MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 12:34
Nanas Parigi Mewakili Kalteng ke Pentas Nasional

Ketika Fia Delfia Adventy Menulis Karya Ilmiah tentang Buah Khas Barsel

BERKHASIAT: Fia Delfia Adventy menunjukkan buah Nanas Parigi, kemarin. Ia berhasil menyelesaikan tulisannya soal buah kaya vitamin C itu dalam karya ilmiah yang mengantarkannya ke pentas nasional. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Nanas Parigi boleh menjadi komoditi unggulan Kabupaten Barsel. Rasanya yang manis dianggap lebih unggul dari jenis nanas lainnya di Kalteng. Bahkan, ada yang bilang manisnya sampai ke empulur atau bagian tengahnya. Belum lagi soal khasiat bagi kesehatan, diyakini secara ilmiah bisa menyembuhkan penyakit. Berikut tulisannya.

AGUS PRAMONO, Palangka Raya

BUAH berkulit kasar asli Barsel ini, sudah sejak 2013 terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian RI. Nanas Parigi punya karakter khas. Di antaranya tidak menimbulkan rasa gatal di lidah dan kadar gula lebih banyak.

Uniknya, bila ditanam di luar Barsel, rasanya akan berubah. Tidak semanis apabila dipanen dari tanah Barsel. Padahal sama-sama ditanam di tanah gambut Kalteng.

Dalam dunia kesehatan, nanas dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit. Di antaranya gangguan pencernaan, radang tenggorokan dan membantu mengurangi batuk hingga sembuh. Tapi, Nanas Parigi juga berpotensi tinggi menurunkan tekanan darah terhadap hipertensi, dibanding dengan nanas jenis lain dan jenis buah lainnya.

Potensi-potensi dalam buah yang bernama Latin Ananas Comosus itu, dijabarkan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR) Fia Delfia Adventy. Tak hanya mengupas dan memakannya, remaja kelahiran 8 Desember 1996 itu menuangkannya dalam karya ilmiah.

Seperti khasiat lain, karya ilmiahnya mampu menyisihkan mahasiswa lain dari fakultas di kampusnya. Yang membuatnya bangga, hasil penelitiannya itu membawanya menjadi juara pertama mahasiswa berprestasi UPR 2017. Dia dipilih mewakili UPR berlomba lagi di kancah nasional, bersaing dengan perwakilan universitas lain se-Indonesia.

Motivasi yang membawa mahasiswi semester VI Fakultas Kedokteran meneliti potensi Nanas Parigi, bermula dari rasa penasarannya. Hipotesis awal, ia berpikir nanas pada umumnya yang rasanya tidak begitu manis saja berpotensi menurunkan tekanan darah. Apalagi Nanas Parigi yang manisnya lengket di lidah.

“Saya penasaran saja,” ucapnya saat berbincang-bincang dengan Kalteng Pos.

Gadis berparas ayu asli Buntok ini merinci, hasil penelitian di Laboratorium Kimia-Biokimia Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, kandungan nutrisi pada nanas jenis lain adalah Kalium 125 mg/100 g, Kalsium 13 mg/100 g, Magnesium 12 mg/100 g dan Vitamin C 16,9 mg/100 g. Sedangkan kandungan nutrisi pada Nanas Parigi lebih banyak, yakni Kalium 182,3 mg/100 g, Kalsium 24,2 mg/100 g, Magnesium 24,9 mg/100 g dan Vitamin C 16,91 mg/100 g. Kandungan kalium, kalsium, magnesium, dan vitamin C yang dapat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada Nanas Parigi, lebih tinggi dibandingkan nanas pada umumnya.

“Konsumsi Nanas Parigi sangat disarankan bagi penderita hipertensi. Setahu saya, masyarakat lokal lebih tahunya menurunkan kolesterol,” bebernya.

Budi daya Nanas Parigi perlu lebih digalakkan dan dipromosikan keunggulannya, agar dapat menjadi sumber atau tambahan penghasilan bagi para petani di Kabupaten Barito Selatan. “Harapan saya sebagai putra daerah Barsel sih begitu,” ungkapnya.

Sedikit mengenal sosok Fia, sapaan akrabnya, merupakan anak pasangan Ciplo Agan dan Leliana. Rentetan juara pernah ia raih waktu sekolah dan menginjak bangku kuliah. Di antaranya, juara 1 olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial & PPKN tingkat Kabupaten Barsel 2007, juara 1 lomba pidato HUT ke- 48 Pramuka tingkat Kabupaten Barsel dan juara 3 radio English Story Telling tingkat SLTA Kabupaten Barsel 2011.

Tak hanya itu, memasuki masa SMA, calon dokter itu pernah meraih juara 2 lomba pidato Hari Pangan se-dunia tingkat nasional, juara 1 Putri Pariwisata Kalteng 2013, Top 5 Duta Wisata Indonesia e-Tourism 2014 dan top 5 duta wisata Indonesia Budaya Nusantara 2014. (*/c3)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .