MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 17 Mei 2017 14:09
Kera Putih Itu Diberi Nama Alba
Orangutan albino bernama Alba yang kini dalam perawatan dan pengawasan Yayasan BOS, terlihat kondisinya mulai membaik. (YAYASAN BOS FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Pada April lalu, Polsek Kapuas Hulu berhasil mengamankan satu ekor orangutan dari masyarakat. Orang utan berbulu putih agak kekuningan ini, ditemukan di pondok persawahan warga dalam kondisi dikurung. Lantas seperti apa nasib kera putih tersebut saat ini?

KABAR terakhir, orangutan tersebut dititipkan di Yayasan BOS. Dalam proses perawatan dan pemulihan, akhirnya kondisinya saat ini semakin membaik. Bahkan, pihak Yayasan BOS akhirnya telah memutuskan untuk memberi nama Alba kepada orangutan albino tersebut.

Koordinator Komunikasi dan Edukasi Yayasan BOS Monterado Fridman, kemarin mengatakan, nama Alba memiliki banyak arti. Namun dalam bahasa Latin artinya putih dan dalam bahasa Spanyol artinya fajar.

“Kami berharap semoga fajar baru akan merekah bagi spesies yang sangat berharga ini,” jelas Monterado.

Monterado menambahkan, orangutan tersebut juga menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik. Di mana berat badannya bertambah 4,5 kg setelah 2 minggu perawatan. Pihaknya masih mengumpulkan sebanyak mungkin informasi berharga mengenai kondisinya yang unik dan spesial.

“Sebelum memutuskan kemungkinan terbaik baginya di masa datang, Yayasan BOS selalu menempatkan aspek kesejahteraan satwa sebagai prioritas bagi para orangutan yang direhabilitasi, terutama dengan kondisi khusus seperti Alba,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah menegaskan, potensi hewan dilindungi di Kalteng, khususnya orangutan harus jadi perhatian. Keberadaan orangutan sudah sangat diakui di dunia dan Kalteng harus bangga memiliki orangutan, bahkan ada orangutan albino yang sangat jadi perhatian dunia.

“Kita dukung untuk terus menjaga dan melindungi satwa dilindungi, apalagi orangutan yang memang sangat dilindungi,” ujarnya.

Untuk diketahui, orangutan albino tersebut telah diselamatkan oleh seorang petani bernama Agung Bin Akar (62). Kemudian, Kapolsek Kapuas Hulu Iptu Purnomo melakukan pendekatan terhadap warga tersebut agar menyerahkan satwa yang dilindungi itu. Akhirnya Agung pun menyerahkannya.

Diceritakan Agung, pada Kamis (27/4) saat dirinya pulang dari sawah, ada anak orangutan tersangkut di semak semak. Karena merasa kasihan, dirinya mengambil dan membawa orangutan tersebut ke pondok serta dibuatkanlah kurangannya.

“Saya kasihan melihat orangutan tersebut, kemudian saya buatkan kurungan di pondok saya. Selama beberapa hari ini saya berikan makanan seperti pisang dan tebu,” katanya waktu itu.(ola/alh/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 07:30
Mengikuti Silaturahmi Bupati dengan Mahasiswa

Harapkan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah

Silaturahmi dengan semua elemen masyarakat Kabupaten Seruyan, termasuk dengan pemuda dan mahasiswa,…

Kamis, 22 Juni 2017 12:35

Jangan Ciptakan Jurang dengan Pembaca

Membuat berita itu menulis untuk orang lain, bukan untuk sendiri. Karenanya, kata dan kalimat yang dipilih…

Rabu, 21 Juni 2017 23:01
UKBI dan Diskusi Terpumpun bagi Wartawan se-Kota Palangka Raya (1)

Memartabatkan Bahasa Indonesia Melalui Tulisan

Wartawan adalah profesi yang paling tinggi keterlibatannya dengan bahasa Indonesia. Setiap hari harus…

Minggu, 18 Juni 2017 15:39
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (2/Habis)

Mendorong Investasi tetapi Lingkungan Tetap Lestari

Ketika resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, Fahrizal Fitri sudah menyiapkan agenda…

Sabtu, 17 Juni 2017 13:08
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (1)

10 Piala Adipura Diraih, Fokus Wujudkan Kalteng BERKAH

Sosok Fahrizal Fitri sangat fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Raihan piala Adipura…

Sabtu, 10 Juni 2017 19:09

17 Tahun Masrani dan Santi Bersepeda Keliling Indonesia Mencari Obat Epilepsi

Tekad yang kuat bahkan bisa dibilang nekat, aksi Masrani benar-benar heroik. Pria 48 tahun itu lupa…

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang

Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami

Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi…

Senin, 05 Juni 2017 22:22

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (2/habis)

Musala Noor Hidayah II Jalan S Parman Palangka Raya dibangun pada 1970. Tempat ibadah yang kini di bawah…

Senin, 05 Juni 2017 22:17

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (1)

Di Palangka Raya khususnya dan di Kalteng secara umum, ada bangunan gereja dan masjid saling berdampingan,…

Kamis, 01 Juni 2017 21:13
Jejak Sejarah Islam di Kesultanan Kutaringin Kalimantan Tengah (2/Habis)

Kyai Gede dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Pemerintahan

Sejarah Islam di masa Kesultanan Kutaringin di Bumi Marunting Batu Aji tidak terlepas dari beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .