MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 15 Juni 2017 13:55
ASTAGA! Ternyata Ini Alasan Bocah Nekat Malak Temannya dan Menganiaya Hingga Pingsan
Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat mengunjungi korban yang kondisinya sudah membaik, Selasa malam (14/6). (EMANUEL LIU/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belakangan kenakalan remaja kembali mencuat. Ulah anak di bawah umur itu telah menimbulkan korban. Dugaan pengeroyokan yang melibatkan teman sebaya di Kabupaten Bartim, menyita perhatian masyarakat Kalteng.

Apalagi, alasan kedua pelaku A (16) dan D (11) dianggap tega melakukan mengeroyok setelah tidak mendapat uang yang diinginkan. Ironisnya, rencana nekat kedua pelaku memalak SAM (10) lantaran ketagihan (mabuk) mengisap lem fox.

Kedua pelaku memang diamankan melalui cara pendekaten persuasif. Mereka mengaku kesal kepada korban lantaran korban tidak memberinya uang. Hingga A diduga kuat melayangkan pukulan dengan tangan dan kayu, dibantu D yang diduga memukul hingga korban tidak sadarkan diri.

“Pelaku juga dendam karena disalahkan oleh ustaz masjid atas tindakan korban yang melempar batu, sehingga sempat dimarahi,” ungkap Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Rabu (14/6).

Prarekonstruksi kejadian dilakukan pihak penyidik, dengan cara menggiring pelaku dengan membujuk secara halus (persuasif), didampingi pihak keluarga. Dugaan aksi pengeroyokan tersebut diproses sesuai aturan dengan terlebih dahulu memediasi atau diversi. Apabila tidak menemukan titik temu, sebut kapolres, pihaknya akan membawanya ke proses hukum dengan berkoordinasi para pihak terkait.

Salah satu bentuk kenakalan remaja yang melanggar hukum, perlu mendapat penanganan khusus. “Karena baik korban dan pelaku sama-sama di bawah umur,” timpalnya sembari mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti batang kayu sepanjang 60 centimeter berdiameter 3 centimter serta kayu bulat panjang 40 centimeter berdiameter 5 centimeter.

Meski begitu, kabar baik datang dari SAM. Korban dugaan penganiayaan itu sudah membaik dan dapat diajak berkomunikasi.

Kabid Diklit Pengembangan SDM dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmadja MM mengatakan, hasil pemeriksaan fisik dengan CTScan, menunjukkan adanya keretakan dan pendarahan pada bagian kepala SAM.

“Kasus tersebut biasanya kita tidak melakukan operasi karena keretakan yang dialami hanya berkisar 5-10 milimeter. Tetapi apabila dalam perkembangan mengalami kondisi yang tidak membaik, maka kita akan melakukan CTScan ulang bersifat konservatif,” kata dr Theo.

Usia anak di bawah umur atau belum mencapai 18 tahun sampai dianggap dewasa, menjadi faktor mudahnya pengaruh negatif. Apalagi kenakalan remaja tidak memandang status ekonomi. “Oleh karena itu sebagai rasa solidaritas kita, bersama seluruh warga ikut berpartisipasi mengumpulkan dana senilai Rp 2.560.000 dan diberikan langsung kepada ayah korban,” kata mantan Kepala Desa Tumpung Ulung, Mahlangi. (log/nue/c2/abe/nto)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 06:59

Mobil Menancap di Depan Truk CPO, Pengemudi Tewas

SAMPIT- Truk pengangkut minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) kembali terlibat kecelakaan. Sehari sebelumnya…

Senin, 20 November 2017 06:41

Gas Elpiji Sering Kosong, Warga Mengeluh karena Harga Melejit

SAMPIT-Harga gas elpiji 3 kg subsidi atau tabung melon di Kotim semakin melejit. Saat ini, harga gas…

Senin, 20 November 2017 06:34

Harus Serius Ditangani ! Saat Ini, Sudah Ada Tujuh Titik Longsor

NANGA BULIK–Ancaman longsor yang terjadi di jalan negara wilayah Kecamatan Delang,  Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 06:30

TP4D Lakukan Pendampingan dan Monitoring ke Batu Hambawang

NANGA BULIK-Menghindari kesalahan dalam pengelolaan anggaran di desa yang diterima melalui ADD dan DD.…

Senin, 20 November 2017 06:25

Warga Hibahkan untuk Pembangunan Pasar

PANGKALAN BUN-Tanah seluas 1000 meter persegi diberikan secara cuma-cuma oleh seorang warga Kelurahan…

Senin, 20 November 2017 06:21

PIPA INDUK PECAH ! Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

PANGKALAN BUN-Pipa induk milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut di Jalan Tjilik Riwut 1,…

Senin, 20 November 2017 06:18

Pengawasan Sarana Pembelajaran Politik Masyarakat Pemilih

SUKAMARA-Panwaslu Kabupaten Sukamara merekrut pengawas partisipatif. Pengawas partisipatif itu direkrut…

Senin, 20 November 2017 06:11
Pemkab Seruyan

Aplikasi Silon Wujudkan Transparansi Informasi

KUALA PEMBUANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan belum lama tadi  melakukan sosialisasi…

Senin, 20 November 2017 06:07
Pemkab Seruyan

Gunakan Hak Suara, Awasi Tahapan Pilkada

KUALA PEMBUANG-Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kabupaten Seruyan mengajak masyarakat agar menjadi…

Senin, 20 November 2017 06:01
DPRD Kotim

Publik Berharap Belanja Daerah Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

SAMPIT–Wakil Ketua I DPRD Kotim H Supriadi mengatakan bahwa program yang tertuang dalam Rencana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .