MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 17 Mei 2017 14:09
Kera Putih Itu Diberi Nama Alba
Orangutan albino bernama Alba yang kini dalam perawatan dan pengawasan Yayasan BOS, terlihat kondisinya mulai membaik. (YAYASAN BOS FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Pada April lalu, Polsek Kapuas Hulu berhasil mengamankan satu ekor orangutan dari masyarakat. Orang utan berbulu putih agak kekuningan ini, ditemukan di pondok persawahan warga dalam kondisi dikurung. Lantas seperti apa nasib kera putih tersebut saat ini?

KABAR terakhir, orangutan tersebut dititipkan di Yayasan BOS. Dalam proses perawatan dan pemulihan, akhirnya kondisinya saat ini semakin membaik. Bahkan, pihak Yayasan BOS akhirnya telah memutuskan untuk memberi nama Alba kepada orangutan albino tersebut.

Koordinator Komunikasi dan Edukasi Yayasan BOS Monterado Fridman, kemarin mengatakan, nama Alba memiliki banyak arti. Namun dalam bahasa Latin artinya putih dan dalam bahasa Spanyol artinya fajar.

“Kami berharap semoga fajar baru akan merekah bagi spesies yang sangat berharga ini,” jelas Monterado.

Monterado menambahkan, orangutan tersebut juga menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik. Di mana berat badannya bertambah 4,5 kg setelah 2 minggu perawatan. Pihaknya masih mengumpulkan sebanyak mungkin informasi berharga mengenai kondisinya yang unik dan spesial.

“Sebelum memutuskan kemungkinan terbaik baginya di masa datang, Yayasan BOS selalu menempatkan aspek kesejahteraan satwa sebagai prioritas bagi para orangutan yang direhabilitasi, terutama dengan kondisi khusus seperti Alba,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah menegaskan, potensi hewan dilindungi di Kalteng, khususnya orangutan harus jadi perhatian. Keberadaan orangutan sudah sangat diakui di dunia dan Kalteng harus bangga memiliki orangutan, bahkan ada orangutan albino yang sangat jadi perhatian dunia.

“Kita dukung untuk terus menjaga dan melindungi satwa dilindungi, apalagi orangutan yang memang sangat dilindungi,” ujarnya.

Untuk diketahui, orangutan albino tersebut telah diselamatkan oleh seorang petani bernama Agung Bin Akar (62). Kemudian, Kapolsek Kapuas Hulu Iptu Purnomo melakukan pendekatan terhadap warga tersebut agar menyerahkan satwa yang dilindungi itu. Akhirnya Agung pun menyerahkannya.

Diceritakan Agung, pada Kamis (27/4) saat dirinya pulang dari sawah, ada anak orangutan tersangkut di semak semak. Karena merasa kasihan, dirinya mengambil dan membawa orangutan tersebut ke pondok serta dibuatkanlah kurangannya.

“Saya kasihan melihat orangutan tersebut, kemudian saya buatkan kurungan di pondok saya. Selama beberapa hari ini saya berikan makanan seperti pisang dan tebu,” katanya waktu itu.(ola/alh/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .