MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 15 Juni 2017 13:55
ASTAGA! Ternyata Ini Alasan Bocah Nekat Malak Temannya dan Menganiaya Hingga Pingsan
Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat mengunjungi korban yang kondisinya sudah membaik, Selasa malam (14/6). (EMANUEL LIU/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Belakangan kenakalan remaja kembali mencuat. Ulah anak di bawah umur itu telah menimbulkan korban. Dugaan pengeroyokan yang melibatkan teman sebaya di Kabupaten Bartim, menyita perhatian masyarakat Kalteng.

Apalagi, alasan kedua pelaku A (16) dan D (11) dianggap tega melakukan mengeroyok setelah tidak mendapat uang yang diinginkan. Ironisnya, rencana nekat kedua pelaku memalak SAM (10) lantaran ketagihan (mabuk) mengisap lem fox.

Kedua pelaku memang diamankan melalui cara pendekaten persuasif. Mereka mengaku kesal kepada korban lantaran korban tidak memberinya uang. Hingga A diduga kuat melayangkan pukulan dengan tangan dan kayu, dibantu D yang diduga memukul hingga korban tidak sadarkan diri.

“Pelaku juga dendam karena disalahkan oleh ustaz masjid atas tindakan korban yang melempar batu, sehingga sempat dimarahi,” ungkap Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Rabu (14/6).

Prarekonstruksi kejadian dilakukan pihak penyidik, dengan cara menggiring pelaku dengan membujuk secara halus (persuasif), didampingi pihak keluarga. Dugaan aksi pengeroyokan tersebut diproses sesuai aturan dengan terlebih dahulu memediasi atau diversi. Apabila tidak menemukan titik temu, sebut kapolres, pihaknya akan membawanya ke proses hukum dengan berkoordinasi para pihak terkait.

Salah satu bentuk kenakalan remaja yang melanggar hukum, perlu mendapat penanganan khusus. “Karena baik korban dan pelaku sama-sama di bawah umur,” timpalnya sembari mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti batang kayu sepanjang 60 centimeter berdiameter 3 centimter serta kayu bulat panjang 40 centimeter berdiameter 5 centimeter.

Meski begitu, kabar baik datang dari SAM. Korban dugaan penganiayaan itu sudah membaik dan dapat diajak berkomunikasi.

Kabid Diklit Pengembangan SDM dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmadja MM mengatakan, hasil pemeriksaan fisik dengan CTScan, menunjukkan adanya keretakan dan pendarahan pada bagian kepala SAM.

“Kasus tersebut biasanya kita tidak melakukan operasi karena keretakan yang dialami hanya berkisar 5-10 milimeter. Tetapi apabila dalam perkembangan mengalami kondisi yang tidak membaik, maka kita akan melakukan CTScan ulang bersifat konservatif,” kata dr Theo.

Usia anak di bawah umur atau belum mencapai 18 tahun sampai dianggap dewasa, menjadi faktor mudahnya pengaruh negatif. Apalagi kenakalan remaja tidak memandang status ekonomi. “Oleh karena itu sebagai rasa solidaritas kita, bersama seluruh warga ikut berpartisipasi mengumpulkan dana senilai Rp 2.560.000 dan diberikan langsung kepada ayah korban,” kata mantan Kepala Desa Tumpung Ulung, Mahlangi. (log/nue/c2/abe/nto)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 22:21

Ungkap Kebakaran MAN Sampit, Datangkan Tim Labfor Polda Jatim

PALANGKA RAYA-  Untuk mendalami musibah kebakaran yang terjadi di Madrasah Aliah Negeri (MAN) Jalan…

Minggu, 20 Agustus 2017 22:14

Nah Lho ! Giliran MAN Sampit Hangus Terbakar

PALANGKA RAYA-  Setelah beberapa sekolah terbakar di Palangka Raya, kini musibah kebakaran beralih…

Minggu, 20 Agustus 2017 15:00

Doa Bersama 1717 di Setiap Rumah Ibadah

TAMIANG LAYANG- Memperingati HUT ke-72 RI, diisi masyarakat dengan berbagai kegiatan. Ada lomba hingga…

Minggu, 20 Agustus 2017 14:45

Tingkatkan Kreatifitas Anak

MUARA TEWEH-Ratusan anak-anak TK PAUD Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, tampak antusias mengikuti…

Minggu, 20 Agustus 2017 14:41

ASTAGA! Banjir Terjang Rumah Penduduk

PURUK CAHU-Memasuki hari kedua banjir melanda puluhan Desa di lima Kecamatan se-Kabupaten Murung Raya…

Minggu, 20 Agustus 2017 11:17

OMG...! Jalan Rusak, Warga Melahirkan di Atas Pikap

SAMPIT-Kerusakan yang terjadi di jalan poros menuju Kecamatan Antang Kalang masih menjadi pemandangan…

Minggu, 20 Agustus 2017 11:08

Anggaran Harus Dialokasikan dengan Tepat, Efektif dan Efisien

SUKAMARA-Pembangunan yang dilaksanakan selama ini harus direncanakan dengan matang dan baik. Selain…

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:00

Ketinggian Air di Wilayah Kecamatan Murung Bertambah 70 Centimeter

PURUK CAHU - Memasuki hari kedua, banjir di puluhan Desa di lima Kecamatan di Kabupaten Murung Raya…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:45

Warga Panik, Api Muncul di Lahan Kosong Depan SPBU

SUKAMARA - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi dan sempat membuat warga di Desa Natai Sedawak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 15:41

Pelaku Wisata Harus Memahami Kebutuhan Wisatawan

SAMPIT- Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur membangun pariwisata, perlu dukungan semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .