MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 12 Juli 2017 21:53
Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan
Ilustrasi. Patung Sapundu kuno

PROKAL.CO, Waduh...! Sapundu Berusia 100 Tahun Dicuri dari Balai Kaharingan

KASONGAN–Pencurian situs budaya milik Kabupaten Katingan kembali terulang. Sebuah Sapundu berusia lebih dari 100 tahun di Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, hilang dicuri maling. 

Peristiwa pencurian ini terjadi persis di rumah Balai Kaharingan, Desa Luwuk Kanan, Senin (10/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi diperoleh Kalteng Pos menyebutkan, pencurian aset budaya daerah ini dipastikan lebih dari satu orang pelaku. Sebab, pencurian patung yang terbuat dari kayu ulin yang ditancapkan di atas tanah itu, tidak mudah untuk dicabut seorang diri. 

Pencurian kali ini tidak lagi dengan cara dipotong seperti pada peristiwa sebelumnya. 

Kali ini, para pelaku mencabut langsung Sapundu itu dari tanah secara utuh dan langsung membawa lari dengan menggunakan kendaraan roda empat. Pada saat peristiwa pencurian itu, sejumlah warga memang ada mendengar kendaraan lewat di desa tersebut dengan kecepatan tinggi. Namun, warga tidak mencurigai adanya pencurian. 

Peristiwa ini baru diketahui pada pagi harinya setelah melihat Sapundu tersebut tidak ada lagi di tempatnya. 

Camat Tasik Payawan Pimanto ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pencurian Sapundu di wilayahnya. Kasus ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Polsek Tasik Payawan untuk dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan para pelakunya. 

“Ini baru pertama kali terjadi pencurian Sapundu di Desa Luwuk Kanan. Sebelumnya tidak pernah ada kehilangan seperti di daerah kecamatan yang lain. Kita menduga pelakunya ini orang luar dan diduga juga ada keterlibatan orang dalam,” ujar Pimanto kepada sejumlah wartawan ketika menghadiri kegiatan Rakordal di Kasongan, Selasa (11/7).

Mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Katingan ini mengatakan, di wilayah Kecamatan Tasik Payawan banyak terdapat Sapundu tersebar di delapan desa dengan usia ratusan tahun. Oleh sebab itulah, dirinya sangat prihatin atas aksi pencurian ini. 

“Kemarin (Senin, red) kita sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan tim sudah turun ke lokasi kejadian,” katanya.

Mengantisipasi terulangnya pencurian ini, pihak desa sudah membentuk tim untuk meningkatkan pengamanan dan penjagaan terhadap keberadaan Sapundu yang ada di masing-masing desa. 

“Sebab masih banyak sekali Sapundu di wilayah kita itu, yang usianya mencapai ratusan tahun. Ini harus betul-betul kita jaga jangan sampai hilang lagi. Jadi tim nanti akan jaga secara bergiliran di setiap desa,” ucapnya.

Sekadar diketahui, pencurian aset budaya ini memang terjadi hampir setiap tahun di wilayah Kabupaten Katingan. Di tahun 2017 inilah pencurian terjadi berulang kali. Sebelumnya, awal tahun lalu, pencurian terjadi di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah. Tidak lama kemudian, peristiwa kembali terjadi di Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah. 

Selanjutnya di tahun 2016 juga ada terjadi pencurian Sapundu dan 2015 pencurian meriam di salah satu Makam Pejuang yang terletak di Kecamatan Sanaman Mantikei. Walaupun aksi pencurian ini sudah berulang kali terjadi, hingga saat ini tidak satu pun pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian. (eri/c3/abe/nto)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 20:37

Wah…! Pengelola Ingin Jual Gedung Batang Garing?

PALANGKA RAYA – Gedung Batang Garing rencananya ingin dimiliki Pemprov, belum jelas. Sekalipun…

Rabu, 26 Juli 2017 15:45

Tim Puslabfor Selidiki Bekas Lokasi Kebakaran SD, Hasilnya...?

PALANGKA RAYA – Mulai Rabu pagi (26/7), tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri…

Selasa, 25 Juli 2017 00:42

Ungkap Kebakaran 4 SD, Polda Kalteng Bentuk Tim Khusus

PALANGKA RAYA – Untuk mengungkap kasus terbakarnya bangunan empat sekolah dasar (SD) di Palangka…

Senin, 24 Juli 2017 23:02

Tegas! Ini Pernyataan Gubernur tentang Pemutusan Kerjasama dengan UPR

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran pun akhirnya ikut angkat bicara terkait…

Senin, 24 Juli 2017 22:36

Ponsel Aanslow Diperiksa di Mabes Polri

PALANGKA RAYA – Jajaran kepolisian terus bekerja ekstra menelusuri dan menguak penyebab kebakaran…

Senin, 24 Juli 2017 22:17

Pengakuan Aanslow, Pemuda yang Sempat Diduga Pelaku Pembakaran SD

PALANGKA RAYA – Kebakaran di SDN 4 menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai masih…

Senin, 24 Juli 2017 21:48

Gubernur Kalteng: Pelaku Pembakaran Sekolah Sama dengan Teroris

PALANGKA RAYA – Kebakaran di SDN 4 menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai masih…

Senin, 24 Juli 2017 21:31

Kerjasama Diputus, Ini Dampak yang Akan Ditakutkan UPR

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalimantan Tengah memutuskan untuk menyetop sementara kerjasama dengan…

Senin, 24 Juli 2017 21:11

DPRD Sepakat Gedung Batang Garing Diambil Alih

PALANGKA RAYA – Belum lama ini, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta agar Gedung Batang…

Senin, 24 Juli 2017 13:57

Pemprov Kalteng Putuskan Kerjasama dengan UPR

PALANGKA RAYA – Berbagai persoalan yang merundung Universitas Palangka Raya (UPR), akhirnya membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .