MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 27 Juli 2017 13:56
Miris! Gadis Berprestasi Depresi, Kini Hidup Dalam Pasungan
MIRIS: Keluarga terpaksa memasung Jumiati karena depresi yang dialaminya, Rabu (26/7). (CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Malang betul nasib Jumiati. Berprestasi saat duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA), hanya menjadi kenangan bagi gadis 23 tahun itu. Ia dipasung. Kehilangan haknya sebagai seorang pemudi yang punya kesempatan meraih cita-cita.

Keluarganya merasa terpaska memasung Jumiati akibat depresi selama 3,5 tahun. Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat Kobar (Kobar) ini, dipasung kakinya oleh keluarga karena dianggap sering mengamuk jika keinginannya tidak dipenuhi.

Mirisnya, lulusan SMA yang pernah ditawari beasiswa ini dianggap mengalami depresi, hingga mengharuskan ia dipasung guna menjaga keselamatan dirinya dan masyarakat sekitar tempat ia tinggal.

Sarnin, sang ibu, menceritakan buah hatinya itu sudah 3,5 tahun terakhir diduga menderita depresi yang belum diketahui penyebabnya. “Pernah ditawari beasiswa untuk masuk ke Universitas Antakusuma (Untama), namun sayang ia keburu sakit sebelum sempat malanjutkan pendidikan,” kata Sarnin kepada awak media, Rabu (26/7).

Sekitar 3,5 tahun lalu Jumiati liburan ke Palangka Raya. Mengunjungi ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Kemudian, selang dua hari pulang dari Palangka Raya, Jumiati langsung jatuh sakit diawali demam tinggi. Dari situlah sang ibu dan keluarganya melihat tingkah laku Jumiati berubah hingga sekarang dianggap semakin parah.

“Setelah sakit 2 hari dia seperti orang lupa ingatan, kadang lari keluar rumah sampai ditangkap warga. Kalau sudah keluar rumah bisa tiga hari gak pulang-pulang, makanya kita pasung demi keselamatan dia juga, karena dia sering ngamuk-ngamuk, pecahin kaca jendela sampai mukulin orang,” ucap Sarnin.

Berbagai cara sudah ditempuh untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya ini. Membawanya berobat ke dokter ahli syaraf, termasuk dengan metode rukyah. Namun Jumiati tak juga kunjung sembuh.

“Kami berharap pemerintah dapat segera membantu untuk pengobatan, karena kami di sini hanya tinggal berdua dan keterbatasan biaya untuk pengobatan,” harapnya.

Sarnin dan keluarganya memasung bukan bermaksud menyiksa. Tetapi, sepenuhnya dilakukan dengan terpaksa dan justru menjadi kesedihan seluruh keluarga. “Kami memasung semata-mata hanya ingin menjaga anak kami dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kabur dari rumah dan mengamuk di tengah masyarakat umum,” tuturnya. (vin/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 22:29

Tak Ada Penggusuran, Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA-Meski kepastian pemindahan ibu kota pemerintahan masih wacana. Sampai saat ini belum ada…

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…

Senin, 16 Oktober 2017 23:09

Angin Kencang, Stand Roboh Timpa Pengunjung

MUARA TEWEH – Hujan menguyur kota Muara Teweh disertai angin kencang, membuat tenda stand pameran…

Senin, 16 Oktober 2017 21:01

ASTAGA! Setelah Suara Letupan, Rektorat UPR Nyaris Hangus

PALANGKA RAYA-Akhir pekan di Kota Palangka Raya dihebohkan kebakaran hebat melahap mes dosen muda Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 20:59

GEGER..!! Mayat tanpa Kepala Terdampar di Bibir Pantai

SAMPIT-Warga Desa Pantai Ujung Pandaran mendadak geger. Hal ini dikarenakan dibibir pantai ditemukan…

Minggu, 15 Oktober 2017 15:56

NGERI!!! Semua Kasek Bisa Jadi Tersangka

PALANGKA RAYA-Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Palangka Raya, BS kembali buka suara. Kali ini, ia bersoloroh…

Selasa, 10 Oktober 2017 21:15

Mayat Karyawan Perusahaan Nyangkut di Kayu

MUARA TEWEH –  Warga Muara Pari Kecamatan Lahei, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

Sabtu, 07 Oktober 2017 23:47

Ngeri!!! Duel Maut Dua Perantau, Sama-sama Tewas Bermandikan Darah

PANGKA RAYA - Warga Desa Bereng Malaka Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas, Jumat malam (6/10) geger.…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:42

Tim Saber Datangi Dinas ESDM, Kadis Masih Enggan Bicara

PALANGKA RAYA – Tim Satgas Saber Pungli pusat, Selasa (3/10) mendatangi kantor Dinas Energi dan…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:16

Genjot Peningkatkan PAD, Pemprov Kalteng Usulkan Tiga Raperda

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran terus fokus pada peningkatan Pendapatan Asli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .