MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Minggu, 30 Juli 2017 14:19
Ratusan Anak Terserang Wabah Campak
Dokter Rizal Altway SpA sedang memeriksa kesehatan seorang anak bernama Sandy Firmansyah di poli anak RSUD Sidoarjo.( FOTO: Boy Slamet/Jawa Pos/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Virus campak masih menjadi ancaman bagi warga di Sidoarjo. Dalam waktu hampir tujuh bulan, terdapat 106 anak yang terkena campak dan telah menjalani rawat inap di RSUD Sidoarjo. Saat dibawa ke RS, kondisi anak-anak itu mayoritas sudah komplikasi.

Kasus campak tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasar data dari RSUD Sidoarjo, tahun lalu ”hanya” ditemukan 119 kasus. Pada tahun ini, belum genap satu tahun, jumlahnya mencapai 106 pasien.

Menurut dr Rizal Altway SpA, dokter spesialis anak RSUD Sidoarjo, kasus campak di RSUD rata-rata terjadi pada anak usia 9–10 bulan hingga 10 tahun. Kondisinya rata-rata sudah parah karena terdapat komplikasi. ”Komplikasinya macam-macam. Ada sesak dan diare,” katanya.

Berdasar observasi, anak-anak tersebut terkena campak karena belum mendapat imunisasi. Ada pula yang sudah diimunisasi. Namun, kondisi pasien yang sudah diimunisasi dan belum itu berbeda. ”Yang belum imunisasi rata-rata lebih parah dibandingkan yang sudah,” ujarnya.

Mengapa anak yang diimunisasi tetap terkena campak? Rizal menjelaskan, dahulu imunisasi hanya dilakukan pada anak usia 9 bulan. Kemudian, dilanjutkan pada usia 5–6 tahun. Namun, kenyataannya belum efektif. Pemerintah pusat akhirnya menambah vaksin campak pada usia 24 bulan.

Jadi, ada tiga kali vaksin. Nah, pada masa transisi itulah, masih ada anak yang imunisasinya belum lengkap. ”Jadi, vaksin yang sudah diberikan kurang efektif karena proteksinya tidak 100 persen,” ucapnya.

Kini pemerintah ingin mereduksi kasus campak. Imunisasi yang diberikan adalah untuk campak sekaligus rubela atau yang kerap disebut measles-rubella (MR). ”Untuk rubela ini, sebenarnya sudah ada vaksinnya sejak lama. Tetapi, tahun ini baru menjadi program pemerintah,” kata Rizal.

Kasus campak dan rubela sama-sama menular melalui droplet (udara). Namun, gejalanya berbeda. Anak yang terkena campak biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk pilek, mata merah, hingga muncul bercak merah atau ruam. ”Ruam-ruam merah ini biasanya diawali di area kepala,” tuturnya.

Yang menjadi khas campak adalah bercaknya tidak langsung hilang. Umumnya, ruam merah itu berubah menjadi hitam. Lalu, mengelupas dengan sendirinya. ”Kurang lebih 10–14 hari proses hilangnya bercak,” jelasnya.

Rubela ditandai dengan demam langsung yang disertai bercak atau ruam merah. Bercak tersebut akan hilang tanpa bekas dengan sendirinya. Sejatinya, rubela bukan penyakit membahayakan bagi anak. Namun, virus tersebut berbahaya jika terkena pada ibu hamil trimester awal. ”Anaknya bisa mengalami kecacatan,” ujarnya.

Nah, vaksin MR yang akan diberikan kepada seluruh anak usia 9 bulan hingga 15 tahun pada Agustus nanti bermanfaat untuk jangka panjang. RSUD juga berperan dalam gerakan imunisasi MR yang bekerja sama dengan dinas kesehatan. ”Kalau ada anak yang tidak bisa diimunisasi melalui puskesmas karena ada risiko lainnya, RSUD membantu menangani,” tandasnya.

(ayu/c6/jpg)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 11:52

GKE Palangka Raya Hulu Gelar Sidang II

PALANGKA RAYA - Badan Pekerja Harian (BPH) Majelis Resort GKE Palangka Raya Hulu periode kepengurusan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:49

Litbang Diklat Memiliki Peran Penting

PALANGKA RAYA ? Badan Litbang dan Diklat di Kementerian Agama memiliki peran penting. Hal ini karena…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

UM Palangkaraya Raih 13 Hibah Penelitian Dikti

PALANGKA RAYA - Civitas academika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UM Palangkaraya) terus mendulang…

Sabtu, 13 Januari 2018 11:56

Pelayanan Manjadi Prioritas PDAM

PALANGKA RAYA - Inovasi dan perubahan dalam menggerakan roda Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menuju…

Jumat, 12 Januari 2018 11:40

SMPN 1 Kurun Bebas Pungli

KUALA KURUN - SMPN 1 Kurun melangsungkan rapat komite sekolah, Kamis (11/1). Rapat yang dihadiri seluruh…

Selasa, 09 Januari 2018 13:28

Momen Natal Dekatkan Keluarga Jauh

TAMIANG LAYANG – Natal menjadi salah satu kesempatan yang dimanfaatkan bagi sejumlah warga masyarakat…

Selasa, 09 Januari 2018 13:26

Radha Krisnadi Ketua Orari Kalteng

PALANGKA RAYA - Akhirnya setelah sempat tertunda beberapa bulan Musyawarah Daerah VIII Organisasi Amatir…

Selasa, 09 Januari 2018 13:23

Satu Tahun UM Palangkaraya Raih 6 Akreditasi B

PALANGKA RAYA - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UM Palangkaraya) kembali membuktikan kualitasnya…

Senin, 08 Januari 2018 15:07

KKN Angkatan XXXVIII UM Palangkaraya Resmi Ditutup

PALANGKA RAYA - Sebanyak 204 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UM Palangkaraya) telah…

Senin, 08 Januari 2018 15:04

Dokter Anak Siap Lakukan Upaya Preventif

PALANGKA RAYA - Kalimantan Tengah merupakan satu di antara sekian banyak wilayah yang ada di Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .