MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 19 Mei 2017 08:33
Melihat Geliat Usaha Pangkas Rambut di Kawasan Galaxy
Tetap Turuti Permintaan Pelanggan yang Aneh-aneh
Ben sedang bersantai sembari menunggu pelanggan di kios potong rambut miliknya di Jalan Galaxy Jumat (19/5). (HERMAWAN/ KALTENG POS)

PROKAL.CO, Usaha pangkas rambut sering kali di sepelekan, padahal jika benar-benar ditekuni dapat menjadi usaha yang menjanjikan. Memberikan pemasukan yang tidak sedikit kepada pelaku usaha, itulah yang sedang ditekuni orang yang kerap disapa Ben ini.

HERMAWAN DP, Palangka Raya

SIANG itu cuaca sedang panas-panasnya, Ben Anputra pemilik usaha Potong Rambut AJ di Jalan Galaxy sedang menghadap kipas. Sembari menunggu datangnya pelanggan yang meminta bantuan jasa potong rambut. “Siang bang ada yang bisa saya bantu,” sapanya dengan ramah.

Obrolan pun tercipta dari sana. Dia pun juga bercerita sedikit tentang awal mula dia mendapat keahlian memotong rambut. Dikatakannya semua berawal saat pria kelahiran Pandahara, Kabupaten Katingan tersebut duduk di bangku SMA.

Berawal dari coba-boba mencukur teman-teman seangkatannya dan beberapa kerabat, lama-kelamaan skill mencukur pun terasah dan mudah mencukur. Setelah itu, melanjutkan kuliah dengan mengambil Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di Universitas Palangka Raya (UPR). Sampai akhirnya lulus pada tahun 2011 silam.

Sempat menghonor di SMP di desanya, sembari membuka usaha cukur kecil-kecilan. Akhirnya pada awal Mei dia memberanikan diri untuk membuka usaha di kawasan Palangka Raya, berbekal kemampuan mencukur yang sudah dikuasainya.

“Sembari nunggu ada penerimaan PNS bang, sejak beberapa tahun terakhir ini belum ada penerimaan,” tuturnya.

Dua minggu berdiri dikatakannya rata-rata setiap hari dia bisa dapat tujuh sampai delapan kepala dengan biaya Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak. Diceritakannya kadang kadang ada juga pelanggan yang mintanya aneh-aneh.

“Waktu itu dia minta semuanya dicukur menggunakan gunting cincang dari awal. Padahal akan lebih mudah jika memakai mesin pemotong, di samping lebih mudah merapikannya juga tidak akan memakan waktu lama,” ungkapnya sambil tertawa.

Tetapi, demi profesionalisme dia mengikuti permintaan pelanggan walaupun harus memakan waktu lebih dari 30 menit. “Tidak masalah, namanya juga pelanggan memiliki hak untuk dilayani sesuai permintaannya,” tutup laki-laki tiga saudara itu. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .