MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Kamis, 29 Juni 2017 13:43
PPDB Sistem Zonasi Bisa Terima Siswa Dari Luar Daerah
Ilustrasi pendaftaran siswa baru

PROKAL.CO, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi yang diterapkan saat ini, memperbolehkan menerima siswa baru dari luar daerah.

“Jangankan lintas kecamatan. Zonasi bisa lintas kabupaten/kota bahkan provinsi,’’ kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad, Rabu (28/6).

Hamid berharap kepala daerah atau dinas pendidikan setempat menetapkan ketentuan zonasi yang baik. Sebab pada intinya sistem zonasi berupaya mendekatkan siswa dengan sekolah.

“Kalaupun misalnya berbasis kecamatan, tetap mengakomodasi siswa-siswa yang beda kecamatan tetapi dekat dengan sekolahannya,” ujarnya.

Selain itu, Hamid juga menegaskan, sesuai Permendikbud 17/2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), setiap sekolah wajib mengalokasikan 20 persen kuota penerimaan untuk siswa miskin.

“Itu bukan aturan baru, di Permendikbud 17/2017 itu sejatinya mempertegas aturan yang sudah ada selama ini,” ujarnya.

Namun sayangnya Hamid mengakui selama ini ketentuan 20 persen kuota siswa baru untuk siswa miskin itu jarang terpenuhi. Dia mengungkapkan di sekolah-sekolah favorit, pada umumnya hanya sekitar 10-12 persen kuota siswa miskin yang terisi.

Hamid menegaskan kuota siswa miskin yang terisi tidak sampai 20 persen itu banyak ditemukan di sekolah-sekolah perkotaan. Banyak sekali alasannya. Seperti jumlah penduduk miskin yang memang tidak banyak serta alasan-alasan lainnya.

“Tetapi kalau untuk sekolah di perdesaan, kuota untuk siswa miskin banyak yang terpenuhi. Bahkan lebih-lebih,” jelasnya.

Pengurus Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Mansur mengatakan sudah banyak pemda yang mengakomodasi ketentuan alokasi kuota untuk siswa miskin itu. Wakil Kepala SMAN 1 Gunungsari, Lombok Barat, itu menjelaskan seperti di dearahnya, sudah ada ketetapn 20 persen kuota untuk siswa miskin.

“Bahkan di daerah kami, untuk keluarga prasejahtera maksimal 30 persen,” katanya.

Mansur mengatakan dengan menelusuri anak-anak berbasis surat keterangan tidak mampu, sekolah sejatinya tidak akan kesulitan dalam mencari calon peserta didik dari keluarga tidak mampu. (wan/c3/JPG/nto)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 22:06

Sadis! Sambil Begituan, Istri Dibunuh dengan Keji

PERBUATAN Dedy Perangin-angin benar-benar keji. Pria 25 tahun itu tega membunuh istrinya sendiri secara…

Kamis, 20 Juli 2017 21:46

Tegas! Kapolri Perintahkan Langsung Tembak di Tempat Bandar Narkoba

MARAKNYA peredaran narkoba di Indonesia membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian gerah. Hingga dia pun…

Minggu, 09 Juli 2017 18:48

Gara-gara Hal Ini, Pengamat Sebut Palangka Raya Tak Layak Jadi Ibu Kota

PENGAMAT lingkungan dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga mengatakan, Palangka Raya tidak memenuhi…

Minggu, 09 Juli 2017 18:31

Inilah Perkiraan Pakar Ekonomi Biaya Pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya

UNTUK memindahkan ibu kota negara atau pemerintahan diperlukan biaya yang luar biasa besar. Tidak hanya…

Kamis, 29 Juni 2017 14:52

Wah…! Mulai Juli 2017, Tunjangan Anggota DPRD Naik

ANGGOTA serta pimpinan DPRD bakal menikmati tambahan tunjangan awal Juli mendatang seiring diberlakukannya…

Kamis, 29 Juni 2017 13:43

PPDB Sistem Zonasi Bisa Terima Siswa Dari Luar Daerah

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

Rabu, 28 Juni 2017 14:30

Pak Polisi Terlelap di Pos, Tiba-tiba Kapolres Datang, Begini Deh Jadinya

EMPAT anggota Polrestabes Surabaya hanya bisa terkaget-kaget saat tengah asyik terlelap pulas di pos…

Selasa, 20 Juni 2017 14:59

Breaking News: OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu

KOMISI Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini,…

Senin, 19 Juni 2017 16:10

Duh..! Biasa Tagihan Listrik Rp70 Ribu per Bulan, Subsidi Dicabut Langsung jadi Rp160 Ribu

DAMPAK kebijakan subsidi tepat sasaran juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya tidak mendapatkan…

Senin, 19 Juni 2017 15:45

Oknum Anggota Brimob Aniaya dan Ancam Tembak Wartawan ANTARA

KEKERASAN terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik kembali berulang. Kali ini, kekerasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .