MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 23 Juni 2017 11:39
1 Syawal 1438 H, Muhammadiyah Minggu, NU Tunggu Pemerintah
Ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Menjelang akhir bulan suci Ramadan, publik tentunya sudah menunggu dan menantikan waktu untuk lebaran. Selain itu, masyarakat juga bertanya-tanya, apakah pelaksanaan hari kemenangan tahun ini akan dilakukan secara serempak? Mengingat, dua organisasi besar yakni Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) yang bisa terjadi perbedaan waktu pelaksanaan lebaran.

Sedangkan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada hari Ahad atau Minggu (25/6) Masehi. Terhadap hal itu, tentu saja penting untuk diketahui keputusan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Kalteng serta menarik untuk disimak tanggapan PWNU Kalteng terhadap keputusan Muhammadiyah. 

Dikatakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalteng Habib Said Ahmad Fauzi Zain Bachsin jika untuk keputusan 1 Syawal pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Selain itu, dirinya juga menerangkan kalau pihaknya juga akan melakukan Rukyatul Hilal.

“Pada intinya tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui sidang isbat nanti yang akan dilakukan pada Sabtu (24/6). Kalau NU selain hisab juga melakukan rukyah hilal,” ucapnya, kemarin.

Saat ditanya terkait akan terjadi perbedaan waktu tentang jatuhnya 1 Syawal, menurut Fauzi Bachsin pihaknya sudah terbiasa akan hal itu. Untuk itu, dirinya mengimbau masyarakat NU untuk tetap menghormati setiap keputusan yang ada. Selain itu, ia berharap agar keputusan tersebut dihormati.

“Tidak melarang kalau ada yang menetapkan demikian. Karena sudah biasa ada perbedaan. Intinya saling hormat menghormati. Hitungan hisab masing-masing, demikian juga dengan keyakinan pelaksanaannya. Namun, NU tetap menunggu pengumuman dari pemerintah,” pungkasnya.

Meskipun demikian dirinya mempunyai prediksi jika memang kemungkinan pelaksanaan lebaran tahun ini akan dilakukan secara serempak. “Saya yakin, hari Minggu atau Ahad ini jatuhnya 1 Syawal 1438 H,” yakinnya.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Kalteng HM Yamin Mukhtar menerangkan jika berdasarkan hisab yang telah dilakukan, 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada tanggal 25 Juni 2017. Dan dari pusat hingga ke daerah pihaknya telah bersepakat tentang hal itu. Diterangkannya, kalau semua itu telah melalui hitungan hisab yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

“Nanti pada tanggal 24 atau Sabtu terjadi Ijtima, sekitar pukul 09.45 WIB. Hari itu dilihat matahari dan bulan bertemu. Kemudian saat terbenamnya matahari, menurut perhitungan pukul 17.26 WIB, terbenamnya matahari pada malam ahad. Ketinggian hilal di atas tiga derajat 45 menit. Ini sangat memungkinkan untuk dilihat hilalnya,” terangnya.

Selain itu, tentang pelaksanaan bulan Ramadan tahun ini yang hanya 29 hari. Untuk itu, Yamin mengatakan kalau sudah menjadi hal yang wajar pelaksanaan bulan Ramadan tidak sampai 30 hari. Karena, Muhammadiyah memastikan hisab dengan perhitungan yang telah disepakati bersama.

“Terkait pelaksanaan Ramadan yang hanya 29 hari, memang biasanya bulan qomariah itu lebih banyak daripada bulan syamsiah. Dan itu hal yang wajar,” tegasnya.

Sebagai salah satu ormas Islam yang besar, pihaknya tidak mempermasalahkan jika terjadi perbedaan waktu pelaksanaan Hari Raya Idulfitri. Karena itu, menurutnya, pihaknya berharap agar semua pihak bisa menerima segala keputusan dan saling menjaga dan menghormati.

“Sudah terbiasa demikian. Apabila ada perbedaan, kemudian malamnya dilakukan malam takbiran, harap memaklumi saja. Kami juga mengimbau untuk yang Muhammadiyah agar memaklumi juga. Nanti pelaksanaan Salat Id akan dilakukan di halaman Isen Mulang, Sanaman Mantikei dan Bank Indonesia (BI) serta masjid-masjid lainnya,” ungkapnya.(ami/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juli 2017 20:41

Ungkap Motif Pembakaran Sekolah!

PALANGKA RAYA–Belum terungkapnya pelaku dan motif di balik dugaan pembakaran empat gedung sekolah…

Rabu, 26 Juli 2017 20:37

Wah…! Pengelola Ingin Jual Gedung Batang Garing?

PALANGKA RAYA – Gedung Batang Garing rencananya ingin dimiliki Pemprov, belum jelas. Sekalipun…

Rabu, 26 Juli 2017 15:45

Tim Puslabfor Selidiki Bekas Lokasi Kebakaran SD, Hasilnya...?

PALANGKA RAYA – Mulai Rabu pagi (26/7), tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri…

Selasa, 25 Juli 2017 00:42

Ungkap Kebakaran 4 SD, Polda Kalteng Bentuk Tim Khusus

PALANGKA RAYA – Untuk mengungkap kasus terbakarnya bangunan empat sekolah dasar (SD) di Palangka…

Senin, 24 Juli 2017 23:02

Tegas! Ini Pernyataan Gubernur tentang Pemutusan Kerjasama dengan UPR

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran pun akhirnya ikut angkat bicara terkait…

Senin, 24 Juli 2017 22:36

Ponsel Aanslow Diperiksa di Mabes Polri

PALANGKA RAYA – Jajaran kepolisian terus bekerja ekstra menelusuri dan menguak penyebab kebakaran…

Senin, 24 Juli 2017 22:17

Pengakuan Aanslow, Pemuda yang Sempat Diduga Pelaku Pembakaran SD

PALANGKA RAYA – Kebakaran di SDN 4 menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai masih…

Senin, 24 Juli 2017 21:48

Gubernur Kalteng: Pelaku Pembakaran Sekolah Sama dengan Teroris

PALANGKA RAYA – Kebakaran di SDN 4 menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai masih…

Senin, 24 Juli 2017 21:31

Kerjasama Diputus, Ini Dampak yang Akan Ditakutkan UPR

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalimantan Tengah memutuskan untuk menyetop sementara kerjasama dengan…

Senin, 24 Juli 2017 21:11

DPRD Sepakat Gedung Batang Garing Diambil Alih

PALANGKA RAYA – Belum lama ini, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta agar Gedung Batang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .