MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Minggu, 30 Juli 2017 14:19
Ratusan Anak Terserang Wabah Campak
Dokter Rizal Altway SpA sedang memeriksa kesehatan seorang anak bernama Sandy Firmansyah di poli anak RSUD Sidoarjo.( FOTO: Boy Slamet/Jawa Pos/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Virus campak masih menjadi ancaman bagi warga di Sidoarjo. Dalam waktu hampir tujuh bulan, terdapat 106 anak yang terkena campak dan telah menjalani rawat inap di RSUD Sidoarjo. Saat dibawa ke RS, kondisi anak-anak itu mayoritas sudah komplikasi.

Kasus campak tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasar data dari RSUD Sidoarjo, tahun lalu ”hanya” ditemukan 119 kasus. Pada tahun ini, belum genap satu tahun, jumlahnya mencapai 106 pasien.

Menurut dr Rizal Altway SpA, dokter spesialis anak RSUD Sidoarjo, kasus campak di RSUD rata-rata terjadi pada anak usia 9–10 bulan hingga 10 tahun. Kondisinya rata-rata sudah parah karena terdapat komplikasi. ”Komplikasinya macam-macam. Ada sesak dan diare,” katanya.

Berdasar observasi, anak-anak tersebut terkena campak karena belum mendapat imunisasi. Ada pula yang sudah diimunisasi. Namun, kondisi pasien yang sudah diimunisasi dan belum itu berbeda. ”Yang belum imunisasi rata-rata lebih parah dibandingkan yang sudah,” ujarnya.

Mengapa anak yang diimunisasi tetap terkena campak? Rizal menjelaskan, dahulu imunisasi hanya dilakukan pada anak usia 9 bulan. Kemudian, dilanjutkan pada usia 5–6 tahun. Namun, kenyataannya belum efektif. Pemerintah pusat akhirnya menambah vaksin campak pada usia 24 bulan.

Jadi, ada tiga kali vaksin. Nah, pada masa transisi itulah, masih ada anak yang imunisasinya belum lengkap. ”Jadi, vaksin yang sudah diberikan kurang efektif karena proteksinya tidak 100 persen,” ucapnya.

Kini pemerintah ingin mereduksi kasus campak. Imunisasi yang diberikan adalah untuk campak sekaligus rubela atau yang kerap disebut measles-rubella (MR). ”Untuk rubela ini, sebenarnya sudah ada vaksinnya sejak lama. Tetapi, tahun ini baru menjadi program pemerintah,” kata Rizal.

Kasus campak dan rubela sama-sama menular melalui droplet (udara). Namun, gejalanya berbeda. Anak yang terkena campak biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk pilek, mata merah, hingga muncul bercak merah atau ruam. ”Ruam-ruam merah ini biasanya diawali di area kepala,” tuturnya.

Yang menjadi khas campak adalah bercaknya tidak langsung hilang. Umumnya, ruam merah itu berubah menjadi hitam. Lalu, mengelupas dengan sendirinya. ”Kurang lebih 10–14 hari proses hilangnya bercak,” jelasnya.

Rubela ditandai dengan demam langsung yang disertai bercak atau ruam merah. Bercak tersebut akan hilang tanpa bekas dengan sendirinya. Sejatinya, rubela bukan penyakit membahayakan bagi anak. Namun, virus tersebut berbahaya jika terkena pada ibu hamil trimester awal. ”Anaknya bisa mengalami kecacatan,” ujarnya.

Nah, vaksin MR yang akan diberikan kepada seluruh anak usia 9 bulan hingga 15 tahun pada Agustus nanti bermanfaat untuk jangka panjang. RSUD juga berperan dalam gerakan imunisasi MR yang bekerja sama dengan dinas kesehatan. ”Kalau ada anak yang tidak bisa diimunisasi melalui puskesmas karena ada risiko lainnya, RSUD membantu menangani,” tandasnya.

(ayu/c6/jpg)

 


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:36

Tim Medis Hadapi Bencana Banjir

PALANGKA RAYA - Upaya penyelamatan korban terdampak banjir penting adanya dilakukan oleh tim medis…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Pelajar MTs Annur Ikuti Seleksi MTQ Kecamatan

PALANGKA RAYA - Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Palangka Raya sebentar lagi digelar,…

Kamis, 08 Februari 2018 12:35

Berikan Pelatihan Pengembangan Sumber Pendapatan Alternatif

PALANGKA RAYA - Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas…

Selasa, 06 Februari 2018 11:46

UM PalangkarayaTeken MoU dengan Kampus Korsel

PALANGKA RAYA - Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri sudah dibangun Universitas Muhammadiyah…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

PTGMI Perbaharui Ilmu dan Pengembangan

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan terapis gigi dan mulut di era milenial, Perastuan Terapis Gigi dan…

Selasa, 06 Februari 2018 11:40

RSI PKU Muhammadiyah Gelar Gladi Lapang

PALANGKA RAYA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, bersama Rumah Sakit…

Senin, 05 Februari 2018 12:45

PAN Batara Serahkan Verifikasi Faktual

MUARA TEWEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Barito Utara (Batara) menyerahkan…

Senin, 05 Februari 2018 12:42

Pentingnya Menyiapkan Generasi yang Kuat

PALANGKA RAYA – Menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat secara batin juga sehat fisiknya…

Senin, 05 Februari 2018 12:40

Siap Menangkan Yulhaidir- Iswanti

KUALA PEMBUANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Seruyan menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus…

Jumat, 02 Februari 2018 11:41

Perayaan Natal Buli Lewu Warga Hurung Bunut

PALANGKA RAYA - Hari Natal memang ditetapkan 25 Desember setiap tahunnya. Namun perayaannya kerap kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .