MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Kamis, 18 Mei 2017 18:15
Emma Bongkar Rekayasa Pemeriksaan Firza Husein
Firza Husein tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (16/5).

PROKAL.CO, JAKARTA – Fatima Assegaf alias Emma yang menjadi saksi kunci kasus dugaan pornografi yang menyeret Firza Husein sebagai tersangkanya blak-blakkan ke media. Emma merasa digiring oleh polisi untuk menguatkan jerat ke Firza dan M Rizieq Shihab.

Emma, dalam keterangan melalui kuasa hukumnya, Mirza Zulkarnaen merasa diintimidasi polisi agar seolah-olah tahu soal kasus pornografi Firza yang menyeret imam besar FPI itu.

“Saya mengenal Firza belum lama. Dia ikut taklim di Petamburan sekali, ke Megamendung dua kali,” ujar Emma melalui keterangan tertulisnya lewat kuasa hukumnya, Kamis (18/5).

Selama proses pemeriksaan sebagai sakdi di Polda Metro Jaya, Emma mengaku tidak mengetahui hubungan antara Firza dan Rizieq.

Karenanya dia menepis pemberitaan yang menyebutnya tahu soal percakapan Firza dengan Rizieq.

“Itu tidak benar,” tegas dia.

Selain itu, Emma justru menganggap penyidik Polda Metro Jaya tampak menggiringnya.

Tujuannya agar perempuan warga Depok, Jawa Barat itu mengakui semua tuduhan polisi ke Rizieq.

“Bahkan saya ditekan secara psikologis agar mengakui dan membenarkan atas tuduhan tersebut yang saya tidak mengetahui akan hal itu,” kata dia.

Karenanya Emma menilai kasus itu telah direyakasa sedemikian rupa untuk mengkriminalkan Habib Rizieq dan Firza.

Menurutnya, upaya mengkriminalkan Rizieq karena kegigihannya dalam menolak komunis.

“Dengan demikian saya menyimpulkan kasus ini adalah kasus yang direkayasa sedemikian rupa, dengan tujuan keji untuk membunuh karakter Habib Rizieq sebagai ulama panutan untuk dipermalukan lalu ditinggalkan umat Islam. Karena dianggap akan menghalangi gerakan komunis di Indonesia,” tandas dia.(mg4/jpnn/nto)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…

Jumat, 15 September 2017 06:51

Orangutan Asal Kalteng Diajak Warga Naik Motor di Kuwait

SAMPIT-Setelah beberapa bulan berada di wilayah Negara Timur Tengah bayi orangutan bernama Taymur (3)…

Minggu, 10 September 2017 21:29

Politikus Gerindra: Polisi Semakin Tak Adil

CARA-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam…

Selasa, 05 September 2017 23:21

PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak mau tinggal diam menyikapi krisis kemanusiaan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:01

Wew...! Uang Hasil Tuyul Bisa Kena Pajak Juga Loh...

PERISTIWA lucu belum lama ini terjadi pada akun milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 19:43

Sekolah Bayar SPP? Seperti Jaman Orde Baru Saja

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keberadaan pungutan SPP di SMA/SMK merupakan kemunduran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .