MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 17 Mei 2017 14:52
SADIS! Dikeroyok, Enam Kali Ditikam Lalu Dibacok Hingga Usus Terburai
Tersangka Muhammad ketika memperagakan adegan ke-10. Dimana ia menikam tubuh korban Aris Dewantoro menggunakan senjata tajam.(CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Pembunuhan terhadap Aris Dewantoro di Desa Batu Belaman Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, tergolong sadis. Hal itu tergambar dalam rekonstruksi atau reka ulang yang digelar Polsek Kumai, Selasa (16/5).

Sebanyak 13 adegan yang terbagi di tiga lokasi berbeda, termasuk di lokasi pembantaian yakni Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai.

Reka ulang bermula di Bundaran Pancasila, tempat dimana tersangka Muhammad merencakan aksi pembunuhan terhadap Aris. Selanjutnya bergeser ke Desa batu Belaman hingga ke depan Kolam Renang Rau Kuku di Desa Pasir Panjang.

"Di Bundaran Pancasila muncul rencana tersangka setelah melihat korban berboncengan sepeda motor dengan seorang perempuan berinisial SU yang dalam kasus ini merupakan saksi kunci," kata Kapolsek Kumai, AKP Hendry usai reka ulang.

Dari Bundaran Pancasila, reka ulang dilanjutkan ke Desa Batu Belaman. Di desa  inilah tempat terjadinya pembunuhan pada Sabtu 8 April 2017 lalu. Ada 11 adegan yang mana pada saat itu korban dan saksi SU tiba di rumah saksi Sahrul. Ada juga saksi lain yakni istri Sahrul.

"Dalam 11 adegan itu, kita lihat sendiri bagaimana setibanya korban dan saksi SU di rumah saksi Sahrul. Tidak lama kemudian datang tersangka Muhammad dan tersangka 2 sebut saja Mr X menggunakan sepeda motor," ujar kapolsek.

Tersangka Muhammad masuk ke dalam rumah saksi Sahrul dan terjadi cekcok dengan korban. Puncaknya terjadi penganiayaan dengan cara pengeroyokan oleh kedua tersangka. "Tersangka Muhammad dan Mr X membacok korban menggunakan sajam mengenai belakang dekat punggung korban sebanyak satu kali," ucap Hendry.

Pengeroyokan berlanjut sampai ke luar rumah saksi Sahrul yang berjarak enam meter. Pertarungan yang tidak seimbang itu membuat korban tergeletak di tanah. Melihat korban yang terkapar, tidak membuat tersangka Muhammad berhenti. Sebaliknya, ia terus menghujani tubuh korban dengan tikaman sebanyak enam kali.

"Bacokan senjata tajam itu membuat korban terkapar tak berdaya dengan luka parah di perut dan membuat ususnya terburai keluar. Tangan kanan hampir putus dan luka di bagian dada akibat bacokan tersangka Mr X," jelas Hendry.

Bacokan tersangka Muhammad sempat terhenti setelah datangnya saksi 4 yakni atas nama M Nirwanto. Saksi sempat berusaha menangkap tangan tersangka yang masih memegang sajam. Hanya saja saksi M Nirwanto dicegah oleh saksi Sahrul karena khawatir menjadi sasaran amukan para tersangka.

Akhirnya saksi M Nirwanto pun memilih mundur. Puas membantai korban, para tersangka lantas pergi bersama barang bukti sajam yang sampai saat ini belum ditemukan. Dari TKP pembantian, reka ulang dilanjutkan ke lokasi terakhir di depan Kolam Renang Rau Kuku yang jaraknya beberapa kilometer dari TKP.

Berdasarkan pengakuan tersangka Muhammad, di lokasi ketiga itulah ia membuang barang bukti sajam. "Di TKP kita hanya menemukan barang bukti dua buah sarung celurit dan dua helm milik para tersangka," jelas Hendry.

Hendry menambahkan, sampai saat ini tersangka Muhammad yang tak berapa lama setelah kejadian menyerahkan diri ke polisi itu tetap pada pengakuan awal. Dimana ia mengaku hanya seorang diri ketika menghabisi nyawa korban.  Namun polisi tidak percaya begitu saja. Pasalnya hasil penyelidikan dan barang bukti mengarah bahwa pelaku dua. Bahkan dari hasil pengembangan, ada sejumlah nama yang dicurigai sebagai Mr X. (vin/ang/dar)


BACA JUGA

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…

Rabu, 25 April 2018 06:27

Jaga Kesamaptaan Jasmani

BUNTOK-dimana pun bertugas, prajurit TNI dituntut memiliki kesamaptaan jasmani yang baik. Hal ini untuk…

Rabu, 25 April 2018 06:20

Kodim dan BPTP Percepat Gerakan Tanam Padi

PANGKALAN BUN- Salah satu kunci keberhasilan sistem dalam mencapai tugas pokok adalah sinergitas. Hal…

Rabu, 25 April 2018 06:15

Perkuat Sinergitas untuk Kejayaan Negeri

PALANGKA RAYA- Sinergi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, namun tapi terkadang sulit diterapkan.…

Rabu, 25 April 2018 06:10

BANJIR di Muara Teweh Mengkhawatirkan

MUARA TEWEH- Prajurit TNI dan Polri menunjukan jiwa kepedulian terhadap rakyat saat membantu proses…

Rabu, 25 April 2018 06:03

Fairid-Umi Adakan Pengobatan Gratis

PALANGKA RAYA- Aksi nyata untuk membantu masyarakat Kota Palangka Raya kembali dilakukan Fairid Naparin-Hj…

Rabu, 25 April 2018 05:57

Aries-Fawzi Siap Tangani ODGJ

PALANGKA RAYA-Salah satu program calon wali kota Aries Marcorius Narang dan calon wakil wali kota Habib…

Rabu, 25 April 2018 05:51

Rusli-Rogas, Dekati Warga dengan Blusukan

PALANGKA RAYA-Pasangan calon (paslon) nomor 2, H Rusliansyah-Rogas Usup (2R) kompak blusukan. Belum…

Rabu, 25 April 2018 05:46

Mencintai Keberagaman Disukai Banyak Warga

PALANGKA RAYA – Siapa yang tidak kenal dengan sosol satu ini. Tuty Dau, calon wali kota Palangka…

Rabu, 25 April 2018 05:40

Program PRO Menguntungkan Masyarakat

PURUK CAHU-Masyarakat Murung Raya (Mura) sudah mengenal luas tentang sosok Calon Bupati dan Calon Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .