MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 04 Agustus 2017 10:43
JIka Terpilih, H Aprian Noor - Susilo Janjikan Bangun Jembatan Gantung
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati H Aprian Noor SSos (tiga dari kiri) dan Susilo SE MM (dua dari kiri) saat bersama-sama menghadiri acara adat di Desa Tahujan Unto, Kecamatan Tanah Siang Selatan Kabupaten Mura. Pasang ini optimis bisa memenangkan Pilkada 2018 mendatang. //FOTO : H APRIAN NOOR FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PURUK CAHU - Tidak hanya fokus akan pembangunan infrastruktur dari tingkat Desa saja, pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Murung Raya (Mura) periode 2018-2023 H Aprian Noor SSos dan Susilo SE MM juga tidak mengesampingkan pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan.

Seperti rencana pembangunan Jembatan Gantung penghubung Beriwit Kota Puruk Cahu dengan Puruk Cahu Seberang yang terbelah oleh Sungai Barito. Pasang H Aprian Noor dan Susilo menilai bahwa jauhnya jangkauan masyarakat Beriwit Kota Puruk Cahu menuju ke Puruk Cahu Seberang, padahal dua Kelurahan ini hanya berseberangan saja lantaran dibelah oleh Sungai Barito.

"Begitu sebaliknya masyarakat Kelurahan Puruk Cahu atau Puruk Cahu Seberang jika hendak ke Beriwit Kota Puruk Cahu harus berputar melewati Bahitom dan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor memakan waktu 45 menit atau sekitar 30 kilometer," ungkap H Aprian Noor kepada Kalteng Pos, Senin (31/7).

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Barito Utara ini, yang terjadi sekarang jika masyarakat ingin jarak tempuh yang dekat harus menggunakan jasa penyeberangan kelotok. "Mungkin untuk sepeda motor bisa dinaikan dibatas kelotok, sementara bagaimana untuk mereka yang menggunakan mobil kecil. Jelas mereka harus memutar melewati jembatan Merdeka di Bahitom," ujarnya.

Nah jika dipercaya dan dipilih oleh masyarakat nantinya, kata H Apri, pasang H Aprian Noor dan Susilo ini akan menjawab atas keluhahan dan keinginan masyarakat tersebut dengan membangun jembatan Gantung."Teknisnya jembatan gantung tersebut diperuntukan untuk sepeda motor dan mobil kecil seperti avansa, inova dan sebagainya namun tidak diperuntukan untuk kendaraan besar seperti truk," jelasnya lagi.

Jika itu terwujud, lanjut mantan Ketua DPRD Barito Utara periode 2009-2014 ini, maka sangat membantu ekonomi masyarakat, semakin menggeliatnya usaha kecil masyatakat (UKM) serta menghamat biaya yang sebelumnya memakan biaya cukup besar.

"Misal saja anak-anak kita yang sekolah di kota puruk cahu, mereka menggunakan jasa kelotok perjalanan pulang dan pergi dari Puruk Cahu Seberang ke Kota Puruk Cahu setiap harinya harus mengeluarkan biaya Rp 20 ribu untuk transportasi kelotok, dalam sebulan harus mengeluarkan Rp 520 ribu untuk 26 hari. Seandai ada jembatan gantung maka lebih hemat, hanya untuk biaya BBM (bahan bakan minyak, Red) saja atau bisa menempuh dengan jalan kaki," imbuh putra kelahiran Puruk Cahu ini.

Yang menikmati keberadaan Jembatan Gantung juga tidak hanya masyatakat Kelurahan Puruk Cahu melainkan juga masyarakat desa yang ada di sekitar Puruk Cahu Seberang seperti Desa Muara Sumpoi.

Tidak hanya soal menghemat biaya untuk masyarakat sebagai penggunanya saja, Jembatan Gantung juga bisa dipergunakan untuk destinasi wisata lokal bahkan untuk mancanegara, mengingat Kota Puruk Cahu memiliki kelebihan tersendiri untuk pemandangan alamnya seperti ada pegunungan.

"Tidak menutup kemungkinan Kota Puruk Cahu kedepan menjadi salah satu destinasi wisata dan rujukan wisata untuk orang luar kalteng, karena daerah kita memiliki ciri khas tersendiri. Nah ini sangat berdampak sekali untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat kita, daerah yang maju akan menandakan masyarakatnya sejahtera. Nah kami Apri dan Susilo berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Mura lima tahun kedepan," tutur H Apri. (ren/dar)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 13:04

Dua Kali Lakukan Kesalahan Fatal, Perusak Rujab Terancam Dipecat

PALANGKA RAYA – Kasus perusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas berbuntut panjang. Meski saat…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:47

Waduuhh…! Garam “Kaca” Beredar di Kalteng

PALANGKA RAYA – Heboh garam bercampur kaca memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Viral video…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:27

Nonton Balap Karung, Sahrian Ditikam dan Meninggal di Pelukan Istri

TAMIANG LAYANG - Nahas menimpa Sahrian (36) Warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Bartim.…

Rabu, 16 Agustus 2017 10:58
Satu Dasawarsa DAD Kalteng

Agustiar: Orang Dayak Harus Jadi Tuan Rumah di Kampung Sendiri

PALANGKA RAYA – Tak terasa, sejak didirikan pada 16 Agustus 2008 lalu, Dewan Adat Dayak (DAD)…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:30

Oknum Anggota Dewan yang Mengamuk Juga Ancam Bupati Kapuas?

PALANGKA RAYA – Polres Kapuas terus mendalami kasus perusakan rumah jabatan bupati setempat yang…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:19

Mencuri di Masjid, Residivis Bonyok Dihakimi Warga

PALANGKA RAYA- Perbuatan konyol dilakukan oleh Rapii (27), pemuda asal Kota Banjarmasin. Ia nekat mencuri…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:47

Menurut Polisi, Ini Alasan Oknum Anggota Dewan Rusak Rujab Bupati Kapuas

PALANGKA RAYA – Kelanjutan kasus pengerusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas yang telah menetapkan…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:51

HOAX: Kendaraan tanpa Bendera Ditilang Polisi

PALANGKA RAYA - Beredar kabar di media sosial yang menyebut telah dikenakan denda tilang oleh polisi…

Senin, 14 Agustus 2017 18:28

Wow..! 7.500 Kayu Gelondongan Diamankan di Sungai Barito

PALANGKA RAYA – Lagi, pihak kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman kayu diduga ilegal melalui…

Senin, 14 Agustus 2017 18:15

BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor

PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .