MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 27 Juli 2017 13:56
Miris! Gadis Berprestasi Depresi, Kini Hidup Dalam Pasungan
MIRIS: Keluarga terpaksa memasung Jumiati karena depresi yang dialaminya, Rabu (26/7). (CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Malang betul nasib Jumiati. Berprestasi saat duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA), hanya menjadi kenangan bagi gadis 23 tahun itu. Ia dipasung. Kehilangan haknya sebagai seorang pemudi yang punya kesempatan meraih cita-cita.

Keluarganya merasa terpaska memasung Jumiati akibat depresi selama 3,5 tahun. Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat Kobar (Kobar) ini, dipasung kakinya oleh keluarga karena dianggap sering mengamuk jika keinginannya tidak dipenuhi.

Mirisnya, lulusan SMA yang pernah ditawari beasiswa ini dianggap mengalami depresi, hingga mengharuskan ia dipasung guna menjaga keselamatan dirinya dan masyarakat sekitar tempat ia tinggal.

Sarnin, sang ibu, menceritakan buah hatinya itu sudah 3,5 tahun terakhir diduga menderita depresi yang belum diketahui penyebabnya. “Pernah ditawari beasiswa untuk masuk ke Universitas Antakusuma (Untama), namun sayang ia keburu sakit sebelum sempat malanjutkan pendidikan,” kata Sarnin kepada awak media, Rabu (26/7).

Sekitar 3,5 tahun lalu Jumiati liburan ke Palangka Raya. Mengunjungi ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Kemudian, selang dua hari pulang dari Palangka Raya, Jumiati langsung jatuh sakit diawali demam tinggi. Dari situlah sang ibu dan keluarganya melihat tingkah laku Jumiati berubah hingga sekarang dianggap semakin parah.

“Setelah sakit 2 hari dia seperti orang lupa ingatan, kadang lari keluar rumah sampai ditangkap warga. Kalau sudah keluar rumah bisa tiga hari gak pulang-pulang, makanya kita pasung demi keselamatan dia juga, karena dia sering ngamuk-ngamuk, pecahin kaca jendela sampai mukulin orang,” ucap Sarnin.

Berbagai cara sudah ditempuh untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya ini. Membawanya berobat ke dokter ahli syaraf, termasuk dengan metode rukyah. Namun Jumiati tak juga kunjung sembuh.

“Kami berharap pemerintah dapat segera membantu untuk pengobatan, karena kami di sini hanya tinggal berdua dan keterbatasan biaya untuk pengobatan,” harapnya.

Sarnin dan keluarganya memasung bukan bermaksud menyiksa. Tetapi, sepenuhnya dilakukan dengan terpaksa dan justru menjadi kesedihan seluruh keluarga. “Kami memasung semata-mata hanya ingin menjaga anak kami dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kabur dari rumah dan mengamuk di tengah masyarakat umum,” tuturnya. (vin/c3/abe/nto)


BACA JUGA

Selasa, 03 Juli 2018 12:01

Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka

erjalanan hidup mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menarik untuk diikuti. Pernah menghiasai media…

Minggu, 01 Juli 2018 12:42

Dua TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

PALANGKA RAYA - Sesuai rekomendasi Panwaslu, dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palangka…

Sabtu, 30 Juni 2018 20:53

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak

Taman dan pusat kuliner Tunggal Sanggomang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mangkrak. Hingga kini…

Rabu, 13 Juni 2018 23:05

Sudah 17 Ribu Lebih Pemudik Lewat Kumai

Sementara itu, pada H-4, ribuan penumpang membanjiri kawasan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten…

Senin, 11 Juni 2018 19:18

Berani Tempeleng Amien Rais, Sigit Mengaku Hanya Guyon

PALANGKA RAYA–Setelah komentarnya di media sosial facebook, Minggu (10/6) siang mendapat tanggapan…

Senin, 11 Juni 2018 18:37

Ancam Amien Rais, BMPAN Kalteng Laporkan Sigit ke Polisi

PALANGKA RAYA – Puluhan anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN), Senin (11/6) siang…

Minggu, 10 Juni 2018 10:29

Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan

PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun…

Minggu, 03 Juni 2018 00:44

PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan

PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK)…

Minggu, 03 Juni 2018 00:12

Rusuh di PT IMK, Kabag Ops Polres Mura dan Tiga Balita Terluka

PURUK CAHU - Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana…

Sabtu, 02 Juni 2018 23:53

PT IMK Mencekam, Warga Vs Aparat Keamanan Bentrok

PURUK CAHU–Memanasnya suasana di antara warga dan PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .