MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 21:08
Saat Ratusan Perangkat Desa Kunjungi Gedung Biru

Minta Oleh-oleh “Koran Masuk Desa”

Redaktur Pelaksana SKH Kalteng Pos, Rangga Andika (baju abu-abu) saat menjelaskan proses pembuatan berita di Kalteng Pos, Rabu (17/5). (JAMIL/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Sebanyak 115 orang kepala desa (kades) dan perangkatnya mendatangi Gedung Biru Kalteng Pos. Kedatangan mereka untuk mendapatkan oleh-oleh spesial dari Surat Kabar Harian (SKH) terbesar di Kalteng yakni “Koran Masuk Desa”.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SEMENJAK Senin (15/5) lalu, para kades dan perangkat desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Kapuas menginap di Royal Global Hotel Palangka Raya. Mereka mengikuti pelatihan sistem keuangan desa. Namun siapa sangka, setelah melewati berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas, Rabu sore (17/5), para kades tidak ingin langsung pulang dan melewatkan kesempatan berharga bisa berkunjung ke kantor surat kabar terbesar se-Kalteng ini.

Menggunakan baju kaos berwarna putih lengkap dengan tulisan warna merah “Training Center Pusat Pelatihan dan Konsultasi Nasional (PPKN)” dan celana panjang berwarna hitam, para peserta terlihat sangat antusias. Perasaan bahagia bercampur kagum terlihat dari ekspresi mereka. Tanpa segan, di antaranya ada yang mengabadikan momen dengan mengambil foto menggunakan telepon genggam. Ada yang berselfie bersama dengan para peserta. Bahkan, ada yang rela memegang handphone begitu lama, hanya untuk merekam video seluruh aktivitas selama berkunjung. Sembari berdiskusi ringan dengan para kru redaksi dan manajemen Kalteng Pos, perwakilan dari panitia yakni Yeri mengutarakan niatan mereka menyambangi Gedung Biru.

“Kami datang untuk melihat proses pembuatan koran serta bagaimana membuat koran bisa masuk desa,” ucapnya.

Saat Yeri mengucapkan hal itu, para kades dari kecamatan Kapuas Hulu, Kapuas Timur, Kapuas Barat, Kapuas Kuala, Basarang, Pulau Petak dan Dadahup tersebut membenarkan dengan isyarat mengangguk-angguk kepala. Ibarat gayung bersambut, yang disampaikan pria yang bekerja di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas ini, mendapat respons dari Manajer Bisnis Kalteng Pos, Pandit Bawana.

Menurutnya, sebagai satu-satunya koran yang paling banyak dibaca di Kalteng, koran yang sudah ada semenjak Tahun 1993 ini, memiliki fungsi kontrol sosial di masyarakat. Sehingga, apa yang diharapkan oleh para kades merupakan hal yang sangat realistis.

“Kami sangat sepakat. Tentunya, ini merupakan langkah yang bijak untuk meningkatkan kapasitas dan ilmu pengetahuan,” ungkapnya, saat ditemani Wakil Pimpinan Redaksi Kalteng Pos, Prasetyo Budiyanto. Menit demi menit berlalu, dan percakapan antara mereka pun selesai. Namun, tentu saja, oleh-oleh tersebut masih ada yang kurang. Meskipun memiliki satu persepsi tentang wajibnya satu desa memiliki Koran, rasa haus peserta akan proses pembuatan koran masih belum hilang. Tim dibagi menjadi dua. Dari seluruh peserta ada yang masuk ke ruangan cetak untuk melihat proses percetakan. Dan ada juga yang ke ruangan redaksi, untuk melihat proses pembuatan berita.

Sekali lagi, wajah-wajah tertegun kembali terlihat. Mereka kagum dengan aktivitas yang ada di ruangan redaksi serta peralatan cetak koran Kalteng Pos. Dan tentu, momen-momen ini tak luput dari jepretan kamera. Satu per satu proses pembuatan berita mereka pelajari. Satu per satu para peserta melihat apa yang dikerjakan oleh wartawan dan layout.

“Bagus ya,” bisik seorang peserta kepada temannya. Setelah sangat puas dengan penjelasan terkait pembuatan berita dan percetakan. Para kades tersebut langsung berkumpul di halaman kantor. Tidak beberapa lama kemudian, beberapa bus yang menjemput mereka pun datang. Ucapan terima kasih dan lambaian tangan peserta menjadi tanda, jika sesi kunjungan hari itu telah selesai.(*/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Kamis, 25 Mei 2017 15:06
Kisah Inspiratif Yogyantoro, Guru Pedalaman Sungai Barito (2/Habis)

Mampu Menulis Kualitas Bagus dengan ‘Mengeram’

Kegemaran menulis membuat Yogyantoro mencatatkan diri berhak mendapat penghargaan dari Kemendibud. Pengalamannya…

Kamis, 25 Mei 2017 15:04
Kisah Inspiratif Yogyantoro Guru Pedalaman Sungai Barito (1)

Mengabdi di Lemo, Menang Lomba, Raih Penghargaan Kemendikbud

 Tak pernah disangka, seorang guru di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito meraih penghargaan pemenang…

Rabu, 24 Mei 2017 15:57
“Pohon Ketapang Besar”, Buku Karya Anak-anak SIT Sahabat Alam

Potret Serpih Kebahagiaan dalam Keluguan

Kalau pohon ketapang itu dirawat, mungkin kami masih mau bermain di sana, di bawah pohon yang sejuk…

Sabtu, 20 Mei 2017 17:22
Ketika Strategi dan Pengelolaan CSR Membuat PT Adaro Semakin Kokoh (2/Habis)

Lebih dari Keselamatan Kerja dan Memberdayakan Lingkungan

Perusahaan besar sudah seharusnya memiliki manajemen yang bagus di bidang apa saja. PT Adaro misalnya,…

Sabtu, 20 Mei 2017 17:19
Ketika Strategi dan Pengelolaan CSR Membuat PT Adaro Semakin Kokoh (1)

Besarnya Tanggung Jawab Sosial Tak Tergantung Keuntungan

Banyak strategi mengembangkan sebuah perusahaan. Bagi perusahaan skala besar seperti PT Adaro, tentu…

Jumat, 19 Mei 2017 08:33
Melihat Geliat Usaha Pangkas Rambut di Kawasan Galaxy

Tetap Turuti Permintaan Pelanggan yang Aneh-aneh

Usaha pangkas rambut sering kali di sepelekan, padahal jika benar-benar ditekuni dapat menjadi usaha…

Kamis, 18 Mei 2017 11:06

Ajarkan Menahan Asupan Gula sejak Dini

PERMEN dan jenis makanan manis lain merupakan kegemaran anak-anak. Walaupun di masa tumbuh kembang…

Kamis, 18 Mei 2017 11:04

Ajarkan Menahan Asupan Gula sejak Dini

PERMEN dan jenis makanan manis lain merupakan kegemaran anak-anak. Walaupun di masa tumbuh kembang…

Kamis, 18 Mei 2017 09:13
Menilik Geliat Usaha Pangkas Rambut di Pasar Besar

15 Tahun Pegang Ribuan Kepala, Sehari Bisa Garap 15 Orang

Profesi sebagai tukang cukur ternyata masih menggiurkan di Palangka Raya, itu terbukti dari terus bertambahnya…

Rabu, 17 Mei 2017 14:09

Kera Putih Itu Diberi Nama Alba

Pada April lalu, Polsek Kapuas Hulu berhasil mengamankan satu ekor orangutan dari masyarakat. Orang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .