MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 12 Juli 2017 21:53
Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan
Ilustrasi. Patung Sapundu kuno

PROKAL.CO, Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan

KASONGAN–Pencurian situs budaya milik Kabupaten Katingan kembali terulang. Sebuah Sapundu berusia lebih dari 100 tahun di Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, hilang dicuri maling. 

Peristiwa pencurian ini terjadi persis di rumah Balai Kaharingan, Desa Luwuk Kanan, Senin (10/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi diperoleh Kalteng Pos menyebutkan, pencurian aset budaya daerah ini dipastikan lebih dari satu orang pelaku. Sebab, pencurian patung yang terbuat dari kayu ulin yang ditancapkan di atas tanah itu, tidak mudah untuk dicabut seorang diri. 

Pencurian kali ini tidak lagi dengan cara dipotong seperti pada peristiwa sebelumnya. 

Kali ini, para pelaku mencabut langsung Sapundu itu dari tanah secara utuh dan langsung membawa lari dengan menggunakan kendaraan roda empat. Pada saat peristiwa pencurian itu, sejumlah warga memang ada mendengar kendaraan lewat di desa tersebut dengan kecepatan tinggi. Namun, warga tidak mencurigai adanya pencurian. 

Peristiwa ini baru diketahui pada pagi harinya setelah melihat Sapundu tersebut tidak ada lagi di tempatnya. 

Camat Tasik Payawan Pimanto ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pencurian Sapundu di wilayahnya. Kasus ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Polsek Tasik Payawan untuk dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan para pelakunya. 

“Ini baru pertama kali terjadi pencurian Sapundu di Desa Luwuk Kanan. Sebelumnya tidak pernah ada kehilangan seperti di daerah kecamatan yang lain. Kita menduga pelakunya ini orang luar dan diduga juga ada keterlibatan orang dalam,” ujar Pimanto kepada sejumlah wartawan ketika menghadiri kegiatan Rakordal di Kasongan, Selasa (11/7).

Mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Katingan ini mengatakan, di wilayah Kecamatan Tasik Payawan banyak terdapat Sapundu tersebar di delapan desa dengan usia ratusan tahun. Oleh sebab itulah, dirinya sangat prihatin atas aksi pencurian ini. 

“Kemarin (Senin, red) kita sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan tim sudah turun ke lokasi kejadian,” katanya.

Mengantisipasi terulangnya pencurian ini, pihak desa sudah membentuk tim untuk meningkatkan pengamanan dan penjagaan terhadap keberadaan Sapundu yang ada di masing-masing desa. 

“Sebab masih banyak sekali Sapundu di wilayah kita itu, yang usianya mencapai ratusan tahun. Ini harus betul-betul kita jaga jangan sampai hilang lagi. Jadi tim nanti akan jaga secara bergiliran di setiap desa,” ucapnya.

Sekadar diketahui, pencurian aset budaya ini memang terjadi hampir setiap tahun di wilayah Kabupaten Katingan. Di tahun 2017 inilah pencurian terjadi berulang kali. Sebelumnya, awal tahun lalu, pencurian terjadi di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah. Tidak lama kemudian, peristiwa kembali terjadi di Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah. 

Selanjutnya di tahun 2016 juga ada terjadi pencurian Sapundu dan 2015 pencurian meriam di salah satu Makam Pejuang yang terletak di Kecamatan Sanaman Mantikei. Walaupun aksi pencurian ini sudah berulang kali terjadi, hingga saat ini tidak satu pun pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian. (eri/c3/abe/nto)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 22:15

Tuntaskan Permasalahan Tata Ruang Wilayah

PALANGKA RAYA-Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) wilayah Kalimantan menggelar…

Selasa, 17 April 2018 10:10

WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke…

Selasa, 17 April 2018 10:05

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang…

Minggu, 08 April 2018 23:54

TEGAS...! DAD Kalteng Putuskan Wilmar Disidang Adat

PALANGKA RAYA- Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memutuskan akan menyidang adat perusahaan Besar Swasta…

Jumat, 06 April 2018 08:11

Pangdam Cek Pengerjaan Jalan Pararel Perbatasan Kalimantan

PALANGKA RAYA-Kalimantan merupakan beranda terdepan bangsa Indonesia yang mencerminkan keberadaan negara…

Rabu, 04 April 2018 09:30

BUKTIKAN …! 19 Perwira Naik Pangkat

PALANGKA RAYA-Sebanyak 19 perwira di jajaran Korem 102/ Pjg termasuk enam Komandan Rayon Militer…

Rabu, 04 April 2018 09:22

Pemuda Harus Bekali Diri dengan Pengetahuan dan Pengalaman

PALANGKA RAYA-Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memasuki masa yang seolah-olah mustahil bagi…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:05
Fenomena dan Fakta Jalan Rusak di Tengah Perkotaan

COBA LIHAT..!! Ini Namanya Dibuat Tidak Dirawat

RUSAKNYA jalanan di tengah perkotaan, mencoreng wajah cantik Kota Palangka Raya. Karena jalan hanya…

Sabtu, 31 Maret 2018 06:57

NAH LHO ! Izin Hotel Global Bisa Dicabut

PALANGKA RAYA–Kasus dugaan pencemaran lingkungan dari air limbah Royal Global Hotel di kawasan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:44

Lantunan Selawat Bergema

PALANGKA RAYA- Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos, Palangka Raya, Rabu malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .