MANAGED BY:
RABU
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Selasa, 16 Mei 2017 12:19
Nah Lho...! Akan Bongkar Kasus Kriminalisasi Ulama, Komisioner Komnas HAM Ini Diancam

Pigai: Kuat intervensi kekuasaan untuk menghantam saya

Natalius Pigai

PROKAL.CO, JAKARTA – Pengakuan mengejutkan datang dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Salah seorang komisoner kini dalam ancaman.

Ancaman itu datang saat Komnas HAM berusaha mengungkap kasus kriminalisasi Ulama.

Dia adalah Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Meski ancaman yang dimaksud adalah intervensi kekuasaan namun dirinya tidak gentar.

Pigai hanya menanggapi santai soal hasil sidang paripurna Komnas HAM yang akan membentuk sidang dewan etik terhadap dirinya.

Dia juga mengaku tidak mempunyai beban dan kesalahan sehingga tak perlu takut.

"Itu mah terlalu kecil, kecuali saya koruptor. Maaf ya saya lahir saja sudah dengar senjata. Itu terlalu kecil, emang gw salah apa?," kata Pigai seperti yang dilansir RMOL (Jawa Pos Group), Senin (5/5).

Pigai malah menuding jika sejumlah komisioner Komnas HAM tidak independen karena telah diintervensi penguasa.

Sikapnya yang ingin menuntaskan kasus kriminalisasi terhadap ulama dituduh bukan cerminan sikap lembaga menurut Pigai menandakan bahwa ia sedang dijadikan tumbal.

"Dugaan saya, kasus yang saya tangani ini ada dugaan kuat intervensi kekuasaan untuk menghantam saya. Saya paling vokal proses kasus ini. Jadi saya heran dengan pernyataan saya saja, saya dianggap langgar kode etik. Padahal menjalankan tugas rutin. Saya tidak bisa diintervensi. Karena itu mereka main opini di publik seakan-akan saya salah," kesal Pigai.

Lebih lanjut, Pigai memastikan pernyataan itu ia lontarkan karena ingin menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai penjaga HAM.

"Saya kerja (sesuai) tugas. Saya kerja profesional meskipun saya berbeda keyakinan," tegas Pigai.

Sebelumnya, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nurkholis membantah pernyataan salah seorang komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Pigai mengatakan bahwa ia akan meminta keterangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang berada di luar negeri, ketika itu sedang di Arab Saudi.

Nur kholis pun mengatakan bahwa pernyataan dan langkah-langkah yang disampaikan Natalius Pigai tersebut adalah pernyataan yang sifatnya pribadi, tidak mewakili Komnas HAM.

Nantinya, menurut Nurkholis, sidang paripurna Komnas HAM akan merespons dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga harkat, martabat kelembagaan atas pernyataan dan tindakan Natalius Pigai, melalui pembentukan Dewan Etik.

Komnas HAM sendiri, kata Nur Kholis, tidak akan memenuhi permintaan Rizieq Shihab. Menurut dia, pihaknya meminta Rizieq untuk menulis surat terkait apa yang akan disampaikan kepada Komnas HAM. (san/rmol/jpnn/nto)


BACA JUGA

Senin, 22 Mei 2017 23:52

Mengejutkan! Ahok Batal Ajukan Permohonan Banding

JAKARTA - Basuki Tjahja Purnama alias Ahok memutuskan membatalkan dan mencabut permohonan banding…

Senin, 22 Mei 2017 08:33

Astaga...!! Gerebek Tempat Fitnes, Polisi Temukan 144 Gay Sedang Pesta Seks

JAKARTA - Sebanyak 144 pria diduga pasangan gay sedang pesta seks ditangkap di Ruko Inkopal Jakarta…

Minggu, 21 Mei 2017 19:38

Heboh Video Bos PT ITSS Morowali Larang Karyawan Salat Jumat

MOROWALI – PT Indonesia Tshing Shang Stainless Steel atau PT ITSS Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng)…

Minggu, 21 Mei 2017 11:29

Praktik Mengajar Mahasiswa Keguruan Dihapus

JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus mata kuliah praktik mengajar untuk sarjana keguruan.…

Sabtu, 20 Mei 2017 15:39

Kabar Gembira Nih! Pemerintah Buka Lowongan 2.500 Guru, Ini Syaratnya

JAKARTA - Pemerintah membuka kesempatan bagi guru tetap dan honorer di sekolah negeri maupun swasta…

Sabtu, 20 Mei 2017 15:28

Kemendikbud Resmi Hentikan Program PLPG, Ini Gantinya...

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi menghentikan program pendidikan…

Kamis, 18 Mei 2017 21:01

Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi Lima Jam

JAKARTA– Jam  kerja aparatur sipil negara (ASN), polisi, dan tentara akan didiskon selama…

Kamis, 18 Mei 2017 18:23

Melebar Kemana-mana, Cermati Gerakan Dukung Ahok

  JAKARTA- Gerakan mendukung Basuki Tjahaja Purnama harus dicermati dan pemerintah harus mengambil…

Kamis, 18 Mei 2017 14:47

Horeee... Tahun Depan, Moratorium Rekrutmen CPNS Berakhir

JAKARTA– Moratorium rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) berakhir tahun depan. Namun, Kementerian…

Rabu, 17 Mei 2017 19:25

Ketua MUI: Pulanglah Habib Rizieq

  JAKARTA- Habib Rizieq Shihab kerap menggunakan bendera MUI dalam kasus Ahok. Nah kini giliran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .