MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 17 Mei 2017 18:24
Nasdem Punya Kejaksaan, Alasan Ridwan Kamil Terima Pinangan
Ridwan Kamil. Foto: JPG/dok.JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Banyak alasan calon maju sebagai kandidat Pilkada dengan perahu partai politik tertentu. Tapi alasan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil agak aneh. Ia mengaku mau menerima pinangan pinangan partai besutan Surya Paloh itu untuk maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jabar 2018 karena takut dikerjai Nasdem.

Dalam sebuah video yang diunggah Yogi Pratama di YouTube, yang berjudul Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil: Saya Terima Nasdem Karena Mereka Punya Media dan Kejaksaan, Kang Emil (panggilan sayang Ridwan) mengungkap jelas alasannya menerima Nasdem.

"Tiba-tiba Nasdem, tidak banyak mikir...langsung aja mendeklarasikan. Nasdem ini pak, dia punya media, dia punya kejaksaan. Kalau saya tolak, kemungkinan lebih banyak mudaratnya pak," kata Kang Emil dalam sebuah deklarasi dukungan komunitas pesantren se-Jawa Barat.

Video itu kini telah disaksikan lebih dari 90.000 viewers. "Saya menerima itu, menyelamatkan, agar pembangunan Kota Bandung tidak terganggu," imbuh Kang Emil.

Nah sikap Ridwan Kamil ini pun memancing banyak  reaksi. Ia lanyas dinilai bukan sosok negarawan jika benar menerima pinangan NasDem sebagai calon Gubernur Jawa Barat dengan pertimbangan “takut” pada partai tersebut.

"Saya pikir jika benar ada pernyataan tersebut, maka dia bukan sosok negarawan. Karena membuat pernyataan tanpa ada suatu indikator yang jelas yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional ke publik luas," ujar Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Maksimus Ramses Lalongkoe kepada JPNN, Rabu (17/5).

Menurut Ramses, NasDem merupakan partai politik yang merupakan perpanjangan tangan rakyat dalam menyuarakan kepentingan masyarakat secara luas. Karena itu, alasan pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut dinilai kurang etis.

Karena jika demikian, terkesan sedang mencari simpati rakyat atau melakukan pendekatan dengan berperan antagonis dalam politik.

"Ingat, NasDem juga bukan merupakan partai yang dilarang di Indonesia. Jadi sangat aneh jika beliau berpikiran akan berpengaruh buruk jika tak menerima pinangan NasDem," ucapnya.

"Soal Nasdem punya media dan kejaksaan, saya pikir agak keliru Ridwan melinierkan kepemilikan media dan posisi pejabat negara di pemerintahan dari partai politik," imbuh Ramses. (jpnn)

 

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 01:00

BNN Sebut 66 Narkoba Jenis Baru Sudah Masuk Indonesia, Ini Namanya

BADAN Narkotika Nasional (BNN) mengkonfirmasi bila telah ada narkoba jenis baru yang masuk ke Indonesia.…

Selasa, 08 Agustus 2017 12:20
DPRD Kota

Pemko Diminta Sediakan Anggaran Tiga Sektor Penting

PALANGKA RAYA - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Rusliansyah, meminta Pemerintah Kota (Pemko)…

Senin, 07 Agustus 2017 13:37

Ormas Berseragam Mirip TNI Bakal Ditindak Tegas

MARAKNYA organisasi masyarakat (ormas) yang berseragam lengkap mirip dengan Tentara Nasional Indonesia…

Minggu, 30 Juli 2017 22:46

Mendagri: Lembaga Dayak Kekuatan NKRI

KEBERADAAN lembaga adat dan kelompok adat sejak dulu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pembangunan.…

Kamis, 27 Juli 2017 22:00

CATAT NIH..!!! Jadwal dan Syarat Pendaftaran CPNS Kemenkum HAM 2017

PENDAFTARAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian…

Kamis, 27 Juli 2017 11:00

Widiiih...! Oknum Perwira Polisi Klepek-klepek Dipelukan Istri Bintara

AJUN Komisaris Polisi (AKP) H, perwira polisi yang sehari-hari bertugas sebagai Kasat Lantas Polres…

Kamis, 20 Juli 2017 22:06

Sadis! Sambil Begituan, Istri Dibunuh dengan Keji

PERBUATAN Dedy Perangin-angin benar-benar keji. Pria 25 tahun itu tega membunuh istrinya sendiri secara…

Kamis, 20 Juli 2017 21:46

Tegas! Kapolri Perintahkan Langsung Tembak di Tempat Bandar Narkoba

MARAKNYA peredaran narkoba di Indonesia membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian gerah. Hingga dia pun…

Rabu, 19 Juli 2017 16:06

Menko Kemaritiman Temui Dahlan Iskan

Saya tidak menyangka ada seorang menteri bertandang ke rumah seorang tersangka seperti saya...... ----------------------------------------…

Minggu, 09 Juli 2017 18:48

Gara-gara Hal Ini, Pengamat Sebut Palangka Raya Tak Layak Jadi Ibu Kota

PENGAMAT lingkungan dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga mengatakan, Palangka Raya tidak memenuhi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .