MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 12:34
Nanas Parigi Mewakili Kalteng ke Pentas Nasional

Ketika Fia Delfia Adventy Menulis Karya Ilmiah tentang Buah Khas Barsel

BERKHASIAT: Fia Delfia Adventy menunjukkan buah Nanas Parigi, kemarin. Ia berhasil menyelesaikan tulisannya soal buah kaya vitamin C itu dalam karya ilmiah yang mengantarkannya ke pentas nasional. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Nanas Parigi boleh menjadi komoditi unggulan Kabupaten Barsel. Rasanya yang manis dianggap lebih unggul dari jenis nanas lainnya di Kalteng. Bahkan, ada yang bilang manisnya sampai ke empulur atau bagian tengahnya. Belum lagi soal khasiat bagi kesehatan, diyakini secara ilmiah bisa menyembuhkan penyakit. Berikut tulisannya.

AGUS PRAMONO, Palangka Raya

BUAH berkulit kasar asli Barsel ini, sudah sejak 2013 terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian RI. Nanas Parigi punya karakter khas. Di antaranya tidak menimbulkan rasa gatal di lidah dan kadar gula lebih banyak.

Uniknya, bila ditanam di luar Barsel, rasanya akan berubah. Tidak semanis apabila dipanen dari tanah Barsel. Padahal sama-sama ditanam di tanah gambut Kalteng.

Dalam dunia kesehatan, nanas dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit. Di antaranya gangguan pencernaan, radang tenggorokan dan membantu mengurangi batuk hingga sembuh. Tapi, Nanas Parigi juga berpotensi tinggi menurunkan tekanan darah terhadap hipertensi, dibanding dengan nanas jenis lain dan jenis buah lainnya.

Potensi-potensi dalam buah yang bernama Latin Ananas Comosus itu, dijabarkan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR) Fia Delfia Adventy. Tak hanya mengupas dan memakannya, remaja kelahiran 8 Desember 1996 itu menuangkannya dalam karya ilmiah.

Seperti khasiat lain, karya ilmiahnya mampu menyisihkan mahasiswa lain dari fakultas di kampusnya. Yang membuatnya bangga, hasil penelitiannya itu membawanya menjadi juara pertama mahasiswa berprestasi UPR 2017. Dia dipilih mewakili UPR berlomba lagi di kancah nasional, bersaing dengan perwakilan universitas lain se-Indonesia.

Motivasi yang membawa mahasiswi semester VI Fakultas Kedokteran meneliti potensi Nanas Parigi, bermula dari rasa penasarannya. Hipotesis awal, ia berpikir nanas pada umumnya yang rasanya tidak begitu manis saja berpotensi menurunkan tekanan darah. Apalagi Nanas Parigi yang manisnya lengket di lidah.

“Saya penasaran saja,” ucapnya saat berbincang-bincang dengan Kalteng Pos.

Gadis berparas ayu asli Buntok ini merinci, hasil penelitian di Laboratorium Kimia-Biokimia Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, kandungan nutrisi pada nanas jenis lain adalah Kalium 125 mg/100 g, Kalsium 13 mg/100 g, Magnesium 12 mg/100 g dan Vitamin C 16,9 mg/100 g. Sedangkan kandungan nutrisi pada Nanas Parigi lebih banyak, yakni Kalium 182,3 mg/100 g, Kalsium 24,2 mg/100 g, Magnesium 24,9 mg/100 g dan Vitamin C 16,91 mg/100 g. Kandungan kalium, kalsium, magnesium, dan vitamin C yang dapat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada Nanas Parigi, lebih tinggi dibandingkan nanas pada umumnya.

“Konsumsi Nanas Parigi sangat disarankan bagi penderita hipertensi. Setahu saya, masyarakat lokal lebih tahunya menurunkan kolesterol,” bebernya.

Budi daya Nanas Parigi perlu lebih digalakkan dan dipromosikan keunggulannya, agar dapat menjadi sumber atau tambahan penghasilan bagi para petani di Kabupaten Barito Selatan. “Harapan saya sebagai putra daerah Barsel sih begitu,” ungkapnya.

Sedikit mengenal sosok Fia, sapaan akrabnya, merupakan anak pasangan Ciplo Agan dan Leliana. Rentetan juara pernah ia raih waktu sekolah dan menginjak bangku kuliah. Di antaranya, juara 1 olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial & PPKN tingkat Kabupaten Barsel 2007, juara 1 lomba pidato HUT ke- 48 Pramuka tingkat Kabupaten Barsel dan juara 3 radio English Story Telling tingkat SLTA Kabupaten Barsel 2011.

Tak hanya itu, memasuki masa SMA, calon dokter itu pernah meraih juara 2 lomba pidato Hari Pangan se-dunia tingkat nasional, juara 1 Putri Pariwisata Kalteng 2013, Top 5 Duta Wisata Indonesia e-Tourism 2014 dan top 5 duta wisata Indonesia Budaya Nusantara 2014. (*/c3)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 08:00
Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan Berganti

Nandang: Jaga Amanah Sebaik-baiknya

Pejabat Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan mengalami pergeseran. Wakapolres yang sebelumnya…

Jumat, 23 Juni 2017 07:30
Mengikuti Silaturahmi Bupati dengan Mahasiswa

Harapkan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah

Silaturahmi dengan semua elemen masyarakat Kabupaten Seruyan, termasuk dengan pemuda dan mahasiswa,…

Kamis, 22 Juni 2017 12:35

Jangan Ciptakan Jurang dengan Pembaca

Membuat berita itu menulis untuk orang lain, bukan untuk sendiri. Karenanya, kata dan kalimat yang dipilih…

Rabu, 21 Juni 2017 23:01
UKBI dan Diskusi Terpumpun bagi Wartawan se-Kota Palangka Raya (1)

Memartabatkan Bahasa Indonesia Melalui Tulisan

Wartawan adalah profesi yang paling tinggi keterlibatannya dengan bahasa Indonesia. Setiap hari harus…

Minggu, 18 Juni 2017 15:39
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (2/Habis)

Mendorong Investasi tetapi Lingkungan Tetap Lestari

Ketika resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, Fahrizal Fitri sudah menyiapkan agenda…

Sabtu, 17 Juni 2017 13:08
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (1)

10 Piala Adipura Diraih, Fokus Wujudkan Kalteng BERKAH

Sosok Fahrizal Fitri sangat fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Raihan piala Adipura…

Sabtu, 10 Juni 2017 19:09

17 Tahun Masrani dan Santi Bersepeda Keliling Indonesia Mencari Obat Epilepsi

Tekad yang kuat bahkan bisa dibilang nekat, aksi Masrani benar-benar heroik. Pria 48 tahun itu lupa…

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang

Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami

Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi…

Senin, 05 Juni 2017 22:22

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (2/habis)

Musala Noor Hidayah II Jalan S Parman Palangka Raya dibangun pada 1970. Tempat ibadah yang kini di bawah…

Senin, 05 Juni 2017 22:17

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (1)

Di Palangka Raya khususnya dan di Kalteng secara umum, ada bangunan gereja dan masjid saling berdampingan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .