MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 17 Mei 2017 18:24
Nasdem Punya Kejaksaan, Alasan Ridwan Kamil Terima Pinangan
Ridwan Kamil. Foto: JPG/dok.JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Banyak alasan calon maju sebagai kandidat Pilkada dengan perahu partai politik tertentu. Tapi alasan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil agak aneh. Ia mengaku mau menerima pinangan pinangan partai besutan Surya Paloh itu untuk maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jabar 2018 karena takut dikerjai Nasdem.

Dalam sebuah video yang diunggah Yogi Pratama di YouTube, yang berjudul Pengakuan Mengejutkan Ridwan Kamil: Saya Terima Nasdem Karena Mereka Punya Media dan Kejaksaan, Kang Emil (panggilan sayang Ridwan) mengungkap jelas alasannya menerima Nasdem.

"Tiba-tiba Nasdem, tidak banyak mikir...langsung aja mendeklarasikan. Nasdem ini pak, dia punya media, dia punya kejaksaan. Kalau saya tolak, kemungkinan lebih banyak mudaratnya pak," kata Kang Emil dalam sebuah deklarasi dukungan komunitas pesantren se-Jawa Barat.

Video itu kini telah disaksikan lebih dari 90.000 viewers. "Saya menerima itu, menyelamatkan, agar pembangunan Kota Bandung tidak terganggu," imbuh Kang Emil.

Nah sikap Ridwan Kamil ini pun memancing banyak  reaksi. Ia lanyas dinilai bukan sosok negarawan jika benar menerima pinangan NasDem sebagai calon Gubernur Jawa Barat dengan pertimbangan “takut” pada partai tersebut.

"Saya pikir jika benar ada pernyataan tersebut, maka dia bukan sosok negarawan. Karena membuat pernyataan tanpa ada suatu indikator yang jelas yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional ke publik luas," ujar Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Maksimus Ramses Lalongkoe kepada JPNN, Rabu (17/5).

Menurut Ramses, NasDem merupakan partai politik yang merupakan perpanjangan tangan rakyat dalam menyuarakan kepentingan masyarakat secara luas. Karena itu, alasan pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut dinilai kurang etis.

Karena jika demikian, terkesan sedang mencari simpati rakyat atau melakukan pendekatan dengan berperan antagonis dalam politik.

"Ingat, NasDem juga bukan merupakan partai yang dilarang di Indonesia. Jadi sangat aneh jika beliau berpikiran akan berpengaruh buruk jika tak menerima pinangan NasDem," ucapnya.

"Soal Nasdem punya media dan kejaksaan, saya pikir agak keliru Ridwan melinierkan kepemilikan media dan posisi pejabat negara di pemerintahan dari partai politik," imbuh Ramses. (jpnn)

 

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…

Jumat, 15 September 2017 06:51

Orangutan Asal Kalteng Diajak Warga Naik Motor di Kuwait

SAMPIT-Setelah beberapa bulan berada di wilayah Negara Timur Tengah bayi orangutan bernama Taymur (3)…

Minggu, 10 September 2017 21:29

Politikus Gerindra: Polisi Semakin Tak Adil

CARA-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam…

Selasa, 05 September 2017 23:21

PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak mau tinggal diam menyikapi krisis kemanusiaan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:01

Wew...! Uang Hasil Tuyul Bisa Kena Pajak Juga Loh...

PERISTIWA lucu belum lama ini terjadi pada akun milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 19:43

Sekolah Bayar SPP? Seperti Jaman Orde Baru Saja

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keberadaan pungutan SPP di SMA/SMK merupakan kemunduran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .