MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 20 Mei 2017 17:22
Ketika Strategi dan Pengelolaan CSR Membuat PT Adaro Semakin Kokoh (2/Habis)
Lebih dari Keselamatan Kerja dan Memberdayakan Lingkungan
Rombongan Manajemen Kalteng Pos Group saat berada di Green House PT Adaro, beberapa hari lalu. (ABE/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Perusahaan besar sudah seharusnya memiliki manajemen yang bagus di bidang apa saja. PT Adaro misalnya, memiliki manajemen keamanan yang superketat. Sekali standar operasional dilanggar, bisa berakibat fatal.

LOGMAN, Tamiang Layang

KEAMANAN menjadi prioritas utama. Wajar sekali sekelas PT Adaro tidak mentolerir karyawan lalai. Bahkan sekadar mengingatkan tamunya mengenakan sabuk keselamatan. Jika tidak, karyawan dimaksud harus menanggalkan seragam kebanggaannya bekerja di perusaahaan emas hitam terbesar di Kalimantan tersebut.

Tidak hanya komitmen menjalankan program CSR, PT Adaro juga sangat mengutamakan keselamatan kerja. Setelah cukup waktu mengulas program sosialnya, rombongan Kalteng Pos diajak melihat sejumlah titik yang cukup membelalakkan mata.

Tetapi, sebelum itu, seluruh pengunjung harus mengikuti instruksi. Melihat arahan melalui video tutorial dengan melengkapi tubuh dengan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD). Secara garis besar, mungkin pengalaman ini cukup banyak diterapkan perusahaan besar. Namun, berangkat dari Site Office Dahai di Kabupaten Balangan, Kalsel, menuju kawasan yang cukup membuat nyali sempat menciut.

Perlintasan khusus atau hauling yang dilalui raksasa angkutan bermuatan rata-rata 8.000 ton itu lalu lalang selama 24 jam tanpa henti. Harus dikawal dengan memperhatikan kecepatan yang berbeda setiap perlintasan. Dari 40 kilometer/jam sampai batasan yang hanya mentok 80 km/ per jam.

Setiap keluar maupun masuk jalur operasional, kendaraan yang ditumpangi para tamu harus dicek. Berkali-kalli personel Media Relation PT Adaro mengingatkan sabuk keselamatan setiap kali hendak naik roda empat dan keliling area perusahaan.

Sebab, jika tidak mengingatkan, siapapun karyawannya akan mendapat peringatan bahkan sampai diberhentikan dari pekerjaan. Butuh waktu lima tahun baru bisa kembali bergabung ke PT Adaro.

Memakan waktu singkat dan turun pada titik awal di view poin PT Adaro, rasa kantuk mulai sirna. Berada di atas ketinggian ratusan kaki dan melihat langsung proses pengambilan dan pengangkutan emas hitam dari perut bumi, merupakan pemandangan yang cukup langka.

Di pos pantau tersebut sudah pasti ada aturan. Batasan pagar dilarang pengunjung atau tamu PT Adaro melangkah keluar. Namun, untuk mengabadikan momen tersebut dipersilakan lantaran tidak dianggap melanggar, asal sesuai dan memperhatikan keselamatan.

Tidak cukup terpuaskan dengan pemandangan operasional perusahaan, rombongan kembali diajak ke Nursery alias green house, tempat pembibitan pohon-pohon untuk memulihkan lahan yang telah dikeruk. Istilahnya reklamasi.

Adaro sangat memperhatikan lingkungan dengan kembali menjadikan sejumlah kawasan tambang subur dan bisa dipergunakan oleh masyarakat. Banyak bibit langka dibudidayakan dan membutuhkan waktu tidak sebentar. Sebut saja Ulin.

Petugas Nursery yang ditemui mengatakan, kelangkaan budi daya ulin dan sejumlah tanaman jenis pohon, diupayakan perusahaan menumbuhkan kembali kesuburan tanah usai digarap. Apalagi, pertumbuhan pohon ulin setahun hanya berdiameter sekitar satu milimeter saja. Ulin di sana, sudah ditanam sejak delapan tahun silam. Kini, besarnya tidak lebih dari jari telunjuk orang dewasa.

Ada sejumlah titik yang selesai digarap selama puluhan tahun silam hijau dan rindang saat ini. Begitu juga, komitmen Adaro memulihkan habitat hutan dan lingkungan kembali normal.

Perjalanan jauh yang dirasakan rombongan terbalaskan. Banyak pengalaman yang dapat diceritakan, meski hanya sepintas melihat perusahaan emas hitam itu mengelola semua lini, untuk memberikan manfaat besar bagi kehidupan. Termasuk mengokohkan posisi PT Adaro sebagai perusahaan terbesar dan terbaik di negeri ini. (*/c3/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .