MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 13:29
Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

Sangat Hormat dengan Orangtua, Pekerja Keras dan Berjiwa Sosial Tinggi

Sugianto Sabran tanpa segan mencium kaki sang ibunda dengan takzim, meskipun itu dilakukan di depan khalayak dalam salah satu acara di kediaman pribadinya di Pangkalan Bun beberapa waktu lalu. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan sahabat. Tak heran jika banyak yang menyebut, dimana ada Sugianto, maka disitu ada Agustiar.

“Pekerja keras, pantang menyerah dan jiwa sosialnya tinggi,” begitulah kata Agustiar menggambarkan sang adik yang lahir di Sampit 5 Juli 1973 silam itu.

Keuletan dan sifat pantang menyerah Sugianto, menurut Agustiar, sudah terlihat sejak kecil. Sejak kecil, meskipun hidup dengan serba keterbatasan dan kekurangan secara ekonomi, tidak membuatnya berkecil hati dan menyerah begitu saja dengan keadaan.

Upaya tak pernah lelah pelan namun pasti, setamat SMK Sugianto muda pun mendapat kepercayaan pamannya H. Abdul Rasyid untuk menakhodai PT. Tanjung Lingga. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhutanan yang memiliki omset miliaran bahkan triliunan. Bahkan akhirnya ia dipercaya menduduki posisi puncak sebagai direktur utama.

Saat kini sang adik telah menjadi orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Tengah, Agustiar mengaku tidak banyak yang berubah dari sang adik.

Dibalik berbagai kesuksesan yang diraih hingga kini genap berusia 44 tahun, salah satu keteladanan yang patut dicontoh dari Sugianto adalah sikap hormatnya kepada orangtua.

Menurut Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu, bagi Sugianto, orangtua itu seperti jimat yang harus selalu dijaga dan dihormati kapan saja dan dimana saja. Dia orangnya pemberani, siapa pun akan dihadapi.

“Satu-satunya orang yang paling ditakuti dan dihormatinya adalah orangtuanya. Karena dia berprinsip bahwa apapun yang didapat di dunia ini, tidak pernah lepas dari doa restu orangtua,” pungkas Agustiar.

Secara singkat Agustiar pun menceritakan bagaimana kehidupan keluarga mereka saat masih anak-anak hingga remaja. “Pokoknya, siang malam banting tulang demi kelangsungan hidup. Satu kali gagal, bukan berarti akhir semuanya,” ujarnya, Selasa (4/5).

Sebagai seorang kakak, Agustiar juga mengakui salah satu sifat lain Sugianto yang jarang dimiliki oleh kebanyakan orang adalah jiwa sosial yang tinggi. Meski setelah dewasa, Sugianto bukan lagi seorang yang bergelut dengan kesusahan. Sebaliknya bergelimang harta, tak membuatnya sombong.

“Memang dari kecil orangnya punya jiwa sosial yang tinggi, tak bisa melihat orang lain susah. Berusaha ramah dengan siapa saja dan tak mau berhitung kalau untuk menolong orang,” imbuh dia.

Terhadap sifat sosialnya itu, kata Agustiar, Sugianto memiliki prinsip yang selalu dipegang teguh. “Jangan pernah menyesal dan berhitung kalau menolong sesama, itu prinsipnya yang dari dulu dia pegang dan juga berusaha ditularkan kepada keluarga-keluarga yang lain,” ungkap Agustiar. (nto)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Juli 2017 23:32
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah, Penghuni Panti Trisna Werdha (2/habis)

Tidak Ingin Merepotkan Anak dan Cucu, Siapkan Peralatan Ketika Meninggal

Sejatinya di usia senjanya nenek Salamah ingin hidup bahagia bersama anak dan cucunya. Namun apa daya?…

Jumat, 07 Juli 2017 21:24
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah Penghuni Panti Trisna Werdha (1)

Pilih Tinggal di Panti Sampai Mati Daripada Hidup Bersama sang Anak

Ada tiga fase besar dalam kehidupan manusia, yakni lahir, hidup dan mati. Ketiga fase ini akan dilalui…

Rabu, 05 Juli 2017 13:29

Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan…

Rabu, 05 Juli 2017 12:35

Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain…

Senin, 03 Juli 2017 17:12
Arti Pakaian Dinas di Mata Purnawirawan Polri

Hargai dan Jangan Melukai Seragammu

Makna Tribata jangan hanya diucap secara lisan. Jangan hanya diucapkan saat masa-masa pendidikan. Tetapi…

Senin, 03 Juli 2017 16:48

Kisah Unik Usai Lebaran, Perjaka yang Nikahi Dua Gadis Sekaligus

Idulfitri 1438 Hijriyah ini tampaknya betul-betul membawa berkah bagi Dialah Senum (22). Bagaimana tidak,…

Sabtu, 01 Juli 2017 17:50
Melihat Objek Wisata Pantai di Kabupaten Kobar

Jadi Andalan Destinasi Wisata, Masyarakat Masih Buang Sampah Sembarangan

Dibalik indahnya pantai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada pekerjaan rumah bagi pemerintah…

Sabtu, 01 Juli 2017 10:00
Ziarah Warnai Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Seruyan

Generasi Muda Diharapkan Miliki Semangat Seperti Pahlawan

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kijang Kencana Kuala Pembuang mewarnai rangkaian peringatan Hari…

Jumat, 30 Juni 2017 17:57
LIPUTAN KHUSUS

Permasalahan Pengembangan Kerbau Rawa Jenamas

MENGEMBANGKAN populasi tujuh ribu kerbau rawa agar bisa dijadikan lokasi wisata, baik bagi masyarakat…

Jumat, 30 Juni 2017 17:50
LIPUTAN KHUSUS

Sejarah, Potensi dan Nilai Ekonomi Kerbau Rawa Jenamas

KERBAU rawa Jenamas awalnya dikembangkan atau dibawa oleh pendatang dari Kalimantan Selatan pada awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .