MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 12:35
Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Tak Hanya Anak-anak, Gubernur Pun Tertatik untuk Mampir

Anak-anak sedang asyik memindahkan pasir menggunakan eksavator mini di Bundaran Besar, Minggu (2/7). (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain tersebut kini juga bisa dicoba oleh anak-anak di Palangka Raya.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

MINGGU saat Car Free Day (CFD) terasa berbeda. Ada pemandangan baru di depan Palangka Raya Mal (Palma). Anak-anak kecil duduk berderetan dan di belakang mereka orangtuanya sibuk mengamati. Ternyata anak-anak tersebut sedang asyik bermain eksavator mini.

Mereka terlihat dengan wajah serius memindahkan sebuah pasir berwarna cokelat ke sebuah bak truk mainan.

Eksavator mini tersebut merupakan permainan baru dengan sistem hidrolik tenaga air. Sebab baru diperkenalkan oleh Dedi Irawan mulai bulan Ramadan lalu. Menurut si empunya mainan tersebut Dedi Irawan permainan tersebur bisa membantu daya ingat anak-anak.

Suasana ramai anak-anak bermain sempat teralihkan. Spontan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran lewat tepat dan mampir di depan tempat Dedi mangkal menyewakan mainan eksavator tersebut. Dengan ramah gubenur menyapa anak-anak yang asyik bermain.

“Ini baru satu bulan saya usaha ini. Mulai bulan Ramadan lalu. Sudah balik modal,” ucap Dedi pada Kalteng Pos, Minggu (2/7).

Bapak beranak dua ini mengatakan, ide awal usaha muncul dari sosial media. Permainan tersebut sedang digemari anak-anak di Jawa sekitar bulan maret lalu. Untuk itu, dia juga mencoba mengadu nasib dan ternyata sesuai harapan.

“Ide awal muncul dari media sosial. lagi booming di daerah lain. Kalau odong-odong sudah biasa,” ujar lelaki yang kini berumur 29 tahun.

Dia mennerangkan, biasanya dia  manghkal di depan taman teopat di depan TVRI dari puluk 16.00-21.00 WIB. Namun, saat CFD dia baru pertama kali. Ternyata pengunjung yang datang tidak kalah ramai.

“Sewanya Rp5 ribu per 15 menit. Biasanya saya bisa dapat sampai Rp150-180 ribu per hari. Kalau malam minggu bisa sampai Rp300 ribu,”ungkapnya.(*)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Juli 2017 23:32
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah, Penghuni Panti Trisna Werdha (2/habis)

Tidak Ingin Merepotkan Anak dan Cucu, Siapkan Peralatan Ketika Meninggal

Sejatinya di usia senjanya nenek Salamah ingin hidup bahagia bersama anak dan cucunya. Namun apa daya?…

Jumat, 07 Juli 2017 21:24
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah Penghuni Panti Trisna Werdha (1)

Pilih Tinggal di Panti Sampai Mati Daripada Hidup Bersama sang Anak

Ada tiga fase besar dalam kehidupan manusia, yakni lahir, hidup dan mati. Ketiga fase ini akan dilalui…

Rabu, 05 Juli 2017 13:29

Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan…

Rabu, 05 Juli 2017 12:35

Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain…

Senin, 03 Juli 2017 17:12
Arti Pakaian Dinas di Mata Purnawirawan Polri

Hargai dan Jangan Melukai Seragammu

Makna Tribata jangan hanya diucap secara lisan. Jangan hanya diucapkan saat masa-masa pendidikan. Tetapi…

Senin, 03 Juli 2017 16:48

Kisah Unik Usai Lebaran, Perjaka yang Nikahi Dua Gadis Sekaligus

Idulfitri 1438 Hijriyah ini tampaknya betul-betul membawa berkah bagi Dialah Senum (22). Bagaimana tidak,…

Sabtu, 01 Juli 2017 17:50
Melihat Objek Wisata Pantai di Kabupaten Kobar

Jadi Andalan Destinasi Wisata, Masyarakat Masih Buang Sampah Sembarangan

Dibalik indahnya pantai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada pekerjaan rumah bagi pemerintah…

Sabtu, 01 Juli 2017 10:00
Ziarah Warnai Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Seruyan

Generasi Muda Diharapkan Miliki Semangat Seperti Pahlawan

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kijang Kencana Kuala Pembuang mewarnai rangkaian peringatan Hari…

Jumat, 30 Juni 2017 17:57
LIPUTAN KHUSUS

Permasalahan Pengembangan Kerbau Rawa Jenamas

MENGEMBANGKAN populasi tujuh ribu kerbau rawa agar bisa dijadikan lokasi wisata, baik bagi masyarakat…

Jumat, 30 Juni 2017 17:50
LIPUTAN KHUSUS

Sejarah, Potensi dan Nilai Ekonomi Kerbau Rawa Jenamas

KERBAU rawa Jenamas awalnya dikembangkan atau dibawa oleh pendatang dari Kalimantan Selatan pada awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .