MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 12:35
Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Tak Hanya Anak-anak, Gubernur Pun Tertatik untuk Mampir

Anak-anak sedang asyik memindahkan pasir menggunakan eksavator mini di Bundaran Besar, Minggu (2/7). (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain tersebut kini juga bisa dicoba oleh anak-anak di Palangka Raya.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

MINGGU saat Car Free Day (CFD) terasa berbeda. Ada pemandangan baru di depan Palangka Raya Mal (Palma). Anak-anak kecil duduk berderetan dan di belakang mereka orangtuanya sibuk mengamati. Ternyata anak-anak tersebut sedang asyik bermain eksavator mini.

Mereka terlihat dengan wajah serius memindahkan sebuah pasir berwarna cokelat ke sebuah bak truk mainan.

Eksavator mini tersebut merupakan permainan baru dengan sistem hidrolik tenaga air. Sebab baru diperkenalkan oleh Dedi Irawan mulai bulan Ramadan lalu. Menurut si empunya mainan tersebut Dedi Irawan permainan tersebur bisa membantu daya ingat anak-anak.

Suasana ramai anak-anak bermain sempat teralihkan. Spontan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran lewat tepat dan mampir di depan tempat Dedi mangkal menyewakan mainan eksavator tersebut. Dengan ramah gubenur menyapa anak-anak yang asyik bermain.

“Ini baru satu bulan saya usaha ini. Mulai bulan Ramadan lalu. Sudah balik modal,” ucap Dedi pada Kalteng Pos, Minggu (2/7).

Bapak beranak dua ini mengatakan, ide awal usaha muncul dari sosial media. Permainan tersebut sedang digemari anak-anak di Jawa sekitar bulan maret lalu. Untuk itu, dia juga mencoba mengadu nasib dan ternyata sesuai harapan.

“Ide awal muncul dari media sosial. lagi booming di daerah lain. Kalau odong-odong sudah biasa,” ujar lelaki yang kini berumur 29 tahun.

Dia mennerangkan, biasanya dia  manghkal di depan taman teopat di depan TVRI dari puluk 16.00-21.00 WIB. Namun, saat CFD dia baru pertama kali. Ternyata pengunjung yang datang tidak kalah ramai.

“Sewanya Rp5 ribu per 15 menit. Biasanya saya bisa dapat sampai Rp150-180 ribu per hari. Kalau malam minggu bisa sampai Rp300 ribu,”ungkapnya.(*)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 06:57
Ketika Peredaran Miras di Pangkalan Lada Masih Marak

Pemain Lama Tak Jera, Terancam Denda Rp50 Juta

Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kecamatan Pangkalan Lada sepertinya masih ada, meskipun diam-diam,…

Jumat, 12 Januari 2018 09:40
Yani, Penderita Gizi Buruk Ditinggal Ayah Tirinya

Diduga Korban Eksploitasi, Uang Sumbangan Dibawa Pergi

Perjalanan hidup Yani Ato (6), gadis kecil asal pulau Soe Nusa Tenggara Timur (NTT), yang didiagnosa…

Kamis, 11 Januari 2018 07:30
Ketika Rumah Makan Korban Pelakor Jadi Viral

Siapkan Menu Tumini hingga Janda Gemes

Istilah Zaman Now dan Perebut Laki Orang (Pelakor) adalah kata-kata yang ngetren saat ini. Bagi Lia…

Minggu, 07 Januari 2018 05:55
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak (2/Habis)

Kalapapa Membuat Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit halaban (dalam bahasa Dayak disebut kalapapa) memiliki khasiat ampuh. Tak…

Sabtu, 06 Januari 2018 11:42
Mengenal Kayu Halaban, Tanaman Liar di Tanah Dayak

Bisa Sembuhkan Amandel hingga Tahan Lama Urusan Ranjang

Percaya atau tidak, kulit kayu halaban (dalam bahasa Dayak disebut kayu kalapapa) memiliki khasiat ampuh.…

Sabtu, 06 Januari 2018 09:12
Menelisik Kehidupan Perkampungan Terisolir

Dambakan Kesejahteraan, 80 Tahun tak Teraliri Listrik dan Air Bersih

Warga di Dusun Cempedak, RT 33, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan,  Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 05 Januari 2018 07:39
Cara Keluarga Pemulung Tunanetra Bertahan Hidup

Suami Narik Gerobok, Istri sebagai Pemandu Jalan

Keterbatasan yang dimiliki oleh kakek Hamid (75) tidak menyurutkan semangatnya mencari nafkah, di usia…

Kamis, 04 Januari 2018 08:49
Bangunan Bergaya Eropa Perpaduan China Nasibmu Kini

Cikal Bakal Pendidikan Kobar, Lahirkan Tokoh-tokoh Terkenal

Bangun kuno peninggalan Jepang masih berdiri di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dari bangunan…

Rabu, 03 Januari 2018 07:45
Rahasia Sukses Usaha Pandai Besi di Pangkalan Lada

Awalnya Terkendala Modal Kini Beromzet Ratusan Juta

Di tengah senjakalanya, ternyata usaha pandai besi masih menjadi bisnis yang menjanjikan di Kalteng.…

Selasa, 02 Januari 2018 08:10
Ketika Teror Jambret Semakin Marak di Sampit

Pelakunya Masih Remaja, Kaum Perempuan Jadi “Mangsa”

Masyarakat Kota Sampit, sepertinya harus lebih waspada ketika berkendara. Terutama jangan lengah menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .