MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 09:13
Menilik Geliat Usaha Pangkas Rambut di Pasar Besar
15 Tahun Pegang Ribuan Kepala, Sehari Bisa Garap 15 Orang
Arsad Tukang Cukur di Jalan Jawa Pasar Besar dengan teliti merapikan rambut pelangganya. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Profesi sebagai tukang cukur ternyata masih menggiurkan di Palangka Raya, itu terbukti dari terus bertambahnya usaha pangkas rambut, salah satunya di kawasan Pasar Besar. Seperti apa geliat usaha ini? 

DENAR, Palangka Raya

USAHA pangkas rambut Jalan Jawa, Pasar Besar Palangka Raya memang cukup terkenal, puluhan tempat usaha ini berjejer rapi. Setiap hari tempat ini selalu ramai melayani masyarakat yang ingin potong rambut.

Arsad dan Robby, mereka sudah 15 tahun terakhir menekuni profesi sebagai tukang cukur di Kawasan Pasar Besar, di bangunan 3x4 meter menjadi tempat untuk mengais pundi-pundi rupiah. Saat ditemui Kalteng Pos, Arsad sedang melayani salah seorang pelanggan, terlihat Arsad sangat piawai dalam memotong rambut dengan alat cukur.

Usai menyelesikan pekerjaanya, Arsad yang sudah lama ikut Robby sebagai tukang cukur mengungkapkan profesi tersebut sebenarnya bukan yang didambakannya dari dulu.

“Sebenarnya tidak terpikirkan untuk menjadi seorang tukang cukur, karena sering melihat teman dan keluarga yang memang berkecimpung dibidang itu akhirnya penasaran juga,” ucap Arsad.

Menurut Arsad, meskipun tempat usaha pangkas rambut berdekatan, namun sesama satu profesi tidak pernah bentrok, apalagi saling berebut pelanggan.

“Di sini kita kebanyakan tukang cukur dari Banjarmasin dan Palangka Raya, selama ini tidak pernah ada perselisihan walau berdekatan karena masing-masing orang sudah punya kenalan atau pelanggan tetap,” tuturnya.

Dari mencukur tiap kepala, bagi Arsad itu bagaiakan mengais helai demi helai rambut menjadi rupiah, sehari Arsad bisa mencukur 15 kepala, dan ketika ramai sehari dia bisa mengantongi Rp300-Rp400 ribu.

“Pekerjaan seperti ini tidak setiap harinya ramai, nah apalagi dekat lebaran nanti biasanya pengunjung bisa ramai bahkan saya bersama teman bisa kewalahan melayani pelanggan yang datang,” pungkasnya.

Untuk penghasilan 1 bulanya sekitar Rp1.500.000, duit sebanyak itu bagi Arsad sudah cukup, asalkan kebutuhan rumah dan makan terpenuhi. Apalagi ada pelanggan yang meminta potong rambut langsung ke rumah karena ada tarif tambahan untuk ongkos jalan.

“Kadang dapat rezeki dari situ, ada yang minta ke rumah dari warga biasa sampai pejabat pemerintahan,” ujarnya.

Sementara untuk teknik cukur, dia menguasai beberapa teknik yang sekarang banyak disukai anak muda, seperti Mohawk, Cincang sembari belajar di Internet teknik-teknik lainya.  

“Di Palangka Raya lebih umum banyak yang suka potong pendek atau gaya rambut klasik, lebih simple dan cepat,” tutupnya. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .