MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 16 Mei 2017 10:18
Obat Tradisional Suku Dayak Tawar Gantung atau Akar Gantung
Sembuhkan Berbagai Penyakit dan Tahan Gigitan Ular Berbisa
OBAT TRADISIONAL: Herdi ketika menunjukkan obat tawar gantung atau akar gantung miliknya, yang selama ini menjadi obat tradisional atau herbal, Minggu (14/5). (JERI/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Tanaman merambat dan dikenal akan rasa pahitnya ini, biasanya dipergunakan sebagai bahan obat tradisional. Lalu, apa saja manfaat tanaman ini? Berikut ulasannya.

JERI SP, Kasongan

BAGI nenek moyang zaman dulu, tanaman tawar gantung atau akar gantung, memang sudah tidak asing lagi. Di mana tanaman ini sudah sejak turun-temurun digunakan menjadi bahan untuk obat tradisional atau obat herbal.

Tanaman ini diyakini mampu menyembuhkan puluhan macam masalah kesehatan tubuh. Mulai dari menurunkan gula darah, demam, menyembuhkan hepatitis, mengobati rematik, mengobati malaria, mengobati kanker hati, antitumor, menyembuhkan diare, mengobati sakit pinggang, hingga puluhan masalah kesehatan lainnya, mampu disembuhkan oleh tanaman tersebut.

Tawar gantung atau akar gantung, merupakan sejenis tanaman obat tradisional yang tumbuh di pekarangan maupun di dalam hutan. Tanaman ini tergolong jenis tanaman liar yang bisa ditemui di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Katingan. 

Oleh sebab itulah, orang zaman dulu sering menggunakan tanaman ini untuk mengobati berbagai macam penyakit yang diderita. Hingga sekarang, khasiat obat ini masih sering digunakan orang untuk mengobati penyakit. Biasanya yang diambil dari batangnya atau daunnya.

Cara pengobatannya juga sangat praktis. Cukup direbus dan diminum airnya setiap hari, maka penyakit yang diderita bisa disembuhkan. Dengan catatan, asal diminum secara rutin.

Namun yang menjadi kendala, biasanya karena rasa pahitnya yang sangat kental, tak sedikit orang yang pernah mencoba obat ini, tidak sanggup meminum obat herbal ini dan langsung berhenti.

“Padahal obat ini sangat bagus sekali dan jika rutin kita minum, pasti sembuh,” ujar Herdi salah seorang pemilik obat tawar gantung atau akar gantung ini di Kota Kasongan kepada penulis, Minggu (14/5).

Menurut Herdi, dia juga salah satu pengguna obat tradisional tersebut. Sebab dirinya juga pernah menderita penyakit gula. Sejak dirinya mengonsumsi obat itulah, penyakit gulanya sudah normal. Bahkan untuk membantu dan memudahkan mengonsumsi obat ini, kini Herdi telah mengembangkannya dalam bentuk kapsul. Artinya tidak lagi dengan cara direbus dan diambil airnya.

“Kalau dengan sistem rebus, tidak tahan meminumnya. Pasti banyak yang tidak tahan. Karena rasa pahitnya sangat luar biasa rasanya, beda dengan tanaman yang memiliki rasa pahit lainnya. Kini kita siapkan dalam bentuk kapsul untuk mempermudah meminum,”tutur pria yang juga berstatus ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan.  

Dari cerita orang tuanya zaman dahulu, lanjut Herdi, selain masalah untuk pengobatan. Tanaman ini juga bisa menjadi amalan, agar tahan terhadap gigitan ular berbisa, hingga nyamuk pun tak mau menggigit.

“Caranya, ukur batangnya dengan ukuran lingkaran pinggang. Lalu setelah diukur panjangnya, itulah yang akan diminum sampai habis. Jadi ular kalau sampai menggigit kita, malah dia yang mati. Nyamuk pun tak akan mau menggigit kita, karena bau pahit itu. Jadi sangat banyak sekali manfaat dari tanaman ini,” ucapnya.

Untuk saat ini, kata pria yang dikenal mampu mengobati orang terkena tulang ikan ini, tanaman tawar gantung atau akar gantung sudah mulai sulit dicari. Bahkan tanaman yang dia gunakan itu, dicarinya ke beberapa tempat baru ketemu dan tidak disengaja.

“Padahal sebenarnya ini bisa ditanam dan mudah tumbuh. Ini tanaman obat yang sangat penting untuk ditanam dan dipelihara supaya tidak punah,” tuturnya.(*/c3/bud/nto)


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 21:06

Indahnya Keakraban Sugianto Sabran, Ussy dan Andhika

Terputusnya hubungan percintaan bahkan perkawinan sekalipun, semestinya tidak turut memutuskan jalinan.…

Sabtu, 08 Juli 2017 23:32
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah, Penghuni Panti Trisna Werdha (2/habis)

Tidak Ingin Merepotkan Anak dan Cucu, Siapkan Peralatan Ketika Meninggal

Sejatinya di usia senjanya nenek Salamah ingin hidup bahagia bersama anak dan cucunya. Namun apa daya?…

Jumat, 07 Juli 2017 21:24
Lebih Dekat dengan Nenek Salamah Penghuni Panti Trisna Werdha (1)

Pilih Tinggal di Panti Sampai Mati Daripada Hidup Bersama sang Anak

Ada tiga fase besar dalam kehidupan manusia, yakni lahir, hidup dan mati. Ketiga fase ini akan dilalui…

Rabu, 05 Juli 2017 13:29

Cerita Agustiar tentang Sugianto Sabran

SOSOK Sugianto Sabran bagi sang kakak, Agustiar Sabran, bukan hanya sekadar adik tapi juga teman dan…

Rabu, 05 Juli 2017 12:35

Melihat Permainan Baru Yang Menyedot Perhatian Anak-Anak

Eksavator mini tenaga air sedang digemari anak-anak. Mainan kecil yang sedang booming di daerah lain…

Senin, 03 Juli 2017 17:12
Arti Pakaian Dinas di Mata Purnawirawan Polri

Hargai dan Jangan Melukai Seragammu

Makna Tribata jangan hanya diucap secara lisan. Jangan hanya diucapkan saat masa-masa pendidikan. Tetapi…

Senin, 03 Juli 2017 16:48

Kisah Unik Usai Lebaran, Perjaka yang Nikahi Dua Gadis Sekaligus

Idulfitri 1438 Hijriyah ini tampaknya betul-betul membawa berkah bagi Dialah Senum (22). Bagaimana tidak,…

Sabtu, 01 Juli 2017 17:50
Melihat Objek Wisata Pantai di Kabupaten Kobar

Jadi Andalan Destinasi Wisata, Masyarakat Masih Buang Sampah Sembarangan

Dibalik indahnya pantai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada pekerjaan rumah bagi pemerintah…

Sabtu, 01 Juli 2017 10:00
Ziarah Warnai Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Seruyan

Generasi Muda Diharapkan Miliki Semangat Seperti Pahlawan

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kijang Kencana Kuala Pembuang mewarnai rangkaian peringatan Hari…

Jumat, 30 Juni 2017 17:57
LIPUTAN KHUSUS

Permasalahan Pengembangan Kerbau Rawa Jenamas

MENGEMBANGKAN populasi tujuh ribu kerbau rawa agar bisa dijadikan lokasi wisata, baik bagi masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .