MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 05 Juli 2017 12:35
Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Tak Hanya Anak-anak, Gubernur Pun Tertatik untuk Mampir

Anak-anak sedang asyik memindahkan pasir menggunakan eksavator mini di Bundaran Besar, Minggu (2/7). (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain tersebut kini juga bisa dicoba oleh anak-anak di Palangka Raya.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

MINGGU saat Car Free Day (CFD) terasa berbeda. Ada pemandangan baru di depan Palangka Raya Mal (Palma). Anak-anak kecil duduk berderetan dan di belakang mereka orangtuanya sibuk mengamati. Ternyata anak-anak tersebut sedang asyik bermain eksavator mini.

Mereka terlihat dengan wajah serius memindahkan sebuah pasir berwarna cokelat ke sebuah bak truk mainan.

Eksavator mini tersebut merupakan permainan baru dengan sistem hidrolik tenaga air. Sebab baru diperkenalkan oleh Dedi Irawan mulai bulan Ramadan lalu. Menurut si empunya mainan tersebut Dedi Irawan permainan tersebur bisa membantu daya ingat anak-anak.

Suasana ramai anak-anak bermain sempat teralihkan. Spontan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran lewat tepat dan mampir di depan tempat Dedi mangkal menyewakan mainan eksavator tersebut. Dengan ramah gubenur menyapa anak-anak yang asyik bermain.

“Ini baru satu bulan saya usaha ini. Mulai bulan Ramadan lalu. Sudah balik modal,” ucap Dedi pada Kalteng Pos, Minggu (2/7).

Bapak beranak dua ini mengatakan, ide awal usaha muncul dari sosial media. Permainan tersebut sedang digemari anak-anak di Jawa sekitar bulan maret lalu. Untuk itu, dia juga mencoba mengadu nasib dan ternyata sesuai harapan.

“Ide awal muncul dari media sosial. lagi booming di daerah lain. Kalau odong-odong sudah biasa,” ujar lelaki yang kini berumur 29 tahun.

Dia mennerangkan, biasanya dia  manghkal di depan taman teopat di depan TVRI dari puluk 16.00-21.00 WIB. Namun, saat CFD dia baru pertama kali. Ternyata pengunjung yang datang tidak kalah ramai.

“Sewanya Rp5 ribu per 15 menit. Biasanya saya bisa dapat sampai Rp150-180 ribu per hari. Kalau malam minggu bisa sampai Rp300 ribu,”ungkapnya.(*)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .