MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 16 Mei 2017 10:30
Tegas! Ini Kata Gubernur Kalteng untuk Negara Luar yang Suka Mengecam
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA– Selama bertahun-tahun, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kerap menjadi sorotan negara-negara luar, terutama terkait lingkungan. Terlebih saat musim kemarau yang identik dengan kabut asap.

Hal tersebut menjadi keprihatinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Bahkan menurut gubernur, bukan hanya sekadar sorotan tajam, tapi sering juga kecaman dan tekanan ditujukan kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat.

“Mereka itu (negara-negara luar) hanya bisa menyoroti, mengecam dan sebagainya. Tapi apa yang sudah mereka lakukan untuk membantu kita, menyejahterakan masyarakat Kalteng ini?” kata Sugianto Sabran kepada Kalteng Pos, kemarin.

Beberapa contoh yang sering menjadi sorotan dunia internasional terhadap Kalteng, sebut gubernur, seperti kebakaran lahan, penebangan hutan, pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan.

Saat kebakaran lahan terjadi dan kabut asap melanda, maka masyarakat Kalteng pun mendapat tudingan sebagai biang penyebabnya. Demikian pula ketika dilakukan pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan, pemerintah dan masyarakat dituding merusak hutan.

“Coba, kalau misalnya kita tidak boleh membuka hutan, konsep kompensasinya apa. Tidak boleh budaya membakar hutan meski skala kecil, karena mengakibatkan kabut asap. Mereka memberi solusi apa? Jangan hanya bisa meminta, tapi kita juga wajar menanyakan apa kompensasi yang dunia internasional berikan untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng,” tandas gubernur.

“Ingat! Sebagai gubernur, saya juga wajib melindungi dan menyejahterakan rakyat saya, supaya bisa hidup enak, bisa mencari nafkah, menjaga kearifan lokal, budaya, adat istiadat dan keberlangsungan pembangunan,” tegas gubernur muda itu.

Contoh lain yang juga sering membuat Kalteng menjadi sorotan, imbuh gubernur, adalah persoalan orangutan. Di mana ketika ada satu ekor satwa langka itu mati, maka masyarakat Kalteng akan menjadi sorotan dan mendapat kecaman luar biasa dari dunia internasional.

“Saat ada orangutan mati, sorotan dan kecaman bertubi-tubi ditujukan ke kita. Seakan-akan itu hal yang sangat luar biasa. Tetapi apa mereka peduli dengan kesulitan masyarakat kita yang masih banyak miskin? Berbagai program dengan dana yang besar dilakukan untuk menjaga orangutan, tapi masyarakat kita di sekitar hutan mau kelaparan atau miskin, mereka tak peduli,” papar gubernur.

Kondisi alam Kalteng yang luas dan masih banyak hutan, ditambah lagi dengan keanekaragaman flora faunanya, sehingga oleh dunia internasional disebut sebagai paru-paru dunia, menurut gubernur, tentu sangat penting untuk dijaga. Namun hal itu bukan berarti membuat keterbatasan bagi masyarakat Kalteng untuk melaksanakan pembangunan. (nto/c3)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 21:31

Golkar Panggil Anggota Dewan Perusak Rujab Bupati Kapuas

PALANGKA RAYA – DPD Partai Golkar Kalteng akhirnya melakukan pemanggilan terhadap Bob Dwi Cipta…

Minggu, 24 September 2017 21:13

Gara-gara Lahan, Dua Kadis Ditangkap Polisi?

PANGKALAN BUN – Menjelang akhir pekan kemarin, muncul kabar di sekitar Kota Pangkalan Bun yang…

Minggu, 24 September 2017 21:00

Ketua DPRD Katingan Sebut APBD Hilang Ulah Oknum di Pemkab dan BTN

KASONGAN – Tak jelasnya uang deposito milik Pemerintah Kabupaten Katingan yang disimpan di Bank…

Minggu, 24 September 2017 09:09

GEGER! Hujan Deras, Rumah dan Bangunan Walet Hancur Disambar Petir

SAMPIT - Warga Jalan Yahya Usman, Desa Cempaka Mulia Barat Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur geger.…

Sabtu, 23 September 2017 20:13

Pemkab Katingan Layangkan Surat Ketiga ke BTN

KASONGAN – Pemkab Katingan juga terus melakukan gerakan. Mereka tidak tinggal diam dan terus menelusuri…

Sabtu, 23 September 2017 19:49

Kasus Pengrusakan Rujab Bupati Hampir P-21

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian terus memproses perkara dugaan penyerangan (pengrusakan) rumah…

Sabtu, 23 September 2017 19:41

Polda Kalteng Kumpulkan Saksi Raibnya APBD Katingan

PALANGKA RAYA – Setelah Pemkab Katingan mengadukan kejanggalan terkait simpanan Anggaran Pendapatan…

Sabtu, 23 September 2017 19:27

Kerja Bersama untuk Restorasi Gambut

PALANGKA RAYA - Rombongan dua Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia Mr Veegard Kaale dan Kedubes Inggris…

Jumat, 22 September 2017 21:39

Kata Gubernur, Tiga Hal Ini Jadi Masalah Besar Kalteng

PALANGKA RAYA– Pembangunan di Kalteng memang terus meningkat. Namun, hingga saat ini, Bumi Tambun…

Jumat, 22 September 2017 21:36

Ditangkap Polisi, Dua Cewek Kapok “Jual Diri” di Bee Talk

PALANGKA RAYA– Tertangkapnya sindikat muncikari yang menawarkan jasa prostitusi di aplikasi media…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .