MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Minggu, 18 Juni 2017 12:48
Politisi PDIP: KPK Jangan Merasa Paling Benar, Kalau Bersih Kenapa Risih
Masinton Pasaribu

PROKAL.CO, SIKAP reaksioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pansus angket yang dibentuk oleh DPR justru mengundang pertanyaan dan kecurigaan. Lembaga antirasuah itu dinilai terkesan arogan dan merasa paling benar.

Demikian disampaikan Anggota Pansus KPK, Masinton Pasaribu kepada wartawan, Sabtu (18/6).

"KPK jangan menjadi institusi arogan yg merasa paling benar, mengangkangi dan menginjak-injak Konstitusi dan perundang-undangan negara kita," kata Masinton.

Ditegaskan Masinton, KPK adalah kategori lembaga negara yg wajib tunduk, taat dan patuh pada keputusan DPR yg dimandatkan oleh Konstitusi (UUD) dan perundang-undangan melakukan penyelidikan terhadap institusi negara yang melaksanakan UU.

Hak Angket kata Masinton adalah perintah konstitusi yg dimiliki oleh DPR dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengwasannya untuk melakukan penyelidikan. Pasal 20A ayat 1 dan 2 UUD Negara RI. Serta teknis pembentukan Pansus Hak Angket DPR-RI diatur dalam UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. Serta Peraturan DPR-RI.

Sejak awal kata politisi PDIP ini DPR berkomitmen membentuk pansus Hak angket KPK bukan untuk menyelidiki penanganan perkara yang ditangani oleh KPK. Hak angket sebagai Hak pengawasan tertinggi DPR-RI ditujukan untuk melakukan penyelidikan atas Pelaksanaan perundang-undangan yg dilakukan oleh KPK.

Hak angket kata dia seperti halnya pelaksanaan UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak pidana korupsi. Serta UU No.8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Politisi PDIP ini menambahkan KPK telah memberikan contoh yg tidak patut dalam ketatanegaraan Indoensia.

"Dan langkah semena-mena KPK yg menabrak rambu-rambu ketatanegaraan ini harus kita hentikan bersama. Sikap reaktif dan arogansi KPK sudah diluar batas kepatutan," kata anggota komisi III DPR RI itu.

KPK tegas Masintoon sebagai institusi penegak hukum harusnya menjadi tauladan kepatuhan dan taat pada konstitusi dan perundang-undangan sebagai dasar hukum kita bernegara dan berbangsa.

"Kalau bersih, Kenapa Risih. Kalau benar, Kenapa Takut, Berani Jujur Hebat, Jujur Dong! Salam Juang," demikian Masinton. (san/rmol/nto)


BACA JUGA

Rabu, 28 Juni 2017 14:30

Pak Polisi Terlelap di Pos, Tiba-tiba Kapolres Datang, Begini Deh Jadinya

EMPAT anggota Polrestabes Surabaya hanya bisa terkaget-kaget saat tengah asyik terlelap pulas di pos…

Selasa, 20 Juni 2017 14:59

Breaking News: OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu

KOMISI Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini,…

Senin, 19 Juni 2017 16:10

Duh..! Biasa Tagihan Listrik Rp70 Ribu per Bulan, Subsidi Dicabut Langsung jadi Rp160 Ribu

DAMPAK kebijakan subsidi tepat sasaran juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya tidak mendapatkan…

Senin, 19 Juni 2017 15:45

Oknum Anggota Brimob Aniaya dan Ancam Tembak Wartawan ANTARA

KEKERASAN terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik kembali berulang. Kali ini, kekerasan…

Minggu, 18 Juni 2017 12:24

PNS Berani Nambah Libur Lebaran, Siap-siap Dijemur di Lapangan

PEMERINTAH Provinsi Riau mengeluarkan Surat Edaran (SE) libur hari raya Idulfitri 1438 Hijriyah selama…

Minggu, 18 Juni 2017 12:13

Aturan Baru! Guru PNS Wajib Bertugas 10 Tahun di Daerah Khusus

GURU yang diangkat menjadi PNS wajib bersedia teken pernyataan siap ditempatkan di daerah khusus. Ketentuan…

Sabtu, 17 Juni 2017 15:02

Romy Menang PK, Djan Faridz Tak Berhak Lagi Ngaku Pimpinan PPP

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M. Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai PPP yang…

Jumat, 16 Juni 2017 16:36

Tolak Sekolah 5 Hari, Begini Penegasan Ketua Umum PBNU

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan penolakannya…

Jumat, 16 Juni 2017 16:01

Wew…! Dalang Penyerangan Novel Baswedan Adalah Jenderal Polisi?

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, membeberkan soal adanya keterlibatan salah…

Kamis, 15 Juni 2017 14:34

Lima Hari Sekolah, Wapres: Siapa Bikin Dapur di Sekolah?

BERBAGAI tanggapan pro kontra terhadap kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan mulai menerapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .