MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 17 Juli 2017 13:12
Minta Solusi Soal Limbah dari Perusahaan, Ternyata Tidak Terbukti

Pemkab Lamandau Harus Bertindak

Warga Kujan dan Bulik yang meminta penyelesaian bau limbah dari perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di dekat pemukiman warga //FOTO : GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Masalah bau limbah diduga dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT KSO dan PT SAL di wilayah Kabupaten Lamandau makin dapatkan perhatian. Setelah ada rencana aksi damai tanggal 19 Juli 2017 nanti, kini berbagai pihak mendukung aksi tersebut.

"Kita pastikan telah pastikan aksi damai akan dimulai di gedung DPRD Lamandau dan perusahaan," tegas Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Lamandau, Ali Maspuan atau biasa disapa Sapuan ini, kemarin.

Aksi damai, kata Sapuan telah disampaikan kepada pihak terkait, karena tujuan masalah bau limbah dan tidak boleh lakukan aksi-aksi anarkis. "Kita minta solusi dari perusahaan, pemerintah dan DPRD. Sebab janji tiga bulan akan diatasi, ternyata tidak terbukti hingga satu tahun," ucapnya.

Ketua DPRD Lamandau Tomy Hermal Ibrahim menyatakan, sangat wajar masyarakat resah dengan bau limbah dari PKS. Apalagi sudah beberapa kali perusahaan diingatkan untuk atasi masalah bau limbah tersebut."Kita akan dukung aksi warga ini dan menunggu kedatangan untuk difasilitasi solusi dengan perusahaan," ujar Tomy.

Tomy mempersilahkan masyarakat lakukan aksi damai, namun harus menjaga keamanan dan tidak melakukan aksi anarkis. "Itu (bau limbah) sudah meresahkan dan semua berdampak jadi harus ada solusinya. Apalagi sudah ada janji dari perusahaan untuk atasi tapi belum juga," pungkasnya.

Sementara Anggota DPRD Lamandau Martinus Maka menegaskan, siapapun akan mencium bau limbah tersebut dan sudah sangat meresahkan. Sehingga aksi damai yang akan ditempuh masyarakat agar ada solusi atasi bau limbah."Kita dukung dan apresiasi langkah masyarakat tersebut. Tapi tetap ingatkan dapat berjalan aman dan damai dengan tidak lakukan aksi anarkis," ujar Ketua PAN Lamandau ini.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamandau Eldy mengatakan, pihaknya menunggu laporan progres pertemuab yang perusahaan laksanakan. Khususnya hasil Rapat dan kunjungan bupati serta ketua DPRD ke kedua perusahaan tersebut."Belum kami terima laporannya," ujar Eldy melalui pesan singkat.

Kalau dampak polusi bau, lanjut Eldy memang mengganggu kenyamanan masyarakat dan dikeluhkam. Tetapi pihak dunia usaha harus segera menanggulangi dengan pengelolaan limbah untuk meminimalisir bau limbah tersebut. (alh/dar)

 

Tuntutan Warga Aksi Damai Terkait Bau Limbah.

1. Meminta penjelasan secara terbuka hasil sidak dan investigasi yang dilakukan DPRD Lamandau dan Pemkab Lamandau beberapa waktu lalu.

2. Meminta penjelasan tentang tindakan yang telah dilakukan DPRD dan Pemkab Lamandau terkait bau limbah yang menganggu serta meresahkan masyarakat.

3. Meminta pihak PT KSO dan PT SAL agar mengatasi secara total dampak pencemaran lingkungan, khususnya bau limbah yang disebabkan oleh pabrik mereka secara tuntas.

4. Meminta bau limbah yang meresahkan ini diatasi secepat mungkin paling lambat 1 bulan sejak tuntutan ini dibuat.

5. Meminta Pemkab Lamandau untuk menindak dengan tegas kepada manajemen PT KSO dan PT SAL apabila ingkar janji atas kesepakatan ini.

6. Apabila tuntutan ini tidak dipenuhi oleh Pemkab Lamandau beserta PT KSO dan PT SAL. Maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai tuntutan kami dipenuhi.


BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:49

Jabatan Ganda Berujung Tersangka

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya sekretaris daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Rojikinnor dalam kasus dugaan…

Jumat, 09 Februari 2018 09:53

KABAR GEMBIRA ! 2.860 Guru Honorer Siap-siap Jadi PNS

PALANGKA RAYA-Senyum semringah tak mampu disembunyikannya. Meskipun baru sebatas keinginan, namun kabar…

Jumat, 09 Februari 2018 06:41

SEKDA KOTA RESMI TERSANGKA

PALANGKA RAYA-Terjawab sudah teka-teki status yang disandang Rojikinnor. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .