MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 27 Juli 2017 13:56
Miris! Gadis Berprestasi Depresi, Kini Hidup Dalam Pasungan
MIRIS: Keluarga terpaksa memasung Jumiati karena depresi yang dialaminya, Rabu (26/7). (CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Malang betul nasib Jumiati. Berprestasi saat duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA), hanya menjadi kenangan bagi gadis 23 tahun itu. Ia dipasung. Kehilangan haknya sebagai seorang pemudi yang punya kesempatan meraih cita-cita.

Keluarganya merasa terpaska memasung Jumiati akibat depresi selama 3,5 tahun. Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat Kobar (Kobar) ini, dipasung kakinya oleh keluarga karena dianggap sering mengamuk jika keinginannya tidak dipenuhi.

Mirisnya, lulusan SMA yang pernah ditawari beasiswa ini dianggap mengalami depresi, hingga mengharuskan ia dipasung guna menjaga keselamatan dirinya dan masyarakat sekitar tempat ia tinggal.

Sarnin, sang ibu, menceritakan buah hatinya itu sudah 3,5 tahun terakhir diduga menderita depresi yang belum diketahui penyebabnya. “Pernah ditawari beasiswa untuk masuk ke Universitas Antakusuma (Untama), namun sayang ia keburu sakit sebelum sempat malanjutkan pendidikan,” kata Sarnin kepada awak media, Rabu (26/7).

Sekitar 3,5 tahun lalu Jumiati liburan ke Palangka Raya. Mengunjungi ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Kemudian, selang dua hari pulang dari Palangka Raya, Jumiati langsung jatuh sakit diawali demam tinggi. Dari situlah sang ibu dan keluarganya melihat tingkah laku Jumiati berubah hingga sekarang dianggap semakin parah.

“Setelah sakit 2 hari dia seperti orang lupa ingatan, kadang lari keluar rumah sampai ditangkap warga. Kalau sudah keluar rumah bisa tiga hari gak pulang-pulang, makanya kita pasung demi keselamatan dia juga, karena dia sering ngamuk-ngamuk, pecahin kaca jendela sampai mukulin orang,” ucap Sarnin.

Berbagai cara sudah ditempuh untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya ini. Membawanya berobat ke dokter ahli syaraf, termasuk dengan metode rukyah. Namun Jumiati tak juga kunjung sembuh.

“Kami berharap pemerintah dapat segera membantu untuk pengobatan, karena kami di sini hanya tinggal berdua dan keterbatasan biaya untuk pengobatan,” harapnya.

Sarnin dan keluarganya memasung bukan bermaksud menyiksa. Tetapi, sepenuhnya dilakukan dengan terpaksa dan justru menjadi kesedihan seluruh keluarga. “Kami memasung semata-mata hanya ingin menjaga anak kami dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kabur dari rumah dan mengamuk di tengah masyarakat umum,” tuturnya. (vin/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 06:42

Diupah Rp5 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

NANGA BULIK–Berbatasan langsung dengan provinsi tentangga yakni Kalimantan Barat (Kalbar), membuat…

Kamis, 14 Desember 2017 22:32
DUKA CITA

Ibunda Wagub Wafat, di Makamkan di Basarang

PALANGKA RAYA-Berita duka kembali menyelimuti Bumi Tambun Bungai. Ibunda dari Wakil Gubernur Kalteng…

Senin, 11 Desember 2017 08:30

Peduli HAM, Bupati Lamandau Terima Penghargaan dari Menteri

NANGA BULIK-Upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamandau peduli terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dapatkan…

Sabtu, 09 Desember 2017 06:14

5 Terpidana Tipikor Dieksekusi, Rp616 Juta Uang Negara Diselamatkan

NANGA BULIK-Kejaksaan Negeri Lamandau sangat serius memerangi tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah…

Jumat, 08 Desember 2017 06:25
DPRD Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Parah

SAMPIT- Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) didesak untuk mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 07 Desember 2017 23:33

Kelotok Hantam Tongkang! Motoris Lompat, Bapak dan Anak Tenggelam

MUARA TEWEH–Tak disangka, tongkang yang berlabuh dan terikat pada pancang membawa petaka. Wahyu…

Kamis, 07 Desember 2017 23:23

FANTASTIS ! Polisi Gagalkan Peredaran 3.740.000 Butir Zenith

SAMPIT-Satreskoba Polres Kotim sukses besar dalam upaya menggagalkan masuknya obat daftar G jenis Charnophen…

Kamis, 07 Desember 2017 08:20

ASTAGA ! Beberapa Pasangan Berbuat Mesum di Kos-kosan

SAMPIT-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur akan mengawasi secara ketat tempat…

Kamis, 07 Desember 2017 07:22

Kepala Daerah Diingatkan Menjabarkan Janji saat Kampanye

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah beserta Wakil Bupati Kobar H Ahmadi Riansyah…

Rabu, 06 Desember 2017 06:16

TEGAS ! Tiga Tempat Maksiat Resmi Ditutup

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotim akhirnya resmi menutup tiga kawasan lokalisasi, Selasa (5/12). Tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .