MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 09:13
Menilik Geliat Usaha Pangkas Rambut di Pasar Besar
15 Tahun Pegang Ribuan Kepala, Sehari Bisa Garap 15 Orang
Arsad Tukang Cukur di Jalan Jawa Pasar Besar dengan teliti merapikan rambut pelangganya. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Profesi sebagai tukang cukur ternyata masih menggiurkan di Palangka Raya, itu terbukti dari terus bertambahnya usaha pangkas rambut, salah satunya di kawasan Pasar Besar. Seperti apa geliat usaha ini? 

DENAR, Palangka Raya

USAHA pangkas rambut Jalan Jawa, Pasar Besar Palangka Raya memang cukup terkenal, puluhan tempat usaha ini berjejer rapi. Setiap hari tempat ini selalu ramai melayani masyarakat yang ingin potong rambut.

Arsad dan Robby, mereka sudah 15 tahun terakhir menekuni profesi sebagai tukang cukur di Kawasan Pasar Besar, di bangunan 3x4 meter menjadi tempat untuk mengais pundi-pundi rupiah. Saat ditemui Kalteng Pos, Arsad sedang melayani salah seorang pelanggan, terlihat Arsad sangat piawai dalam memotong rambut dengan alat cukur.

Usai menyelesikan pekerjaanya, Arsad yang sudah lama ikut Robby sebagai tukang cukur mengungkapkan profesi tersebut sebenarnya bukan yang didambakannya dari dulu.

“Sebenarnya tidak terpikirkan untuk menjadi seorang tukang cukur, karena sering melihat teman dan keluarga yang memang berkecimpung dibidang itu akhirnya penasaran juga,” ucap Arsad.

Menurut Arsad, meskipun tempat usaha pangkas rambut berdekatan, namun sesama satu profesi tidak pernah bentrok, apalagi saling berebut pelanggan.

“Di sini kita kebanyakan tukang cukur dari Banjarmasin dan Palangka Raya, selama ini tidak pernah ada perselisihan walau berdekatan karena masing-masing orang sudah punya kenalan atau pelanggan tetap,” tuturnya.

Dari mencukur tiap kepala, bagi Arsad itu bagaiakan mengais helai demi helai rambut menjadi rupiah, sehari Arsad bisa mencukur 15 kepala, dan ketika ramai sehari dia bisa mengantongi Rp300-Rp400 ribu.

“Pekerjaan seperti ini tidak setiap harinya ramai, nah apalagi dekat lebaran nanti biasanya pengunjung bisa ramai bahkan saya bersama teman bisa kewalahan melayani pelanggan yang datang,” pungkasnya.

Untuk penghasilan 1 bulanya sekitar Rp1.500.000, duit sebanyak itu bagi Arsad sudah cukup, asalkan kebutuhan rumah dan makan terpenuhi. Apalagi ada pelanggan yang meminta potong rambut langsung ke rumah karena ada tarif tambahan untuk ongkos jalan.

“Kadang dapat rezeki dari situ, ada yang minta ke rumah dari warga biasa sampai pejabat pemerintahan,” ujarnya.

Sementara untuk teknik cukur, dia menguasai beberapa teknik yang sekarang banyak disukai anak muda, seperti Mohawk, Cincang sembari belajar di Internet teknik-teknik lainya.  

“Di Palangka Raya lebih umum banyak yang suka potong pendek atau gaya rambut klasik, lebih simple dan cepat,” tutupnya. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 07:30
Mengikuti Silaturahmi Bupati dengan Mahasiswa

Harapkan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah

Silaturahmi dengan semua elemen masyarakat Kabupaten Seruyan, termasuk dengan pemuda dan mahasiswa,…

Minggu, 18 Juni 2017 15:39
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (2/Habis)

Mendorong Investasi tetapi Lingkungan Tetap Lestari

Ketika resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, Fahrizal Fitri sudah menyiapkan agenda…

Sabtu, 17 Juni 2017 13:08
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (1)

10 Piala Adipura Diraih, Fokus Wujudkan Kalteng BERKAH

Sosok Fahrizal Fitri sangat fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Raihan piala Adipura…

Sabtu, 10 Juni 2017 19:09

17 Tahun Masrani dan Santi Bersepeda Keliling Indonesia Mencari Obat Epilepsi

Tekad yang kuat bahkan bisa dibilang nekat, aksi Masrani benar-benar heroik. Pria 48 tahun itu lupa…

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang

Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami

Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi…

Senin, 05 Juni 2017 22:22

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (2/habis)

Musala Noor Hidayah II Jalan S Parman Palangka Raya dibangun pada 1970. Tempat ibadah yang kini di bawah…

Senin, 05 Juni 2017 22:17

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (1)

Di Palangka Raya khususnya dan di Kalteng secara umum, ada bangunan gereja dan masjid saling berdampingan,…

Kamis, 01 Juni 2017 21:13
Jejak Sejarah Islam di Kesultanan Kutaringin Kalimantan Tengah (2/Habis)

Kyai Gede dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Pemerintahan

Sejarah Islam di masa Kesultanan Kutaringin di Bumi Marunting Batu Aji tidak terlepas dari beberapa…

Rabu, 31 Mei 2017 17:39
Jejak Sejarah Islam di Kesultanan Kutaringin Kalimantan Tengah (1)

Istana Kuning Kebanggaan Umat Muslim sejak Kerajaan Bandjar

Jejak peninggalan sejarah Islam sangat kental hingga kini dan dapat ditelusuri di daerah yang dulunya…

Senin, 29 Mei 2017 12:18

Manisnya Kue Ini, Membuatnya Paling Dicari Saat Ramadan

Sudah menjadi tradisi  saat bulan Ramadan, salah satu ciri khasnya adalah  penganan atau kuliner.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .