MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 23 Juni 2017 11:39
1 Syawal 1438 H, Muhammadiyah Minggu, NU Tunggu Pemerintah
Ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Menjelang akhir bulan suci Ramadan, publik tentunya sudah menunggu dan menantikan waktu untuk lebaran. Selain itu, masyarakat juga bertanya-tanya, apakah pelaksanaan hari kemenangan tahun ini akan dilakukan secara serempak? Mengingat, dua organisasi besar yakni Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) yang bisa terjadi perbedaan waktu pelaksanaan lebaran.

Sedangkan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada hari Ahad atau Minggu (25/6) Masehi. Terhadap hal itu, tentu saja penting untuk diketahui keputusan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Kalteng serta menarik untuk disimak tanggapan PWNU Kalteng terhadap keputusan Muhammadiyah. 

Dikatakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalteng Habib Said Ahmad Fauzi Zain Bachsin jika untuk keputusan 1 Syawal pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Selain itu, dirinya juga menerangkan kalau pihaknya juga akan melakukan Rukyatul Hilal.

“Pada intinya tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui sidang isbat nanti yang akan dilakukan pada Sabtu (24/6). Kalau NU selain hisab juga melakukan rukyah hilal,” ucapnya, kemarin.

Saat ditanya terkait akan terjadi perbedaan waktu tentang jatuhnya 1 Syawal, menurut Fauzi Bachsin pihaknya sudah terbiasa akan hal itu. Untuk itu, dirinya mengimbau masyarakat NU untuk tetap menghormati setiap keputusan yang ada. Selain itu, ia berharap agar keputusan tersebut dihormati.

“Tidak melarang kalau ada yang menetapkan demikian. Karena sudah biasa ada perbedaan. Intinya saling hormat menghormati. Hitungan hisab masing-masing, demikian juga dengan keyakinan pelaksanaannya. Namun, NU tetap menunggu pengumuman dari pemerintah,” pungkasnya.

Meskipun demikian dirinya mempunyai prediksi jika memang kemungkinan pelaksanaan lebaran tahun ini akan dilakukan secara serempak. “Saya yakin, hari Minggu atau Ahad ini jatuhnya 1 Syawal 1438 H,” yakinnya.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Kalteng HM Yamin Mukhtar menerangkan jika berdasarkan hisab yang telah dilakukan, 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada tanggal 25 Juni 2017. Dan dari pusat hingga ke daerah pihaknya telah bersepakat tentang hal itu. Diterangkannya, kalau semua itu telah melalui hitungan hisab yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

“Nanti pada tanggal 24 atau Sabtu terjadi Ijtima, sekitar pukul 09.45 WIB. Hari itu dilihat matahari dan bulan bertemu. Kemudian saat terbenamnya matahari, menurut perhitungan pukul 17.26 WIB, terbenamnya matahari pada malam ahad. Ketinggian hilal di atas tiga derajat 45 menit. Ini sangat memungkinkan untuk dilihat hilalnya,” terangnya.

Selain itu, tentang pelaksanaan bulan Ramadan tahun ini yang hanya 29 hari. Untuk itu, Yamin mengatakan kalau sudah menjadi hal yang wajar pelaksanaan bulan Ramadan tidak sampai 30 hari. Karena, Muhammadiyah memastikan hisab dengan perhitungan yang telah disepakati bersama.

“Terkait pelaksanaan Ramadan yang hanya 29 hari, memang biasanya bulan qomariah itu lebih banyak daripada bulan syamsiah. Dan itu hal yang wajar,” tegasnya.

Sebagai salah satu ormas Islam yang besar, pihaknya tidak mempermasalahkan jika terjadi perbedaan waktu pelaksanaan Hari Raya Idulfitri. Karena itu, menurutnya, pihaknya berharap agar semua pihak bisa menerima segala keputusan dan saling menjaga dan menghormati.

“Sudah terbiasa demikian. Apabila ada perbedaan, kemudian malamnya dilakukan malam takbiran, harap memaklumi saja. Kami juga mengimbau untuk yang Muhammadiyah agar memaklumi juga. Nanti pelaksanaan Salat Id akan dilakukan di halaman Isen Mulang, Sanaman Mantikei dan Bank Indonesia (BI) serta masjid-masjid lainnya,” ungkapnya.(ami/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 22:15

Tuntaskan Permasalahan Tata Ruang Wilayah

PALANGKA RAYA-Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) wilayah Kalimantan menggelar…

Selasa, 17 April 2018 10:10

WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke…

Selasa, 17 April 2018 10:05

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang…

Minggu, 08 April 2018 23:54

TEGAS...! DAD Kalteng Putuskan Wilmar Disidang Adat

PALANGKA RAYA- Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memutuskan akan menyidang adat perusahaan Besar Swasta…

Jumat, 06 April 2018 08:11

Pangdam Cek Pengerjaan Jalan Pararel Perbatasan Kalimantan

PALANGKA RAYA-Kalimantan merupakan beranda terdepan bangsa Indonesia yang mencerminkan keberadaan negara…

Rabu, 04 April 2018 09:30

BUKTIKAN …! 19 Perwira Naik Pangkat

PALANGKA RAYA-Sebanyak 19 perwira di jajaran Korem 102/ Pjg termasuk enam Komandan Rayon Militer…

Rabu, 04 April 2018 09:22

Pemuda Harus Bekali Diri dengan Pengetahuan dan Pengalaman

PALANGKA RAYA-Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memasuki masa yang seolah-olah mustahil bagi…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:05
Fenomena dan Fakta Jalan Rusak di Tengah Perkotaan

COBA LIHAT..!! Ini Namanya Dibuat Tidak Dirawat

RUSAKNYA jalanan di tengah perkotaan, mencoreng wajah cantik Kota Palangka Raya. Karena jalan hanya…

Sabtu, 31 Maret 2018 06:57

NAH LHO ! Izin Hotel Global Bisa Dicabut

PALANGKA RAYA–Kasus dugaan pencemaran lingkungan dari air limbah Royal Global Hotel di kawasan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:44

Lantunan Selawat Bergema

PALANGKA RAYA- Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos, Palangka Raya, Rabu malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .