MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 17 Mei 2017 18:08
Habib Rizieq Disasar karena Ahok Kalah Pilkada?
Habib Rizieq Shihab. Foto: dok/JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Ini adalah kasus balas dendam. Demikian Front Pembela Islam (FPI) meyakini kasus chat mesum yang menyeret nama Habib Rizieq. FPI juga meyakini kasus ini merupakan pesanan kelompok politik tertentu setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kalah pilkada dan kini menjadi tahanan kasus penodaan agama.

Tak terima kekalahan itu, maka Rizieq disasar sebagai ajang balas dendam.

"Ini hanya ingin menyudutkan, karena Ahok dipenjara (ditahan, red). Itu kan peristiwa lama yang masih sumir, tapi seakan-seakan dijadikan sebuah fakta. Sebagai penegak hukum bisa melakukan hal itu. Kami tetap merasa ini adalah sebuah rekayasa untuk balas dendam," kata Sugito Atmojo Pawiro, kuasa hukum Rizieq saat dihubungi, Rabu (17/5).

Sugito bahkan menuding kasus Rizieq adalah pesanan orang kuat yang kecewa atas kekalahan Ahok di Pilgub DKI.

"Saya menduga kalau orang ini yang kecewa terhadap kekalahan Ahok," kata dia.

Lebih lanjut dia menyebut, ada kelompok yang juga punya kepentingan untuk mengamputasi pengaruh Habib Rizieq.

Jika tidak, lanjutnya, maka Imam Besar FPI itu akan jadi ancaman di Pilpres 2019. Sebab, Rizieq merupakan simbol perlawanan yang bisa memobilisasi massa yang sangat besar.

"Habib masih punya kekuasan untuk melakukan mobilisasi massa. Jadi ini sudah sangat politis," kata dia.

Mengenai kasus ini, Sugito mengklaim bahwa chat tersebut adalah rekayasa. Dia mengesampingkan semua alat bukti dan keterangan ahli yang dihimpun penyidik dalam kasus ini.

"Intinya Habib Rizieq tidak tahu menahu, tidak melakukan itu tapi tiba-tiba Habib dipaksakan menjadi bagian dari itu," kata dia. (Mg4/jpnn)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 01:00

BNN Sebut 66 Narkoba Jenis Baru Sudah Masuk Indonesia, Ini Namanya

BADAN Narkotika Nasional (BNN) mengkonfirmasi bila telah ada narkoba jenis baru yang masuk ke Indonesia.…

Selasa, 08 Agustus 2017 12:20
DPRD Kota

Pemko Diminta Sediakan Anggaran Tiga Sektor Penting

PALANGKA RAYA - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Rusliansyah, meminta Pemerintah Kota (Pemko)…

Senin, 07 Agustus 2017 13:37

Ormas Berseragam Mirip TNI Bakal Ditindak Tegas

MARAKNYA organisasi masyarakat (ormas) yang berseragam lengkap mirip dengan Tentara Nasional Indonesia…

Minggu, 30 Juli 2017 22:46

Mendagri: Lembaga Dayak Kekuatan NKRI

KEBERADAAN lembaga adat dan kelompok adat sejak dulu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pembangunan.…

Kamis, 27 Juli 2017 22:00

CATAT NIH..!!! Jadwal dan Syarat Pendaftaran CPNS Kemenkum HAM 2017

PENDAFTARAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian…

Kamis, 27 Juli 2017 11:00

Widiiih...! Oknum Perwira Polisi Klepek-klepek Dipelukan Istri Bintara

AJUN Komisaris Polisi (AKP) H, perwira polisi yang sehari-hari bertugas sebagai Kasat Lantas Polres…

Kamis, 20 Juli 2017 22:06

Sadis! Sambil Begituan, Istri Dibunuh dengan Keji

PERBUATAN Dedy Perangin-angin benar-benar keji. Pria 25 tahun itu tega membunuh istrinya sendiri secara…

Kamis, 20 Juli 2017 21:46

Tegas! Kapolri Perintahkan Langsung Tembak di Tempat Bandar Narkoba

MARAKNYA peredaran narkoba di Indonesia membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian gerah. Hingga dia pun…

Rabu, 19 Juli 2017 16:06

Menko Kemaritiman Temui Dahlan Iskan

Saya tidak menyangka ada seorang menteri bertandang ke rumah seorang tersangka seperti saya...... ----------------------------------------…

Minggu, 09 Juli 2017 18:48

Gara-gara Hal Ini, Pengamat Sebut Palangka Raya Tak Layak Jadi Ibu Kota

PENGAMAT lingkungan dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga mengatakan, Palangka Raya tidak memenuhi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .