MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang
Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami
Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar bersama pegawai Disperindagsar saat melakukan pengecekan bawang merah di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Senin pagi (5/6). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi lonjakan harga sembako dan mencium jika ada praktik kotor para spekulan. Kini, aroma itu mulai tercium. Di mana harga di tingkat eceran sudah berbeda.

SONY, Sampit

Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar memimpin langsung sidak di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM). Bersama pihak dari Disperindagsar Kotim, mengecek langsung harga sembako di kalangan pedagang. Mantan Kapolres Lamandau itu pun kaget. Setelah mendengar langsung penuturan para pedagang soal harga bawang merah. Dari sidak pedagang satu ke pedagang lain, berbeda harganya.

Adanya perbedaan harga ini akan mempersulit dan membuat masyarakat merasa bingung dan kesulitan. Diketahui, harga bawang merah Rp28 ribu per kilogram, yang didatangkan dari Banjarmasin. Sedangkan bawang merah dari Pulau Jawa dijual di PPM seharga Rp35 ribu per kilogram. “Kami akan mencari penyebabnya. Tentu ini membuat masyarakat resah dengan perbedaan harga yang sangat signifikan. Kami akan segera melakukan penyelidikan dan Satgas Mafia Pangan juga akan segera mendalami,”kata Muchtar, kemarin pagi (5/6) di sela-sela pengecekan.

Dalam waktu dekat ini, polisi segera akan memanggil dan meminta keterangan kepada para pedagang dan agen bawang merah. Pihaknya merasa curiga dan akan segera melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab perbedaan harga ini. Muchtar juga menegaskan, polisi tidak akan pernah main-main dan akan menindak tegas bagi siapa saja yang mencoba-coba melakukan penyelewengan terhadap persiapan pangan ini. Apalagi pada saat bulan Ramadan ini pihaknya sudah meminta jajaran Satreskrim untuk selalu memantau dan turun ke lapangan setiap harinya.“Sampai saat ini polisi memang belum menemukan atau laporan adanya penimbunan bahan pokok pangan. Bagi yang terbukti kami akan kenakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen,”pungkasnya.(ram/dar)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .