MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 17 Mei 2017 14:52
SADIS! Dikeroyok, Enam Kali Ditikam Lalu Dibacok Hingga Usus Terburai
Tersangka Muhammad ketika memperagakan adegan ke-10. Dimana ia menikam tubuh korban Aris Dewantoro menggunakan senjata tajam.(CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Pembunuhan terhadap Aris Dewantoro di Desa Batu Belaman Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, tergolong sadis. Hal itu tergambar dalam rekonstruksi atau reka ulang yang digelar Polsek Kumai, Selasa (16/5).

Sebanyak 13 adegan yang terbagi di tiga lokasi berbeda, termasuk di lokasi pembantaian yakni Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai.

Reka ulang bermula di Bundaran Pancasila, tempat dimana tersangka Muhammad merencakan aksi pembunuhan terhadap Aris. Selanjutnya bergeser ke Desa batu Belaman hingga ke depan Kolam Renang Rau Kuku di Desa Pasir Panjang.

"Di Bundaran Pancasila muncul rencana tersangka setelah melihat korban berboncengan sepeda motor dengan seorang perempuan berinisial SU yang dalam kasus ini merupakan saksi kunci," kata Kapolsek Kumai, AKP Hendry usai reka ulang.

Dari Bundaran Pancasila, reka ulang dilanjutkan ke Desa Batu Belaman. Di desa  inilah tempat terjadinya pembunuhan pada Sabtu 8 April 2017 lalu. Ada 11 adegan yang mana pada saat itu korban dan saksi SU tiba di rumah saksi Sahrul. Ada juga saksi lain yakni istri Sahrul.

"Dalam 11 adegan itu, kita lihat sendiri bagaimana setibanya korban dan saksi SU di rumah saksi Sahrul. Tidak lama kemudian datang tersangka Muhammad dan tersangka 2 sebut saja Mr X menggunakan sepeda motor," ujar kapolsek.

Tersangka Muhammad masuk ke dalam rumah saksi Sahrul dan terjadi cekcok dengan korban. Puncaknya terjadi penganiayaan dengan cara pengeroyokan oleh kedua tersangka. "Tersangka Muhammad dan Mr X membacok korban menggunakan sajam mengenai belakang dekat punggung korban sebanyak satu kali," ucap Hendry.

Pengeroyokan berlanjut sampai ke luar rumah saksi Sahrul yang berjarak enam meter. Pertarungan yang tidak seimbang itu membuat korban tergeletak di tanah. Melihat korban yang terkapar, tidak membuat tersangka Muhammad berhenti. Sebaliknya, ia terus menghujani tubuh korban dengan tikaman sebanyak enam kali.

"Bacokan senjata tajam itu membuat korban terkapar tak berdaya dengan luka parah di perut dan membuat ususnya terburai keluar. Tangan kanan hampir putus dan luka di bagian dada akibat bacokan tersangka Mr X," jelas Hendry.

Bacokan tersangka Muhammad sempat terhenti setelah datangnya saksi 4 yakni atas nama M Nirwanto. Saksi sempat berusaha menangkap tangan tersangka yang masih memegang sajam. Hanya saja saksi M Nirwanto dicegah oleh saksi Sahrul karena khawatir menjadi sasaran amukan para tersangka.

Akhirnya saksi M Nirwanto pun memilih mundur. Puas membantai korban, para tersangka lantas pergi bersama barang bukti sajam yang sampai saat ini belum ditemukan. Dari TKP pembantian, reka ulang dilanjutkan ke lokasi terakhir di depan Kolam Renang Rau Kuku yang jaraknya beberapa kilometer dari TKP.

Berdasarkan pengakuan tersangka Muhammad, di lokasi ketiga itulah ia membuang barang bukti sajam. "Di TKP kita hanya menemukan barang bukti dua buah sarung celurit dan dua helm milik para tersangka," jelas Hendry.

Hendry menambahkan, sampai saat ini tersangka Muhammad yang tak berapa lama setelah kejadian menyerahkan diri ke polisi itu tetap pada pengakuan awal. Dimana ia mengaku hanya seorang diri ketika menghabisi nyawa korban.  Namun polisi tidak percaya begitu saja. Pasalnya hasil penyelidikan dan barang bukti mengarah bahwa pelaku dua. Bahkan dari hasil pengembangan, ada sejumlah nama yang dicurigai sebagai Mr X. (vin/ang/dar)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 18:17
PILKADA KATINGAN

Semua Persyaratan Dinyatakan Lengkap, Pasangan ASLI Semakin Optimistis Menang

KASONGAN - Pasangan Ade Supriyadi - Ali Sameon Anom atau dikenal dengan pasangan ASLI, telah memenuhi…

Jumat, 19 Januari 2018 17:26

Kawanan Pencuri Sarang Walet Dibekuk

PURUK CAHU –  Sebanyak  enam orang pelaku pencurian sarang burung wallet berhasil dibekuk…

Jumat, 19 Januari 2018 13:51
DPRD Barito Timur

Perda Hukum Masyarakat Adat Menjadi Tolak Ukur Perlindungan

TAMIANG LAYANG  –  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim), Raran menekankan,…

Jumat, 19 Januari 2018 13:44

Disdikbud Diharapkan Dapat Mengawasi Kinerja Guru

KUALA KURUN - Anggota DPRD Gunung Mas, Herbert Y Asin memberikan bantuan buku tulis kepada sekolah dasar…

Jumat, 19 Januari 2018 13:37
DPRD Seruyan

Dewan Imbau Orangtua Terus Awasi Lingkungan Bermain Anak

KUALA PEMBUANG - Para orangtua, khususnya kaum ibu diimbau agar terus mengawasi pergaulan anak-anaknya…

Jumat, 19 Januari 2018 13:35
DPRD Kapuas

Masyarakat Harus Bersama-sama Jaga Fasilitas Publik

KUALA KAPUAS - Berbagai pembangunan fasilitas umum terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas.…

Jumat, 19 Januari 2018 12:14
Pemkab Pulang Pisau

Bupati dan Wabup Resmikan Jembatan Sebangau Kuala

  PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo bersama Wakil Bupati (Wabup) Pujirustaty…

Jumat, 19 Januari 2018 12:07
Pemkab Katingan

ASN di Katingan untuk Bersabar

  KASONGAN – Awal tahun ini, pembayaran gaji termasuk didalamnya tunjangan bagi Aparatur…

Jumat, 19 Januari 2018 10:38

Syukuran Laut Wujud Ungkapan Rasa Syukur

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara bersama ribuan masyarakat berlayar ke laut dalam…

Jumat, 19 Januari 2018 08:35

Kinerja Diperketat, Ada ASN Bekerja Tidak Sesuai Tufoksi

SAMPIT-Banyaknya pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada orang nomor satu di Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .