MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 04 Agustus 2017 10:43
JIka Terpilih, H Aprian Noor - Susilo Janjikan Bangun Jembatan Gantung
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati H Aprian Noor SSos (tiga dari kiri) dan Susilo SE MM (dua dari kiri) saat bersama-sama menghadiri acara adat di Desa Tahujan Unto, Kecamatan Tanah Siang Selatan Kabupaten Mura. Pasang ini optimis bisa memenangkan Pilkada 2018 mendatang. //FOTO : H APRIAN NOOR FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, PURUK CAHU - Tidak hanya fokus akan pembangunan infrastruktur dari tingkat Desa saja, pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Murung Raya (Mura) periode 2018-2023 H Aprian Noor SSos dan Susilo SE MM juga tidak mengesampingkan pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan.

Seperti rencana pembangunan Jembatan Gantung penghubung Beriwit Kota Puruk Cahu dengan Puruk Cahu Seberang yang terbelah oleh Sungai Barito. Pasang H Aprian Noor dan Susilo menilai bahwa jauhnya jangkauan masyarakat Beriwit Kota Puruk Cahu menuju ke Puruk Cahu Seberang, padahal dua Kelurahan ini hanya berseberangan saja lantaran dibelah oleh Sungai Barito.

"Begitu sebaliknya masyarakat Kelurahan Puruk Cahu atau Puruk Cahu Seberang jika hendak ke Beriwit Kota Puruk Cahu harus berputar melewati Bahitom dan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor memakan waktu 45 menit atau sekitar 30 kilometer," ungkap H Aprian Noor kepada Kalteng Pos, Senin (31/7).

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Barito Utara ini, yang terjadi sekarang jika masyarakat ingin jarak tempuh yang dekat harus menggunakan jasa penyeberangan kelotok. "Mungkin untuk sepeda motor bisa dinaikan dibatas kelotok, sementara bagaimana untuk mereka yang menggunakan mobil kecil. Jelas mereka harus memutar melewati jembatan Merdeka di Bahitom," ujarnya.

Nah jika dipercaya dan dipilih oleh masyarakat nantinya, kata H Apri, pasang H Aprian Noor dan Susilo ini akan menjawab atas keluhahan dan keinginan masyarakat tersebut dengan membangun jembatan Gantung."Teknisnya jembatan gantung tersebut diperuntukan untuk sepeda motor dan mobil kecil seperti avansa, inova dan sebagainya namun tidak diperuntukan untuk kendaraan besar seperti truk," jelasnya lagi.

Jika itu terwujud, lanjut mantan Ketua DPRD Barito Utara periode 2009-2014 ini, maka sangat membantu ekonomi masyarakat, semakin menggeliatnya usaha kecil masyatakat (UKM) serta menghamat biaya yang sebelumnya memakan biaya cukup besar.

"Misal saja anak-anak kita yang sekolah di kota puruk cahu, mereka menggunakan jasa kelotok perjalanan pulang dan pergi dari Puruk Cahu Seberang ke Kota Puruk Cahu setiap harinya harus mengeluarkan biaya Rp 20 ribu untuk transportasi kelotok, dalam sebulan harus mengeluarkan Rp 520 ribu untuk 26 hari. Seandai ada jembatan gantung maka lebih hemat, hanya untuk biaya BBM (bahan bakan minyak, Red) saja atau bisa menempuh dengan jalan kaki," imbuh putra kelahiran Puruk Cahu ini.

Yang menikmati keberadaan Jembatan Gantung juga tidak hanya masyatakat Kelurahan Puruk Cahu melainkan juga masyarakat desa yang ada di sekitar Puruk Cahu Seberang seperti Desa Muara Sumpoi.

Tidak hanya soal menghemat biaya untuk masyarakat sebagai penggunanya saja, Jembatan Gantung juga bisa dipergunakan untuk destinasi wisata lokal bahkan untuk mancanegara, mengingat Kota Puruk Cahu memiliki kelebihan tersendiri untuk pemandangan alamnya seperti ada pegunungan.

"Tidak menutup kemungkinan Kota Puruk Cahu kedepan menjadi salah satu destinasi wisata dan rujukan wisata untuk orang luar kalteng, karena daerah kita memiliki ciri khas tersendiri. Nah ini sangat berdampak sekali untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat kita, daerah yang maju akan menandakan masyarakatnya sejahtera. Nah kami Apri dan Susilo berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Mura lima tahun kedepan," tutur H Apri. (ren/dar)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Jumat, 03 November 2017 02:25

Beginilah Pembagian Peran Para Pembakar Gedung SD di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar (SD) di Palangka Raya…

Kamis, 02 November 2017 22:48

Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa

PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…

Selasa, 24 Oktober 2017 07:06

Siswi SMP Itu Diduga Dibunuh ? Sang Ibu Diperiksa di Polisi

PALANGKA RAYA- Kematian Dwi Anggraini menggundang tanda tanya. Remaja 14 tahun itu ditemukan warga tersungkur…

Senin, 23 Oktober 2017 21:29

Pelajar Tewas Diduga Dianiaya, Tubuh Penuh lebam dan Luka Memar di Leher

PALANGKA RAYA- Berita tewasnya Dwi Anggraini (14), warga Kompleks Bukit Ketimpun, cukup mengejutkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .