MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 12 Juli 2017 21:53
Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan
Ilustrasi. Patung Sapundu kuno

PROKAL.CO, Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan

KASONGAN–Pencurian situs budaya milik Kabupaten Katingan kembali terulang. Sebuah Sapundu berusia lebih dari 100 tahun di Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, hilang dicuri maling. 

Peristiwa pencurian ini terjadi persis di rumah Balai Kaharingan, Desa Luwuk Kanan, Senin (10/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi diperoleh Kalteng Pos menyebutkan, pencurian aset budaya daerah ini dipastikan lebih dari satu orang pelaku. Sebab, pencurian patung yang terbuat dari kayu ulin yang ditancapkan di atas tanah itu, tidak mudah untuk dicabut seorang diri. 

Pencurian kali ini tidak lagi dengan cara dipotong seperti pada peristiwa sebelumnya. 

Kali ini, para pelaku mencabut langsung Sapundu itu dari tanah secara utuh dan langsung membawa lari dengan menggunakan kendaraan roda empat. Pada saat peristiwa pencurian itu, sejumlah warga memang ada mendengar kendaraan lewat di desa tersebut dengan kecepatan tinggi. Namun, warga tidak mencurigai adanya pencurian. 

Peristiwa ini baru diketahui pada pagi harinya setelah melihat Sapundu tersebut tidak ada lagi di tempatnya. 

Camat Tasik Payawan Pimanto ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pencurian Sapundu di wilayahnya. Kasus ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Polsek Tasik Payawan untuk dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan para pelakunya. 

“Ini baru pertama kali terjadi pencurian Sapundu di Desa Luwuk Kanan. Sebelumnya tidak pernah ada kehilangan seperti di daerah kecamatan yang lain. Kita menduga pelakunya ini orang luar dan diduga juga ada keterlibatan orang dalam,” ujar Pimanto kepada sejumlah wartawan ketika menghadiri kegiatan Rakordal di Kasongan, Selasa (11/7).

Mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Katingan ini mengatakan, di wilayah Kecamatan Tasik Payawan banyak terdapat Sapundu tersebar di delapan desa dengan usia ratusan tahun. Oleh sebab itulah, dirinya sangat prihatin atas aksi pencurian ini. 

“Kemarin (Senin, red) kita sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan tim sudah turun ke lokasi kejadian,” katanya.

Mengantisipasi terulangnya pencurian ini, pihak desa sudah membentuk tim untuk meningkatkan pengamanan dan penjagaan terhadap keberadaan Sapundu yang ada di masing-masing desa. 

“Sebab masih banyak sekali Sapundu di wilayah kita itu, yang usianya mencapai ratusan tahun. Ini harus betul-betul kita jaga jangan sampai hilang lagi. Jadi tim nanti akan jaga secara bergiliran di setiap desa,” ucapnya.

Sekadar diketahui, pencurian aset budaya ini memang terjadi hampir setiap tahun di wilayah Kabupaten Katingan. Di tahun 2017 inilah pencurian terjadi berulang kali. Sebelumnya, awal tahun lalu, pencurian terjadi di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah. Tidak lama kemudian, peristiwa kembali terjadi di Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah. 

Selanjutnya di tahun 2016 juga ada terjadi pencurian Sapundu dan 2015 pencurian meriam di salah satu Makam Pejuang yang terletak di Kecamatan Sanaman Mantikei. Walaupun aksi pencurian ini sudah berulang kali terjadi, hingga saat ini tidak satu pun pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian. (eri/c3/abe/nto)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:56

ALHAMDULILLAH! Jemaah Haji Kalteng Tiba, Awasi Kesehatannya

ALHAMDULILLAH. Meski keriput wajah tua itu tampak lelah, kebahagiaan tetap terpancar darinya. Tangis…

Kamis, 21 September 2017 09:32

HEBOH ...! PNS Dukcapil Ditemukan Tewas, Diduga Gantung Diri

MUARA TEWEH – Warga Muara Teweh dihobokan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di…

Selasa, 19 September 2017 19:24

Kajari Tahan Tersangka Korupsi Sumur Bor

NANGA BULIK - Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam pengadaan sumur bor di RSUD Lamandau…

Senin, 18 September 2017 14:18

Gubernur: Inventarisir SMA yang Perlu Komputer, Kita Usahakan Belikan

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalteng terus berbenah dalam berbagai aspek. Selain fokus pada pengingkatan…

Sabtu, 16 September 2017 16:22

Wah…! Sertifikat Deposito Dana APBD yang Hilang Ternyata Palsu

KASONGAN – Dugaan penggelapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Katingan Rp35 miliar,…

Sabtu, 16 September 2017 15:55

Dua Pemuda Akhiri Hidup di Tali Ayunan dan Rafia

DUA pemuda nekat mengakhiri hidupnya. Diduga akibat sering dimarahi, Agus Susanto (27) warga Kotawaringin…

Jumat, 15 September 2017 23:17

Padahal Katanya, Napi yang Kabur Terkenal Begini…

PANGKALAN BUN – Nama Abdullah Ghani masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Narapidana (Napi)…

Jumat, 15 September 2017 23:06

Walah Kok Bisa…!? Uang APBD Katingan Hilang Rp100 Miliar

KASONGAN - Pemerintah Kabupaten Katingan bakal dilanda badai keuangan. Anggaran Pendapatan Belanja…

Jumat, 15 September 2017 22:57

Geger…! Anggota Ditreskrimsus Polda Kalteng Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

PALANGKA RAYA - Warga Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya, mendadak geger. Seorang anggota Polda…

Jumat, 15 September 2017 22:43

Napi Kabur Diduga Karena Ada Kesalahan Prosedur Pengawalan

PALANGKA RAYA – Kanwil Kemenkumham Kalteng terus mendalami kaburnya warga binaan rumah tahanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .