MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 15 Juni 2017 13:55
ASTAGA! Ternyata Ini Alasan Bocah Nekat Malak Temannya dan Menganiaya Hingga Pingsan
Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat mengunjungi korban yang kondisinya sudah membaik, Selasa malam (14/6). (EMANUEL LIU/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belakangan kenakalan remaja kembali mencuat. Ulah anak di bawah umur itu telah menimbulkan korban. Dugaan pengeroyokan yang melibatkan teman sebaya di Kabupaten Bartim, menyita perhatian masyarakat Kalteng.

Apalagi, alasan kedua pelaku A (16) dan D (11) dianggap tega melakukan mengeroyok setelah tidak mendapat uang yang diinginkan. Ironisnya, rencana nekat kedua pelaku memalak SAM (10) lantaran ketagihan (mabuk) mengisap lem fox.

Kedua pelaku memang diamankan melalui cara pendekaten persuasif. Mereka mengaku kesal kepada korban lantaran korban tidak memberinya uang. Hingga A diduga kuat melayangkan pukulan dengan tangan dan kayu, dibantu D yang diduga memukul hingga korban tidak sadarkan diri.

“Pelaku juga dendam karena disalahkan oleh ustaz masjid atas tindakan korban yang melempar batu, sehingga sempat dimarahi,” ungkap Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Rabu (14/6).

Prarekonstruksi kejadian dilakukan pihak penyidik, dengan cara menggiring pelaku dengan membujuk secara halus (persuasif), didampingi pihak keluarga. Dugaan aksi pengeroyokan tersebut diproses sesuai aturan dengan terlebih dahulu memediasi atau diversi. Apabila tidak menemukan titik temu, sebut kapolres, pihaknya akan membawanya ke proses hukum dengan berkoordinasi para pihak terkait.

Salah satu bentuk kenakalan remaja yang melanggar hukum, perlu mendapat penanganan khusus. “Karena baik korban dan pelaku sama-sama di bawah umur,” timpalnya sembari mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti batang kayu sepanjang 60 centimeter berdiameter 3 centimter serta kayu bulat panjang 40 centimeter berdiameter 5 centimeter.

Meski begitu, kabar baik datang dari SAM. Korban dugaan penganiayaan itu sudah membaik dan dapat diajak berkomunikasi.

Kabid Diklit Pengembangan SDM dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmadja MM mengatakan, hasil pemeriksaan fisik dengan CTScan, menunjukkan adanya keretakan dan pendarahan pada bagian kepala SAM.

“Kasus tersebut biasanya kita tidak melakukan operasi karena keretakan yang dialami hanya berkisar 5-10 milimeter. Tetapi apabila dalam perkembangan mengalami kondisi yang tidak membaik, maka kita akan melakukan CTScan ulang bersifat konservatif,” kata dr Theo.

Usia anak di bawah umur atau belum mencapai 18 tahun sampai dianggap dewasa, menjadi faktor mudahnya pengaruh negatif. Apalagi kenakalan remaja tidak memandang status ekonomi. “Oleh karena itu sebagai rasa solidaritas kita, bersama seluruh warga ikut berpartisipasi mengumpulkan dana senilai Rp 2.560.000 dan diberikan langsung kepada ayah korban,” kata mantan Kepala Desa Tumpung Ulung, Mahlangi. (log/nue/c2/abe/nto)


BACA JUGA

Kamis, 29 Juni 2017 10:30
Melihat Objek Wisata Sei Bakau Hari Ketiga Lebaran

Lebih Leluasa Rekreasi, Pengunjung Sambil Mancing

Objek wisata Pantai Sungai (Sei) Bakau di Kabupaten Seruyan masih ramai didatangi pengunjung pada hari…

Kamis, 29 Juni 2017 10:00

CRT Efektif Menekan Para Pelaku Tindak Kejahatan

KUALA PEMBUANG-Saat ini secara umum pengamanan di wilayah hukum Polres Seruyan sudah dijalankan dengan…

Kamis, 29 Juni 2017 08:00

Proses Administrasi CJH Asal Kotim Selesai

SAMPIT-Kurang dari satu bulang lagi, rombongan jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Kamis, 29 Juni 2017 07:45

Sesuai Aturan..!! Tiket Pesawat Tidak Bisa Dijual Lebih Murah dan Mahal

SAMPIT- Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Dishub Kotim, Charles menegaskan, harga tiket…

Kamis, 29 Juni 2017 07:30

TIDAK MEMBELUDAK ! Kapasitas Arus Balik Dibatasi Sampai 1.600 Penumpang

SAMPIT- Arus balik mudik melalui jalur transportasi laut diperkirakan mulai berlangsung hari ini (29/6).…

Kamis, 29 Juni 2017 07:15

Banyak Objek Wisata, Pengunjung Kok Malah Turun? Ada Apa Ya...

SAMPIT-Jumlah pengunjung Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit mulai mengalami penurunan dari…

Kamis, 29 Juni 2017 07:00

Banyak Permintaan, Dinkes Tambah Dokter Gigi

SAMPIT-Tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim bakal menambah tenaga dokter gigi. Penambahan ini agar…

Rabu, 28 Juni 2017 09:30

LANGKA...! Puluhan Tahun Tak Muncul, Ikan Bilis Justru Bermuculan

SAMPIT- Lebaran Idulfitri rupanya membawa berkah bagi masyarakat yang tinggal di pinggir Sungai Cempaga.…

Rabu, 28 Juni 2017 09:09
Pemkab Seruyan

Bupati Seruyan Peringatkan KPU

KUALA PEMBUANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diperingatkan agar bisa menjaga netralitas pada tahapan…

Rabu, 28 Juni 2017 08:54

Fasilitas dan wahana Permainan Daya Tarik Pantai Ujung Pandaran

SAMPIT- Pantai Ujung Pandaran menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .