MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 13:29
Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

Sangat Hormat dengan Orangtua, Pekerja Keras dan Berjiwa Sosial Tinggi

Sugianto Sabran tanpa segan mencium kaki sang ibunda dengan takzim, meskipun itu dilakukan di depan khalayak dalam salah satu acara di kediaman pribadinya di Pangkalan Bun beberapa waktu lalu. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan sahabat. Tak heran jika banyak yang menyebut, dimana ada Sugianto, maka disitu ada Agustiar.

“Pekerja keras, pantang menyerah dan jiwa sosialnya tinggi,” begitulah kata Agustiar menggambarkan sang adik yang lahir di Sampit 5 Juli 1973 silam itu.

Keuletan dan sifat pantang menyerah Sugianto, menurut Agustiar, sudah terlihat sejak kecil. Sejak kecil, meskipun hidup dengan serba keterbatasan dan kekurangan secara ekonomi, tidak membuatnya berkecil hati dan menyerah begitu saja dengan keadaan.

Upaya tak pernah lelah pelan namun pasti, setamat SMK Sugianto muda pun mendapat kepercayaan pamannya H. Abdul Rasyid untuk menakhodai PT. Tanjung Lingga. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhutanan yang memiliki omset miliaran bahkan triliunan. Bahkan akhirnya ia dipercaya menduduki posisi puncak sebagai direktur utama.

Saat kini sang adik telah menjadi orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Tengah, Agustiar mengaku tidak banyak yang berubah dari sang adik.

Dibalik berbagai kesuksesan yang diraih hingga kini genap berusia 44 tahun, salah satu keteladanan yang patut dicontoh dari Sugianto adalah sikap hormatnya kepada orangtua.

Menurut Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu, bagi Sugianto, orangtua itu seperti jimat yang harus selalu dijaga dan dihormati kapan saja dan dimana saja. Dia orangnya pemberani, siapa pun akan dihadapi.

“Satu-satunya orang yang paling ditakuti dan dihormatinya adalah orangtuanya. Karena dia berprinsip bahwa apapun yang didapat di dunia ini, tidak pernah lepas dari doa restu orangtua,” pungkas Agustiar.

Secara singkat Agustiar pun menceritakan bagaimana kehidupan keluarga mereka saat masih anak-anak hingga remaja. “Pokoknya, siang malam banting tulang demi kelangsungan hidup. Satu kali gagal, bukan berarti akhir semuanya,” ujarnya, Selasa (4/5).

Sebagai seorang kakak, Agustiar juga mengakui salah satu sifat lain Sugianto yang jarang dimiliki oleh kebanyakan orang adalah jiwa sosial yang tinggi. Meski setelah dewasa, Sugianto bukan lagi seorang yang bergelut dengan kesusahan. Sebaliknya bergelimang harta, tak membuatnya sombong.

“Memang dari kecil orangnya punya jiwa sosial yang tinggi, tak bisa melihat orang lain susah. Berusaha ramah dengan siapa saja dan tak mau berhitung kalau untuk menolong orang,” imbuh dia.

Terhadap sifat sosialnya itu, kata Agustiar, Sugianto memiliki prinsip yang selalu dipegang teguh. “Jangan pernah menyesal dan berhitung kalau menolong sesama, itu prinsipnya yang dari dulu dia pegang dan juga berusaha ditularkan kepada keluarga-keluarga yang lain,” ungkap Agustiar. (nto)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .