MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 20 Mei 2017 12:57
Pengembangan Padi Organik di Pulang Pisau Terkendala
Ilustrasi, Lahan pertanian padi organik

PROKAL.CO, PULANG PISAU - Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mendapatkan jatah seluas 81 ribu untuk lahan padi organik. Namun, lahan untuk padi organik itu masih belum bisa direalisasikan karena beberapa kendala atau hambatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulpis, Untung Slamet Riyanto mengatakan, menyiapkan lahan seluas 81 ribu hektare tidak mudah. Banyak hambatan-hambatan yang didapati dalam proses penyediaan lahan tersebut.

"Di antaranya ada yang masuk kawasan hutan dan sebagainya. Jadi memerlukan kajian teknis secara mendalam lagi," kata Slamet, kemarin (19/5).

Ia menambahkan, masalah lain yaitu masih belum siapnya peta lokasi. Sehingga, tidak bisa ditetapkan secara sembarangan lahannya. "Jadi realisasi padi organik ini masih menunggu kesiapan peta lokasi juga. Intinya masih menjadi PR dan kami terus upayakan agar bisa diwujudkan," ujar dia.

Slamet menambahkan, masalah penyediaan lahan padi organik ini bisa dimasukan ke dalam lahan cetak sawah. Paling tidak untuk menambah luas tanam padi organik. "Artinya bisa ditanamkan ke lahan cetak sawah untuk padi organik ini. Mungkin fokus penyediaan lahan padi organik ini merupakan daerah-daerah yang memang potensial untuk pengembangan padi organik," jelas Slamet.

Menurutnya, tujuan penyediaan lahan padi organik itu semata-mata untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Karena, dengan terbukanya lahan untuk menanam padi organik itu tentunya luas tanam akan semakin bertambah.

"Kita di sebagian wilayah untuk panen sudah ada yang dua kali setahun. Seperti daerah Belanti. Jadi kami akan terus upayakan dan mudah-mudahan bisa cepat terealisasi," tandasnya. (bad/art/nto)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 01:24

KENAPA INI..?? Wabup Kobar Ancam Tindak Tegas Operator Angkutan Laut

PANGKALAN BUN - Arus mudik jelang lebaran mulai memadati Pelabuhan Panglima…

Rabu, 22 Mei 2019 01:23

WAH PARAH..!! Meras dan Ngancam Kakek-Kakek, Oknum Guru Berurusan dengan Polisi

PULANG PISAU – Markus (57) harus berurusan dengan hukum. Oknum PNS…

Jumat, 17 Mei 2019 15:15

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Dituntut 15 Tahun Penjara

NANGA BULIK - Terdakwa TR yang tega menyetubuhi anak tirinya…

Jumat, 17 Mei 2019 00:57

NAH KAN..!! ASN Penganiaya ART Dieksekusi ke Penjara

NANGA BULIK - Catarina Sirait, oknum ASN yang bekerja di Dinas…

Rabu, 15 Mei 2019 15:08

LAKA MENGERIKAN..!! Satu Tewas, Satu Kritis

KUALA KAPUAS - Kecelakaan maut merenggut korban jiwa kembali terjadi…

Senin, 13 Mei 2019 12:53

Terkunci di Mobil, Tewas Kehabisan Oksigen

PANGKALAN BUN-Mendadak warga Gang Haji Sabil, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan…

Senin, 13 Mei 2019 12:47

Hindari Lobang, Nyawa Melayang

KECELAKAAN yang menyebabkan pengendara sepeda motor tewas, kembali terjadi lagi…

Senin, 13 Mei 2019 12:46

Putra Bejat, Menjala Sambil Cabuli Bocah

PURUK CAHU- Puncak Mandala Putra, ditangkap aparat Polsek Laung Tuhup…

Minggu, 12 Mei 2019 12:21

Soal Kasus Dua Oknum ASN Mesum, Ini Perintah Bupati ke Inspektorat

KASONGAN–Kasus dua oknum ASN berinisial Yu dan IR yang sebelumnya…

Sabtu, 11 Mei 2019 12:05
Karena Kebakaran Lahan Tahun 2018

Divonis Bersalah ! PT KLM Bayar Ganti Rugi Rp89 M, Biaya Pemulihan Rp210 M

KUALA KAPUAS-Kebakaran lahan yang terjadi 2018 lalu di area perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*