MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 12 Juli 2017 21:53
Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan
Ilustrasi. Patung Sapundu kuno

PROKAL.CO, Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan

KASONGAN–Pencurian situs budaya milik Kabupaten Katingan kembali terulang. Sebuah Sapundu berusia lebih dari 100 tahun di Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, hilang dicuri maling. 

Peristiwa pencurian ini terjadi persis di rumah Balai Kaharingan, Desa Luwuk Kanan, Senin (10/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi diperoleh Kalteng Pos menyebutkan, pencurian aset budaya daerah ini dipastikan lebih dari satu orang pelaku. Sebab, pencurian patung yang terbuat dari kayu ulin yang ditancapkan di atas tanah itu, tidak mudah untuk dicabut seorang diri. 

Pencurian kali ini tidak lagi dengan cara dipotong seperti pada peristiwa sebelumnya. 

Kali ini, para pelaku mencabut langsung Sapundu itu dari tanah secara utuh dan langsung membawa lari dengan menggunakan kendaraan roda empat. Pada saat peristiwa pencurian itu, sejumlah warga memang ada mendengar kendaraan lewat di desa tersebut dengan kecepatan tinggi. Namun, warga tidak mencurigai adanya pencurian. 

Peristiwa ini baru diketahui pada pagi harinya setelah melihat Sapundu tersebut tidak ada lagi di tempatnya. 

Camat Tasik Payawan Pimanto ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pencurian Sapundu di wilayahnya. Kasus ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Polsek Tasik Payawan untuk dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan para pelakunya. 

“Ini baru pertama kali terjadi pencurian Sapundu di Desa Luwuk Kanan. Sebelumnya tidak pernah ada kehilangan seperti di daerah kecamatan yang lain. Kita menduga pelakunya ini orang luar dan diduga juga ada keterlibatan orang dalam,” ujar Pimanto kepada sejumlah wartawan ketika menghadiri kegiatan Rakordal di Kasongan, Selasa (11/7).

Mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Katingan ini mengatakan, di wilayah Kecamatan Tasik Payawan banyak terdapat Sapundu tersebar di delapan desa dengan usia ratusan tahun. Oleh sebab itulah, dirinya sangat prihatin atas aksi pencurian ini. 

“Kemarin (Senin, red) kita sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan tim sudah turun ke lokasi kejadian,” katanya.

Mengantisipasi terulangnya pencurian ini, pihak desa sudah membentuk tim untuk meningkatkan pengamanan dan penjagaan terhadap keberadaan Sapundu yang ada di masing-masing desa. 

“Sebab masih banyak sekali Sapundu di wilayah kita itu, yang usianya mencapai ratusan tahun. Ini harus betul-betul kita jaga jangan sampai hilang lagi. Jadi tim nanti akan jaga secara bergiliran di setiap desa,” ucapnya.

Sekadar diketahui, pencurian aset budaya ini memang terjadi hampir setiap tahun di wilayah Kabupaten Katingan. Di tahun 2017 inilah pencurian terjadi berulang kali. Sebelumnya, awal tahun lalu, pencurian terjadi di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah. Tidak lama kemudian, peristiwa kembali terjadi di Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah. 

Selanjutnya di tahun 2016 juga ada terjadi pencurian Sapundu dan 2015 pencurian meriam di salah satu Makam Pejuang yang terletak di Kecamatan Sanaman Mantikei. Walaupun aksi pencurian ini sudah berulang kali terjadi, hingga saat ini tidak satu pun pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian. (eri/c3/abe/nto)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 09:02

SIAP SIAP..!! Kalteng Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Aroma gambut menyengat menjadi pertanda hari sudah pagi. Apalagi, kepulan asap kembali…

Minggu, 18 Februari 2018 09:01

Taufik Dipanggil untuk Klarifikasi

NANGA BULIK-Beredarnya kabar Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lamandau Taufik Hidayat diduga melakukan fitnah…

Minggu, 18 Februari 2018 08:53

Untuk Menuju Putri Indonesia Perlu Modal 3M

PUTRI Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Episcia Puspita Lautt, semakin percaya diri menatap serangkaian…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

PBB Nilai KPU Kapuas Tak Mengerti Aturan

PALANGKA RAYA-Putusan KPU Kapuas yang tidak meloloskan pasangan Muhammad Mawardi-Muhajirin, mengusik…

Senin, 12 Februari 2018 07:29

Jangan Malu Sekolah dan Menjadi Lulusan SMK

PANGAKALAN BUN-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng H Muhammad Rakhman, melakukan…

Minggu, 11 Februari 2018 07:03

Lagi Ketagihan, Rumah Sendiri Mau Dibakar

PALANGKARA RAYA-Seorang pria bernama Budi (40) warga Jalan Tambung Raya, Kelurahan Langkai, Kota Palangka…

Minggu, 11 Februari 2018 07:00

Ditetapkan Tersangka, Sekda Mundur atau Lengser

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya Sekda Kota Palangka Raya sebagai tersangka dugaan pungutan liar alias pungli,…

Minggu, 11 Februari 2018 06:58
Boeing 737 JT 671 Sudah Berusia 8 Tahun

Onderdil Pesawat Lion Air Bermasalah

SEBANYAK 211 penumpang pesawat Lion Air sempat terkatung-katung empat jam lebih di Bandara Tjilik Riwut,…

Minggu, 11 Februari 2018 00:32
BREAKING NEWS

Ditinggal Beli Pisang Keju, Kundut Gantung Diri

PALANGKA RAYA-Warga Jalan Banteng Kota Palangka Raya mendadak geger. Hal tersebut menyusul ditemukannya…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:49

Jabatan Ganda Berujung Tersangka

PALANGKA RAYA-Ditetapkannya sekretaris daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Rojikinnor dalam kasus dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .