MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 27 Juli 2017 13:56
Miris! Gadis Berprestasi Depresi, Kini Hidup Dalam Pasungan
MIRIS: Keluarga terpaksa memasung Jumiati karena depresi yang dialaminya, Rabu (26/7). (CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Malang betul nasib Jumiati. Berprestasi saat duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA), hanya menjadi kenangan bagi gadis 23 tahun itu. Ia dipasung. Kehilangan haknya sebagai seorang pemudi yang punya kesempatan meraih cita-cita.

Keluarganya merasa terpaska memasung Jumiati akibat depresi selama 3,5 tahun. Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat Kobar (Kobar) ini, dipasung kakinya oleh keluarga karena dianggap sering mengamuk jika keinginannya tidak dipenuhi.

Mirisnya, lulusan SMA yang pernah ditawari beasiswa ini dianggap mengalami depresi, hingga mengharuskan ia dipasung guna menjaga keselamatan dirinya dan masyarakat sekitar tempat ia tinggal.

Sarnin, sang ibu, menceritakan buah hatinya itu sudah 3,5 tahun terakhir diduga menderita depresi yang belum diketahui penyebabnya. “Pernah ditawari beasiswa untuk masuk ke Universitas Antakusuma (Untama), namun sayang ia keburu sakit sebelum sempat malanjutkan pendidikan,” kata Sarnin kepada awak media, Rabu (26/7).

Sekitar 3,5 tahun lalu Jumiati liburan ke Palangka Raya. Mengunjungi ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Kemudian, selang dua hari pulang dari Palangka Raya, Jumiati langsung jatuh sakit diawali demam tinggi. Dari situlah sang ibu dan keluarganya melihat tingkah laku Jumiati berubah hingga sekarang dianggap semakin parah.

“Setelah sakit 2 hari dia seperti orang lupa ingatan, kadang lari keluar rumah sampai ditangkap warga. Kalau sudah keluar rumah bisa tiga hari gak pulang-pulang, makanya kita pasung demi keselamatan dia juga, karena dia sering ngamuk-ngamuk, pecahin kaca jendela sampai mukulin orang,” ucap Sarnin.

Berbagai cara sudah ditempuh untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya ini. Membawanya berobat ke dokter ahli syaraf, termasuk dengan metode rukyah. Namun Jumiati tak juga kunjung sembuh.

“Kami berharap pemerintah dapat segera membantu untuk pengobatan, karena kami di sini hanya tinggal berdua dan keterbatasan biaya untuk pengobatan,” harapnya.

Sarnin dan keluarganya memasung bukan bermaksud menyiksa. Tetapi, sepenuhnya dilakukan dengan terpaksa dan justru menjadi kesedihan seluruh keluarga. “Kami memasung semata-mata hanya ingin menjaga anak kami dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kabur dari rumah dan mengamuk di tengah masyarakat umum,” tuturnya. (vin/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 13:04

Dua Kali Lakukan Kesalahan Fatal, Perusak Rujab Terancam Dipecat

PALANGKA RAYA – Kasus perusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas berbuntut panjang. Meski saat…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:47

Waduuhh…! Garam “Kaca” Beredar di Kalteng

PALANGKA RAYA – Heboh garam bercampur kaca memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Viral video…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:27

Nonton Balap Karung, Sahrian Ditikam dan Meninggal di Pelukan Istri

TAMIANG LAYANG - Nahas menimpa Sahrian (36) Warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Bartim.…

Rabu, 16 Agustus 2017 10:58
Satu Dasawarsa DAD Kalteng

Agustiar: Orang Dayak Harus Jadi Tuan Rumah di Kampung Sendiri

PALANGKA RAYA – Tak terasa, sejak didirikan pada 16 Agustus 2008 lalu, Dewan Adat Dayak (DAD)…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:30

Oknum Anggota Dewan yang Mengamuk Juga Ancam Bupati Kapuas?

PALANGKA RAYA – Polres Kapuas terus mendalami kasus perusakan rumah jabatan bupati setempat yang…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:19

Mencuri di Masjid, Residivis Bonyok Dihakimi Warga

PALANGKA RAYA- Perbuatan konyol dilakukan oleh Rapii (27), pemuda asal Kota Banjarmasin. Ia nekat mencuri…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:47

Menurut Polisi, Ini Alasan Oknum Anggota Dewan Rusak Rujab Bupati Kapuas

PALANGKA RAYA – Kelanjutan kasus pengerusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas yang telah menetapkan…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:51

HOAX: Kendaraan tanpa Bendera Ditilang Polisi

PALANGKA RAYA - Beredar kabar di media sosial yang menyebut telah dikenakan denda tilang oleh polisi…

Senin, 14 Agustus 2017 18:28

Wow..! 7.500 Kayu Gelondongan Diamankan di Sungai Barito

PALANGKA RAYA – Lagi, pihak kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman kayu diduga ilegal melalui…

Senin, 14 Agustus 2017 18:15

BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor

PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .