MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 01 Juli 2017 17:50
Melihat Objek Wisata Pantai di Kabupaten Kobar
Jadi Andalan Destinasi Wisata, Masyarakat Masih Buang Sampah Sembarangan
Objek Wisata Pantai Kubu Kobar terus ditingkatkan. Tampak warga mengambil foto dengan latar belakang tulisan besar Pantai kubu. //CALVIN/KALTENG POS

PROKAL.CO, Dibalik indahnya pantai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah setelah liburan panjang. Yakni sampah yang berserakan di sekitar pantai.

CALVIN KURDLENSON, Pangkalan Bun

SUDAH tak bisa dipungkiri, objek wisata pantai menjadi favorit bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Objek wisata ini, tak memandang siapa dan dari golongan apa masyarakat. Semua sama saat berada di pantai. Dengan panjang garis pantai sekitar 178 kilometer, kabupaten yang terdiri dari enam kecamatan ini memiliki sejumlah pantai yang menjadi andalan destinasi wisata. Diantaranya Pantai Kubu, Pantai Umbang, Teluk Bogam, Tanjung Keluang, bahkan Keraya yang memiliki sebuah air terjun yang letaknya tak jauh dari bibir pantai.

Kawasan wisata pantai banyak menjadi pilihan warga sebab hamparan pasir putih menghadirkan suka cita bagi keluarga. Khususnya anak-anak yang tampak senang bermain air sembari bermain pasir bersama keluarga. Namun, keindahan pantai dengan jejeran pohon kelapa tertanam rapi di tepi pantai itu rusak seketika, saat sore hari menjelang. Ribuan warga yang tumpah ruah di pantai dari pagi, saat sore menjelang bergegas pulang, akan tampak pemandangan yang bagi pemerintah setempat geleng-geleng kepala.

Tak habis pikir dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan, meski puluhah tempat sampah telah disediakan. Sampah plastik, bekas makanan bahkan puntung rokok tampak menghiasi pasir putih yang ada di sejumlah pantai. Salah satunya Pantai Kubu, Kumai, Kabupaten Kobar. Bupati Kobar, Hj Nurhidayah mengatakan, telah mewanti-wanti masyarakat setiap saat untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. Sarana seperti tempat pembuangan sampah sudah disediakan, termasuk di objek-objek wisata. “Tidak ada ruginya ketika kita sama-sama meningkatkan kesadaran diri untuk menjaga lingkungan yang bersih, sama seperti kita menjaga hati yang bersih,” tutur Nurhidayah.

Membuang sampah, lanjutnya, bukan hanya diri sendiri yang rugi, tapi orang lain juga bakal merasa dirugikan. Jika sampah berserakan dimana-mana, banyak yang terganggu bahkan sampai menyumpah. “Saya harap ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Jangan nyampah biar gak nyumpah,” ujar srikandi bumi Marunting Batu Aji ini. (cah/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .