08:59
Cuaca Ekstrem, Nelayan Tidak Berani Melaut
Perahu nelayan memilih tidak melaut disebabkan cuaca hingga saat ini masih buruk. //RUSLI/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT- Minimnya peralatan yang digunakan nelayan di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit berimbas pada hasil pendapatan penangkapan ikan.  Hal itu lantaran, kondisi cuaca di laut terkadang berubah, sehingga nelayan dengan menggunakan perahu kecil tidak berani terlalu jauh untuk menangkap ikan.“Sekarang ini ikan sulit ditangkapan. Semua itu disebabkan karena kondisi cuaca yang terkadang berubah. Sedangkan peralatan yang dimiliki tidak mampu pergi kedasar laut dengan situasi cuaca buruk,” kata Yulhairi, seorang nelayan tinggal di desa tersebut, Jumat (4/8).

Dia menyebutkan, perairan laut Kotim masih banyak ikan-ikan yang cukup besar, namun karena jangkauan kapal nelayan tidak memadai, sehingga mereka tidak bisa menangkap ikan di dasar laut saat cuaca yang kerap kali berubah.“Biasanya nelayan di sini tidak sampai di dasar laut untuk menangkap ikan, takut ombak yang cukup besar,” tandasnya.

Yulhairi mengatakan, beberapa bulan terakhir nelayan di desa ini lebih banyak tidak melaut, karena cuaca ekstrem sering melanda daerah ini. “Kita tidak berani kelaut kalau cuaca buruk, karena gelombang tinggi disertai angin kencang,” ujarnya.

Karena itu, sebagian nelayan terpaksa banting setir berhenti melaut dan beralih menjadi petani padi. Sebab, menanam padi di sawah hasilnya jelas dari pada mencari ikan di cuaca tidak menentu sekarang.“Kalau cuaca esktrem seperti sekarang ini hasil tangkapan kadangkala tidak bisa menutupi biaya operasional saat berangkat ke laut. Akibatnya, kondisi ekonomi keluarga semakin tak menentu,” tandasnya. (sli/ala/dar)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 11:17

OMG...! Jalan Rusak, Warga Melahirkan di Atas Pikap

SAMPIT-Kerusakan yang terjadi di jalan poros menuju Kecamatan Antang Kalang masih menjadi pemandangan…

Minggu, 20 Agustus 2017 11:08

Anggaran Harus Dialokasikan dengan Tepat, Efektif dan Efisien

SUKAMARA-Pembangunan yang dilaksanakan selama ini harus direncanakan dengan matang dan baik. Selain…

Minggu, 20 Agustus 2017 10:46

Meriah Euy...! Ribuan Peserta Ramaikan Karnaval

PANGKALAN BUN-Puncak peringatan hari kemerdekaan memang telah berlalu, namun suasana dan semangat kemeriahan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:00

Ketinggian Air di Wilayah Kecamatan Murung Bertambah 70 Centimeter

PURUK CAHU - Memasuki hari kedua, banjir di puluhan Desa di lima Kecamatan di Kabupaten Murung Raya…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:45

Warga Panik, Api Muncul di Lahan Kosong Depan SPBU

SUKAMARA - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi dan sempat membuat warga di Desa Natai Sedawak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:41

Pelaku Wisata Harus Memahami Kebutuhan Wisatawan

SAMPIT- Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur membangun pariwisata, perlu dukungan semua…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:36

Pegawai Kotrak akan Dipecat, ASN akan Dimutasi

SAMPIT-Bupati Kotim, H Supian Hadi SIKom mengancam akan memecat pegawai di lingkungan Dinas Kependudukan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:30

Potensi yang Dimiliki Napi Modal Utama saat Bebas dari Lapas

SAMPIT-Bupati Kotim, H Supian Hadi SIKom memuji dan memberikan apresiasi hasil karya kerajinan tangan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:25

Doa Bersama Mampu Memperkuat Rasa Nasionalisme

SAMPIT-Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur mengapresiasi gerakan nasional doa bersama 171717 yang…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:32
Pemkab Katingan

Kendaraan Dinas Harus Dijaga Dengan Baik

KASONGAN - Untuk membantu pelaksanaan tugas di lapangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Katingan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .