MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Rabu, 31 Mei 2017 21:11
Sentuhan Teknologi, Mengubah Dimensi Interaksi di Masayarakat

Oleh: SINTIYA DWI RYANTI*

Sintiya Dwi Ryanti

PROKAL.CO, PADA zaman yang sudah modern ini makin banyak perkembangan pada dunia teknologi, ada berbagai macam teknologi contohnya yaitu teknologi informasi komunikasi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain. Contoh dari teknologi modern yaitu, bisa berupa handphone, laptop, komputer, televisi, dan tablet.

Pada pembahasan kali ini saya akan mengulas mengenai Sentuhan Teknologi, Mengubah Dimensi Interaksi di Masyarakat. Interaksi manusia dengan teknologi telah banyak terjadi seiring dengan perkembangannya dan dapat terjadi di berbagai bidang misalnya bidang pendidikan, ekonomi dan sosial.

Perkembangan teknologi juga dapat menyelesaikan masalah di dunia nyata, mempengaruhi budaya dan lingkungan sekitar manusia. Dengan adanya teknologi, interaksi manusia dapat dilakukan lebih mudah. Salah satu pengaruh teknologi yaitu teknologi telah mencukupi membawa manusia keluar dari atmosfer bumi dan menjelajahi luar angkasa.

Namun adapula dampak negatif dari teknologi modern, di zaman yang sudah modern ini hampir semua kalangan sudah memiliki alat komunikasi berupa handphone. Interaksi sosial adalah hubungan antar individu satu dengan individu lainnya. Individu satu dapat mempengaruhi yang lain begitu juga sebaliknya (definisi secara psikologi sosial).

Pada kenyataannya interaksi yang terjadi sesungguhnya tidak sesederhana seperti yang terlihat, melainkan merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Interaksi terjadi karena ditentukan oleh banyak faktor termasuk manusia lain di sekitar yang memiliki juga perilaku spesifik.

Akibat dari sentuhan teknologi modern komunikasi ini telah mengubah dimensi interaksi di masyarakat.

Dulu masyarakat bisa berinteraksi dimana saja, contohnya saat berkumpul dan berbincang-bincang bersama teman atau keluarga, namun sekarang berkomunikasi dan berbincang saja sudah dilakukan melalui handphone. Hingga saat sedang bersebelahan saja masih mengobrol melalui handphone, apalagi sekarang ditambah dengan munculnya media media sosial seperti Instagram, WhatsApp, BBM, dan masih banyak lagi yang tentunya media ini juga bisa dijadikan sebagai media informasi dan komunikasi.

Kemudian dalam dunia pendidikan, sekarang sudah banyak yang menggunakan metode pembelajaran dengan bantuan teknologi, contohnya belajar secara online melalui internet, di sini juga dapat mengurangi interaksi sosial secara langsung antara murid dan pengajarnya. Di karenakan teknologi modern ini kebiasaan interaksi di masyarakat pun menjadi berubah.

Ada beberapa dampak yang disebabkan oleh teknologi ini, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari TIK yaitu, lebih mempermudah pekerjaan contohnya pada sistem administrasi, mendapatkan informasi dengan cepat, sistem pembelajaran yang tidak harus bertatap muka, adanya perpustakaan online, dan Munculnya media massa khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.

Kemudian dampak negatif dari TIK yaitu, kemajuan TIK akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan, mampu mempengaruhi perilaku seseorang sehingga lebih terbiasa berkomunikasi menggunakan handphone dari pada berinteraksi langsung, dan dalam dunia pendidikan pengajar dengan siswa tidak berinteraksi dan bertatap muka secara langsung.

Dengan perubahan pola interaksi sosial yang seperti itu, membuat seseorang ini kebanyakan hanya kenal dan bertegur sapa melalui handphone atau media sosial tetapi pada saat kenyataan mereka seperti tidak mengenal satu sama lain. Kita boleh saja mengikuti perkembangan zaman, namun kita tidak boleh meninggalkan atau menghilangkan kebiasaan yang sudah ada. Hendaknya kita menghidupkan kembali, kebiasaan manusia sebagai makhluk sosial. (*)

*)Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammmadiyah Malang


BACA JUGA

Sabtu, 11 Mei 2019 12:11

Pesona Mandau

SENJATA tradisional dari tanah Dayak Kalimantan Tengah ini masih ada dan…

Senin, 17 September 2018 09:34

Bank Century Lagi Hidup Mati

Kasus Bank Century hidup lagi. Mati lagi. Di luar negeri.…

Kamis, 13 September 2018 10:51

Idealisme New York Time Menunggu Tipping Point

The New York Times kebanjiran pertanyaan. Hanya dalam dua hari.…

Selasa, 04 September 2018 11:01

Tiap 10 Tahun di Lubang yang Sama

Mengapa setiap 10 tahun terjadi krisis ekonomi? Persis.  Setiap 10…

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:23

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

Multitafsir. Mengapa Jokowi pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo pilih…

Rabu, 08 Agustus 2018 10:40

Imperialis Macan dan Jebakan Naga

Ia tidak mau tinggal di rumah dinas perdana menteri. Ia…

Selasa, 13 Maret 2018 10:25

Plasma, Nikmatnya setelah Meninggal

PROGRAM kemitraan perusahaan besar swasta (PBS) sawit melalui plasma masih…

Senin, 12 Februari 2018 02:00
Lolos dari Lubang Aorta Dissection (3)

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku

Minggu 11 feb 2017 Semua itu bermula di hari kedua…

Senin, 12 Februari 2018 01:56
Lolos dari Lubang Aorta Dissection (2)

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu

SAYA sabar menunggu pencernaan saya istirahat. Tidak makan apa pun.…

Senin, 12 Februari 2018 01:51
Catatan Aortic Dissection (1)

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung

SAYA jatuh sakit lagi. Serius. Sangat serius. Akhir Desember lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*