MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 13:29
Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

Sangat Hormat dengan Orangtua, Pekerja Keras dan Berjiwa Sosial Tinggi

Sugianto Sabran tanpa segan mencium kaki sang ibunda dengan takzim, meskipun itu dilakukan di depan khalayak dalam salah satu acara di kediaman pribadinya di Pangkalan Bun beberapa waktu lalu. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan sahabat. Tak heran jika banyak yang menyebut, dimana ada Sugianto, maka disitu ada Agustiar.

“Pekerja keras, pantang menyerah dan jiwa sosialnya tinggi,” begitulah kata Agustiar menggambarkan sang adik yang lahir di Sampit 5 Juli 1973 silam itu.

Keuletan dan sifat pantang menyerah Sugianto, menurut Agustiar, sudah terlihat sejak kecil. Sejak kecil, meskipun hidup dengan serba keterbatasan dan kekurangan secara ekonomi, tidak membuatnya berkecil hati dan menyerah begitu saja dengan keadaan.

Upaya tak pernah lelah pelan namun pasti, setamat SMK Sugianto muda pun mendapat kepercayaan pamannya H. Abdul Rasyid untuk menakhodai PT. Tanjung Lingga. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhutanan yang memiliki omset miliaran bahkan triliunan. Bahkan akhirnya ia dipercaya menduduki posisi puncak sebagai direktur utama.

Saat kini sang adik telah menjadi orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Tengah, Agustiar mengaku tidak banyak yang berubah dari sang adik.

Dibalik berbagai kesuksesan yang diraih hingga kini genap berusia 44 tahun, salah satu keteladanan yang patut dicontoh dari Sugianto adalah sikap hormatnya kepada orangtua.

Menurut Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu, bagi Sugianto, orangtua itu seperti jimat yang harus selalu dijaga dan dihormati kapan saja dan dimana saja. Dia orangnya pemberani, siapa pun akan dihadapi.

“Satu-satunya orang yang paling ditakuti dan dihormatinya adalah orangtuanya. Karena dia berprinsip bahwa apapun yang didapat di dunia ini, tidak pernah lepas dari doa restu orangtua,” pungkas Agustiar.

Secara singkat Agustiar pun menceritakan bagaimana kehidupan keluarga mereka saat masih anak-anak hingga remaja. “Pokoknya, siang malam banting tulang demi kelangsungan hidup. Satu kali gagal, bukan berarti akhir semuanya,” ujarnya, Selasa (4/5).

Sebagai seorang kakak, Agustiar juga mengakui salah satu sifat lain Sugianto yang jarang dimiliki oleh kebanyakan orang adalah jiwa sosial yang tinggi. Meski setelah dewasa, Sugianto bukan lagi seorang yang bergelut dengan kesusahan. Sebaliknya bergelimang harta, tak membuatnya sombong.

“Memang dari kecil orangnya punya jiwa sosial yang tinggi, tak bisa melihat orang lain susah. Berusaha ramah dengan siapa saja dan tak mau berhitung kalau untuk menolong orang,” imbuh dia.

Terhadap sifat sosialnya itu, kata Agustiar, Sugianto memiliki prinsip yang selalu dipegang teguh. “Jangan pernah menyesal dan berhitung kalau menolong sesama, itu prinsipnya yang dari dulu dia pegang dan juga berusaha ditularkan kepada keluarga-keluarga yang lain,” ungkap Agustiar. (nto)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:03
Melihat Pelayanan di Kantor Satpas Polres Lamandau

Sarana Lebih Komplit, Miliki Lapangan Uji Standar

Polres Lamandau kini memiliki Kantor pelayanan Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi…

Minggu, 19 November 2017 20:12

Melihat Mobil Perpustakaan Keliling Pemkab Bartim

Bentuknya cukup kuno, memanjang dengan warna putih polos. Berbagai perlengkapan seperti air conditioner…

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional

Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal

Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun…

Senin, 13 November 2017 07:31
Melihat Lebih Dekat Bangunan Relokasi Nelayan Ujung Pandaran

80 Rumah Siap Huni, Warga Masih Enggan Menempati

Hingga saat ini bangunan rumah yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang…

Sabtu, 11 November 2017 07:47
Ketika Pelanggan Tidak Mau Bayar “Jasa Cinta”

Perempuan Bertato Ditusuk, Barang Berharga Dijarah

Seorang perempuan inisial ST (40) berlumuran darah di sekujur tubuhnya, perempuan bertato yang diduga…

Rabu, 08 November 2017 07:30
Ketika Warga Menagih Kompensasi Lahan Plasma

Portal Jalan Perusahaan, Polres Fasilitasi Mediasi

Persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat masih saja terjadi, seperti di Kabupaten Lamandau.…

Senin, 06 November 2017 10:55
Ketika Transportasi Sungai Mulai Hilang Ditelan Zaman

Drag Alkon dan Getek Menggairahkan Pariwisata Kobar

Seiring dengan perkembangan jaman, moda tansportasi sungai kini mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat…

Sabtu, 04 November 2017 06:56
Ketika Pengguna Obat Terlarang Terjaring dalam Penggerebekan

Parah! Bandar Jualan Zenith Seperti Jual Sembako

Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim), tidak hanya membekuk bandar zenith atau obat…

Selasa, 31 Oktober 2017 07:01
Ketika Seorang Anggota TNI AD Jadi Korban KM Dharma Kencana II

Dokumen Ludes, Turun Pakai Tali, Dua Tangan Terluka

Perjalanan Kapal Motor Dharma Kencana II yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang tujuan Pontianak,…

Jumat, 27 Oktober 2017 09:30
Melihat Perkiraan BMKG Terkait Kondisi Cuaca di Kotim

Ada Titik Panas Terdeteksi, Hujan Es Bisa Terjadi Lagi

Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan sekitarnya mengalami masa peralihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .