MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 17 Mei 2017 14:09
Kera Putih Itu Diberi Nama Alba
Orangutan albino bernama Alba yang kini dalam perawatan dan pengawasan Yayasan BOS, terlihat kondisinya mulai membaik. (YAYASAN BOS FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Pada April lalu, Polsek Kapuas Hulu berhasil mengamankan satu ekor orangutan dari masyarakat. Orang utan berbulu putih agak kekuningan ini, ditemukan di pondok persawahan warga dalam kondisi dikurung. Lantas seperti apa nasib kera putih tersebut saat ini?

KABAR terakhir, orangutan tersebut dititipkan di Yayasan BOS. Dalam proses perawatan dan pemulihan, akhirnya kondisinya saat ini semakin membaik. Bahkan, pihak Yayasan BOS akhirnya telah memutuskan untuk memberi nama Alba kepada orangutan albino tersebut.

Koordinator Komunikasi dan Edukasi Yayasan BOS Monterado Fridman, kemarin mengatakan, nama Alba memiliki banyak arti. Namun dalam bahasa Latin artinya putih dan dalam bahasa Spanyol artinya fajar.

“Kami berharap semoga fajar baru akan merekah bagi spesies yang sangat berharga ini,” jelas Monterado.

Monterado menambahkan, orangutan tersebut juga menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik. Di mana berat badannya bertambah 4,5 kg setelah 2 minggu perawatan. Pihaknya masih mengumpulkan sebanyak mungkin informasi berharga mengenai kondisinya yang unik dan spesial.

“Sebelum memutuskan kemungkinan terbaik baginya di masa datang, Yayasan BOS selalu menempatkan aspek kesejahteraan satwa sebagai prioritas bagi para orangutan yang direhabilitasi, terutama dengan kondisi khusus seperti Alba,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah menegaskan, potensi hewan dilindungi di Kalteng, khususnya orangutan harus jadi perhatian. Keberadaan orangutan sudah sangat diakui di dunia dan Kalteng harus bangga memiliki orangutan, bahkan ada orangutan albino yang sangat jadi perhatian dunia.

“Kita dukung untuk terus menjaga dan melindungi satwa dilindungi, apalagi orangutan yang memang sangat dilindungi,” ujarnya.

Untuk diketahui, orangutan albino tersebut telah diselamatkan oleh seorang petani bernama Agung Bin Akar (62). Kemudian, Kapolsek Kapuas Hulu Iptu Purnomo melakukan pendekatan terhadap warga tersebut agar menyerahkan satwa yang dilindungi itu. Akhirnya Agung pun menyerahkannya.

Diceritakan Agung, pada Kamis (27/4) saat dirinya pulang dari sawah, ada anak orangutan tersangkut di semak semak. Karena merasa kasihan, dirinya mengambil dan membawa orangutan tersebut ke pondok serta dibuatkanlah kurangannya.

“Saya kasihan melihat orangutan tersebut, kemudian saya buatkan kurungan di pondok saya. Selama beberapa hari ini saya berikan makanan seperti pisang dan tebu,” katanya waktu itu.(ola/alh/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .