MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 09:13
Menilik Geliat Usaha Pangkas Rambut di Pasar Besar
15 Tahun Pegang Ribuan Kepala, Sehari Bisa Garap 15 Orang
Arsad Tukang Cukur di Jalan Jawa Pasar Besar dengan teliti merapikan rambut pelangganya. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Profesi sebagai tukang cukur ternyata masih menggiurkan di Palangka Raya, itu terbukti dari terus bertambahnya usaha pangkas rambut, salah satunya di kawasan Pasar Besar. Seperti apa geliat usaha ini? 

DENAR, Palangka Raya

USAHA pangkas rambut Jalan Jawa, Pasar Besar Palangka Raya memang cukup terkenal, puluhan tempat usaha ini berjejer rapi. Setiap hari tempat ini selalu ramai melayani masyarakat yang ingin potong rambut.

Arsad dan Robby, mereka sudah 15 tahun terakhir menekuni profesi sebagai tukang cukur di Kawasan Pasar Besar, di bangunan 3x4 meter menjadi tempat untuk mengais pundi-pundi rupiah. Saat ditemui Kalteng Pos, Arsad sedang melayani salah seorang pelanggan, terlihat Arsad sangat piawai dalam memotong rambut dengan alat cukur.

Usai menyelesikan pekerjaanya, Arsad yang sudah lama ikut Robby sebagai tukang cukur mengungkapkan profesi tersebut sebenarnya bukan yang didambakannya dari dulu.

“Sebenarnya tidak terpikirkan untuk menjadi seorang tukang cukur, karena sering melihat teman dan keluarga yang memang berkecimpung dibidang itu akhirnya penasaran juga,” ucap Arsad.

Menurut Arsad, meskipun tempat usaha pangkas rambut berdekatan, namun sesama satu profesi tidak pernah bentrok, apalagi saling berebut pelanggan.

“Di sini kita kebanyakan tukang cukur dari Banjarmasin dan Palangka Raya, selama ini tidak pernah ada perselisihan walau berdekatan karena masing-masing orang sudah punya kenalan atau pelanggan tetap,” tuturnya.

Dari mencukur tiap kepala, bagi Arsad itu bagaiakan mengais helai demi helai rambut menjadi rupiah, sehari Arsad bisa mencukur 15 kepala, dan ketika ramai sehari dia bisa mengantongi Rp300-Rp400 ribu.

“Pekerjaan seperti ini tidak setiap harinya ramai, nah apalagi dekat lebaran nanti biasanya pengunjung bisa ramai bahkan saya bersama teman bisa kewalahan melayani pelanggan yang datang,” pungkasnya.

Untuk penghasilan 1 bulanya sekitar Rp1.500.000, duit sebanyak itu bagi Arsad sudah cukup, asalkan kebutuhan rumah dan makan terpenuhi. Apalagi ada pelanggan yang meminta potong rambut langsung ke rumah karena ada tarif tambahan untuk ongkos jalan.

“Kadang dapat rezeki dari situ, ada yang minta ke rumah dari warga biasa sampai pejabat pemerintahan,” ujarnya.

Sementara untuk teknik cukur, dia menguasai beberapa teknik yang sekarang banyak disukai anak muda, seperti Mohawk, Cincang sembari belajar di Internet teknik-teknik lainya.  

“Di Palangka Raya lebih umum banyak yang suka potong pendek atau gaya rambut klasik, lebih simple dan cepat,” tutupnya. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Selasa, 13 Maret 2018 10:02
Rangkaian HUT KE-38, Kemala Bhayangkari Berikan Edukasi Lingkungan

Ajak Anak TK Lepasliarkan Penyu di TWA Tanjung Keluang

Populasi penyu dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jumlah indukan penyu sisik hijau terus mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .