MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Kamis, 08 Juni 2017 23:05
Wadooww...! Harga BBM dan Tarif Listrik Terancam Naik Lagi
Ilustrasi

PROKAL.CO, HARGA bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik di tanah air terancam akan kembali naik. Hal itu dampak konflik di Timur Tengah yang makin memanas.

Setelah ada aksi pemutusan hubungan diplomatik antara Arab Suadi, Uni Emirat Arab, sampai Mesir kepada Qatar, giliran Iran yang diserang aksi teror. Umumnya, konflik seperti itu akan memicu naiknya harga minyak dunia karena komoditas emas hitam banyak diproduksi di Timur Tengah.

Hari ini, Kamis (8/6) harga minyak dunia jenis brent berada di level USD 48.56 per barel. Naik tipis dari Rabu (7/6) yang masih dihargai USD 48 per barel. Respon yang sama juga ditunjukkan untuk minyak jenis WTI yang naik dari USD 46.12 dari harga Rabu sebesar USD 46 per barel.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro kepada JawaPos.com mengatakan, konflik yang terjadi sebenarnya bisa berdampak dua hal pada Indonesia. Pertama, harga minyak makin murah karena Qatar bisa mengancam keluar dari OPEC (organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi).

“Mereka bisa menggenjot produksi karena tidak terikat batasan lagi. Qatar juga butuh banyak uang karena kondisi saat menuntut kebutuhan fiskal lebih banyak bagi mereka,” ujarnya, Kamis (7/6).

Sisi yang kedua, harga minyak dunia bisa melonjak makin mahal kalau konflik tidak segera tertangani dan makin meruncing. Yang dikhawatirkan Komaidi, konflik itu berujung pada aksi militer yang mengancam infrastruktur migas. Atau, hal lain yang memicu tersendatnya distribusi migas dari Qatar.

Kata dia, produksi minyak Qatar saat ini menembus 2 juta barel per hari. Jumlah yang sangat besar dan bisa mempengaruhi harga minyak dunia kalau sampai hal itu bisa terjadi. ’’Biasanya, konflik yang menyebabkan produksi turun seperti perang. Bisa juga ketegangan wilayah yang menyebabkan jalur distribusi migas terganggu,’’ imbuhnya.

Kalau itu sampai terjadi, bisa berakibat buruk pada Indonesia. Tarif listrik dan BBM bisa makin mencekik. Seperti diketahui, sebagai negara importir minyak, Indonesia sangat bergantung pada harga minyak dunia. Jika harga turun, berbagai komoditas bisa dipastikan tidak melonjak naik. Tapi kalau minyak dunia naik, listrik dan BBM bisa ikut naik.

Untuk penentuan tarif dasar listrik misalnya. PLN menggunakan tiga faktor penentu. Yakni, harga minyak, inflasi, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Sedangkan BBM, sudah lazim diketahui kalau Indonesia punya ketergantungan terhadap minyak dunia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam waktu singkat ada manfaat yang bisa diambil Indonesia dari konflik Qatar itu. Prediksinya, harga minyak akan turun. Apalagi, kalau Qatar sampai keluar dari OPEC. “Sebagai konsumen, kita bisa membeli dengar harga murah. Tapi, itu jadi pukulan bagi industri migas nasional,” terangnya.

Namun, dia memperkirakan Qatar tidak sampai keluar dari OPEC. Sebab, pangkal konflik Timur Tengah kali ini awalnya dari kesalapahaman saja. Harusnya, bisa diselesaikan dalam waktu dekat. “Konflik ini beda dari biasanya. Keluar dari OPEC juga masih sebatas rencana,” tuturnya. (dim/JPK/nto)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 22:06

Sadis! Sambil Begituan, Istri Dibunuh dengan Keji

PERBUATAN Dedy Perangin-angin benar-benar keji. Pria 25 tahun itu tega membunuh istrinya sendiri secara…

Kamis, 20 Juli 2017 21:46

Tegas! Kapolri Perintahkan Langsung Tembak di Tempat Bandar Narkoba

MARAKNYA peredaran narkoba di Indonesia membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian gerah. Hingga dia pun…

Rabu, 19 Juli 2017 16:06

Menko Kemaritiman Temui Dahlan Iskan

Saya tidak menyangka ada seorang menteri bertandang ke rumah seorang tersangka seperti saya...... ----------------------------------------…

Minggu, 09 Juli 2017 18:48

Gara-gara Hal Ini, Pengamat Sebut Palangka Raya Tak Layak Jadi Ibu Kota

PENGAMAT lingkungan dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga mengatakan, Palangka Raya tidak memenuhi…

Minggu, 09 Juli 2017 18:31

Inilah Perkiraan Pakar Ekonomi Biaya Pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya

UNTUK memindahkan ibu kota negara atau pemerintahan diperlukan biaya yang luar biasa besar. Tidak hanya…

Kamis, 29 Juni 2017 14:52

Wah…! Mulai Juli 2017, Tunjangan Anggota DPRD Naik

ANGGOTA serta pimpinan DPRD bakal menikmati tambahan tunjangan awal Juli mendatang seiring diberlakukannya…

Kamis, 29 Juni 2017 13:43

PPDB Sistem Zonasi Bisa Terima Siswa Dari Luar Daerah

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

Rabu, 28 Juni 2017 14:30

Pak Polisi Terlelap di Pos, Tiba-tiba Kapolres Datang, Begini Deh Jadinya

EMPAT anggota Polrestabes Surabaya hanya bisa terkaget-kaget saat tengah asyik terlelap pulas di pos…

Selasa, 20 Juni 2017 14:59

Breaking News: OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu

KOMISI Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini,…

Senin, 19 Juni 2017 16:10

Duh..! Biasa Tagihan Listrik Rp70 Ribu per Bulan, Subsidi Dicabut Langsung jadi Rp160 Ribu

DAMPAK kebijakan subsidi tepat sasaran juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya tidak mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .