MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Minggu, 30 Juli 2017 14:19
Ratusan Anak Terserang Wabah Campak
Dokter Rizal Altway SpA sedang memeriksa kesehatan seorang anak bernama Sandy Firmansyah di poli anak RSUD Sidoarjo.( FOTO: Boy Slamet/Jawa Pos/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Virus campak masih menjadi ancaman bagi warga di Sidoarjo. Dalam waktu hampir tujuh bulan, terdapat 106 anak yang terkena campak dan telah menjalani rawat inap di RSUD Sidoarjo. Saat dibawa ke RS, kondisi anak-anak itu mayoritas sudah komplikasi.

Kasus campak tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasar data dari RSUD Sidoarjo, tahun lalu ”hanya” ditemukan 119 kasus. Pada tahun ini, belum genap satu tahun, jumlahnya mencapai 106 pasien.

Menurut dr Rizal Altway SpA, dokter spesialis anak RSUD Sidoarjo, kasus campak di RSUD rata-rata terjadi pada anak usia 9–10 bulan hingga 10 tahun. Kondisinya rata-rata sudah parah karena terdapat komplikasi. ”Komplikasinya macam-macam. Ada sesak dan diare,” katanya.

Berdasar observasi, anak-anak tersebut terkena campak karena belum mendapat imunisasi. Ada pula yang sudah diimunisasi. Namun, kondisi pasien yang sudah diimunisasi dan belum itu berbeda. ”Yang belum imunisasi rata-rata lebih parah dibandingkan yang sudah,” ujarnya.

Mengapa anak yang diimunisasi tetap terkena campak? Rizal menjelaskan, dahulu imunisasi hanya dilakukan pada anak usia 9 bulan. Kemudian, dilanjutkan pada usia 5–6 tahun. Namun, kenyataannya belum efektif. Pemerintah pusat akhirnya menambah vaksin campak pada usia 24 bulan.

Jadi, ada tiga kali vaksin. Nah, pada masa transisi itulah, masih ada anak yang imunisasinya belum lengkap. ”Jadi, vaksin yang sudah diberikan kurang efektif karena proteksinya tidak 100 persen,” ucapnya.

Kini pemerintah ingin mereduksi kasus campak. Imunisasi yang diberikan adalah untuk campak sekaligus rubela atau yang kerap disebut measles-rubella (MR). ”Untuk rubela ini, sebenarnya sudah ada vaksinnya sejak lama. Tetapi, tahun ini baru menjadi program pemerintah,” kata Rizal.

Kasus campak dan rubela sama-sama menular melalui droplet (udara). Namun, gejalanya berbeda. Anak yang terkena campak biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk pilek, mata merah, hingga muncul bercak merah atau ruam. ”Ruam-ruam merah ini biasanya diawali di area kepala,” tuturnya.

Yang menjadi khas campak adalah bercaknya tidak langsung hilang. Umumnya, ruam merah itu berubah menjadi hitam. Lalu, mengelupas dengan sendirinya. ”Kurang lebih 10–14 hari proses hilangnya bercak,” jelasnya.

Rubela ditandai dengan demam langsung yang disertai bercak atau ruam merah. Bercak tersebut akan hilang tanpa bekas dengan sendirinya. Sejatinya, rubela bukan penyakit membahayakan bagi anak. Namun, virus tersebut berbahaya jika terkena pada ibu hamil trimester awal. ”Anaknya bisa mengalami kecacatan,” ujarnya.

Nah, vaksin MR yang akan diberikan kepada seluruh anak usia 9 bulan hingga 15 tahun pada Agustus nanti bermanfaat untuk jangka panjang. RSUD juga berperan dalam gerakan imunisasi MR yang bekerja sama dengan dinas kesehatan. ”Kalau ada anak yang tidak bisa diimunisasi melalui puskesmas karena ada risiko lainnya, RSUD membantu menangani,” tandasnya.

(ayu/c6/jpg)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 14:55

Barotrauma, Kerusakan Telinga akibat Tekanan

GANGGUAN pada telinga bermacam-macam. Salah satunya barotrauma. “Barotrauma atau barotitis…

Minggu, 13 Agustus 2017 19:28

Usaha Terus Tapi Tetap Gemuk? Ini Penyebabnya

ANDA sudah melakukan semuanya, dari mulai olahraga hingga diet, tapi kenapa berat badan Anda tak kunjung…

Minggu, 13 Agustus 2017 19:26

Waspadai Bakteri Makanan Picu Diare

BAKTERI dan virus sangat rentan menyerang bayi. Hal itu karena daya tahan tubuh si kecil yang masih…

Senin, 07 Agustus 2017 12:59

Kebiasaan Buruk yang Bikin Penyakit Asma Makin Buruk

Bagi para penderita penyakit asma perlu lebih memerhatikan kebiasaannya, agar penyakit yang diidap tidak…

Senin, 07 Agustus 2017 12:48

Makanan yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat

SIAPA yang tidak ingin memiliki otak yang cerdas serta daya ingat yang tinggi? Hampir setiap orang menginginkan…

Jumat, 04 Agustus 2017 14:10

Pelindo III Ajak Siswa Terbaik Asal Jambi ke Kalteng

PALANGKA RAYA - Setelah satu minggu berada di Kota Cantik Palangka Raya dalam mengikuti program siswa…

Selasa, 01 Agustus 2017 16:00

Orang Tua Berperan Strategis Membumikan Konsep Empat Pilar dalam Keluarga

PALANGKA RAYA - Upaya membumikan konsep empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tak bisa…

Senin, 31 Juli 2017 21:10

Menurunkan Berat Badan Bagi Penderita Diabetes

KEHILANGAN berat badan bagi penderita diabetes bisa menjadi tugas yang sedikit sulit. Sebuah studi baru-baru…

Senin, 31 Juli 2017 21:06

Hindari Underwear Berbahan Renda

Merawat area organ intim bisa dilakukan dari mulai tahap pencegahan. Misalnya dengan pemilihan celana…

Senin, 31 Juli 2017 19:40

Wedding Expo Citimall Kapuas Spektakuler

KUALA KAPUAS – Citimall Kuala Kapuas sukses menggelar Wedding Expo 2017. Puncak kegiatan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .