MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 06 Agustus 2017 08:59
Cuaca Ekstrem, Nelayan Tidak Berani Melaut
Perahu nelayan memilih tidak melaut disebabkan cuaca hingga saat ini masih buruk. //RUSLI/KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT- Minimnya peralatan yang digunakan nelayan di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit berimbas pada hasil pendapatan penangkapan ikan.  Hal itu lantaran, kondisi cuaca di laut terkadang berubah, sehingga nelayan dengan menggunakan perahu kecil tidak berani terlalu jauh untuk menangkap ikan.“Sekarang ini ikan sulit ditangkapan. Semua itu disebabkan karena kondisi cuaca yang terkadang berubah. Sedangkan peralatan yang dimiliki tidak mampu pergi kedasar laut dengan situasi cuaca buruk,” kata Yulhairi, seorang nelayan tinggal di desa tersebut, Jumat (4/8).

Dia menyebutkan, perairan laut Kotim masih banyak ikan-ikan yang cukup besar, namun karena jangkauan kapal nelayan tidak memadai, sehingga mereka tidak bisa menangkap ikan di dasar laut saat cuaca yang kerap kali berubah.“Biasanya nelayan di sini tidak sampai di dasar laut untuk menangkap ikan, takut ombak yang cukup besar,” tandasnya.

Yulhairi mengatakan, beberapa bulan terakhir nelayan di desa ini lebih banyak tidak melaut, karena cuaca ekstrem sering melanda daerah ini. “Kita tidak berani kelaut kalau cuaca buruk, karena gelombang tinggi disertai angin kencang,” ujarnya.

Karena itu, sebagian nelayan terpaksa banting setir berhenti melaut dan beralih menjadi petani padi. Sebab, menanam padi di sawah hasilnya jelas dari pada mencari ikan di cuaca tidak menentu sekarang.“Kalau cuaca esktrem seperti sekarang ini hasil tangkapan kadangkala tidak bisa menutupi biaya operasional saat berangkat ke laut. Akibatnya, kondisi ekonomi keluarga semakin tak menentu,” tandasnya. (sli/ala/dar)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 11:43

Untuk CSR, PT MUTU Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

PALANGKA RAYA- Untuktanggungjawabsosialperusahaanatau Corporate Social Responsibility (CSR) jugasudahdilaksanakanoleh…

Jumat, 23 Februari 2018 11:41

KEREN…! Serapan Tenaga Kerja Lokal PT MUTU Capai 70 Persen

PALANGKA RAYA- Manajemen PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) berkunjung ke Gedung Biru KaltengPos, Kamis…

Jumat, 23 Februari 2018 09:46

Berkedok Jual Air Isi Ulang, Ternyata Jual Arak Putih

PANGKALAN BUN-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 23 Februari 2018 09:33

ALHAMDULILAH ! Perajurit Kini Mudah Memiliki Rumah, Ini Lho Programnya

PANGAKALAN BUN-Mindset kebanyakan orang tentang parjurit TNI yang harus bertugas selama 10 tahun baru…

Jumat, 23 Februari 2018 09:09

Mendadak Hilang saat Membersihkan Ikan, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SAMPIT-Warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga mendadak gempar. Seorang warga bernama Sri…

Jumat, 23 Februari 2018 09:03

Wujudkan Kesadaran, Jangan Membakar Lahan

SUKAMARA – Jajaran kepolisian terus melakukan patroli dan memberikan himbauan kepada masyarakat…

Jumat, 23 Februari 2018 08:55
Setahun Jaring 23 Perokok di Perkantoran dan Pasar

Masih Ada Oknum yang Merokok Sembarangan

NANGA BULIK-Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lamandau nomor 22 Tahun 2015 tentang Kawasan…

Jumat, 23 Februari 2018 08:51

Gaji Honor dan Pegawai Dilakukan dengan Transaksi Non Tunai

NANGA BULIK-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lamandau tindaklanjut dari kebijakan…

Jumat, 23 Februari 2018 08:43

WASPADA ! Diselimuti Kabut Asap di Sejumlah Titik

PANGKALAN BUN-Tim Relawan kemanusiaan yang tergabung di Sahabat Cepat Tanggap (SCT) Kalteng melakukan…

Jumat, 23 Februari 2018 08:36

Gelontorkan Anggaran Rp 1 Miliar untuk MTQ

PANGKALAN BANTENG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat, menggelontorkan anggaran sebesar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .