MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Minggu, 11 Juni 2017 21:05
Catat Ini! Rekrutmen CPNS Kemenkum HAM Cuma Hoax
Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Jagat media maya kemarin (10/6) dihebohkan dengan beredarnya surat pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Di dalam surat yang diteken Menkumham Yasonna H. Laoly itu dinyatakan bahwa kuota CPNS baru mencapai 17.526 orang.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, surat tersebut palsu. "Saya langsung cek ke tim panselnas (panitia seleksi nasional, red) belum ada rencana pengangkatan CPNS baru," katanya di Jakarta, Sabtu (10/6).

Herman mengatakan sudah menjadi keputusan nasional, bahwa pengumuman rekrutmen CPNS baru satu pintu. Yakni ada di bawah panselnas Kementerian PAN-RB. Jadi bukan masing-masing kementerian atau lembaga yang mengumumkan lowongan CPNS baru.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang itu menjelaskan skema pengumuman lowongan CPNS baru persis saat dibuka lowongan untuk sekolah kedinasan. Yakni melalui website resmi Kementerian PAN-RB atau di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan sistem pengumuman dan pendaftaran yang terpusat itu, bisa mencegah praktik percaloan.

Di dalam surat pengumuman CPNS baru di Kemenkumham itu memang tidak disertai dengan nomor kontak pembuatanya. Namun Herman berharap masyarakat hati-hati. Sebab kabar lowongan CPNS baru sangat sensitif dan sering menjadi modus penipuan.

Dengan bekal surat tersebut, oknum penipu bisa saja menebar informasi sesat ke masyarakat. Bahwa dia bisa bisa membantu meloloskan menjadi CPNS baru Kemenkumhan. Tentunya dengan imbalan uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Herman menegaskan penerimaan CPNS baru baik itu di sekolah kedinasan, instansi pusat, maupun daerah gratis.

Sementara itu website resmi Kemenkumhan sudah mengklarifikasi beredarnya kabar lowongan CPNS tersebut. Menurut pengumuman yang ditampilkan, sampai kemarin belum ada surat resmi lowongan CPNS baru di Kemenkumham. Sehingga Kemenkumham tidak bertanggungjawab atas surat tersebut.

Di dalam surat itu sekilas memang tampak meyakinkan. Diantaranya ditampilkan juga rincian formasinya. Formasi dengan kuota paling banyak adalah untuk jabatan petugas penjagaan (kualifikasi pendidikan SMA) sebanyak 14.000 kuota. Disusul kemudian jabatan analisis keimigrasian dengan kuota mencapai 2.278 orang. Di surat hoax itu ditulis bahwa pendaftaran dibuka mulai 25 Juli sampai 28 Agustus. (wan/JPG/abe)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…

Jumat, 15 September 2017 06:51

Orangutan Asal Kalteng Diajak Warga Naik Motor di Kuwait

SAMPIT-Setelah beberapa bulan berada di wilayah Negara Timur Tengah bayi orangutan bernama Taymur (3)…

Minggu, 10 September 2017 21:29

Politikus Gerindra: Polisi Semakin Tak Adil

CARA-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam…

Selasa, 05 September 2017 23:21

PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak mau tinggal diam menyikapi krisis kemanusiaan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:01

Wew...! Uang Hasil Tuyul Bisa Kena Pajak Juga Loh...

PERISTIWA lucu belum lama ini terjadi pada akun milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 19:43

Sekolah Bayar SPP? Seperti Jaman Orde Baru Saja

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keberadaan pungutan SPP di SMA/SMK merupakan kemunduran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .