MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 19 Mei 2017 08:33
Melihat Geliat Usaha Pangkas Rambut di Kawasan Galaxy
Tetap Turuti Permintaan Pelanggan yang Aneh-aneh
Ben sedang bersantai sembari menunggu pelanggan di kios potong rambut miliknya di Jalan Galaxy Jumat (19/5). (HERMAWAN/ KALTENG POS)

PROKAL.CO, Usaha pangkas rambut sering kali di sepelekan, padahal jika benar-benar ditekuni dapat menjadi usaha yang menjanjikan. Memberikan pemasukan yang tidak sedikit kepada pelaku usaha, itulah yang sedang ditekuni orang yang kerap disapa Ben ini.

HERMAWAN DP, Palangka Raya

SIANG itu cuaca sedang panas-panasnya, Ben Anputra pemilik usaha Potong Rambut AJ di Jalan Galaxy sedang menghadap kipas. Sembari menunggu datangnya pelanggan yang meminta bantuan jasa potong rambut. “Siang bang ada yang bisa saya bantu,” sapanya dengan ramah.

Obrolan pun tercipta dari sana. Dia pun juga bercerita sedikit tentang awal mula dia mendapat keahlian memotong rambut. Dikatakannya semua berawal saat pria kelahiran Pandahara, Kabupaten Katingan tersebut duduk di bangku SMA.

Berawal dari coba-boba mencukur teman-teman seangkatannya dan beberapa kerabat, lama-kelamaan skill mencukur pun terasah dan mudah mencukur. Setelah itu, melanjutkan kuliah dengan mengambil Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di Universitas Palangka Raya (UPR). Sampai akhirnya lulus pada tahun 2011 silam.

Sempat menghonor di SMP di desanya, sembari membuka usaha cukur kecil-kecilan. Akhirnya pada awal Mei dia memberanikan diri untuk membuka usaha di kawasan Palangka Raya, berbekal kemampuan mencukur yang sudah dikuasainya.

“Sembari nunggu ada penerimaan PNS bang, sejak beberapa tahun terakhir ini belum ada penerimaan,” tuturnya.

Dua minggu berdiri dikatakannya rata-rata setiap hari dia bisa dapat tujuh sampai delapan kepala dengan biaya Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak. Diceritakannya kadang kadang ada juga pelanggan yang mintanya aneh-aneh.

“Waktu itu dia minta semuanya dicukur menggunakan gunting cincang dari awal. Padahal akan lebih mudah jika memakai mesin pemotong, di samping lebih mudah merapikannya juga tidak akan memakan waktu lama,” ungkapnya sambil tertawa.

Tetapi, demi profesionalisme dia mengikuti permintaan pelanggan walaupun harus memakan waktu lebih dari 30 menit. “Tidak masalah, namanya juga pelanggan memiliki hak untuk dilayani sesuai permintaannya,” tutup laki-laki tiga saudara itu. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .