MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 17 Juli 2017 13:12
Minta Solusi Soal Limbah dari Perusahaan, Ternyata Tidak Terbukti

Pemkab Lamandau Harus Bertindak

Warga Kujan dan Bulik yang meminta penyelesaian bau limbah dari perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di dekat pemukiman warga //FOTO : GALIH/KALTENG POS

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Masalah bau limbah diduga dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT KSO dan PT SAL di wilayah Kabupaten Lamandau makin dapatkan perhatian. Setelah ada rencana aksi damai tanggal 19 Juli 2017 nanti, kini berbagai pihak mendukung aksi tersebut.

"Kita pastikan telah pastikan aksi damai akan dimulai di gedung DPRD Lamandau dan perusahaan," tegas Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Lamandau, Ali Maspuan atau biasa disapa Sapuan ini, kemarin.

Aksi damai, kata Sapuan telah disampaikan kepada pihak terkait, karena tujuan masalah bau limbah dan tidak boleh lakukan aksi-aksi anarkis. "Kita minta solusi dari perusahaan, pemerintah dan DPRD. Sebab janji tiga bulan akan diatasi, ternyata tidak terbukti hingga satu tahun," ucapnya.

Ketua DPRD Lamandau Tomy Hermal Ibrahim menyatakan, sangat wajar masyarakat resah dengan bau limbah dari PKS. Apalagi sudah beberapa kali perusahaan diingatkan untuk atasi masalah bau limbah tersebut."Kita akan dukung aksi warga ini dan menunggu kedatangan untuk difasilitasi solusi dengan perusahaan," ujar Tomy.

Tomy mempersilahkan masyarakat lakukan aksi damai, namun harus menjaga keamanan dan tidak melakukan aksi anarkis. "Itu (bau limbah) sudah meresahkan dan semua berdampak jadi harus ada solusinya. Apalagi sudah ada janji dari perusahaan untuk atasi tapi belum juga," pungkasnya.

Sementara Anggota DPRD Lamandau Martinus Maka menegaskan, siapapun akan mencium bau limbah tersebut dan sudah sangat meresahkan. Sehingga aksi damai yang akan ditempuh masyarakat agar ada solusi atasi bau limbah."Kita dukung dan apresiasi langkah masyarakat tersebut. Tapi tetap ingatkan dapat berjalan aman dan damai dengan tidak lakukan aksi anarkis," ujar Ketua PAN Lamandau ini.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamandau Eldy mengatakan, pihaknya menunggu laporan progres pertemuab yang perusahaan laksanakan. Khususnya hasil Rapat dan kunjungan bupati serta ketua DPRD ke kedua perusahaan tersebut."Belum kami terima laporannya," ujar Eldy melalui pesan singkat.

Kalau dampak polusi bau, lanjut Eldy memang mengganggu kenyamanan masyarakat dan dikeluhkam. Tetapi pihak dunia usaha harus segera menanggulangi dengan pengelolaan limbah untuk meminimalisir bau limbah tersebut. (alh/dar)

 

Tuntutan Warga Aksi Damai Terkait Bau Limbah.

1. Meminta penjelasan secara terbuka hasil sidak dan investigasi yang dilakukan DPRD Lamandau dan Pemkab Lamandau beberapa waktu lalu.

2. Meminta penjelasan tentang tindakan yang telah dilakukan DPRD dan Pemkab Lamandau terkait bau limbah yang menganggu serta meresahkan masyarakat.

3. Meminta pihak PT KSO dan PT SAL agar mengatasi secara total dampak pencemaran lingkungan, khususnya bau limbah yang disebabkan oleh pabrik mereka secara tuntas.

4. Meminta bau limbah yang meresahkan ini diatasi secepat mungkin paling lambat 1 bulan sejak tuntutan ini dibuat.

5. Meminta Pemkab Lamandau untuk menindak dengan tegas kepada manajemen PT KSO dan PT SAL apabila ingkar janji atas kesepakatan ini.

6. Apabila tuntutan ini tidak dipenuhi oleh Pemkab Lamandau beserta PT KSO dan PT SAL. Maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi sampai tuntutan kami dipenuhi.


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 18:19

Mayat tanpa Kepala Akhirnya Dimakamkan di Sampit

SAMPIT-Akhirnya setelah dilakukan pertemuan baik dengan pihak keluarga korban serta PT Darma Lautan…

Senin, 16 Oktober 2017 23:09

Angin Kencang, Stand Roboh Timpa Pengunjung

MUARA TEWEH – Hujan menguyur kota Muara Teweh disertai angin kencang, membuat tenda stand pameran…

Senin, 16 Oktober 2017 21:01

ASTAGA! Setelah Suara Letupan, Rektorat UPR Nyaris Hangus

PALANGKA RAYA-Akhir pekan di Kota Palangka Raya dihebohkan kebakaran hebat melahap mes dosen muda Universitas…

Senin, 16 Oktober 2017 20:59

GEGER..!! Mayat tanpa Kepala Terdampar di Bibir Pantai

SAMPIT-Warga Desa Pantai Ujung Pandaran mendadak geger. Hal ini dikarenakan dibibir pantai ditemukan…

Minggu, 15 Oktober 2017 15:56

NGERI!!! Semua Kasek Bisa Jadi Tersangka

PALANGKA RAYA-Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Palangka Raya, BS kembali buka suara. Kali ini, ia bersoloroh…

Selasa, 10 Oktober 2017 21:15

Mayat Karyawan Perusahaan Nyangkut di Kayu

MUARA TEWEH –  Warga Muara Pari Kecamatan Lahei, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

Sabtu, 07 Oktober 2017 23:47

Ngeri!!! Duel Maut Dua Perantau, Sama-sama Tewas Bermandikan Darah

PANGKA RAYA - Warga Desa Bereng Malaka Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas, Jumat malam (6/10) geger.…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:42

Tim Saber Datangi Dinas ESDM, Kadis Masih Enggan Bicara

PALANGKA RAYA – Tim Satgas Saber Pungli pusat, Selasa (3/10) mendatangi kantor Dinas Energi dan…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:16

Genjot Peningkatkan PAD, Pemprov Kalteng Usulkan Tiga Raperda

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran terus fokus pada peningkatan Pendapatan Asli…

Rabu, 04 Oktober 2017 14:02

Tim Saber Telisik Pergub 27/2017, Ini Kata Anggota DPRD Kalteng

PALANGKA RAYA – Tim Saber Pungli Pusat mendatangi Kantor Gubernur Kalteng, Senin (2/10) lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .