MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 12:34
Nanas Parigi Mewakili Kalteng ke Pentas Nasional

Ketika Fia Delfia Adventy Menulis Karya Ilmiah tentang Buah Khas Barsel

BERKHASIAT: Fia Delfia Adventy menunjukkan buah Nanas Parigi, kemarin. Ia berhasil menyelesaikan tulisannya soal buah kaya vitamin C itu dalam karya ilmiah yang mengantarkannya ke pentas nasional. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Nanas Parigi boleh menjadi komoditi unggulan Kabupaten Barsel. Rasanya yang manis dianggap lebih unggul dari jenis nanas lainnya di Kalteng. Bahkan, ada yang bilang manisnya sampai ke empulur atau bagian tengahnya. Belum lagi soal khasiat bagi kesehatan, diyakini secara ilmiah bisa menyembuhkan penyakit. Berikut tulisannya.

AGUS PRAMONO, Palangka Raya

BUAH berkulit kasar asli Barsel ini, sudah sejak 2013 terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian RI. Nanas Parigi punya karakter khas. Di antaranya tidak menimbulkan rasa gatal di lidah dan kadar gula lebih banyak.

Uniknya, bila ditanam di luar Barsel, rasanya akan berubah. Tidak semanis apabila dipanen dari tanah Barsel. Padahal sama-sama ditanam di tanah gambut Kalteng.

Dalam dunia kesehatan, nanas dikenal berkhasiat mengobati beberapa penyakit. Di antaranya gangguan pencernaan, radang tenggorokan dan membantu mengurangi batuk hingga sembuh. Tapi, Nanas Parigi juga berpotensi tinggi menurunkan tekanan darah terhadap hipertensi, dibanding dengan nanas jenis lain dan jenis buah lainnya.

Potensi-potensi dalam buah yang bernama Latin Ananas Comosus itu, dijabarkan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR) Fia Delfia Adventy. Tak hanya mengupas dan memakannya, remaja kelahiran 8 Desember 1996 itu menuangkannya dalam karya ilmiah.

Seperti khasiat lain, karya ilmiahnya mampu menyisihkan mahasiswa lain dari fakultas di kampusnya. Yang membuatnya bangga, hasil penelitiannya itu membawanya menjadi juara pertama mahasiswa berprestasi UPR 2017. Dia dipilih mewakili UPR berlomba lagi di kancah nasional, bersaing dengan perwakilan universitas lain se-Indonesia.

Motivasi yang membawa mahasiswi semester VI Fakultas Kedokteran meneliti potensi Nanas Parigi, bermula dari rasa penasarannya. Hipotesis awal, ia berpikir nanas pada umumnya yang rasanya tidak begitu manis saja berpotensi menurunkan tekanan darah. Apalagi Nanas Parigi yang manisnya lengket di lidah.

“Saya penasaran saja,” ucapnya saat berbincang-bincang dengan Kalteng Pos.

Gadis berparas ayu asli Buntok ini merinci, hasil penelitian di Laboratorium Kimia-Biokimia Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, kandungan nutrisi pada nanas jenis lain adalah Kalium 125 mg/100 g, Kalsium 13 mg/100 g, Magnesium 12 mg/100 g dan Vitamin C 16,9 mg/100 g. Sedangkan kandungan nutrisi pada Nanas Parigi lebih banyak, yakni Kalium 182,3 mg/100 g, Kalsium 24,2 mg/100 g, Magnesium 24,9 mg/100 g dan Vitamin C 16,91 mg/100 g. Kandungan kalium, kalsium, magnesium, dan vitamin C yang dapat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada Nanas Parigi, lebih tinggi dibandingkan nanas pada umumnya.

“Konsumsi Nanas Parigi sangat disarankan bagi penderita hipertensi. Setahu saya, masyarakat lokal lebih tahunya menurunkan kolesterol,” bebernya.

Budi daya Nanas Parigi perlu lebih digalakkan dan dipromosikan keunggulannya, agar dapat menjadi sumber atau tambahan penghasilan bagi para petani di Kabupaten Barito Selatan. “Harapan saya sebagai putra daerah Barsel sih begitu,” ungkapnya.

Sedikit mengenal sosok Fia, sapaan akrabnya, merupakan anak pasangan Ciplo Agan dan Leliana. Rentetan juara pernah ia raih waktu sekolah dan menginjak bangku kuliah. Di antaranya, juara 1 olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial & PPKN tingkat Kabupaten Barsel 2007, juara 1 lomba pidato HUT ke- 48 Pramuka tingkat Kabupaten Barsel dan juara 3 radio English Story Telling tingkat SLTA Kabupaten Barsel 2011.

Tak hanya itu, memasuki masa SMA, calon dokter itu pernah meraih juara 2 lomba pidato Hari Pangan se-dunia tingkat nasional, juara 1 Putri Pariwisata Kalteng 2013, Top 5 Duta Wisata Indonesia e-Tourism 2014 dan top 5 duta wisata Indonesia Budaya Nusantara 2014. (*/c3)


BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .