MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 29 Juni 2017 14:31
Kriminalitas Menurun, Banyak Kendaraan Hilang di Parkiran
Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, aparat kepolisian dari Polda Kalteng siaga. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, class="MsoNormal" style="line-height: normal;">TERNYATA angka kriminalitas tertinggi di Kalteng diduduki kasus pencurian sepeda motor alias curanmor. Momentum jelang Idulfitri (H-) sampai setelah lebaran (H+) itu, juga diwarnai banyaknya kecelakaan lalu lintas.

 

Data kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas atau lakalantas sejak 19 Juni hingga 25 Juni 2017 dirilis Polda Kalteng. Untungnya, momok tahunan menjelang dan saat lebaran itu sudah terbaca. Walau terbilang masih tinggi, namun mampu diantisipasi dan jumlahnya menurun dari tahun sebelumnya.

Meskipun begitu, apresiasi patut diberikan kepada aparat hukum atas keberhasilannya mengurangi dua kejadian yang mendominasi selama Hari Raya Idulfitri 1438 H ini. Berbekal Operasi Ramadniya (baca-ramadaniya) Telabang 2017 dan Crisis Respon Team (CRT) "Dragon".

Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko melalui Karo Ops Polda Kalteng Kombes Pol Tetra Megayanto Putra mengakui, dari 33 kasus kriminilitas yang terjadi selama Operasi Ramadniya Telabang 2017, kasus curanmor masih mendominasi (lihat tabel).

"Kasus kriminalitas yang menjadi perhatian masih curanmor. Dengan modus operandi menggunakan kunci T. Serta, kejadiannya didominasi malam hari dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB," ucapnya dalam rilis, Rabu (28/6).

Selain membeberkan jika angka kriminalitas di 2017 ini berkurang dibanding 2016 dengan angka 41 kasus, pihaknya juga menyarankan agar masyarakat tetap selalu waspada akan kejahatan. Secara umum, 2017 ini terjadi penurunan angka kriminalitas. Contohnya, curanmor 2016 ada 6 kasus dan 2017 ada 4 kasus.

“Rata-rata kehilangan di tempat parkiran atau daerah permukiman. Kami akan melakukan evaluasi dan analisa harian secara terus-menerus agar masyarakat menjadi aman dan nyaman," terangnya.

Sedangkan untuk angka lakalantas di 2017 ini, lanjut Tetra, masih sama dengan 2016 lalu. Meskipun berada di angka 23 kasus, namun diyakininya secara kualitas akibat dari lakalantas dapat diminimalisir. Pada 2016 lalu terdapat 23 kasus dengan 11 korban meninggal dunia dan 3 korban luka berat.  Sedangkan untuk 2017 ini hanya terdapat 7 korban meninggal dunia, dua luka berat dan 26 luka ringan.

“Anatominya, selain faktor kelalaian manusia juga ada faktor ruas jalan di Kalteng yang masih minim penerangan. Karena kendaraan yang terlibat lakalantas didominasi motor 32 unit. Kerawanan lakalantas terjadi pada pukul 21.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sehingga risiko terjadi kecelakaan cukup tinggi yakni 9 kejadian. Sedangkan, pagi 06.00 WIB sampai 09.00 WIB ada 7 kejadian,” jelasnya.

Selain itu, data yang dirilis pihaknya juga menunjukkan pelaku lakalantas yang terjadi jelang lebaran banyak didominasi oleh usia produktif; paling tinggi berada pada usia 31 hingga 40 tahun dengan catatan enam pelaku. "Sedangkan usia 10 sampai 20 tahun ada lima orang. Kalau untuk wilayah hukum paling banyak lakalantas terjadi di Polres Kotim dengan lima kejadian, Polres Kobar empat kejadian dan Palangka Raya sama juga empat kejadian," tegasnya. (ami/c3/abe/nto)

 

TABEL KRIMINALITAS (DATA OPS RAMADNIYA 2017)

NO

JENIS

FREKUENSI

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

Pengeroyokan 

Anirat                   

Bunuh Diri          

Cubis                    

Curat                    

Curas                    

Curanmor           

Kebakaran         

Penggelapan     

Perjudian           

Sajam                   

Senpi                    

Susila / Cabul    

UU Kesehatan  

Narkotika           

Miras                    

Temu Mayat      

Lain-lain

3

1

1

2

1

1

4

1

1

1

2

2

1

3

5

1

1

2

TOTAL

33

 

JUMLAH KECELAKAAN LALU LINTAS

NO

URAIAN

2016

2017

1

2

3

4

5

Jumlah Lakalantas           

Meninggal Dunia (MD)

Luka Berat (LB)                 

Luka Ringan (LR)              

Kermat (Rp)

23

11

3

22

178.795.000

23

7

2

26

80.250.000

PENYEBAB

1

2

3

4

Manusia              

Kelaikan Kendaraan

Kelaikan Jalan   

Prasarana Jalan

22

3

1

2

17

0

1

0

 

 

Kriminalitas Menurun, Banyak Kendaraan Hilang di Parkiran

TERNYATA angka kriminalitas tertinggi di Kalteng diduduki kasus pencurian sepeda motor alias curanmor. Momentum jelang Idulfitri (H-) sampai setelah lebaran (H+) itu, juga diwarnai banyaknya kecelakaan lalu lintas.

Data kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas atau lakalantas sejak 19 Juni hingga 25 Juni 2017 dirilis Polda Kalteng. Untungnya, momok tahunan menjelang dan saat lebaran itu sudah terbaca. Walau terbilang masih tinggi, namun mampu diantisipasi dan jumlahnya menurun dari tahun sebelumnya.

Meskipun begitu, apresiasi patut diberikan kepada aparat hukum atas keberhasilannya mengurangi dua kejadian yang mendominasi selama Hari Raya Idulfitri 1438 H ini. Berbekal Operasi Ramadniya (baca-ramadaniya) Telabang 2017 dan Crisis Respon Team (CRT) "Dragon".

Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko melalui Karo Ops Polda Kalteng Kombes Pol Tetra Megayanto Putra mengakui, dari 33 kasus kriminilitas yang terjadi selama Operasi Ramadniya Telabang 2017, kasus curanmor masih mendominasi (lihat tabel).

"Kasus kriminalitas yang menjadi perhatian masih curanmor. Dengan modus operandi menggunakan kunci T. Serta, kejadiannya didominasi malam hari dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB," ucapnya dalam rilis, Rabu (28/6).

Selain membeberkan jika angka kriminalitas di 2017 ini berkurang dibanding 2016 dengan angka 41 kasus, pihaknya juga menyarankan agar masyarakat tetap selalu waspada akan kejahatan. Secara umum, 2017 ini terjadi penurunan angka kriminalitas. Contohnya, curanmor 2016 ada 6 kasus dan 2017 ada 4 kasus.

“Rata-rata kehilangan di tempat parkiran atau daerah permukiman. Kami akan melakukan evaluasi dan analisa harian secara terus-menerus agar masyarakat menjadi aman dan nyaman," terangnya.

Sedangkan untuk angka lakalantas di 2017 ini, lanjut Tetra, masih sama dengan 2016 lalu. Meskipun berada di angka 23 kasus, namun diyakininya secara kualitas akibat dari lakalantas dapat diminimalisir. Pada 2016 lalu terdapat 23 kasus dengan 11 korban meninggal dunia dan 3 korban luka berat.  Sedangkan untuk 2017 ini hanya terdapat 7 korban meninggal dunia, dua luka berat dan 26 luka ringan.

“Anatominya, selain faktor kelalaian manusia juga ada faktor ruas jalan di Kalteng yang masih minim penerangan. Karena kendaraan yang terlibat lakalantas didominasi motor 32 unit. Kerawanan lakalantas terjadi pada pukul 21.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sehingga risiko terjadi kecelakaan cukup tinggi yakni 9 kejadian. Sedangkan, pagi 06.00 WIB sampai 09.00 WIB ada 7 kejadian,” jelasnya.

Selain itu, data yang dirilis pihaknya juga menunjukkan pelaku lakalantas yang terjadi jelang lebaran banyak didominasi oleh usia produktif; paling tinggi berada pada usia 31 hingga 40 tahun dengan catatan enam pelaku. "Sedangkan usia 10 sampai 20 tahun ada lima orang. Kalau untuk wilayah hukum paling banyak lakalantas terjadi di Polres Kotim dengan lima kejadian, Polres Kobar empat kejadian dan Palangka Raya sama juga empat kejadian," tegasnya. (ami/c3/abe/nto)

 

TABEL KRIMINALITAS (DATA OPS RAMADNIYA)

 

NO         JENIS                                     FREKUENSI

1              Pengeroyokan                  3

2              Anirat                                    1

3              Bunuh Diri                           1

4              Cubis                                     2

5              Curat                                     1

6              Curas                                     1

7              Curanmor                            4

8              Kebakaran                          1

9              Penggelapan                      1

10           Perjudian                            1

11           Sajam                                    2

12           Senpi                                     2

13           Susila / Cabul                     1

14           UU Kesehatan                   3

15           Narkotika                            5

16           Miras                                     1

17           Temu Mayat                       1

18           Lain-lain                               2

TOTAL                                                   33

 

JUMLAH KECELAKAAN LALU LINTAS

No          Uraian                                   2016                       2017

1              Jumlah Lakalantas            23                           23

2              Meninggal Dunia (MD)  11                           7

3              Luka Berat (LB)                  3                              2

4              Luka Ringan (LR)               22                           26

5              Kermat                                 178.795.000        80.250.000

 

PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS

1              Manusia                               22                           17

2              Kelaikan Kendaraan        3                              0

3              Kelaikan Jalan                    1                              1

4              Prasarana Jalan                 2                              0

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 18:36

Perampok Berpistol Gasak CU Betang Asi, Isi Brankas Rp323 Juta Lenyap

KASONGAN–Kabar buruk harus diterima CU Betang Asi dan anggota ataupun nasabahnya. Koperasi di…

Minggu, 20 Agustus 2017 18:14

Pesta Rakyat HUT DAD Beralih ke Bundaran Besar

PALANGKA RAYA – Rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng hampir mencapai…

Sabtu, 19 Agustus 2017 17:26

Ssstttt... Gubernur Sindir Pejabat Harus Tahu Diri, Kenapa Yaa...?

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Jumat (18/8) kembali melakukan pelantikan pejabat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:50

Pejabat Korupsi dan Tak Produktif Langsung Diganti

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran kembali mencatatkan sejarahnya. Struktur birokrasi…

Sabtu, 19 Agustus 2017 07:40

18 Hakim di Palangka Raya Dites Urine, Ini Hasilnya

PALANGKA RAYA - Narkotika terus merajalela. Tak peduli tua, muda, masyarakat biasa ataupun penegak hukum…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:17

Inilah Pejabat Eselon II Pemprov Kalteng yang Baru Dilantik

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran kembali melakukan pelantikan pejabat di lingkungan…

Jumat, 18 Agustus 2017 13:39

Busyeettt...! Perempuan Ini Bakal Edarkan Tiga Karung Zenith di Sampit

PALANGKA RAYA - Tiga kardus yang dibungkus karung plastik berisi obat Zenith (Carnophen) berhasil diamankan…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:43

Gubernur Kembali Lantik Pejabat Pemprov Kalteng

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bakal kembali melantik sejumlah pejabat di lingkungan…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:40

GEGER...! Mayat Tanpa Kepala Terdampar di Pantai Ujung Pandaran

SAMPIT-Mendadak warga Pantai Ujung Pandaran, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:38

BPOM Bantah Ada Garam Mengandung Kaca

PALANGKA RAYA – Heboh kabar beredarnya garam yang tidak larut dalam air dan diduga mengandung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .