MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 21:08
Saat Ratusan Perangkat Desa Kunjungi Gedung Biru

Minta Oleh-oleh “Koran Masuk Desa”

Redaktur Pelaksana SKH Kalteng Pos, Rangga Andika (baju abu-abu) saat menjelaskan proses pembuatan berita di Kalteng Pos, Rabu (17/5). (JAMIL/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Sebanyak 115 orang kepala desa (kades) dan perangkatnya mendatangi Gedung Biru Kalteng Pos. Kedatangan mereka untuk mendapatkan oleh-oleh spesial dari Surat Kabar Harian (SKH) terbesar di Kalteng yakni “Koran Masuk Desa”.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SEMENJAK Senin (15/5) lalu, para kades dan perangkat desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Kapuas menginap di Royal Global Hotel Palangka Raya. Mereka mengikuti pelatihan sistem keuangan desa. Namun siapa sangka, setelah melewati berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas, Rabu sore (17/5), para kades tidak ingin langsung pulang dan melewatkan kesempatan berharga bisa berkunjung ke kantor surat kabar terbesar se-Kalteng ini.

Menggunakan baju kaos berwarna putih lengkap dengan tulisan warna merah “Training Center Pusat Pelatihan dan Konsultasi Nasional (PPKN)” dan celana panjang berwarna hitam, para peserta terlihat sangat antusias. Perasaan bahagia bercampur kagum terlihat dari ekspresi mereka. Tanpa segan, di antaranya ada yang mengabadikan momen dengan mengambil foto menggunakan telepon genggam. Ada yang berselfie bersama dengan para peserta. Bahkan, ada yang rela memegang handphone begitu lama, hanya untuk merekam video seluruh aktivitas selama berkunjung. Sembari berdiskusi ringan dengan para kru redaksi dan manajemen Kalteng Pos, perwakilan dari panitia yakni Yeri mengutarakan niatan mereka menyambangi Gedung Biru.

“Kami datang untuk melihat proses pembuatan koran serta bagaimana membuat koran bisa masuk desa,” ucapnya.

Saat Yeri mengucapkan hal itu, para kades dari kecamatan Kapuas Hulu, Kapuas Timur, Kapuas Barat, Kapuas Kuala, Basarang, Pulau Petak dan Dadahup tersebut membenarkan dengan isyarat mengangguk-angguk kepala. Ibarat gayung bersambut, yang disampaikan pria yang bekerja di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas ini, mendapat respons dari Manajer Bisnis Kalteng Pos, Pandit Bawana.

Menurutnya, sebagai satu-satunya koran yang paling banyak dibaca di Kalteng, koran yang sudah ada semenjak Tahun 1993 ini, memiliki fungsi kontrol sosial di masyarakat. Sehingga, apa yang diharapkan oleh para kades merupakan hal yang sangat realistis.

“Kami sangat sepakat. Tentunya, ini merupakan langkah yang bijak untuk meningkatkan kapasitas dan ilmu pengetahuan,” ungkapnya, saat ditemani Wakil Pimpinan Redaksi Kalteng Pos, Prasetyo Budiyanto. Menit demi menit berlalu, dan percakapan antara mereka pun selesai. Namun, tentu saja, oleh-oleh tersebut masih ada yang kurang. Meskipun memiliki satu persepsi tentang wajibnya satu desa memiliki Koran, rasa haus peserta akan proses pembuatan koran masih belum hilang. Tim dibagi menjadi dua. Dari seluruh peserta ada yang masuk ke ruangan cetak untuk melihat proses percetakan. Dan ada juga yang ke ruangan redaksi, untuk melihat proses pembuatan berita.

Sekali lagi, wajah-wajah tertegun kembali terlihat. Mereka kagum dengan aktivitas yang ada di ruangan redaksi serta peralatan cetak koran Kalteng Pos. Dan tentu, momen-momen ini tak luput dari jepretan kamera. Satu per satu proses pembuatan berita mereka pelajari. Satu per satu para peserta melihat apa yang dikerjakan oleh wartawan dan layout.

“Bagus ya,” bisik seorang peserta kepada temannya. Setelah sangat puas dengan penjelasan terkait pembuatan berita dan percetakan. Para kades tersebut langsung berkumpul di halaman kantor. Tidak beberapa lama kemudian, beberapa bus yang menjemput mereka pun datang. Ucapan terima kasih dan lambaian tangan peserta menjadi tanda, jika sesi kunjungan hari itu telah selesai.(*/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .