MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 23 Juni 2017 11:39
1 Syawal 1438 H, Muhammadiyah Minggu, NU Tunggu Pemerintah
Ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Menjelang akhir bulan suci Ramadan, publik tentunya sudah menunggu dan menantikan waktu untuk lebaran. Selain itu, masyarakat juga bertanya-tanya, apakah pelaksanaan hari kemenangan tahun ini akan dilakukan secara serempak? Mengingat, dua organisasi besar yakni Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) yang bisa terjadi perbedaan waktu pelaksanaan lebaran.

Sedangkan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada hari Ahad atau Minggu (25/6) Masehi. Terhadap hal itu, tentu saja penting untuk diketahui keputusan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Kalteng serta menarik untuk disimak tanggapan PWNU Kalteng terhadap keputusan Muhammadiyah. 

Dikatakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalteng Habib Said Ahmad Fauzi Zain Bachsin jika untuk keputusan 1 Syawal pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Selain itu, dirinya juga menerangkan kalau pihaknya juga akan melakukan Rukyatul Hilal.

“Pada intinya tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui sidang isbat nanti yang akan dilakukan pada Sabtu (24/6). Kalau NU selain hisab juga melakukan rukyah hilal,” ucapnya, kemarin.

Saat ditanya terkait akan terjadi perbedaan waktu tentang jatuhnya 1 Syawal, menurut Fauzi Bachsin pihaknya sudah terbiasa akan hal itu. Untuk itu, dirinya mengimbau masyarakat NU untuk tetap menghormati setiap keputusan yang ada. Selain itu, ia berharap agar keputusan tersebut dihormati.

“Tidak melarang kalau ada yang menetapkan demikian. Karena sudah biasa ada perbedaan. Intinya saling hormat menghormati. Hitungan hisab masing-masing, demikian juga dengan keyakinan pelaksanaannya. Namun, NU tetap menunggu pengumuman dari pemerintah,” pungkasnya.

Meskipun demikian dirinya mempunyai prediksi jika memang kemungkinan pelaksanaan lebaran tahun ini akan dilakukan secara serempak. “Saya yakin, hari Minggu atau Ahad ini jatuhnya 1 Syawal 1438 H,” yakinnya.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Kalteng HM Yamin Mukhtar menerangkan jika berdasarkan hisab yang telah dilakukan, 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada tanggal 25 Juni 2017. Dan dari pusat hingga ke daerah pihaknya telah bersepakat tentang hal itu. Diterangkannya, kalau semua itu telah melalui hitungan hisab yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

“Nanti pada tanggal 24 atau Sabtu terjadi Ijtima, sekitar pukul 09.45 WIB. Hari itu dilihat matahari dan bulan bertemu. Kemudian saat terbenamnya matahari, menurut perhitungan pukul 17.26 WIB, terbenamnya matahari pada malam ahad. Ketinggian hilal di atas tiga derajat 45 menit. Ini sangat memungkinkan untuk dilihat hilalnya,” terangnya.

Selain itu, tentang pelaksanaan bulan Ramadan tahun ini yang hanya 29 hari. Untuk itu, Yamin mengatakan kalau sudah menjadi hal yang wajar pelaksanaan bulan Ramadan tidak sampai 30 hari. Karena, Muhammadiyah memastikan hisab dengan perhitungan yang telah disepakati bersama.

“Terkait pelaksanaan Ramadan yang hanya 29 hari, memang biasanya bulan qomariah itu lebih banyak daripada bulan syamsiah. Dan itu hal yang wajar,” tegasnya.

Sebagai salah satu ormas Islam yang besar, pihaknya tidak mempermasalahkan jika terjadi perbedaan waktu pelaksanaan Hari Raya Idulfitri. Karena itu, menurutnya, pihaknya berharap agar semua pihak bisa menerima segala keputusan dan saling menjaga dan menghormati.

“Sudah terbiasa demikian. Apabila ada perbedaan, kemudian malamnya dilakukan malam takbiran, harap memaklumi saja. Kami juga mengimbau untuk yang Muhammadiyah agar memaklumi juga. Nanti pelaksanaan Salat Id akan dilakukan di halaman Isen Mulang, Sanaman Mantikei dan Bank Indonesia (BI) serta masjid-masjid lainnya,” ungkapnya.(ami/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:02

Ternyata Ini Motif Pembakaran Rumah dan Toko Itu

SAMPIT-Terlambat bagi Alfianur (46) untuk menyesali perbuatan nekatnya membakar toko dan rumah Syahroni.…

Selasa, 18 September 2018 09:57

Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit

NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras)…

Senin, 17 September 2018 10:12

Polres Lamandau Sukses Gagalkan Pengiriman Sabu Senilai Rp400 Juta

Sabu seberat 169,412 atau senilai Rp400 juta lebih hampir saja beredar di Kotawaringin Barat. Polres…

Senin, 17 September 2018 10:01

Begal Modus Rebut Pacar

PALANGKA RAYA- Aksi kejahatan jalanan tak ada habisnya menghiasai Kota Cantik. Setelah pekan lalu menimpa…

Senin, 17 September 2018 09:46

Hadiah Jalan Sehat Terus Bartambah

NANGA BULIK-Hadiah Jalan Sehat Lamandau Sega, Lamandau Juara terus bertambah. Kali ini, giliran Bank…

Senin, 17 September 2018 09:42

Karhutla, 18 Rumah Transmigran Terbakar

KUALA KAPUAS-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari ini berdampak luas. Sebanyak 18 rumah…

Senin, 17 September 2018 09:39

DIBUKA TAPI BELUM BERGUNA

KOTA Palangka Raya punya banyak taman. Sedikitnya enam taman pada Februari lalu dibuka. Salah satunya,…

Sabtu, 15 September 2018 12:31

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN …! Imam Salat Jumat Wafat Posisi Sujud

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN. Kabar duka menyelimuti Bumi Tambun Bungai. HM Sadri Arsyad, imam Masjid…

Sabtu, 15 September 2018 12:27

BEJAT ! Belasan Remaja Setubuhi Dua Gadis Cantik

KUALA KURUN-Malang nasib Mawar dan Melati. Si kembar usia 16 tahun itu dinodai belasan remaja. Peristiwa…

Sabtu, 15 September 2018 12:24
Jenazah Bayi dan Orang Tua Dikebumikan Dalam Satu Liang Lahat

Domi Dikenal Pendiam dan Sering Membantu Teman

Kematian Dominikus Jehatu alias Domi (34), Meliana Minur alias Imel (24), dan putra mereka Apriliano…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .