MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Minggu, 09 Juli 2017 18:48
Gara-gara Hal Ini, Pengamat Sebut Palangka Raya Tak Layak Jadi Ibu Kota
Presiden Joko Widodo, bersama sejumlah menteri saat mengunjungi titik kebakaran lahan gambut di Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, PENGAMAT lingkungan dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga mengatakan, Palangka Raya tidak memenuhi syarat dijadikan ibu kota. Pasalnya, di sana seringkali terjadi kebakaran hutan sehingga mengakibatkan polusi udara.

Menurut dia, Pemerintah perlu memikirkan ulang menjadikan Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagai ibu kota mengantikan Jakarta. Karena ada dampak-dampak yang akan di‎timbulkan.

"Karena di Palangka Raya sering terjadi kebakaran hutan polusi udara," ujar Nirwono, Sabtu (8/7).

Selain itu struktur tanah Palangka Raya berjenis gambut, sehingga mudah sekali terbakar. Apalagi tanah dengan struktur gambut sangat buruk dalam hal drainase.

"Jadi bisa menyebabkan krisis air bersih. Dan tanah gambut juga drainase buruk," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perencanan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana pemimdahaan ibu kota ke Palangka Raya bersama Presiden Joko Wododo (Jokowi)‎.

Dalam pembahasan itu itu Bambang menegaskan kajian pemindahan ibu kota, termasuk skema pendanaan akan selesai di tahun 2017 ini. Oleh sebab itu maka di tahun 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait pemindahan pusat administrasi pemerintahan. (cr2/JPG/nto)


BACA JUGA

Kamis, 10 Oktober 2013 15:43

MIN Kereng Bangkirai Juara Futsal dan Senam SKJ

<div> <div>PALANGKA RAYA- Minimnya fasilitas dan letak sekolah yang jauh dari perkotaan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*