MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 17 Mei 2017 18:08
Habib Rizieq Disasar karena Ahok Kalah Pilkada?
Habib Rizieq Shihab. Foto: dok/JPNN.com

PROKAL.CO,  

JAKARTA- Ini adalah kasus balas dendam. Demikian Front Pembela Islam (FPI) meyakini kasus chat mesum yang menyeret nama Habib Rizieq. FPI juga meyakini kasus ini merupakan pesanan kelompok politik tertentu setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kalah pilkada dan kini menjadi tahanan kasus penodaan agama.

Tak terima kekalahan itu, maka Rizieq disasar sebagai ajang balas dendam.

"Ini hanya ingin menyudutkan, karena Ahok dipenjara (ditahan, red). Itu kan peristiwa lama yang masih sumir, tapi seakan-seakan dijadikan sebuah fakta. Sebagai penegak hukum bisa melakukan hal itu. Kami tetap merasa ini adalah sebuah rekayasa untuk balas dendam," kata Sugito Atmojo Pawiro, kuasa hukum Rizieq saat dihubungi, Rabu (17/5).

Sugito bahkan menuding kasus Rizieq adalah pesanan orang kuat yang kecewa atas kekalahan Ahok di Pilgub DKI.

"Saya menduga kalau orang ini yang kecewa terhadap kekalahan Ahok," kata dia.

Lebih lanjut dia menyebut, ada kelompok yang juga punya kepentingan untuk mengamputasi pengaruh Habib Rizieq.

Jika tidak, lanjutnya, maka Imam Besar FPI itu akan jadi ancaman di Pilpres 2019. Sebab, Rizieq merupakan simbol perlawanan yang bisa memobilisasi massa yang sangat besar.

"Habib masih punya kekuasan untuk melakukan mobilisasi massa. Jadi ini sudah sangat politis," kata dia.

Mengenai kasus ini, Sugito mengklaim bahwa chat tersebut adalah rekayasa. Dia mengesampingkan semua alat bukti dan keterangan ahli yang dihimpun penyidik dalam kasus ini.

"Intinya Habib Rizieq tidak tahu menahu, tidak melakukan itu tapi tiba-tiba Habib dipaksakan menjadi bagian dari itu," kata dia. (Mg4/jpnn)

 


BACA JUGA

Selasa, 20 Juni 2017 14:59

Breaking News: OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu

KOMISI Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini,…

Senin, 19 Juni 2017 16:10

Duh..! Biasa Tagihan Listrik Rp70 Ribu per Bulan, Subsidi Dicabut Langsung jadi Rp160 Ribu

DAMPAK kebijakan subsidi tepat sasaran juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya tidak mendapatkan…

Senin, 19 Juni 2017 15:45

Oknum Anggota Brimob Aniaya dan Ancam Tembak Wartawan ANTARA

KEKERASAN terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik kembali berulang. Kali ini, kekerasan…

Minggu, 18 Juni 2017 12:48

Politisi PDIP: KPK Jangan Merasa Paling Benar, Kalau Bersih Kenapa Risih

SIKAP reaksioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pansus angket yang dibentuk oleh DPR justru…

Minggu, 18 Juni 2017 12:24

PNS Berani Nambah Libur Lebaran, Siap-siap Dijemur di Lapangan

PEMERINTAH Provinsi Riau mengeluarkan Surat Edaran (SE) libur hari raya Idulfitri 1438 Hijriyah selama…

Minggu, 18 Juni 2017 12:13

Aturan Baru! Guru PNS Wajib Bertugas 10 Tahun di Daerah Khusus

GURU yang diangkat menjadi PNS wajib bersedia teken pernyataan siap ditempatkan di daerah khusus. Ketentuan…

Sabtu, 17 Juni 2017 15:02

Romy Menang PK, Djan Faridz Tak Berhak Lagi Ngaku Pimpinan PPP

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M. Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai PPP yang…

Jumat, 16 Juni 2017 16:36

Tolak Sekolah 5 Hari, Begini Penegasan Ketua Umum PBNU

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan penolakannya…

Jumat, 16 Juni 2017 16:01

Wew…! Dalang Penyerangan Novel Baswedan Adalah Jenderal Polisi?

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, membeberkan soal adanya keterlibatan salah…

Kamis, 15 Juni 2017 14:34

Lima Hari Sekolah, Wapres: Siapa Bikin Dapur di Sekolah?

BERBAGAI tanggapan pro kontra terhadap kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan mulai menerapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .