MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 17 Juli 2017 07:30
Aksi Oknum Polisi Memukul Anak Itu Tindakan Pidana Murni, Rahmadi : Harus Ditindak Tegas
Rahmadi G Lentam

PROKAL.CO, AKSI oknum polisi berinisial AS ini mendapat sorotan dari kalangan pengamat hukum di Bumi Tambun Bungai, apalagi tindakan dugaan penganiayaan itu membuat sang bocah SD mengalami lemab dan gigi nyaris copot. “Harus ditindak tegas itu,” ucap pengamat hukum Rahmadi G Lentam saat dihubungi Kalteng Pos, Minggu (16/7).

Rahmadi mengatakan, perbuatan oknum polisi yang memukul anak kecil tersebut jauh dari ceriman seorang polisi. Pelaku tersebut harus dihukum, sebab apa yang dilakukan oknum tersebut merupakan tindakan pidana murni. “Itu bisa kena UU perlindungan anak.  Dari sisi mana pun bisa dikenakan. Apa lagi kalau sampai mata lebam bahkan gigi anak tersebut sampai mau lepas. Itu sudah masuk ranah penganiayaan berat. Memukul anak itu tindakan pidana murni,” ujar Rahmadi yang juga sebagai pendidi lembaga advokasi anak ini saat dihubungi Kalteng Pos, Minggu (16/7).

Dia menjelaskan, akibat perbuatan oknum polisi tersebut dia bisa di penjara. Ditegaskannya, agar pihak Polda atau Propam segera meproses oknum tersebut. Tidak benar jika tindak kekerasan pada anak itu hanya cukup damai dan diselesaikan secara kekeluargaan. “Ini tindak pidana murni. Bukan delik aduan sifatnya. Perdamaian hanya untuk meringankan hukuman. Tidak lantas menghentikan penyidikan. Kalau setelah dilakukan perdamaian dianggap beres semua dan proses hukum terhenti. Kalau caranya seperti itu, itu cara penegakkan hukum tidak bermartabat menurut saya,” jelasnya.

Advokat di Palangka Raya ini, juga menyarankan agar anak korban kekerasan dipikirkan kesehatan mental dan psikisnya. Sebab bisa berdampak dikemudian hari. Dia bisa takut melihat seorang polisi. “Institusi jangan dibiasakan untuk ikut campur melindungi anggota. Harus memberi contoh kepada rakyat.,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Slamet Winaryo juga meberikan respon keras atas perilaku kekerasan pada anak tersebut. Menurutnya, seharusnya semua orang paham bahwa seorang anak itu rahmat dari tuhan yang harus dilindungi. Tidak ada seorang pun yang boleh melakukan perilaku yang tidak baik kepada anak. “Perilaku dari siapapun termasuk dari oknum itu tidak pantas. Tidak layak untuk dilakukan oleh orang yang mempunyai intelektual bagus,” ujar Slamet.

Dia sebagai Kadis Pendidikan sangat mengutuk siapapun yang berlaku kasar pada anak. Anak harus dilindungi. Harusnya, orangtua bijakmenyikapi kenakalan anak-anak.  Dalam dunia pendidikan tindakan kasar kepada anak sangat tidak dibenarkan. “Harusnya kenakalan anak itu dilakukan dengan pendekatan yang baik sebagai orangtua,” tukasnya. (uni/ala/dar)


BACA JUGA

Senin, 25 September 2017 14:10
DPRD Bartim

Pemda Diminta Bisa Fasilitasi Kepentingan Hipma Bartim

TAMIANG LAYANG- Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler merasa bangga dengan para pemuda sekaligus…

Senin, 25 September 2017 14:00
DPRD Kapuas

Dewan Minta Disdukcapil Lebih Proaktif

KUALA KAPUAS - Data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) dijadikan acuan KPU dalam verifikasi pemilih…

Senin, 25 September 2017 13:51
DPRD Gunung Mas

Lakukan Persiapan Secepatnya

  KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) …

Senin, 25 September 2017 13:23
Pemkab Gunung Mas

Harapkan Listrik Segera Masuk di Tumbang Hakau

KUALA KURUN  - Warga Desa Tumbang Hakau Kecamatan Kurun mendambakan masuknya layanan listrik dari…

Senin, 25 September 2017 13:09
Pemkab Pulang Pisau

Santuni Anak Yatim

PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo menyambut tahun baru islam dengan berbagai…

Senin, 25 September 2017 13:00
Pemkab Katingan

Honorer K2 Temui DPRD

KASONGAN- Sejumlah tenaga honorer Kategori Dua (K2) yang tergabung di sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten…

Senin, 25 September 2017 12:32

Vaksinasi Puluhan Anjing Libatkan Pihak Desa

SUKAMARA - Untuk mencegah rabies menyerang anjing peliharaan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

Senin, 25 September 2017 12:24

FSQ Membentuk Mental Spiritual yang Strategis

NANGA BULIK-Festival Senin Qasidah (FSQ) IV Tingkat Kabupaten Lamandau resmi dimulai Sabtu malam (23/9)…

Senin, 25 September 2017 11:58

Banyak Perawat di Daerah Terpencil Belum Sejahtera

PANGKALAN BUN-Profesi Perawat merupakan salah satu unsur tercapainya pembangunan bidang kesehatan masyarakat…

Senin, 25 September 2017 11:37
Pemkab Seruyan

Susun Program Pembangunan Mengacu Pada Aspirasi Masyarakat

KUALA PEMBUANG – Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Seruyan diingatkan agar jangan melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .