MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 17 Mei 2017 14:52
SADIS! Dikeroyok, Enam Kali Ditikam Lalu Dibacok Hingga Usus Terburai
Tersangka Muhammad ketika memperagakan adegan ke-10. Dimana ia menikam tubuh korban Aris Dewantoro menggunakan senjata tajam.(CALVIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Pembunuhan terhadap Aris Dewantoro di Desa Batu Belaman Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, tergolong sadis. Hal itu tergambar dalam rekonstruksi atau reka ulang yang digelar Polsek Kumai, Selasa (16/5).

Sebanyak 13 adegan yang terbagi di tiga lokasi berbeda, termasuk di lokasi pembantaian yakni Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai.

Reka ulang bermula di Bundaran Pancasila, tempat dimana tersangka Muhammad merencakan aksi pembunuhan terhadap Aris. Selanjutnya bergeser ke Desa batu Belaman hingga ke depan Kolam Renang Rau Kuku di Desa Pasir Panjang.

"Di Bundaran Pancasila muncul rencana tersangka setelah melihat korban berboncengan sepeda motor dengan seorang perempuan berinisial SU yang dalam kasus ini merupakan saksi kunci," kata Kapolsek Kumai, AKP Hendry usai reka ulang.

Dari Bundaran Pancasila, reka ulang dilanjutkan ke Desa Batu Belaman. Di desa  inilah tempat terjadinya pembunuhan pada Sabtu 8 April 2017 lalu. Ada 11 adegan yang mana pada saat itu korban dan saksi SU tiba di rumah saksi Sahrul. Ada juga saksi lain yakni istri Sahrul.

"Dalam 11 adegan itu, kita lihat sendiri bagaimana setibanya korban dan saksi SU di rumah saksi Sahrul. Tidak lama kemudian datang tersangka Muhammad dan tersangka 2 sebut saja Mr X menggunakan sepeda motor," ujar kapolsek.

Tersangka Muhammad masuk ke dalam rumah saksi Sahrul dan terjadi cekcok dengan korban. Puncaknya terjadi penganiayaan dengan cara pengeroyokan oleh kedua tersangka. "Tersangka Muhammad dan Mr X membacok korban menggunakan sajam mengenai belakang dekat punggung korban sebanyak satu kali," ucap Hendry.

Pengeroyokan berlanjut sampai ke luar rumah saksi Sahrul yang berjarak enam meter. Pertarungan yang tidak seimbang itu membuat korban tergeletak di tanah. Melihat korban yang terkapar, tidak membuat tersangka Muhammad berhenti. Sebaliknya, ia terus menghujani tubuh korban dengan tikaman sebanyak enam kali.

"Bacokan senjata tajam itu membuat korban terkapar tak berdaya dengan luka parah di perut dan membuat ususnya terburai keluar. Tangan kanan hampir putus dan luka di bagian dada akibat bacokan tersangka Mr X," jelas Hendry.

Bacokan tersangka Muhammad sempat terhenti setelah datangnya saksi 4 yakni atas nama M Nirwanto. Saksi sempat berusaha menangkap tangan tersangka yang masih memegang sajam. Hanya saja saksi M Nirwanto dicegah oleh saksi Sahrul karena khawatir menjadi sasaran amukan para tersangka.

Akhirnya saksi M Nirwanto pun memilih mundur. Puas membantai korban, para tersangka lantas pergi bersama barang bukti sajam yang sampai saat ini belum ditemukan. Dari TKP pembantian, reka ulang dilanjutkan ke lokasi terakhir di depan Kolam Renang Rau Kuku yang jaraknya beberapa kilometer dari TKP.

Berdasarkan pengakuan tersangka Muhammad, di lokasi ketiga itulah ia membuang barang bukti sajam. "Di TKP kita hanya menemukan barang bukti dua buah sarung celurit dan dua helm milik para tersangka," jelas Hendry.

Hendry menambahkan, sampai saat ini tersangka Muhammad yang tak berapa lama setelah kejadian menyerahkan diri ke polisi itu tetap pada pengakuan awal. Dimana ia mengaku hanya seorang diri ketika menghabisi nyawa korban.  Namun polisi tidak percaya begitu saja. Pasalnya hasil penyelidikan dan barang bukti mengarah bahwa pelaku dua. Bahkan dari hasil pengembangan, ada sejumlah nama yang dicurigai sebagai Mr X. (vin/ang/dar)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 23:25

ASTAGA! Ini AlasanTersangka, Habisi Warga Sekampung Menggunakan Badik

TAMIANG LAYANG-Pembunuhan Sahrian (36)  warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Bartim…

Jumat, 18 Agustus 2017 23:14
Pemkab Barsel

Utamakan Pelayanan dan Pembangunan

BUNTOK-Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, merupakan momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas…

Jumat, 18 Agustus 2017 23:07
Pemkab Mura

Pawai Obor Kemerdekaan Meriah

PURUK CAHU–Sebanyak 35 peserta dari Satuan Organisasi Perangkat Asli Daerah (SOPD), perbankan…

Jumat, 18 Agustus 2017 22:59
Pemkab Batara

Kadinkes dan Inspektur Terima Penghargaan

MUARA TEWEH-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batara, H Robansyah menerima piagam penghargaan paramesti.…

Jumat, 18 Agustus 2017 22:54

Bupati Serahkan Remisi kepada Napi

MUARA TEWEH–Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke 71 Republik Indonesia tahun…

Jumat, 18 Agustus 2017 19:09

Bupati Resmikan Lapangan Tenis Pandu Sakti 97

MUARA TEWEH – Bupati Batara H Nadalsyah meresmikan lapangan tenis kodim 1013/Mtw, yang diberinama…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:00

Diusulkan 415, yang Dapat Remisi 367 Narapidana

SAMPIT-Sebanyak 367 narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:52

Ibu-Ibu Bangga Bisa Mengadakan Upacara Bendera

SAMPIT- Upacara bendera tidak hanya untuk kalangan pelajar dan pemerintah.  Ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:47

Siap Ditempatkan di Pelosok? Ini Besarnya Insentif yang Disiapkan Bupati untuk Dokter

SAMPIT-Guna menarik minat tenaga kesehatan, khususnya dokter agar mau ditugaskan di tempat pelayanan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:41

Hindari Perpecahan, Generasi Muda Jaga NKRI

SUKAMARA – Setelah 72 tahun Indonesia merdeka, maka tugas generasi muda untuk menjaga keutuhan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .