MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 16 Mei 2017 10:30
Tegas! Ini Kata Gubernur Kalteng untuk Negara Luar yang Suka Mengecam
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA– Selama bertahun-tahun, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kerap menjadi sorotan negara-negara luar, terutama terkait lingkungan. Terlebih saat musim kemarau yang identik dengan kabut asap.

Hal tersebut menjadi keprihatinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Bahkan menurut gubernur, bukan hanya sekadar sorotan tajam, tapi sering juga kecaman dan tekanan ditujukan kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat.

“Mereka itu (negara-negara luar) hanya bisa menyoroti, mengecam dan sebagainya. Tapi apa yang sudah mereka lakukan untuk membantu kita, menyejahterakan masyarakat Kalteng ini?” kata Sugianto Sabran kepada Kalteng Pos, kemarin.

Beberapa contoh yang sering menjadi sorotan dunia internasional terhadap Kalteng, sebut gubernur, seperti kebakaran lahan, penebangan hutan, pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan.

Saat kebakaran lahan terjadi dan kabut asap melanda, maka masyarakat Kalteng pun mendapat tudingan sebagai biang penyebabnya. Demikian pula ketika dilakukan pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan, pemerintah dan masyarakat dituding merusak hutan.

“Coba, kalau misalnya kita tidak boleh membuka hutan, konsep kompensasinya apa. Tidak boleh budaya membakar hutan meski skala kecil, karena mengakibatkan kabut asap. Mereka memberi solusi apa? Jangan hanya bisa meminta, tapi kita juga wajar menanyakan apa kompensasi yang dunia internasional berikan untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng,” tandas gubernur.

“Ingat! Sebagai gubernur, saya juga wajib melindungi dan menyejahterakan rakyat saya, supaya bisa hidup enak, bisa mencari nafkah, menjaga kearifan lokal, budaya, adat istiadat dan keberlangsungan pembangunan,” tegas gubernur muda itu.

Contoh lain yang juga sering membuat Kalteng menjadi sorotan, imbuh gubernur, adalah persoalan orangutan. Di mana ketika ada satu ekor satwa langka itu mati, maka masyarakat Kalteng akan menjadi sorotan dan mendapat kecaman luar biasa dari dunia internasional.

“Saat ada orangutan mati, sorotan dan kecaman bertubi-tubi ditujukan ke kita. Seakan-akan itu hal yang sangat luar biasa. Tetapi apa mereka peduli dengan kesulitan masyarakat kita yang masih banyak miskin? Berbagai program dengan dana yang besar dilakukan untuk menjaga orangutan, tapi masyarakat kita di sekitar hutan mau kelaparan atau miskin, mereka tak peduli,” papar gubernur.

Kondisi alam Kalteng yang luas dan masih banyak hutan, ditambah lagi dengan keanekaragaman flora faunanya, sehingga oleh dunia internasional disebut sebagai paru-paru dunia, menurut gubernur, tentu sangat penting untuk dijaga. Namun hal itu bukan berarti membuat keterbatasan bagi masyarakat Kalteng untuk melaksanakan pembangunan. (nto/c3)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 09:24

Niat Antar Teman, Murid SD Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini menimpa Dayat. Murid kelas IB SDN 6 Menteng…

Selasa, 21 November 2017 09:17

Tenggelam di Kolam Renang, Gadis 13 Tahun Innalilahi

PALANGKA RAYA-Nasib nahas menimpa Nabila Citra Asmara. Ia tenggelam ketika sedang berenang di Kolam…

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Jumat, 03 November 2017 02:25

Beginilah Pembagian Peran Para Pembakar Gedung SD di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar (SD) di Palangka Raya…

Kamis, 02 November 2017 22:48

Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa

PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .