MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 18 Juli 2017 07:15
Terlibat Kasus Korupsi ADD dan DD, Kades Ditangkap
Kades Tumbang Tanjung Ciwan MA Theo (memegang Kepala) ketika digiring masuk ke dalam Kantor Kejari Katingan usai ditangkap di Kota Palangka Raya, Senin (17/7). //FOTO : JERI / KALTENG POS

PROKAL.CO, KASONGAN-Kepala Desa (Kades) Tumbang Tanjung Kecamatan Pulau Malan, terpaksa digiring paksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Katingan. Penangkapan baru dilakukan terhadap kades atas nama Ciwan MA Theo (44)tersebut lantaran tidak menghiraukan panggilan dari pihak Korps Adhyaksa.  Ciwan diamankan setelah diduga kuat terlibat kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) padatahun 2015 silam. Bahkan informasi, Ciwanjuga terindikasi penyelewengan dana pada bantuan pemerintah lainnya.

Penangkapan terhadap Ciwan dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Katingan, Tommy A SH dan didampingi Kasi Intelijen M Arsyad SH, Senin (17/7).Ketika itu Ciwan sedang berada di kediamannya di Kota Palangka Raya,  Tommy menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah sebelumnya melakukan tahap penyidikan. Dimana SPDP pada Januari 2017 sudah diserahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU). Barulah 22 Juni lalu, kasusnya masuk tahap P21. Setelah dilakukan P21, maka tinggal menghadapkan tersangka Ciwan beserta barang bukti ke JPU. “Kita sudah melakukan pemanggilan beberapa kali, namun tersangka tidak hadir dengan alasan kerja dan sakit,” kata Tommy kepada sejumlah wartawan di Kantor Kejari Katingan.

Lantaran tersangka dia tidak bisa menunjukkan surat keterangan sakit kepada penyidik, sehingga akhirnya terpaksa dilakukan penangkapan.“Kita jemput langsung yang bersangkutan,” jelasnya.

Setelah diamankan, tersangka langsung diserahkan kepada JPU untuk diserahterimakan tahap II. Selain itu tersangka juga langsung ditahan dan akan dititipkan di Rutan di Palangka Raya. “Ya penangkapan ini sebagai prestasi yang kita raih dan juga sebagai kado di HUT Kejaksaan yang ke-57 tahun,” tegas Tommy.

Mengenai kasus yang menjerat tersangka, bermulapada tahun anggaran 2015 lalu. Desa Tumbang Tanjung menerima anggaran ADD sebesar kurang lebih Rp 125 juta dan Rp230 juta dari DD. Selain itu, ada jug dana bantuan keuangan dari Provinsi Kalimantan Tengah sekitar Rp 22 juta dan dana retribusi perimbangan dari kabupaten lebih Rp 8 juta.

Dari total seluruh anggaran ini dituangkan ke dalam APBDes 2015. Anggaran secara keseluruhan seharusnya digunakan untuk pelaksanaan kegiatan pembuatan badan jalan di Batu Rewa, lalu jalan di SDN Tumbang Tanjung dan pembuatan gorong-gorong.

Sementara ADD digunakan untuk operasional desa dan dana bantuan keuangan dari Provinsi untuk pembuatan siring. “Tapi pada kenyataannya, penggunaan ADD diakui digunakan untuk honor operasional desa namun dibantah sebagian besar oleh pihak-pihak yang seharusnya menerimanya,” ungkap Tommy.

Sebagian saksi mengaku ada menerima hanya terhitung selama enam bulan saja, selebihnya tidak tidak ada. Padahal sudah di SPJ kan oleh tersangka 100 persen. Begitu juga untuk dana yang bersumber dari DD, juga dibuatkan RAP-nya untuk memobilisasi alat, material, upah dan lainnya. Tapi pada kenyataannya, tersangka meminta bantuan dari pihak perusahaan atau pihak ketiga di tempat yang mengerjakan. Namun dalam pertanggungjawabannya tetap dibuat oleh tersangka. Sehingga ada tumpang tindih untuk pembuatan jalan itu. “Sedangkan untuk gorong-gorong, sama sekali tidak dikerjakan hingga akhir tahun anggaran 2015 berakhir. Ini  juga dibuat pertanggungjawabannya oleh tersangka atau di SPJ kan hingga 100 persen,” ucapnya.

“Tetapi setelah dia tahu kita mendapat laporan, baru dikerjakannya di tahun 2016. Itupun tidak selesai pembangunannya sampai saat ini,” sambung Tommy.

Begitu jugadana bantuan keuangan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalteng sebesar Rp 22 juta.Hhingga selesai penyidikan tidak ada dikerjakan sama sekali oleh tersangka. “Jadi dari kalkulasi seluruh penggunaan anggaran tersebut ada sekitar Rp 256 juta yang kita hitung kemarin.Itu kerugian negaranya, dari anggaran yang diterima sebesar kurang lebih Rp 400 juta,” terangnya.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka Ciwan dikenakan dua pasal sekaligus. “Tersangka dibidik dengan dua pasal. Jika pasal dua,ancaman hukumannya minimal lima tahun dan pasal tiga maksimal lima tahun penjara,” pungkas Tommy.(eri/ang/dar) 


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 19:52

Kecelakaan Pesawat, Satu Penumpang Tewas

BUNTOK–Kobaran api membakar pesawat yang membawa enam penumpang, hingga menyebabkan satu penumpang…

Jumat, 24 November 2017 19:37
Pemkab Kapuas

Walaupun Berbeda Tetap Bersaudara

KUALA KAPUAS–Sebanyak 905 guru di 16 kecamatan se- Kapuas mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni)…

Jumat, 24 November 2017 19:31

Selalu Berdua, Isyarat Perdie - Kinoi Duet di Pilkada Mura?

PURUK CAHU - Senter informasi berembus bahwa Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph akan berduet…

Jumat, 24 November 2017 19:26
Pemkab Batara

Paskibraka Kunjungi Wisata Kaltim

MUARA TEWEH-Program Disbudparpora Batara untuk anggota Paskibraka 2017. Di mana setelah melaksanakan…

Jumat, 24 November 2017 19:22
Pemkab Batara

Registrasi Kartu Tangkal Penipuan

MUARA TEWEH-Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara meminta,  masyarakat Indonesia tanpa…

Jumat, 24 November 2017 19:17
Pemkab Batara

Ini Peran Bankom RAPI Saat Kunjungan Menteri

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, H Nadalsyah menyempatkan diri menemui anggota Satgaskom RAPI Batara,…

Jumat, 24 November 2017 14:59
DPRD Kapuas

Komisi III Usulkan Dibentuk TIM OPAD

KUALA KAPUAS – Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas mengusulkan  dibentuk Tim Optimalisasi Pendapatan…

Jumat, 24 November 2017 14:56
DPRD Seruyan

Pemda Seharusnya Segera Memfungsikan Kolam Renang

KUALA PEMBUANG– Belum lagi difungsikan, saat ini fasilitas di kolam renang yang berada di Objek…

Jumat, 24 November 2017 14:51
DPRD Pulpis

Bayar IMB SBW Memang Membutuhkan Kesadaran Pemilik

PULANG PISAU - Anggota DPRD Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Rifa'i mengapresiasi kinerja Dinas Penanaman…

Jumat, 24 November 2017 14:45
DPRD Bartim

Pembentukan Perda dan Perbup Mendapat Evaluasi Gubernur

TAMIANG LAYANG - Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler menyampaikan, kenaikan tunjangan, penghasilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .