MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 18 Mei 2017 09:13
Menilik Geliat Usaha Pangkas Rambut di Pasar Besar
15 Tahun Pegang Ribuan Kepala, Sehari Bisa Garap 15 Orang
Arsad Tukang Cukur di Jalan Jawa Pasar Besar dengan teliti merapikan rambut pelangganya. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Profesi sebagai tukang cukur ternyata masih menggiurkan di Palangka Raya, itu terbukti dari terus bertambahnya usaha pangkas rambut, salah satunya di kawasan Pasar Besar. Seperti apa geliat usaha ini? 

DENAR, Palangka Raya

USAHA pangkas rambut Jalan Jawa, Pasar Besar Palangka Raya memang cukup terkenal, puluhan tempat usaha ini berjejer rapi. Setiap hari tempat ini selalu ramai melayani masyarakat yang ingin potong rambut.

Arsad dan Robby, mereka sudah 15 tahun terakhir menekuni profesi sebagai tukang cukur di Kawasan Pasar Besar, di bangunan 3x4 meter menjadi tempat untuk mengais pundi-pundi rupiah. Saat ditemui Kalteng Pos, Arsad sedang melayani salah seorang pelanggan, terlihat Arsad sangat piawai dalam memotong rambut dengan alat cukur.

Usai menyelesikan pekerjaanya, Arsad yang sudah lama ikut Robby sebagai tukang cukur mengungkapkan profesi tersebut sebenarnya bukan yang didambakannya dari dulu.

“Sebenarnya tidak terpikirkan untuk menjadi seorang tukang cukur, karena sering melihat teman dan keluarga yang memang berkecimpung dibidang itu akhirnya penasaran juga,” ucap Arsad.

Menurut Arsad, meskipun tempat usaha pangkas rambut berdekatan, namun sesama satu profesi tidak pernah bentrok, apalagi saling berebut pelanggan.

“Di sini kita kebanyakan tukang cukur dari Banjarmasin dan Palangka Raya, selama ini tidak pernah ada perselisihan walau berdekatan karena masing-masing orang sudah punya kenalan atau pelanggan tetap,” tuturnya.

Dari mencukur tiap kepala, bagi Arsad itu bagaiakan mengais helai demi helai rambut menjadi rupiah, sehari Arsad bisa mencukur 15 kepala, dan ketika ramai sehari dia bisa mengantongi Rp300-Rp400 ribu.

“Pekerjaan seperti ini tidak setiap harinya ramai, nah apalagi dekat lebaran nanti biasanya pengunjung bisa ramai bahkan saya bersama teman bisa kewalahan melayani pelanggan yang datang,” pungkasnya.

Untuk penghasilan 1 bulanya sekitar Rp1.500.000, duit sebanyak itu bagi Arsad sudah cukup, asalkan kebutuhan rumah dan makan terpenuhi. Apalagi ada pelanggan yang meminta potong rambut langsung ke rumah karena ada tarif tambahan untuk ongkos jalan.

“Kadang dapat rezeki dari situ, ada yang minta ke rumah dari warga biasa sampai pejabat pemerintahan,” ujarnya.

Sementara untuk teknik cukur, dia menguasai beberapa teknik yang sekarang banyak disukai anak muda, seperti Mohawk, Cincang sembari belajar di Internet teknik-teknik lainya.  

“Di Palangka Raya lebih umum banyak yang suka potong pendek atau gaya rambut klasik, lebih simple dan cepat,” tutupnya. (*/ala/nto)


BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .