MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Senin, 10 Juli 2017 19:26
Dapat Kabar Bayi Sakit Tak Ditangani RS, Bupati Turun Ngecek, Ternyata...

Edy: Hati-hati Meneruskan Informasi yang Tidak Jelas

Bupati Pulpis, H Edy Pratowo saat memberikan bantuan kepada keluarga Mustapa yang diserahkan kepada Kades Kanamit, Deon pada, Sabtu (8/7) malam. (BADARUDIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PULANG PISAU - Kabar yang beredar di Media Sosial (Medsos) terhadap salah seorang anak bayi di Desa Kanamit, Kecamatan Maliku ternyata tidak benar. Di mana, informasi di medsos bahwa anak tersebut sakit dan terkatung-katung. Selain itu, bayi tersebut juga dikabarkan tidak ada penanganan oleh pihak rumah sakit karena tidak ada biaya sama sekali juga tidak benar.

Kepala Desa Kanamit, Deon mengatakan, anak itu bernama Mustapa. Umurnya baru sekitar satu sampai dua bulan. “Benar, memang anak itu dirujuk ke rumah sakit Ulin Banjarmasin karena penyakit tidak bisa kencing. Namun, informasi yang beredar di Medsos itu tidak seperti fakta yang ada saat ini,” kata Deon akhir pekan tadi.

Ia menambahkan, cerita sebenarnya bermula ketika anak itu lahir pada bulan puasa tadi. Namun, kondisi anak tersebut memang mengalami suatu penyakit yaitu tidak bisa kencing.

“Kemudian anak itu dibawa ke rumah sakit Pulpis. Namun, saat itu dirujuk ke Banjarmasin. Anak itu masuk rumah sakit sudah sejak bulan Ramadan lalu,” ujar dia.

Kemudian, lanjut Deon, pihaknya mengurus terkait masalah BPJS untuk anak tersebut. Karena program pemerintah sangat jelas bahwa masyarakat yang tidak mampu akan ditanggung pemerintah biaya pengobatan kesehatannya melalui BPJS.

“Jadi, tidak benar juga kalau ada yang menyebutkan keluarga yang bersangkutan tidak ada biaya untuk berobat. Karena dari pengakuan orang tuanya juga mereka nyaman saja selama berada di rumah sakit Banjarmasin itu. Sebab, biayanya sudah ditanggung oleh BPJS,” jelas Deon.

Kades mengungkapkan, keluarga tersebut sebenarnya sudah keluar dari rumah sakit Banjarmasin itu. Tetapi, mereka berdiam di rumah keluarganya di daerah setempat.

“Hari ini (kemarin) kami jemput keluarga yang bersangkutan. Jadi pada intinya tidak benar informasi di Medsos bahwa anak yang bersangkutan terkatung-katung dan tidak punya BPJS,” ungkap Deon.

Sementara itu, Bupati Pulpis, H Edy Pratowo di sela-sela kepulangannya membuka acara gala desa di Desa Talio Muara Kecamatan Pandih Batu menyempatkan diri singgah di Kanamit dan bertemu dengan aparat desa setempat. Bupati ingin mendengarkan langsung bagaimana kronologi yang sebenarnya dari masyarakat setempat.

“Ternyata menurut pengakuan aparat desa apa yang digembar-gemborkan di Medsos itu sama sekali tidak benar adanya,” ucap Edy.

Pihaknya sangat menyayangkan pengguna Medsos yang meneruskan informasi tidak jelas dan membuat keresahan di masyarakat. Dia berharap, pengguna Medsos bisa lebih hati-hati lagi dalam menyebar luaskan informasi. “Karena hal seperti itu akan merugikan banyak pihak,” tegas dia.

Orang nomor satu di Pemkab Pulpis ini mengaku hatinya sedih jika mendengar ada masyarakat yang sakit parah tetapi tidak ada biaya untuk berobat. Karena itu pemerintah memiliki program dan sudah menganggarkan untuk menanggung biaya pengobatan masyarakat yang kurang mampu melalui BPJS.

“Saya berharap pengguna Medsos bisa lebih hati-hati lagi dalam menyebarluaskan informasi. Harapan saya dikroscek dulu dengan benar ke orang yang bersangkutan. Supaya tidak menimbulkan fitnah dan sebagainya,” tandasnya. (bad/art/nto)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 19:42

Pasangan MANTAP Berlabuh ke PRO

PURUK CAHU - Teki teki arah politik pasangan H Mulyar - Ahmad Tafruji (MANTAP) setelah gagal maju sebagai…

Kamis, 18 Januari 2018 11:42
DPRD Kapuas

Pilkada Wajib Berjalan Sukses

KUALA KAPUAS - Pemilihan kepala daerah (pilkada) sudah memasuki tahap pendaftaran dan tes kesehatan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:37

Perusahaan Jangan Cuek dan Harus Ikut Berantas Narkoba

NANGA BULIK–Pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Lamandau terus dilakukan Polres Lamandau…

Kamis, 18 Januari 2018 11:34
DPRD Gunung Mas

Tenaga Pengajar Jangan Sampai Gagap Teknologi

KUALA KURUN - Tenaga pengajar atau guru diharapkan tidak ada lagi yang gagap teknologi (gaptek). Sebab,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:31

Kantor Pelayanan Publik Rawan Pungli

PANGKALAN BUN-Sepanjang tahun 2017 Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 18 Januari 2018 11:29
Pemkab Katingan

Debit Air Tinggi, Akses Jalan Petak Bahandang Terputus

KASONGAN – Akses jalan menuju Desa Petak Bahandang ibukota Kecamatan Tasik Payawan kembali terputus.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:26

Rutin Membuat Tanggul Sementara dari Karung Berisi Pasir

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupatan Kotawaringin Barat (Kobar) terus menangani abrasi pantai di kawasan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:22
Pemkab Seruyan

Diperlukan Keterlibatan Masyarakat Menjaga Kelestarian Lingkungan Pantai

KUALA PEMBUANG - Masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya yang tinggal di daerah pesisir, diminta supaya…

Kamis, 18 Januari 2018 11:18
Pemkab Seruyan

Komoditi Pertanian Masih Andalkan Pasokan dari Luar Daerah

KUALA PEMBUANG – Para petani di Kabupaten Seruyan diminta untuk mengembangkan tanaman selain padi…

Kamis, 18 Januari 2018 09:40
DPRD Kotim

Krisis Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penegakan Hukum

SAMPIT-Temuan jutaan Pil Zenith beberapa waktu lalu, masih menjadi perhatian dan sorotan wakil rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .