MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 30 Juli 2017 21:55
Nah Lho…! Mantan Isteri Bantah Gerebek ASN Inspektorat
EL menunjukkan surat cerai dan perjanjian dirinya sah tidak ada hubungan dengan YT, kemarin (29/7). (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kabar penggerebekan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat Seruyan dengan seorang wanita, sempat membuat heboh sejumlah masyarakat. Padahal, itu dianggap tidak benar. Bahkan, EL mantan istri YT yang melakukan penggerebekan, angkat bicara.

Menurut EL, yang terjadi adalah mantan suaminya tersebut seorang diri mengamuk di depan rumahnya di Bukit Palangka, Rabu (26/7) lalu. Ketika itu dirinya sedang berada di dalam rumah. Mobil sewaan menjadi pelampiasan dan dirusaknya.

“Tidak benar ada penggerebekan,” ucap EL membantah kabar miring tentang dirinya dan ASN inspektorat tersebut, Sabtu (29/7).

EL dan YT resmi bercerai. Dirinya melayangkan surat cerai 25 April 2016 ke Mantir Adat Kecamatan Jekan Raya. Waktu itu, YT tidak hadir dalam pertemuan di kantor Mantir Adat. Beberapa kali panggilan untuk dilakukan mediasi, YT tidak pernah hadir.

“Selama ini kita tak pernah ketemu. Dia memang menginginkan untuk pembagian harta gono-gini. Disuruh menjual rumah dan hasilnya dibagi dua. Sedangkan itu rumah saya beli sendiri.  Mungkin itu alasan malam itu datang. Sesuai hukum adat, harta diberikan kepada ahli wair yakni anak saya,” ungkap EL.

Jadi, dia menegaskan malam itu dia datang sendiri. Kalau memang ada penggerebekan, aparat pemerintahan atau ketua RT, warga, Satpol PP, maupun kepolisian pasti mengetahui hal itu.

Sementara, Mantir Adat Kecamatan Jekan Raya, NS Lambung membenarkan jika keduanya sah bercerai secara adat. Dia menyebut YT tidak menghargai adat selama proses perceraian. Ditelepon berulang kali selalu alasan keluar kota. Sampai setahun lebih ini baru muncul dan mengganggu.

“Dia tidak menghargai adat,” cetusnya.

Pascakejadian malam itu, kedua insan yang merajut rumah tangga sejak 1993 itu akhirnya bertemu dipertemukan di rumahnya Mantir Adat Jekan Raya. Mereka membuat surat penyerahan denda adat.

Penyerahan denda adat itu sesuai dengan perjanjian waktu menikah secara adat. Di mana isinya, bilamana keputusan tentang perceraian dipermasalahkan, atau siapa yang meminta untuk bercerai, maka diharuskan membayar Rp 500 ribu ke salah satu pihak yang diceraikan.

“Dalam kasus ini, ibu EL membayar Rp500 ribu. Tapi dilebihi menjadi Rp5 juta. Dan keputusan itu diterima oleh mantan suaminya,” ungkap mantan jaksa yang juga Ketua RT 03/RW 22 Kelurahan Palangka itu. (ram/c2/abe/nto)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 19:52

Kecelakaan Pesawat, Satu Penumpang Tewas

BUNTOK–Kobaran api membakar pesawat yang membawa enam penumpang, hingga menyebabkan satu penumpang…

Jumat, 24 November 2017 19:37
Pemkab Kapuas

Walaupun Berbeda Tetap Bersaudara

KUALA KAPUAS–Sebanyak 905 guru di 16 kecamatan se- Kapuas mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni)…

Jumat, 24 November 2017 19:31

Selalu Berdua, Isyarat Perdie - Kinoi Duet di Pilkada Mura?

PURUK CAHU - Senter informasi berembus bahwa Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph akan berduet…

Jumat, 24 November 2017 19:26
Pemkab Batara

Paskibraka Kunjungi Wisata Kaltim

MUARA TEWEH-Program Disbudparpora Batara untuk anggota Paskibraka 2017. Di mana setelah melaksanakan…

Jumat, 24 November 2017 19:22
Pemkab Batara

Registrasi Kartu Tangkal Penipuan

MUARA TEWEH-Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara meminta,  masyarakat Indonesia tanpa…

Jumat, 24 November 2017 19:17
Pemkab Batara

Ini Peran Bankom RAPI Saat Kunjungan Menteri

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, H Nadalsyah menyempatkan diri menemui anggota Satgaskom RAPI Batara,…

Jumat, 24 November 2017 14:59
DPRD Kapuas

Komisi III Usulkan Dibentuk TIM OPAD

KUALA KAPUAS – Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas mengusulkan  dibentuk Tim Optimalisasi Pendapatan…

Jumat, 24 November 2017 14:51
DPRD Pulpis

Bayar IMB SBW Memang Membutuhkan Kesadaran Pemilik

PULANG PISAU - Anggota DPRD Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Rifa'i mengapresiasi kinerja Dinas Penanaman…

Jumat, 24 November 2017 14:45
DPRD Bartim

Pembentukan Perda dan Perbup Mendapat Evaluasi Gubernur

TAMIANG LAYANG - Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler menyampaikan, kenaikan tunjangan, penghasilan…

Jumat, 24 November 2017 14:40
Pemkab Katingan

Bupati Minta Hentikan Peti di DAS Katingan

KASONGAN - Masih maraknya kegiatan Penambangan Tanpa Izin (Peti), khususnya di DAS Katingan seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .